
Sang Raja penculik pun nampak sangat marah terhadap guntur yang telah membunuh pasukan terbaik nya yaitu IBLIS KERA.
"KURANG AJAR BOCAH SIALAN!!!" Terlihat wajah sang raja penculik nampak sangat geram kepada guntur namun dirinya sangat waspada dengan kekuatan guntur yang sangat berbahaya itu.
Guntur yang juga sangat marah kepada sang raja penculik karena telah membuat Fatir kritis akibat serangan panah dari pasukan sang raja penculik itu pun berkata "AAAAARRRRGGGHHH!!!! KAU YANG KURANG AJAR!!! AKU TIDAK AKAN MEMAAFKAN KALIAN SEMUA!!!" teriak guntur yang masih dikuasai amarahnya.
Guntur pun melangkah kan kakinya mendekati sang raja penculik dengan wajah penuh amarah nya seperti seekor singa yang ingin menerkam mangsanya.
Kyai Abdullah yang masih memegangi tubuh Fatir yang nampak sekarat itu pun berkata "tenang lah guntur, kendalikan dirimu jangan biarkan iblis menguasai hatimu dengan rasa marah yang memuncak!!!" ucap Kyai Abdullah mengingatkan guntur.
Guntur terus melangkah kan kakinya dan tidak menghiraukan perkataan Kyai Abdullah karena dirinya sangat ingin sekali membalaskan dendamnya kepada sang raja penculik karena telah membuat Fatir menjadi sekarat seperti sekarang ini.
Terlihat wajah dari sang raja penculik sangat waspada terhadap guntur sehingga dirinya terlihat melangkah mundur perlahan namun senyuman aneh nampak terukir di bibir sang raja penculik.
Guntur yang marah pun seketika itu juga sambil melangkah kan kakinya ke arah sang raja penculik dia pun mengarahkan tangannya ke hadapan sang raja penculik untuk kembali menyerang dengan kekuatan listriknya.
"BRAAAAAKKK!!!!" Ketika tangan guntur telah di penuhi kekuatan listrik dan siap untuk di lepaskan kepada sang raja penculik maka tiba-tiba muncul sebuah serangan dari belakang tubuh guntur yang membuatnya terlempar dan tidak jadi mengeluarkan kekuatan listrik nya kepada sang raja penculik.
"HAHAHA, KEBERUNTUNGAN MASIH BERPIHAK KEPADAKU!!! BUNUH DIA SECEPATNYA IBLIS KERA!!!" teriak sang raja penculik dengan senang nya karena merasa pasukan terbaik nya itu kembali bangkit dari kematian.
IBLIS KERA yang sebelumnya sudah di anggap tewas itu ternyata masih hidup dan kembali menyerang guntur.
Hal itu di karenakan IBLIS KERA yang sebelumnya memang memiliki kemampuan regenerasi tubuh maka serangan guntur sebelumnya itu tidak dapat membuat nya tewas karena dirinya masih dapat beregenerasi sehingga hal itu membuat nya hidup kembali.
Guntur yang terlempar oleh serangan IBLIS KERA itu pun nampak terkejut karena dirinya tak menduga jikalau IBLIS KERA itu ternyata masih belum mati.
Guntur yang kembali bangkit itu pun berkata "KU PIKIR KAU TELAH MATI!!! TERNYATA KAU MASIH BISA BERTAHAN DARI SERANGAN KU!!!" Ucap guntur dengan ekpresi terkejut.
__ADS_1
Seketika itu juga guntur berpikir cara untuk mengalahkan IBLIS KERA yang tidak bisa mati itu.
"WUUUSSHHH!!!" Selagi dirinya berpikir ternyata IBLIS KERA itu kembali bergerak menyerang dirinya.
Guntur pun terus menghindar serangan demi serangan yang di lancar kan oleh IBLIS KERA terhadapnya saat itu.
Kemudian ketika IBLIS KERA melompat tepat ke hadapan nya maka guntur yang telah berpikir sedari tadi cara untuk mengalahkan IBLIS KERA itu pun tiba-tiba langsung membuka portal dimensi gaib di hadapannya.
Maka hal itu membuat IBLIS KERA yang melompat ke arahnya seketika langsung memasuki portal dimensi gaib yang di buka oleh guntur saat itu sehingga membuat IBLIS KERA itu masuk ke dalam dimensi gaib saat itu juga.
Setelah IBLIS KERA itu masuk ke dalam portal dimensi gaib maka guntur pun langsung menutup kembali portal dimensi gaib itu agar IBLIS KERA itu terkurung sementara di dalam dimensi gaib.
Betapa terkejut nya sang raja penculik yang melihat IBLIS KERA itu menghilang begitu saja di hadapan nya oleh guntur dan dirinya tidak mengetahui dimanakah IBLIS KERA itu kini berada.
