Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"


__ADS_3

Iblis lembah darah tidak semudah itu untuk menyerah meskipun dirinya tidak bisa lagi menggunakan wujud aslinya.


"Menyerah lah engkau sudah tidak bisa lagi untuk mengalahkanku, kekuatan penuh mu itu tidak akan bisa kau gunakan saat ini dengan wujud aslimu" Ucap Fatir pada iblis lembah darah


Tiba-tiba pendekar beruang hitam berteriak dari atas dan berkata "HEY, IBLIS LEMBAH DARAH KELUAR LAH DARI TUBUH SAUDARA KU!!! JIKA TIDAK AKU AKAN MEMBUNUHMU!!!" Teriak pendekar beruang hitam dengan nada marah meskipun tubuhnya masih terasa sakit akibat pukulan sebelumnya.


"HAHAHA, DIA TIDAK AKAN MENYERAH SEMUDAH ITU, KALIAN HANYA BISA BERHARAP KALAU DIA AKAN MENYERAH PADA KALIAN SEMUA, HAHAHA" Sahut pendekar lembah darah sambil tertawa melihat kejadian itu.


"Jika dirimu menyerah, aku akan menolong mu dan tidak akan membuatmu sirna dari muka bumi ini, namun jika tidak maka aku akan membuatmu lenyap tanpa bekas di dunia ini wahai iblis laknatullah" Ucap Fatir kembali mengingatkan iblis lembah darah itu untuk segera menyerah.


"JIKA AKU TIDAK BISA MEMBUNUHMU BOCAH MATA ELANG!!! MAKA AKU LEBIH BAIK MEMILIH MATI BERSAMA MANUSIA INI DARIPADA HARUS MENYERAH DI TANGAN MU, HAHAHAHA" Ucap iblis lembah darah sambil menunjuk tubuhnya sendiri kepada Fatir.


"TUHAN SAJA AKU BERANI MEMBANGKANG, APALAGI HANYA DENGAN DIRIMU BOCAH, HAHAHAHA" ucap kembali iblis lembah darah sambil tertawa terpingkal pingkal.


"Baiklah jika itu keputusan mu, maka dengan izin Allah aku tidak akan ragu lagi untuk memusnahkan mu dari dunia ini" Sahut Fatir sambil menarik nafas panjang dan kemudian mengarahkan telapak tangannya ke arah iblis lembah darah itu dan sambil terus melapalkan dzikir serta sholawat di mulutnya.


Dan kemudian telapak tangan Fatir pun mengeluarkan cahaya yang membungkus telapak tangannya hingga Fatir pun berteriak "BISMILLAHI ALLAHU AKBAR" sambil bergerak menuju iblis lembah darah yang masih menguasai tubuh saudara laki laki dari pendekar beruang hitam saat itu.


Melihat Fatir yang menyerang nya iblis lembah darah itu pun berlari menjauh dari serangan Fatir sambil memutari arena pertarungan itu dengan melompat cepat seperti katak yang melompat terus menerus dengan cepat tanpa henti.


Fatir yang belum berhasil mengejar iblis lembah darah yang menghindari serangannya itu pun kemudian memikirkan cara untuk membuat iblis lembah darah itu berhenti menghindari seperti itu.

__ADS_1


Kemudian Fatir pun terus mengejar iblis lembah darah itu ke sudut arena pertarungan itu dan ketika sudah dekat Fatir pun menghantam tubuh iblis lembah darah itu yang sudah berada di sudut arena pertarungan namun dia berhasil menghindari serangan itu dan Fatir pun menghantam dinding batu hingga hancur.


Lalu iblis lembah darah itu berlari kembali menghindari serangan Fatir namun lagi lagi ketika Fatir menyerang nya dapat di hindari dan Fatir kembali membentur berkali kali ke dinding batu di setiap sudut arena pertarungan itu hingga hancur.


Setelah empat kali serangan Fatir gagal untuk mengenai iblis lembah darah itu karena dirinya terlalu gesit untuk menghindari serangan hingga Fatir hanya bisa membentur sudut arena itu tanpa mengenai tubuh iblis lembah darah itu sedikitpun maka Fatir pun berdiam diri dan menundukkan kepalanya.


"HAHAHA, KENAPA BOCAH??? APAKAH KAU SUDAH MENYERAH UNTUK MENGEJARKU, HAHAHA" ucap iblis lembah darah itu sambil tertawa di hadapan Fatir.


Fatir pun berkata "Benar aku telah menyerah untuk mengejar mu".


Pendekar beruang hitam yang mendengar hal itu pun terkejut dan berkata "APA YANG KAU KATAKAN, ENGKAU MENYERAH??? APA SEMUDAH ITU KAU MENYERAH DENGANNYA??? JIKA DIA MENYERAH MAKA AKU LAH YANG AKAN MENGHABISI NYAWAMU IBLIS KEPARAT" Teriak pendekar beruang hitam dengan emosi sambil berlari ke arah lubang yang sebelumnya di buat oleh Fatir pada jeruji atas arena tersebut.


