
Ternyata diana yang sebelumnya izin ke kamar kecil untuk buang air kecil itu hanyalah alasan agar dirinya bisa pergi keluar dari pondok pesantren al amin agar bisa mengikuti kakek amin dan yang lainnya untuk pergi mencari Fatir.
Sinta yang menunggu dari luar pun tidak merasa curiga sedikitpun. Dan diana yang memanfaatkan kesempatan itu pun keluar melalui celah lubang yang ada di atas kamar mandi itu sehingga dia bisa keluar dari kamar kecil itu dan segera berlari keluar dari pondok pesantren saat itu juga.
Diana pun mengikuti bekas jejak kakek amin dan lainnya hingga ke tebing kalap. Dan suara air di sungai yang didengar oleh kakek amin dan lainnya itu ternyata adalah suara diana yang terjun ke sungai dan berenang ke tepi sungai mengikuti mereka.
Tujuan diana mengikuti mereka karena diana melihat jarum es yang di tunjukkan kakek amin sebelumnya pada mereka semua dan dirinya pun menyadari kalau itu adalah senjata milik kakeknya yaitu kakek ilyas.
Diana yang sekarang sudah tidak lagi memiliki kedua orang tuanya karena sebelumnya telah di bunuh oleh sang raja penculik. Dan ketika dirinya melihat jarum es itu maka seketika itu juga dirinya tersadar dan ingin menemui kakek nya dan karena hanya kakek ilyas lah yang sekarang menjadi satu satunya sisa keluarganya.
Ketika diana menceritakan semua itu dihadapan kakek ilyas dan mereka semua. Akhirnya mereka pun mengetahui setelah diana menceritakan semuanya itu.
Seketika itu kakek ilyas yang mendengar bahwa orang tua diana telah tewas itu pun merasakan amarah nya yang bergejolak karena anak yang dimilikinya kini telah tewas oleh sosok yang bernama sang raja penculik seperti yang di ceritakan diana.
Kakek Ilyas pun memanggil diana agar ikut bersama nya dan segera membalaskan dendam atas kematian orang tuanya bersama dengan dirinya.
Namun, ketika diana hendak berjalan menuju kakek ilyas pun seketika itu juga kakek amin menahan tangan dari diana dan berkata "JANGAN PERGI KE SANA DIANA!!! ENGKAU HANYA AKAN DI KUASAI IBLIS YANG HANYA AKAN TERUS MENGUASAI HATIMU AGAR TERUS DI HANTUI RASA UNTUK BALAS DENDAM SEMATA!!! JANGAN IKUTI RAYUAN IBLIS DI HATIMU DIANA!!!" Ucap kakek amin pada diana
Namun diana yang sudah terlanjur di kuasai oleh emosinya itu pun segera menepis tangan kakek amin dan segera berlari menuju kakek ilyas yang ada di hadapannya.
Kakek amin yang terkejut melihat hal itu pun tidak bisa berbuat apa apa lagi untuk menahan diana karena itu merupakan keputusan nya sendiri.
__ADS_1
Kemudian kakek amin pun berteriak "HEY, ILYAS DIMANA CUCU KU YANG KAU CULIK DARI PONDOK PESANTREN, CEPAT SERAHKAN PADAKU!!!" ucap kakek amin menanyakan hal itu pada ilyas yang merupakan orang di balik penculikan fatir saat di rawat.
"APA??? CUCU??? JANGAN PERNAH BERBOHONG PADAKU AMIN, KAU HANYA MEMILIKI SATU ORANG CUCU YAITU GUNTUR, TIDAK MUNGKIN KAU MEMILIKI SEORANG CUCU LAGI, HAHAHA DASAR PEMBOHONG!!! AKU TIDAK AKAN MENYERAH KAN KEPADA SESEORANG YANG SUKA BERBOHONG SEPERTI MU DAN KEBOHONGAN ITU JUGA SAMA SEPERTI YANG KAU LAKUKAN DAHULU PADAKU, APAKAH KAU MENGINGAT NYA HAH???" ucap kakek ilyas dengan tersenyum sinis.
