Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 55 "Menakutkan!!!"


__ADS_3

Mereka berdua pun kembali mengikuti salah seorang pasukan yang di perintah untuk memilih 2 orang yang akan di jadikan persembahan ritual nanti malam.


Sesampainya seorang pasukan itu di tempat penjara para orang tua itu di tangkap. Dia pun segera membuka penjara tempat itu dan terlihat lah 14 orang di dalamnya.


Pintu penjara kali ini berbeda dengan penjara yang mengurung Sinta dengan 3 lapisan, penjara ini hanya di lapisi satu pintu tebal dan memiliki 3 kunci gembok yang berbeda.


Mereka semua terlihat di penuhi luka-luka di badan mereka seperti telah habis di pukuli berkali-kali di wajah dan badan mereka.


"TOLONG LEPASKAN KAMI, JANGAN SIKSA KAMI SEPERTI INI!!!" Ucap salah seorang perempuan tua dari dalam penjara itu memohon kepada seorang pasukan yang membuka penjara itu dengan wajah memelas.


"HAHAHA, SEPERTI NYA AKU TIDAK PERLU SUSAH SUSAH MEMILIH, BAIKLAH!!! AKU AKAN MEMILIHMU DAN AKAN MELEPASKAN MU NANTI MALAM" ucap seorang pasukan itu dengan tersenyum jahat pada perempuan tua itu sambil kembali dirinya menutup pintu penjara itu.


"APA KAU BILANG? KAU AKAN MELEPASKAN KU? TERIMAKASIH TERIMAKASIH ATAS KEBAIKAN MU" sahut perempuan tua itu yang belum menyadari maksud dari perkataan pasukan itu padanya.


Pintu penjara itu pun ditutup kembali oleh pasukan itu dan setelah dirinya selesai mengunci pintu itu tiba-tiba datang salah seorang pasukan lainnya dan membisikkan sesuatu padanya.


Setelah mendengar hal itu pasukan itu terlihat terkejut dan segera berlari bersama seorang pasukan yang baru datang tadi dan mereka akhirnya meninggalkan tempat itu.


Fatir dan guntur yang melihat hal itu pun menjadi bingung. Apa sebenarnya yang terjadi sehingga pasukan itu bergegas pergi dari tempat itu dengan wajah terkejut seperti itu.


Namun, guntur pun segera berkata "Fatir sepertinya ini kesempatan kita untuk menyelamatkan mereka, kita akan berbagi tugas, kamu menyelamatkan Sinta dan temannya sedangkan aku menyelamatkan 14 orang tua ini, kita akan bertemu di tempat lorong belakang tempat kita masuk tadi agar segera membawa mereka semua keluar dari tempat ini" Ucap guntur pada Fatir.


"Apakah seperti itu tidak menimbulkan kecurigaan dari mereka semua nantinya? Bagaimana kalau ketahuan? Akan lebih susah jika bertarung sambil membawa orang orang yang banyak, karena pasti jika mereka menangkap salah satu dari orang yang kita selamat kan mereka pasti lagi lagi akan mencoba menangkap salah satu dari mereka dan akan mengunakan mereka untuk mengancam kita agar berhenti bertarung melawan mereka seperti yang penculik berjubah hitam itu lakukan sebelum nya di bukit sarang setan" Sahut Fatir pada guntur bertanya.


"Jika hal itu terjadi aku akan merencanakan rencana lanjutan yang telah ku persiapkan, untuk itu tenang saja lakukan saja proses penyelamatan kepada Sinta dan sisanya serahkan padaku" Ucap guntur dengan yakin menatap Fatir.


Mendengar hal itu Fatir pun percaya pada guntur karena guntur memang paling hebat dalam merencanakan sesuatu karena kejeniusan nya.


Akhirnya Fatir pun bersegera menuju tempat sinta disekap dan segera pergi untuk menyelamatkan nya.


Setelah Fatir pergi dari tempat itu maka guntur pun juga melakukan apa yang menjadi tugasnya saat itu yaitu menyelamatkan 14 orang tua itu yang berada didalam penjara itu.


Guntur menggunakan jarum kilat sakti miliknya untuk membuka pintu yang terkunci itu. Dan tidak berapa lama guntur pun berhasil membuka pintu itu dengan mudah dan berhasil masuk ke dalam penjara itu dan menjelaskan kepada mereka semua tentang siapa dirinya dan tujuannya untuk menyelamatkan mereka semua.


Mereka semua yang mendengar penjelasan guntur pun merasa senang dan bercampur aduk sedih karena mereka masih belum yakin apakah benar-benar bisa melarikan diri dari tempat itu.


Namun guntur yang berusaha meyakinkan mereka semua pun akhirnya membuat 14 orang perempuan tua itu percaya dan kembali yakin bahwa mereka semua akan benar-benar bisa selamat dari tempat itu.