"DASAR PENGECUT!!! APA YANG KAU LAKUKAN PADA IBLIS KERA!!! KAU BAWA KEMANA DIRINYA!!! JIKA KAU MEMANG PEMBERANI MAKA KEMBALI KAN IBLIS KERA SEKARANG JUGA KE SINI!!!" ucap sang raja penculik yang kembali terlihat sangat geram kepada guntur padahal baru saja dirinya merasa senang dengan kembali nya IBLIS KERA malah kini di buat oleh guntur menghilang dari tempat itu dan di masukan ke dalam dimensi gaib.
Terlihat sang raja penculik perlahan berjalan mundur dan melewati tubuh pasukan panahnya yang sebelumnya telah terkapar di lantai istana akibat serangan listrik guntur pada mereka semua.
"BISAKAH KITA BICARAKAN INI BAIK BAIK!!!" ucap sang raja penculik yang berusaha bernegosiasi dengan guntur agar tidak membunuh nya.
"SEMUA SUDAH TERLAMBAT!!! TIDAK ADA YANG PERLU DI BICARAKAN LAGI!!!" sahut guntur dengan penuh amarah.
Tiba-tiba Kyai Abdullah berkata "GUNTUR!!! MAAFKAN LAH DIRINYA!!! KITA JANGAN MAU DI KUASAI OLEH NAFSU AMARAH, KARENA HAL ITU SAMA SAJA MEMBUAT SYETAN BERGEMBIRA MELIHAT KITA YANG MENURUTI NAFSU AMARAH YANG TELAH MENGUASAI HATI KITA!!! ALLAH MAHA PEMAAF MAKA KITA SEBAGAI HAMBANYA JUGA HARUS MENJADI ORANG YANG PEMAAF!!!" ucap Kyai Abdullah kembali mengingatkan guntur.
Seketika itu juga tubuh guntur pun berhenti melangkah dan diam sejenak memikirkan apa yang di katakan oleh Kyai Abdullah padanya.
Melihat guntur yang tidak jadi untuk menyerang dirinya maka seketika itu juga sang raja penculik mendapatkan kesempatan untuk membalikkan keadaan dengan bergerak menyerang guntur terlebih dahulu dengan melemparkan serbuk katak beracun ke arah guntur.
__ADS_1
Serbuk katak beracun itu jika mengenai tubuh seseorang maka akan membuatnya merasa seperti terbakar oleh api yang sangat panas hingga membuat kulit tubuh seseorang menjadi melepuh karena reaksi racun katak beracun itu.
Menyadari serangan itu guntur pun seketika itu langsung menunduk dan berguling mundur untuk menghindari serbuk katak beracun itu.
Serbuk katak beracun itu akhirnya mengenai tubuh para pasukan panah sang raja penculik yang terkapar di lantai istana dan seketika itu juga tubuh mereka yang terkena serbuk katak beracun itu akhirnya melepuh dan terbakar dengan sangat cepat hingga membuat kejang kejang pada otot tubuh mereka karena reaksi racun katak yang mematikan itu dan akhirnya membuat tubuh mereka meleleh dan hancur hingga menyisakan tengkorak tubuh mereka saja saat itu di lantai.
Kini terlihat raut wajah kesal dari sang raja penculik karena tidak berhasil menyerang guntur saat itu.
Akhirnya guntur yang sebelumnya berpikir untuk memaafkan sang raja penculik seperti yang di katakan kyai Abdullah kepadanya pun kini menjadi berubah pikiran dan telah meyakinkan hatinya jikalau sang raja penculik memang sudah tidak bisa di berikan maaf sama sekali.
"KAU MEMANG HARUS DI BERIKAN PELAJARAN!!!" ucap guntur yang saat itu juga langsung menembakkan kekuatan listriknya ke arah tangan sang raja penculik hingga membuat tangan nya terpotong seketika oleh kekuatan listrik guntur.
Terlihat tangan sang raja penculik kini bersimbah darah akibat terkena serangan listrik dari guntur.
Namun ternyata hal itu tidak membuat sang raja penculik ketakutan pada guntur dan dirinya malah tertawa sambil melihat tangannya yang telah putus akibat serangan guntur tadi.
"HAHAHA, APAKAH KAU BERPIKIR AKU AKAN TAKUT PADAMU, SETELAH APA YANG KAU PERBUAT PADA TANGANKU INI HAH???" ucap sang raja penculik dengan santai nya sambil tertawa.
Hal itu membuat guntur nampak bingung kenapa ketika tangan nya telah terputus malah membuat nya tertawa.
Bukankah hal itu harusnya membuat dirinya takut kepadanya saat ini tapi malah menjadi sebaliknya.
Guntur pun mulai melihat sesuatu yang aneh terjadi pada diri sang raja penculik saat ini.
Disaat itu juga pada lengan sang raja penculik yang telah terputus itu tiba-tiba muncul sesuatu yang keluar dari lengannya dan itu terlihat seperti tangan binatang yang memiliki cakar yang sangat tajam.
Kemudian wajah dari sang raja penculik itu pun juga mulai berubah dan terlihat bergelembung aneh yang membuat wajah sang raja penculik saat itu juga tak di sangka menjadi seperti wajah buaya yang memiliki taring panjang yang sangat mengerikan dan memiliki 2 tanduk di kepalanya.
__ADS_1
Episode 117