"AKU TIDAK BERBOHONG, DIA ADALAH SESEORANG ANAK YANG SUDAH KU ANGGAP SEPERTI CUCUKU SENDIRI, SEHINGGA SAAT INI AKU PUN TELAH MENGAKUI NYA SEBAGAI CUCUKU, APAKAH ITU MERUPAKAN KEBOHONGAN UNTUK DIRIKU ILYAS???" ucap kakek amin bertanya.
"MESKIPUN ENGKAU MENGAKUI SEBAGAI CUCUMU, NAMUN TETAP SAJA DIA BUKAN CUCU KANDUNGMU, AKU TIDAK AKAN MENYERAH KAN NYA KEPADAMU, KARENA INI SUDAH MENJADI TUGAS YANG DI BERIKAN KEPADAKU UNTUK MEMBAWANYA KEPADA ORANG YANG MEMBERIKAN TUGAS INI KEPADAKU" Sahut kakek ilyas dengan sambil memegang tangan diana yang sudah berada di sampingnya.
Mendengar hal yang di katakan kakek ilyas itu guntur pun bertanya kepada kakek amin "Apa maksud nya tentang kebohongan itu kek?" Tanya guntur penasaran.
"APAKAH KAU BELUM MENCERITAKAN HAL ITU PADANYA AMIN??? JIKA BELUM MAKA BIARKAN AKU YANG MENCERITAKAN NYA, DAHULU AKU, KAKEK MU DAN SATU ORANG KAKAK SENIOR KAMI ADALAH TEMAN SEPERGURUAN YANG MEMILIKI BAKAT KHUSUS SEHINGGA KAMI BERTIGA DI KENAL DENGAN SEBUTAN '3 RAJA JENIUS' YANG TERKENAL SAAT ITU DAN KAMI BERTIGA BERJANJI BAHWA KAMI TIDAK AKAN PERNAH MENINGGALKAN SATU SAMA LAIN DALAM KEADAAN APAPUN MESKIPUN HARUS MENGORBANKAN NYAWA KAMI MASING MASING,"
"KETIKA KAMI DI PERINTAHKAN UNTUK MENJALANKAN SUATU TUGAS YAITU MENOLONG PERAMPOKAN YANG TERJADI PADA MASYARAKAT, MAKA KAMI BERTIGA PUN SEGERA MENUJU KE TEMPAT ITU DAN DI SANA TERDAPAT 40 ORANG PERAMPOK DAN ITU TERNYATA ADALAH GEROMBOLAN DEWA PENYAMUN YANG TERKENAL KEGANASAN NYA BAHKAN TIDAK SEGAN SEGAN MEREKA SELALU MEMBAKAR KORBAN PERAMPOKAN MEREKA SECARA HIDUP HIDUP AGAR MEMBUKTIKAN BAHWA KEKEJAMAN MEREKA ITU TETAP DI TAKUTI, KAMI BERTIGA PUN MELAWAN MEREKA SEMUA YANG BERJUMLAH 40 ORANG ITU."
"MELIHAT HAL ITU KAKAK SENIOR KU SUDAH BERLUTUT DAN BERUSAHA MENYERAH KAN DIRINYA TAPI TIDAK DENGAN KAKEK MU KARENA DIRINYA MERASA EGOIS DAN TIDAK INGIN BERLUTUT PADA MEREKA BAHKAN KAKEK MU MEMBAWA SENIOR KU PERGI DARI TEMPAT ITU DAN MENINGGALKAN KU SENDIRIAN DI SANDERA OLEH MEREKA BAHKAN DI INJAK INJAK DAN AKU DI SURUH MENCIUMI KAKI PARA PERAMPOK ITU SATU PERSATU AGAR AKU DI AMPUNI YANG DI SAKSIKAN SEMUA MASYARAKAT YANG ADA DI DESA ITU."
"MESKIPUN PADA AKHIRNYA KAKEK MU DAN SENIOR KU ITU TETAP MENYELAMATKAN KU NAMUN MEREKA TELAH MELANGGAR PERJANJIAN KITA BERTIGA DAN ITU MERUPAKAN KEBOHONGAN PADA JANJI YANG TERAMAT BESAR BUATKU, KARENA HAL ITU MEMBUAT MALU DIRIKU YANG MERUPAKAN SALAH SATU BAGIAN DARI '3 RAJA JENIUS' ITU SEPERTI ORANG YANG TIDAK BERGUNA DI HADAPAN MASYARAKAT YANG MELIHAT KEJADIAN ITU."
