Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"


__ADS_3

Di tengah malam itu juga sekitar pukul setengah 3 malam Kakek Amin pun berangkat menuju markas pasukan bambu kuning yang di iringi rintikan air hujan yang gerimis masih turun di tempat itu.


Kakek Amin yang sudah berpamitan dengan Kyai Abdullah pun langsung bersegera berangkat meninggalkan pondok pesantren al Amin dan menghilang di telan kegelapan malam saat itu juga.


Pada saat itu PENDEKAR BUAYA PUTIH dan IBLIS ULAR PUTIH sedang menghadap KETUA HARIMAU HITAM yang telah memanggil mereka berdua untuk menyampaikan tentang rencana pengumpulan 100 orang yang diminta TUAN RATU PASUKAN BAMBU KUNING untuk di jadikan tumbal pada malam gerhana bulan nanti yang akan terjadi kurang lebih 1 bulan lagi.


Mereka berdua pun mengerti atas perintah itu dan mereka akan segera menangkap para penduduk yang masih belum mereka tangkap agar mencukupi dari jumlah 100 orang yang diminta untuk dikumpulkan dan jika jumlahnya masih kurang maka mereka menyampaikan kalau mereka akan menangkap para penduduk dari desa lain nya lagi.


KETUA HARIMAU HITAM yang mendengar itu pun sangat gembira karena merasa mereka adalah anak buah yang sangat bisa di andalkan khususnya dalam hal ini.


Namun, KETUA HARIMAU HITAM menyampaikan kepada mereka bahwa tugas ini tidak boleh gagal seperti tugas tugas sebelumnya yang sudah gagal 2 kali, dan kalau sampai tugas ini gagal kembali maka nyawa mereka berdua lah yang akan jadi gantinya.


"BAIK KETUA HARIMAU HITAM KAMI MENGERTI" Ucap mereka berdua seraya mengangguk tanda mengerti atas perintah dari KETUA HARIMAU HITAM akan tugas yang di inginkan TUAN RATU PASUKAN BAMBU KUNING ini tidak boleh gagal sampai waktunya tiba nanti.


Sementara itu Fatir yang berada satu kurungan bersama ayahnya itu sedang berusaha memotong tali yang mengikat tangan dan kaki mereka perlahan-lahan.


Namun,ternyata PENDEKAR BUAYA PUTIH dan IBLIS ULAR PUTIH telah kembali menemui mereka berdua, dan ketika melihat Fatir telah sadar maka PENDEKAR BUAYA PUTIH pun segera memberi perintah kepada penjaga yang saat itu menjaga kurungan untuk mengeluarkan Fatir dari tempat kurungan itu agar di beri pelajaran karena dirinya telah berani melawan mereka sebelumnya.


"CEPAT KELUAR BOCAH INGUSAN" Teriak pasukan bambu kuning sambil menarik tubuh Fatir untuk keluar dari dalam kurungan.


Fatir yang saat itu sedang terikat pun segera di keluarkan dengan kasar oleh pasukan bambu kuning yang berjaga untuk di beri pelajaran supaya dirinya tidak berani lagi melawan pasukan bambu kuning seperti sebelumnya yang berani meremehkan mereka semua.


"BERI DIA PELAJARAN AGAR DIA FAHAM TENTANG KEKUATAN PASUKAN BAMBU KUNING!!!" Teriak PENDEKAR BUAYA PUTIH kepada pasukan bambu kuning seraya menunjuk ke arah Fatir dengan wajah penuh amarah.


Setelah mendengar hal itu para pasukan bambu kuning yang sudah sangat kesal dengan Fatir itu pun bersiap untuk menyiksanya dengan cambuk yang di pegang oleh salah satu pasukan bambu kuning yang terlihat matanya seperti hewan buas yang kelaparan siap menyiksa Fatir.


"Slaaaaash, Slaaaaash, slaaaaash" Suara cambuk itu di lontarkan ke samping sebagai bentuk ancaman terhadap Fatir yang saat itu sedang terikat.

__ADS_1


Kemudian dia pun melilitkan cambuk itu di tangannya dan segera cambuk itu ia hantam kan mengarah ke tubuh Fatir dan "slaaaaash" Terdengar sangat nyaring sekali bunyi cambuk itu mengarah kepada Fatir.


