
Sang Raja penculik yang melihat hal itu pun nampak sangat marah karena kepala IBLIS KERA yang di lempar ke hadapannya itu benar benar telah berubah jadi abu akibat serangan dari kekuatan listrik guntur yang menyambar potongan kepala IBLIS KERA itu dengan kekuatan penuhnya.
"BOCAH SIALAN!!! KAU BENAR BENAR MEMBUAT KU SANGAT MURKA!!! KALI INI AKU BENAR-BENAR AKAN MENGELUARKAN KEKUATAN KU SEBENARNYA!!!" teriak sang raja penculik yang tubuhnya tiba-tiba nampak bergetar dan kembali membuat tubuhnya berubah menjadi makin besar di hadapan guntur saat itu dengan bentuk tubuhnya yang semakin terlihat seperti seekor monster buas.
Nampak sekilas pandangan guntur menjadi buram karena dirinya sudah terlalu banyak terkuras tenaganya dalam menggunakan kekuatan listrik dari dimensi gaib yang digunakannya untuk menyerang IBLIS KERA sebelum nya.
Namun Guntur yang masih berusaha kuat untuk bertahan pun berkata "meskipun engkau kembali berubah menjadi bentuk lain, aku tetap akan mengalahkan mu!!!" Ucap guntur dengan percaya diri.
Kemudian sorot mata merah tajam ke arah guntur dari sang raja penculik yang sepenuhnya telah berubah menjadi monster itu pun langsung bergerak menyerang guntur dengan beringas "ROAAAARRRRGHHH!!!".
Guntur yang berusaha menghindari serangan itu pun ternyata kalah cepat dengan kecepatan sang raja penculik saat ini yang ternyata kecepatan bertambah berkali-kali lipat dari kecepatan guntur sehingga tubuhnya terlempar oleh serangan cakar dari sang raja penculik terhadap dirinya "DUAAARRR!!!!".
seketika itu juga guntur pun nampak muntah darah karena benturan yang sangat keras itu dari pukulan sang raja penculik kepadanya.
Efek dari penggunaan kekuatan yang terlalu banyak ternyata sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh guntur sehingga membuat kemampuan dirinya mulai menurun dari sebelumnya.
Melihat hal itu sang raja penculik pun tidak ingin melewatkan kesempatan ini untuk membunuh guntur secepatnya agar tidak mengganggu dirinya lagi untuk mendapatkan kekuatan mata elang Fatir yang tinggal sedikit lagi dapat di ambilnya dari Fatir yang sudah tidak berdaya.
"SLAAAAAPPPP!!!" dengan kecepatan nya sang raja penculik kembali menyerang guntur hingga terlihat retakan dinding istana akibat benturan tubuh guntur
Mata guntur pun terlihat bengkak dan lebam akibat serangan yang di berikan sang raja penculik terhadapnya.
Hingga akhirnya sang raja penculik pun ingin menghabisi guntur dengan serangan terakhirnya.
Namun ternyata tiba-tiba sebuah cahaya kilat kuning yang menyambar tubuh sang raja penculik yang ingin menyerang guntur itu pun terpental hingga membuat tubuhnya terlempar sangat jauh dari tubuh guntur.
__ADS_1
Hal itu pun membuat tubuh sang raja penculik sedikit terluka oleh cahaya kilat kuning yang mengenai tubuhnya tadi.
Ternyata kini terlihatlah sosok bayangan hitam yang berdiri di dekat guntur dan di selimuti cahaya kuning yang sangat terang itu dan perlahan cahaya itu pun meredup hingga nampaklah siapa sosok di balik cahaya kuning itu yang ternyata adalah Fatir.
Tubuh Fatir sebelum nya yang nampak di kelilingi seekor burung elang itu ternyata saat guntur dan sang raja penculik itu saling serang maka di saat itu pula burung elang itu ternyata terbang ke arah Fatir dan masuk ke dalam bola mata Fatir.
Sesaat itu juga kyai Abdullah yang berada di samping Fatir pun terkejut melihat hal itu karena tubuh Fatir saat itu langsung bereaksi kejang-kejang dan tiba-tiba sekujur tubuhnya berubah menjadi warna kuning.
Hal itulah yang akhirnya membuat anak panah yang berada di tubuh Fatir tiba-tiba terlepas satu persatu dan luka luka di tubuhnya akibat anak panah itu pun langsung sembuh seketika di karenakan kemampuan regenerasi luka nya telah kembali.
Begitu pula dengan sorot matanya yang sebelum nya tidak bisa melihat akibat serbuk racun yang mengenai matanya pun kini akhirnya membuat matanya dapat melihat lagi dan matanya pun nampak terlihat seperti tatapan burung elang yangsangat tajam dan di sertai huruf "Alif Lam" Yang masih terlihat jelas pada matanya dengan lapisan cahaya di matanya.
Dengan kecepatan yang luar biasa akhirnya Fatir berhasil menyelamatkan guntur di detik detik terakhir nya.
Hal itu pun membuat kyai Abdullah nampak tersenyum karena Fatir berhasil menyelamatkan nyawa guntur dari serangan sang raja penculik terhadap guntur sebelum terlambat.
