
Betapa terkejut nya Fatir ketika melihat anak panah yang sudah hampir mengenai tubuh kyai abdullah namun seketika itu juga berbalik arah dan tidak jadi mengenai tubuh kyai abdullah yang sedang berdzikir saat itu.
"Masya Allah, sepertinya pertolongan Allah telah datang" Ucap Fatir dengan ekspresi terkejut di wajahnya setelah melihat kejadian yang baru saja terjadi.
Kyai abdullah terus berdzikir di dalam kerangkeng besi itu dengan terus memejam kan mata nya dan tenggelam dalam dzikir nya kepada Tuhan.
Melihat kejadian ajaib yang terjadi mengelilingi tubuh dari kyai abdullah saat itu maka sang raja penculik pun meminta semua pasukannya untuk hanya menyerang Fatir saja saat itu.
"WUUUUSSH!!!" Serangan anak panah beracun itu semakin bertambah banyak mengarah kepada Fatir karena pasukan sang raja penculik itu memfokuskan penyerangan kepada Fatir.
Fatir yang semakin cepat bergerak menghindari dan menangkis lesatan anak panah beracun itu membuat nya semakin kewalahan karena stamina di tubuh nya pun menurun drastis akibat luka di dadanya yang saat ini masih belum sembuh sepenuhnya.
"APA YANG TERJADI DENGAN MATA KU KENAPA PANDANGAN KU TERLIHAT BURAM!!!" ucap Fatir yang terkejut karena semakin tubuhnya kelelahan maka pandangan matanya pun menjadi buram karena tubuhnya tidak sanggup lagi untuk terus bergerak tanpa henti.
Fatir yang semakin terdesak saat itu pun berpegangan dengan kerangkeng besi yang ada di belakangnya sambil dirinya terus melindungi kyai abdullah yang ada di dalam kerangkeng besi tersebut.
"AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN KYAI TERLUKA MESKIPUN AKU HARUS KEHILANGAN NYAWAKU SENDIRI!!!" Ucap Fatir dengan sisa sisa tenaga dan kekuatan nya saat itu sambil terus menangkis anak panah beracun di hadapannya.
Tiba-tiba salah satu anak panah beracun yang melesat ke arah Fatir itu pun terlihat hancur saat terkena tangkisan mandau terbang di tangan Fatir saat itu dan serbuk racun berwarna putih yang berada di dalam anak panah itu pun terlihat beterbangan ke arah mata Fatir.
"BRAAAAK" Tiba-tiba pandangan mata Fatir berubah menjadi gelap dan tubuhnya pun terjatuh ke belakang dan membentur kerangkeng besi itu yang membuat tubuhnya tersandar saat itu juga.
"KENAPA PANDANGAN KU BERUBAH MENJADI GELAP!!!" Teriak Fatir terkejut karena pandangan matanya berubah jadi gelap.
__ADS_1
"HAHAHA, KINI KAU TELAH MENJADI PENDEKAR BUTA, HABISI MEREKA BERDUA SEKARANG JUGA!!!" Sahut sang raja penculik yang terlihat senang karena kemenangan sudah berada di depan matanya.
Kini terlihat lesatan anak panah beracun itu hendak menghujam tubuh Fatir namun tiba-tiba "BOOOOMMM" muncul ledakan cahaya dari tubuh kyai Abdullah dan terlihat melingkari di dalam kerangkeng besi itu hingga anak panah yang beterbangan itu menjadi terhenti di udara saat memasuki cahaya itu.
"APA YANG TERJADI!!!" sahut beberapa pasukan panah dari sang raja penculik saat itu yang keheranan ketika melihat anak panah yang di tembakkan oleh mereka itu nampak terlihat berhenti dan melayang di udara.
"JANGAN BERHENTI UNTUK MENYERANG MEREKA BERDUA!!! HABISI MEREKA SEKARANG JUGA DAN JANGAN BIARKAN MEREKA LOLOS!!!" teriak sang raja penculik yang saat itu nampak terlihat gusar dan sudah tidak sabar untuk melihat mereka berdua mati di hadapannya saat itu juga.
Mendengar perintah dari sang raja penculik saat itu maka semua pasukan sang raja penculik saat itu pun langsung kembali menarik busur panah mereka dan melesatkan panah beracun mereka kembali ke arah Fatir.