Mata Fatir pun sekilas terlihat bercahaya dan melihat arah cambukan itu mengarah ke tubuhnya yang terlihat sangat pelan sekali dalam penglihatan nya sehingga dirinya mampu Menghindari serangan itu dengan bergerak ke samping secepat kilat dan kemudian dirinya memegang cambuk itu dan segera menariknya hingga pasukan bambu kuning yang Mencambuk nya itu pun merasa terkejut dan terlempar bersama cambuk yang di pegangnya itu akibat Fatir yang menariknya dengan sangat keras.


"BRUUUUK" Terdengar suara pasukan bambu kuning yang terhempas ke lantai sejauh 4 meter menghantam dengan keras.


"AAAAARRRRHHG" Teriak pasukan bambu kuning yang terlempar itu karena kesakitan terbentur lantai di bagian tubuh belakangnya.


Ternyata Fatir saat ini telah berhasil melepaskan ikatan di tangan dan di kakinya sewaktu bersama ayahnya di dalam kurungan. Dirinya sedari tadi hanya berpura pura masih terikat agar tidak menimbulkan kecurigaan dari pasukan bambu kuning.


Melihat pasukan bambu kuning yang masih terkejut akan hal itu, Fatir pun memanfaatkan kesempatan itu untuk segera mengeluarkan ayahnya dari dalam kurungan dan melindunginya dari serangan pasukan bambu kuning yang ingin melukainya.


"DASAR BEDEBAH KAU BOCAH INGUSAN !!!! LAGI - LAGI KAU MELAWAN DAN KAU MEMBUAT RUSUH LAGI DI TEMPAT KAMI!!! KALI INI AKU TIDAK AKAN MEMAAFKAN MU, SEGERA SERANG DIA DAN BAWA MEREKA BERDUA HIDUP ATAU MATI KE HADAPAN KU!!!! Ucap PENDEKAR BUAYA PUTIH yang menunjukkan wajah sangat kesal dan geram hingga menggertak kan gigi giginya.


Segera saja semua pasukan yang ada di situ kembali mengepung Fatir bersama ayahnya. Dan Serangan dari pasukan bambu kuning itu pun satu persatu datang mengarah kepada Fatir dan mereka pun berhasil di lawan Fatir dengan jurus jurus mata Elang yang sudah ia pelajari di alam mimpi bersama Elang sang malaikat.


Kini terlihat Fatir dengan cepat membuat 9 orang pasukan bambu kuning yang menyerangnya itu terjatuh satu persatu di hadapannya. Bahkan ada dari mereka yang Terlempar hingga menghantam dinding akibat terkena tendangan Fatir dari belakang karena pasukan itu berusaha menyerang Fatir dari arah belakangnya.


Di saat mereka semua sibuk bertarung maka PENDEKAR BUAYA PUTIH pun menyuruh IBLIS ULAR PUTIH untuk menyerang Fatir dengan memberikan kode kepada IBLIS ULAR PUTIH agar menyerang secara diam - diam.


Di saat Fatir masih fokus menghajar pasukan bambu kuning yang masih menyerang nya. Tiba - tiba dari belakang Fatir kembali muncul serangan dadakan "SREEEEEET" yang ternyata itu adalah serangan dari IBLIS ULAR PUTIH yang berusaha mencari celah agar dapat menyerang Fatir.


Namun, lagi lagi berkat kecepatan dan kepekaannya saat ini serangan itu dapat di lihat nya dengan mudah sehingga dirinya hanya menggeser badannya sedikit untuk dapat menghindari serangan itu.


"Hehe, lagi lagi kau menggunakan cara curang untuk menyerang ku, dasar lemah!!! Ucap Fatir terkekeh menertawai serangan dari IBLIS ULAR PUTIH.


"BANYAK OMONG, TERIMA INI!!" IBLIS ULAR PUTIH melanjutkan serangannya ke arah wajah Fatir namun Fatir berhasil menangkap tangan IBLIS ULAR PUTIH itu dan menariknya kemudian mengarahkan serangan itu ke arah pasukan bambu kuning yang lain.

__ADS_1


"BUUUUUK" Suara serangan dari IBLIS ULAR PUTIH yang menghantam salah satu pasukan bambu kuning.