"KALIAN BERDUA BENAR BENAR MEMBUAT KU KESAL!!! TAPI, ASAL KALIAN TAU!!! KALIAN TIDAK AKAN MUNGKIN MENGHENTIKAN PROSES RITUAL MALAM INI YANG AKAN DI LAKUKAN OLEH RATU PASUKAN BAMBU KUNING, KARENA TUMBAL YANG AKAN DI JADIKAN SESEMBAHAN UNTUK RITUAL TENGAH MALAM INI TELAH BERHASIL DI KIRIMKAN OLEH PASUKAN KU SEJAK TADI KE MARKAS BAMBU KUNING, DAN ITU PASTI AKAN MEMBUAT KALIAN TIDAK BISA MENGHENTIKAN NYA, HAHAHA" ucap sang raja penculik sambil tertawa karena dirinya telah berhasil mengirimkan para sandera untuk di jadikan tumbal pada proses ritual persembahan yang akan di lakukan oleh ratu pasukan bambu kuning untuk membangkitkan kekuatan gaib yang sangat dahsyat.
"APA MAKSUD MU??? RUPANYA DARI TADI ENGKAU SENGAJA MEMBUAT KAMI TERUS BERADA DI TEMPAT INI AGAR KAMI TIDAK MENYADARI KALAU DIRIMU TELAH MENGIRIMKAN PARA SANDERA KE MARKAS BAMBU KUNING TANPA KAMI SADARI SEJAK TADI??? KALIAN SEMUA MEMANG TIDAK BERMORAL!!!" Teriak guntur yang baru saja pulih meskipun dirinya masih belum bisa bangkit karena tenaganya belum pulih sepenuhnya.
"HAHAHA" sang raja penculik hanya menertawai mereka berdua.
"Tenanglah guntur!!! Kita akan segera pergi dari tempat ini setelah mengalahkan dia!!!" Ucap Fatir sambil menunjuk sang raja penculik di hadapan nya.
Kemudian Fatir pun bergerak dengan sangat cepat ke arah sang raja penculik.
__ADS_1
Begitu pula dengan sang raja penculik yang sudah bertambah cepat pun balas menyerang ke arah Fatir hingga akhirnya terjadi pertarungan yang sangat cepat di hadapan mereka saat itu yang membuat mereka berdua nampak saling hantam dengan kekuatan nya masing-masing hingga tak dapat di lihat oleh mata biasa pertarungan mereka berdua.
Angin di sekitar tempat itu pun berhembus sangat kencang karena pertarungan antara mereka berdua sangat dahsyat sekali.
Serangan Fatir mengenai tangan dan kaki sang raja penculik dengan mandau terbang yang di miliki nya namun hal itu tidak menghentikan sang raja penculik karena tangan dan kaki nya terus tumbuh kembali seperti kekuatan regenerasi milik Fatir sehingga dirinya tetap masih bisa bergerak dengan sangat cepat.
Fatir yang nampak kebingungan dengan apa yang terjadi pada tubuh sang raja penculik itu pun terus memikirkan apa kelemahan dari tubuh sang raja penculik saat ini.
Kemudian Fatir pun teringat pasukan yang di sandera nya dulu pernah menunjuk dada nya dan berkata "tuan aku tidak bisa membalas kebaikan mu ini, tapi aku memiliki satu informasi yang mungkin bisa membantu mu nanti, ingat lah ini tuan, ingat lah" Ucap pengawal itu sambil menunjuk dadanya dengan jari telunjuk nya sebelum mereka berpisah dahulu.
Dan ketika mengingat hal itu Fatir pun berpikir mungkin informasi yang di berikan itu adalah sebagai tanda kelemahan dari sang raja penculik yang terletak di jantungnya.
Kemudian pertarungan sengit pun kembali terjadi di antara mereka berdua dengan sangat dashyat nya.
Dan akhirnya pertarungan mereka berdua pun berhenti sejenak dan keduanya nampak saling berdiri berhadapan dan terlihat wajah Fatir nampak tertunduk kelelahan namun wajah sang raja penculik saat itu terlihat tertawa kepada Fatir.
Melihat hal itu kyai Abdullah terkejut karena mengira Fatir saat ini telah di kalahkan oleh sang raja penculik dalam pertarungan mereka berdua tadi.
Kemudian Fatir pun berkata "KAU BERUNTUNG MASIH BISA TERTAWA!!! TAPI LIHATLAH INI!!! JANTUNG MU TELAH BERADA DI TANGANKU!!!" Ucap Fatir yang sebelumnya tertunduk itu pun langsung mengangkat badannya dan memperlihatkan jantung sang raja penculik yang telah cabut oleh Fatir dan berada di tangannya.
Tiba-tiba sang raja penculik muntah darah dan terlihat tubuhnya bergetar dan mulai mengeluarkan darah yang sangat banyak akibat dadanya yang berlubang oleh serangan Fatir saat mereka bertarung.
"BIADAB!!! BAGAIMANA KAU BISA MENGETAHUI KELEMAHANKU ADA PADA JANTUNGKU!!!" Ucap sang raja penculik dengan mulut penuh darah.
"AKU MENGETAHUI DARI PASUKAN MU SENDIRI. SUDAHLAH KAU TAK PERLU MENGETAHUI NYA!!! SAATNYA KAU PERGI KE NERAKA BERSAMA PARA IBLIS YANG TELAH MENJADI SEKUTUMU!!!" ucap Fatir pada sambil menghancurkan jantung yang berada di tangannya hingga hancur lebur dan tak lagi berdetak.
__ADS_1
Seketika itu juga sang raja penculik pun langsung meregang nyawa karena jantung yang menjadi sumber kekuatan nya telah di hancurkan oleh Fatir saat itu juga.
Episode 119