Sementara itu Fatir yang sudah berada di tempat penjara Sinta pun akhirnya mencoba menyelamatkan Sinta.


Namun, ketika sudah di depan pintu penjara itu Fatir baru tersadar bahwa bagaimana caranya membuka pintu itu sedangkan dirinya tidak memiliki kunci untuk membuka pintu itu.


"Ahh, sial. Aku lupa menanyakan hal ini pada guntur, bagaimana caraku membuka pintu ini kalau tidak memiliki kuncinya!!!" Ucap Fatir sambil memukul pahanya karena bingung memikirkan cara membuka pintu penjara itu.

__ADS_1


Kemudian Fatir melihat salah seorang pasukan yang sebelumnya membuka pintu penjara Sinta itu berlari sambil memegang sebuah tali besar dengan terburu-buru.


Melihat hal itu Fatir berpikir untuk mengambil kunci yang ada di pinggang pasukan itu dengan diam-diam.


Tiba-tiba "BUUUK" Pasukan yang berlari membawa tali itu pun terjatuh.


"AAHHH, SIAPA YANG MELETAKKAN BALOK KAYU INI DI TEMPAT INI!!! SIALAN!!!" Pasukan itu berkata dengan kesal sambil kembali bangkit dari tempat terjatuh nya dan mengambil kembali tali nya dan segera melanjutkan perjalanannya kembali dengan wajah kesal.


Ternyata yang membuat pasukannya itu terjatuh adalah Fatir yang mengaktifkan gerbang batin kaki dan tangannya agar meningkatkan kecepatan nya dalam memindah balok kayu itu dan segera mengambil kunci yang ada di pinggang pasukan itu tanpa di ketahui.


Setelah itu Fatir pun mencoba satu persatu kunci itu untuk membuka pintu penjara yang mengunci Sinta saat itu.


Setelah beberapa lama akhirnya kunci ke 8 dari banyaknya kunci itu akhirnya bisa membuka pintu penjara itu.


Dan terlihat lah Sinta dan seorang anak perempuan lainnya yang terkejut ketika melihat Fatir di balik pintu penjara itu.


"Fatir, bagaimana kau bisa ketempat ini??" Ucap Sinta terkejut dengan tubuh yang terlihat lemah.


"Tenanglah, aku akan menyelamatkan mu dan temanmu itu" Ucap Fatir pada Sinta.


Fatir pun berusaha mengangkat dan membuka besi penjara yang menjadi lapis kedua tempat itu dengan kedua tangannya. Tapi ternyata besi itu terkunci sangat kuat sehingga tidak bisa di buka oleh Fatir.


Sinta pun menunjukkan bahwa pintu juga di buka dengan salah satu kunci yang Fatir pegang itu.


Mendengar hal itu Fatir pun mencoba membuka besi penjara itu dengan kembali mencoba satu persatu kunci yang ia pegang saat itu.


Dirinya berlomba dengan waktu yang ada, karena dia takut ketahuan para pasukan itu sebelum berhasil menyelamatkan Sinta dari dalam penjara itu.


Tiba-tiba ketika Fatir sedang fokus mencoba kunci untuk membuka besi penjara itu terlihat sebuah tangan memegang bahunya.


Dan Fatir pun terkejut melihat sebuah tangan ada di bahunya. Begitu juga dengan Sinta yang terlihat sangat terkejut melihat orang yang datang di belakang Fatir saat itu.


Fatir pun pasrah jika yang ia lakukan akhirnya ketahuan.


Tiba-tiba terdengar suara "Fatir, biarkan aku saja yang membuka pintu itu, kau seperti nya terlihat sangat kesulitan membukanya".


Ternyata itu adalah guntur yang telah berhasil membawa 14 orang perempuan tua itu bersama nya lari dari penjara sebelumnya dan segera menemui Fatir. Karena guntur sadar bahwa Fatir pasti akan kesulitan ketika membuka pintu penjara yang mengunci Sinta itu karena terdapat 3 lapisan.


Seketika itu juga darah Fatir yang sebelumnya bergejolak seperti gunung merapi yang hendak meletus itu pun perasaannya menjadi sangat lega karena mengetahui bahwa orang yang di belakangnya itu adalah guntur dan bukan pasukan dari tempat itu.


Tak perlu berapa lama akhirnya guntur pun berhasil membuka pintu penjara itu dengan jarum kilat sakti miliknya hingga akhirnya mereka menyelamatkan Sinta dan seorang perempuan lainnya dari tempat itu.


Sinta pun menangis tersedu sedu ketika telah berhasil keluar dari penjara itu.

__ADS_1


"terimakasih kalian berdua telah menyelamatkan ku dari tempat ini, sekali lagi terimakasih" Ucap Sinta sambil meneteskan air matanya.


"Alhamdulillah tenanglah, kita masih harus berusaha keluar dari tempat ini, untuk itu ikutilah kami" Ucap Fatir pada Sinta yang masih terlihat menangis.