Ketika semua anak panah itu di lesatkan ke arah Fatir yang tersandar dan terlihat Fatir memasrahkan dirinya karena pandangan matanya sudah tak lagi bisa melihat begitu juga dengan tubuhnya yang sudah nampak lemah dan tak berdaya lagi untuk bergerak menghindari anak panah itu.
Namun lagi lagi anak panah yang di lesatkan itu kembali terhenti dan melayang di udara tanpa bisa menyentuh tubuh Fatir sedikit pun.
Sang Raja penculik pun nampak sangat gusar karena serangan dari pasukan nya lagi lagi tidak mampu mengenai Fatir sama sekali akibat cahaya yang melindungi mereka berdua yang terpancar dari tubuh kyai Abdullah saat itu.
Dan ketika sang raja penculik terlihat sangat marah dengan kejadian itu maka saat itu juga anak anak panah yang terhenti dan melayang di udara itu tiba-tiba kembali berputar dan mengarah kepada mereka semua.
Seketika itu juga mereka semua di buat panik akibat posisi anak panah yang berbalik arah itu.
Mereka semua pun tiba-tiba berbalik dan lari dari tempat itu karena mereka semua tidak ingin menjadi korban seperti satu orang pasukan sebelum nya yang tewas akibat anak panahnya sendiri.
Beberapa dari pasukan sang raja penculik pun lari terbirit-birit akibat tidak ingin kehilangan nyawanya.
__ADS_1
Dan beberapa pasukan yang paling setia masih tetap bertahan dengan kesetiaan nya untuk mengabdi dan melindungi sang raja penculik.
Pasukan yang melarikan diri dari tempat itu pun membuat sang raja penculik sangat murka hingga akhirnya dia mengeluarkan kekuatan sambaran petirnya hingga membuat pasukan nya yang mencoba melarikan diri itu pun langsung tewas di tempat dengan tubuh terbakar akibat serangan petir dari sang raja penculik.
"DASAR BEDEBAH!!! KALIAN YANG TIDAK SETIA PADAKU MAKA AKAN SEGERA KU KIRIM KE NERAKA!!!" Ucap sang raja penculik dengan penuh amarah di wajahnya setelah membunuh pasukan nya yang telah berani berkhianat padanya.
Sementara itu terlihat dada Fatir yang saat itu masih terluka pun tiba-tiba saja berangsur-angsur pulih dengan cepat dan tak terlihat lagi luka bekas tusukan tombak raja neraka di dadanya di akibat kan kekuatan cahaya yang keluar dari tubuh kyai Abdullah itu membuat luka di dada Fatir menjadi sembuh dengan sangat cepat.
Tubuh Fatir yang saat ini sudah kembali bugar pun mencoba bangkit untuk berdiri namun ternyata pandangan mata Fatir saat ini masih terlihat gelap dan belum kembali normal.
"APA YANG TERJADI DENGAN MATAKU KENAPA MASIH TERLIHAT GELAP SEPERTI INI???" tanya Fatir yang berdiri kebingungan karena dirinya masih tidak bisa melihat.
"KYAI, APAKAH KYAI BAIK BAIK SAJA?" Tanya Fatir yang mengkhawatirkan keadaan kyai Abdullah saat ini meskipun pandangan matanya sendiri masih terlihat gelap.
Kyai Abdullah yang masih dalam keadaan terus berdzikir itu pun tidak menyahut pertanyaan Fatir dan di saat itu pula lah tiba-tiba muncul ledakan cahaya dari tubuh kyai Abdullah saat itu yang membuat semua anak panah yang telah berbalik arah itu pun menjadi beterbangan tak tentu arah hingga mengenai pasukan sang raja penculik yang membuat mereka terluka akibat lesatan anak panah itu.
Mereka semua pun terkejut setelah terkena ledakan cahaya kekuatan dari tubuh kyai Abdullah saat itu dan mereka pun ada yang terlempar akibat kekuatan cahaya itu.
seketika itu terdengar suara teriakan dari salah satu pasukan dari sang raja penculik yang berkata "MEREKA HILANG!!!! MEREKA HILANG!!!" teriak salah satu pasukan dari sang raja penculik yang terlihat sangat panik ketika menyadari bahwa di hadapan mereka hanya tersisa kerangkeng besi kosong.
Karena Fatir dan Kyai Abdullah yang sebelumnya ada di hadapan mereka kini menjadi lenyap dari hadapan mereka tanpa di sadari oleh mereka semua yang ada di tempat itu.
Episode 107
__ADS_1