Ketika pendekar beruang hitam menginjakkan kakinya di atas jeruji besi itu tiba-tiba besi jeruji itu berbunyi sangat keras "KRAAAAAAK" dan bergerak jatuh ke bawah sangat keras "DUUUUAAAAR" hingga seluruh jeruji besi itu terjatuh ke bawah dan menimpa mereka semua.


Sedangkan pendekar naga hitam saat itu tidak terkena reruntuhan jeruji besi itu karena dia berada di luar arena pertarungan itu yaitu tepat di bawah patung kepala naga tempat dia pertama kali muncul.


Dan Fatir pun ternyata tidak tertimpa reruntuhan itu karena dirinya berada tepat di atas lubang yang dirinya buat sebelumnya hingga dirinya tidak terkena reruntuhan jeruji besi itu.


Melihat hal itu Fatir pun langsung bersegera berjalan menuju tubuh iblis lembah darah itu dan kemudian berkata "Aku sebelumnya ingin memaafkan mu, namun ketika engkau tidak ingin ku maafkan dan memilih untuk mati bersama orang lain, maka aku tidak akan tinggal diam untuk membuatmu membawa nyawa orang lain bersamamu, pergilah sendiri ke neraka" Ucap Fatir


"HAHAHA, JANGAN TERLALU SOMBONG BOCAH, KAU JUGA TIDAK TERLEPAS DARI PERBUATAN DOSA TENTU ENGKAU JUGA AKAN MENEMANI KU DI NERAKA, HAHAHA" Sahut iblis lembah darah itu yang masih bisa tertawa.

__ADS_1


"Aku memang tidak pernah terlepas dari perbuatan dosa, namun Tuhanku adalah maha Pemaaf dan maha penerima taubat, dan jika setiap yang berbuat dosa itu bertaubat maka Tuhanku pasti akan mengampuni dosa dosa hambanya meskipun itu sebesar gunung, karena rahmat dan kasih sayang Tuhan ku lebih luas daripada alam semesta ini" Ucap Fatir sambil dia meletakkan telapak tangannya di kepala iblis lembah darah yang masih terjepit itu.


Dan kemudian dia pun membacakan dzikir dan sholawat serta membacakan surah Al Mu'awwidzatain yang merupakan surah yang terdiri dari dari dua surah terakhir dalam Al-Quran yaitu surah Al Falaq dan An Nas.


Iblis itu pun mengerang kesakitan dan sambil terus mengumpat dan berkata kasar kepada Fatir.


Namun tubuh nya yang terjepit itu membuat nya tidak bisa berbuat apapun hingga dirinya hanya bisa terus berteriak kesakitan.


Pendekar beruang hitam yang melihat hal itu pun baru menyadari kalau yang di lakukan Fatir sebelum nya bukan lah untuk menyerah kepada iblis lembah darah itu namun dia memiliki rencana untuk membuat iblis lembah darah itu tidak bergerak kemana-mana lagi dengan jatuhnya jeruji besi itu.


Pendekar beruang hitam itu pun mengakui kecerdasan Fatir sebagai seorang pendekar.


Fatir pun kemudian berkata "DENGAN IZIN ALLAH, MAKA KEMBALILAH ENGKAU KE NERAKA DENGAN BERKAT LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD RASULULLAH" ucap Fatir sambil memegang ubun ubun kepala laki laki itu.


Dan terlihat cahaya merah di kedua mata laki laki begitu pula mulutnya terbuka dan terlihat juga cahaya merah itu seperti menggumpal dan ingin keluar dari tempat itu.


Setelah Fatir berteriak "ALLAAAAHU AKBAR" seketika itu pula cahaya itu keluar dan lenyap dari kepala laki-laki itu dan sebelumnya itu terjadi terdengar suara lirih seperti orang kesakitan yang berkata "AKU TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI DI SINI UNTUK MERUSAK KALIAN SEMUA WAHAI MANUSIA, AKU AKAN SELALU ADA DI SAMPINGMU, AKAN SELALU ADA DI SAMPINGMU, DI SAMPING MU, AAAARRRRGGHH" ucap suara iblis lembah darah itu hingga lenyap tak bersisa.


Kemudian saudara laki-laki dari pendekar beruang hitam itu pun tersadar dan pendekar beruang hitam pun segera menuju tempat itu dan segera membantu Fatir untuk melepaskan tubuh saudara nya itu dari jepitan jeruji besi itu.


Pendekar naga hitam pun juga bergerak mendekati ke arah mereka untuk melihat kondisi laki laki itu.

__ADS_1


Melihat hal itu pendekar lembah darah sangat murka dan berkata "SIALAN!!! TERNYATA KAU BENAR BENAR BERHASIL MELENYAPKAN PASUKAN TERBAIK KU!!! KAU HARUS BERTANGGUNG JAWAB ANAK MUDA, JIKA PASUKAN TERBAIK KU HARUS MATI DI TANGANMU, MAKA KAU JUGA HARUS MATI DI TANGANKU!!!" Ucap pendekar lembah darah itu sambil melompat dan berdiri di hadapan mereka semua dengan penuh amarah.


Episode 66


__ADS_2