"Ikuti aku" Sahut guntur sambil mengajak mereka semua bergerak mengikuti nya.


Mereka semua pun bergerak perlahan lahan menuju lorong tempat Fatir dan guntur sebelumnya masuk ke tempat itu.


Namun, tiba-tiba tempat itu terlihat seperti sangat sepi dan tidak terlihat satu orang pun dari para pasukan penjaga itu yang berjaga di tempat itu.


Guntur merasakan ada sesuatu yang aneh di tempat itu.


Fatir berkata "Ini seperti nya kesempatan emas kita untuk keluar dari tempat ini".


"Berhenti Fatir, seperti nya ini terlalu aneh. Tidak mungkin tidak ada satu pun dari mereka yang menjaga tempat ini, sepertinya ini jebakan" Ucap guntur pada Fatir sambil memperhatikan sekitar nya.


Dan ketika Fatir melangkahkan kakinya dari tempat itu tiba-tiba keluar lah sekelompok pasukan yang mengelilingi mereka semua dari tempat itu yang telah bersembunyi menunggu kedatangan mereka semua di tempat itu.


"HAHAHA, AKHIRNYA KETEMU JUGA, KALIAN PIKIR KETIKA SUDAH MEMASUKI TEMPAT INI AKAN SEMUDAH ITU UNTUK KELUAR DARI TEMPAT INI LAGI" Teriak seseorang lelaki sambil tertawa jahat yang sebelumnya di panggil tuan oleh mereka.


"YANG MANA DI ANTARA MEREKA YANG MEMILIKI KEKUATAN MATA ELANG ITU?" Tanya lelaki itu sambil menarik salah seorang pasukan mereka.


Ternyata pasukan yang di tarik itu adalah pasukan yang sebelumnya mengantarkan Fatir dan guntur ke desa mentaya.


Salah seorang pasukan itu pun menunjukkan jarinya ke arah Fatir yang sedang berdiri itu.


Sebelumnya pasukan itu yang melarikan diri ke hutan itu berpikir untuk kembali ke desa mentaya dan berpura pura pingsan di depan pintu gerbang desa mentaya itu dan ketika mereka semua menemukan nya dirinya pun bercerita kalau mereka semua di bunuh oleh seseorang yang memiliki kekuatan mata elang dan hanya dirinya lah yang berhasil selamat.


Dirinya pun juga bercerita tentang rencana mereka berdua yang menyusup ke tempat mereka dan ingin menyelamatkan seseorang di tempat itu.


Mendengar cerita dari pasukan itu pun segera lelaki itu memerintah kan seluruh pasukannya untuk mengepung tempat itu dan menangkap mereka berdua terutama menangkap orang yang memiliki kekuatan mata elang itu.


"APAKAH BENAR KAU YANG MEMILIKI KEKUATAN MATA ELANG ITU?" ucap lelaki itu dengan keras.


"SIAPA KAU? UNTUK APA KAU BERTANYA TENTANG HAL ITU PADA KU?" Sahut Fatir dengan wajah tegang.


"HAHAHA, KAU MASIH BERANI BERTANYA SEPERTI ITU DI TEMPAT KU INI, AKU ADALAH SANG RAJA PENCULIK, AKU LAH YANG MEMIMPIN DAN MENGUASAI TEMPAT INI, KALAU KALIAN INGIN SELAMAT, MAKA CUKUP MENYERAH SAJA MAKA AKU AKAN MENGAMPUNI NYAWA KALIAN, HAHAHA" Ucap lelaki itu yang merupakan sang raja penculik sambil tertawa pada mereka.


"KU KIRA SANG RAJA PENCULIK ITU MEMILIKI TUBUH YANG TINGGI BESAR, TAPI TERNYATA TIDAK SESUAI DENGAN YANG DI CERITA KAN, KAMI TIDAK AKAN PERNAH MENYERAH KEPADAMU" Sahut Fatir menyindir sang raja penculik itu.


"APA KATAMU!!! BERANINYA MENGHINA KU!!! KAU TERNYATA TIDAK SAYANG NYAWA, JIKA ITU MAU MU AKU AKAN MENGABULKAN KEINGINAN KALIAN SEMUA DENGAN MENGANTARKAN KALIAN SEMUA KE NERAKA SAAT INI JUGA" Teriak sang raja penculik itu dengan tatapan penuh amarah sambil memerintah pasukan nya menyerang mereka semua.


Terlihat wajah para perempuan tua itu ketakutan mendengar perkataan dari sang raja penculik itu karena mereka semua sudah pernah merasakan keganasan dari sang raja penculik itu jika membuat nya marah.

__ADS_1


Karena sang raja penculik itu tidak akan segan segan untuk membunuh orang orang yang telah membuatnya marah dengan menguliti tubuh orang yang membuatnya marah itu.


Episode 55


__ADS_2