"SEHINGGA AKU MEMUTUS KAN UNTUK KELUAR DARI '3 RAJA JENIUS' KARENA KEJADIAN MEMALUKAN ITU YANG DI AKIBATKAN ULAH DARI KEEGOISAN KAKEK MU ITU YANG MENINGGALKAN KU" teriak kakek ilyas dengan mata melotot menatap kakek amin.
Mendengar cerita itu guntur pun memahami kondisi kakek amin saat itu yang berada pada pilihan yang sulit apakah harus menyerah kan diri untuk menyelamatkan teman nya ataukah meninggalkan teman nya sendirian demi untuk menyusun rencana kembali menyelamatkan temannya itu meskipun itu akan membuat temannya itu malu karena ketidakberdayaan nya melawan para perampok itu yang menyandera nya dengan masih menyandang gelar '3 raja jenius' yang tak terkalahkan namun kenyataannya temannya tidak bisa melawan.
__ADS_1
"TAPI ITU TIDAK SEPENUHNYA SALAH KAKEK KU!!!" Sahut guntur.
Kakek amin pun segera berkata "GUNTUR TENANGLAH!!!" Ucap kakek amin menghentikan guntur yang membela kakeknya.
Guntur yang mendengar hal itu pun merasa kesal namun dirinya tidak berani melawan perintah kakeknya sehingga dirinya hanya diam setelah mendengar kakek amin yang menyuruhnya bersikap tenang.
"CUIH!!! DASAR, CUCU DAN KAKEK YANG TIDAK MEMILIKI HATI!!!" Ucap kakek Ilyas sambil meludah ke hadapan nya.
"MARI KITA TINGGALKAN SAJA MEREKA KITA HARUS SEGERA KEMBALI MENEMUI KETUA HARIMAU HITAM SECEPATNYA" Ucap iblis ular putih pada kakek ilyas yang merupakan pendekar mata iblis.
"BERHENTI!!! JANGAN PERNAH KALIAN TINGGALKAN TEMPAT INI SEBELUM KAU MENYERAHKAN CUCUKU FATIR!!! AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN KALIAN SEMUA PERGI DARI TEMPAT INI!!!" Ucap kakek amin sambil menunjuk mereka bertiga yang ingin berbalik pergi dari tempat itu.
"KAU TERLALU SOMBONG TERNYATA!!! IBLIS ULAR PUTIH BAWA CUCUKU INI BERSAMA MU, AKU AKAN MELAWAN ORANG TUA INI AGAR DIA TAU BAHWA YANG DI LAKUKAN NYA INI ADALAH SEBUAH KESALAHAN FATAL!!!" Sahut kakek ilyas sambil mendorong diana ke arah iblis ular putih
"KAKEEEK!!! AKU TIDAK MAU PERGI JAUH DARI KAKEK!!!" Ucap diana tidak ingin jauh dari kakek ilyas.
"TENANG LAH, KAKEK HANYA SEBENTAR SAJA" ucap kakek ilyas pada diana.
Setelah itu diana pun bersama iblis ular putih menyaksikan kakeknya melangkah menuju ke hadapan kakek amin.
"PENDEKAR MATA IBLIS, KALAH KAN ORANG ITU DENGAN CEPAT KARENA KITA HARUS SEGERA PERGI DARI TEMPAT INI" Teriak iblis ular putih pada pendekar mata iblis yang hendak bertarung saat itu.
__ADS_1
"JIKA AKU HARUS BERTARUNG DI SINI UNTUK MENGALAHKAN MU, MAKA AKU TELAH SIAP UNTUK SEGALA KEMUNGKINAN, DAN AKU AKAN MEMBUKTIKAN KEPADAMU BAHWA KEPUTUSAN KAMI BERDUA WAKTU DULU BUKANLAH SUATU KESALAHAN UNTUK MENINGGALKAN MU" Ucap kakek amin sambil memasang kuda kuda beladiri nya untuk melakukan pertarungan yang akan mereka lakukan di tempat yang bernama tebing kalap.
Episode 82