Sehingga pasukan bambu kuning yang mengenai serangan itu tiba tiba kesakitan dan wajahnya menjadi pucat dan urat urat di wajahnya semakin nampak terlihat keluar akibat serangan itu seperti guntur sebelumnya.


Namun karena pasukan bambu kuning yang terkena serangan itu ternyata tidak lebih kuat dari daya tahan tubuh guntur maka reaksi racun dalam tubuhnya itu semakin cepat menjalar di tubuhnya karena daya tahan tubuhnya lemah di karenakan gaya hidup yang buruk yang terbiasa meminum minuman keras yaitu arak yang mereka minum sehari hari untuk berpesta atau keseharian mereka di markas pasukan bambu kuning itu.


Sebentar saja mulut pasukan bambu kuning itu terlihat mengeluarkan busa berwarna putih dari mulutnya dan tubuhnya nampak kejang kejang akibat hal itu.


Salah satu pasukan bambu kuning yang lain segera membawa pasukan bambu kuning yang terkena serangan beracun itu menjauh dari tempat pertarungan itu agar diselamatkan.


Kemudian IBLIS ULAR PUTIH yang melihat hal itu pun segera mendekati pasukan bambu kuning yang terkena serangan itu dan kembali memukul tubuh pasukan bambu kuning yang sebelumnya terkena pukulan beracun nya. Ternyata tidak berselang lama kejang kejang ditubuh nya mulai berhenti dan wajah pucat nya sudah tidak pucat lagi. Namun badannya terlihat sangat lemas sekali.


"MENYUSAHKAN SAJA!!! MINGGIR KALIAN JANGAN MENGGANGGUKU UNTUK MEMBUNUHNYA!!! Ucap IBLIS ULAR PUTIH yang ternyata memberikannya penawar racun akibat serangan yang salah sasaran itu.


Fatir yang melihat hal itu pun bergumam "Begitu ternyata cara menyembuhkan racun dari serangan beracun nya" sambil menganggukkan pelan kepalanya tanda mengerti sesuatu.


Mereka pun mulai bergerak ke pinggir agar tidak menghalangi pertarungan antara IBLIS ULAR PUTIH dan Fatir yang saat itu saling bertatapan untuk melanjutkan pertarungan.


Kemudian perkelahian di antara mereka tak terelakkan hingga terlihat IBLIS ULAR PUTIH masih belum bisa memojokkan Fatir karena kecepatan bertarungnya Fatir yang sangat cepat.


kali ini IBLIS ULAR PUTIH tidak ingin pertarungannya berakhir seperti sebelumnya. Kemudian dia pun segera bergerak membentuk gerakan tangan dan mulutnya terlihat membaca MANTRA, yang mana kemudian setelah melakukan itu terlihat di tubuh IBLIS ULAR PUTIH itu terdapat retakan di bagian kepalanya dan ternyata keluarlah IBLIS ULAR PUTIH yang sesungguhnya dari jasad tubuh jaka yang di pakainya itu.


Kemudian semua orang yang melihat pun terkejut. Para pasukan bambu kuning pun terlihat ketakutan menyaksikan kejadian itu karena mereka baru mengetahui bentuk wujud sesungguhnya dari IBLIS ULAR PUTIH.


Sosok IBLIS ULAR PUTIH dengan mata merah menyala berdiri di hadapan Fatir. Dan tubuh jaka yang sudah hancur pun tergeletak di bawahnya.


"Jaka, sungguh kasian sekali nasib dirimu semoga engkau ditempatkan ditempat yang terbaik disisi Tuhan" Ucap ayah Fatir yang menangis melihat tubuh temannya yang berakhir menjadi seperti itu di depan matanya.

__ADS_1


"Inikah ternyata wujud aslimu IBLIS ULAR PUTIH ??? ternyata wujud mu buruk rupa sekali, aku baru sadar inilah sebabnya engkau mengambil tubuh orang lain sebagai tempat tinggal mu, karena wujud aslimu tidak lah menarik" Ucap Fatir tertawa sinis menyindir wujud IBLIS ULAR PUTIH yang saat itu berada di hadapannya.


Episode 36


__ADS_2