
Selagi Fatir bertarung dengan si pengemis gila dengan sangat cepat maka guntur pun berusaha dengan tenaganya yang belum pulih sepenuhnya untuk menghentikan petugas medis yang ingin melukai kakek amin karena masih dalam kendali oleh si pengemis gila.
Mendengar keributan yang terjadi maka semua santri pondok pesantren pun keluar untuk melihat keadaan di luar begitu juga dengan ibu Fatir.
Kemudian Guntur yang ingin menghentikan petugas medis itu pun segera saja dirinya melemparkan sebuah jarum saktinya ke arah titik syaraf tangan petugas medis itu dengan terbalik agar tidak membuat petugas medis itu terkena racun jarum sakti miliknya.
"PLAAAK!!!" jarum yang terbalik itu berhasil mengenai titik syaraf tangan petugas medis itu meninggal membuat tangannya yang memegang jarum beracun itu tidak bisa bergerak sementara waktu.
Melihat kesempatan itu kakek amin pun langsung memegang pergelangan tangan petugas medis yang memegang jarum itu agar menjauh dari lehernya dan segera menendang kaki petugas medis itu agar terjatuh.
Setelah petugas medis itu berhasil di jatuhkan maka segera saja kakek amin mengambil jarum beracun di tangan petugas medis itu dan segera menahan petugas medis itu di lantai agar tidak bisa bergerak kembali menyerang.
Meskipun tubuh petugas medis itu terus berusaha untuk melepaskan dirinya namun segera saja guntur menyerang bagian tubuh petugas medis itu yang membuat dirinya pingsan tidak sadarkan diri sementara.
Melihat hal itu mereka pun merasa lega karena telah membuat petugas medis itu tidak lagi dalam pengaruh kendali si pengemis gila itu.
Tiba-tiba tubuh ilham pun bergerak dengan sendirinya dan berusaha menyerang kyai abdullah yang tidak jauh dari nya.
Kyai abdullah yang menyadari hal itu pun segera menjauh dari ilham untuk menghindari serangan yang di lakukan ilham terhadapnya.
Guntur yang melihat hal itu pun segera menghentikan serangan ilham dengan menangkap tangannya.
"Hentikan ilham!!! Apa yang kau lakukan!!!" Ucap guntur sambil menahan ilham dan Terlihat mata ilham memerah dengan tenaga yang sangat kuat ingin menyerang.
__ADS_1
"Sepertinya si pengemis gila itu berpindah mengendalikan ilham setelah petugas medis itu telah berhasil kita lumpuhkan" Ucap kakek amin dengan perkiraannya.
"Lantas apa yang harus kita lakukan kek!!!" Tanya guntur yang masih terus memegangi tangan ilham agar tidak menyerang mereka.
"Seperti nya kita harus membuat orang yang di kendalikan oleh si pengemis gila itu pingsan terlebih dahulu agar dirinya bisa terlepas dari kendali pengemis gila itu" Ucap kakek amin kembali menyampaikan analisis nya tentang kemampuan si pengemis gila dalam mengendalikan tubuh orang lain kepada guntur.
"Baiklah kek kalau begitu!!! Ilham, maafkan aku!!!" Guntur pun langsung saja membuat ilham pingsan dengan menyerang di titik syarafnya.
Seketika itu juga ilham pun pingsan di tangan guntur dan segera saja guntur merebahkan tubuhnya dengan pelan ke lantai tempat itu.
Kemudian beberapa santri berkumpul mendatangi guntur untuk mencari tahu apa yang sebenarnya telah terjadi saat ini.
Di saat itu juga ahmad dan khairy yang memimpin para santri untuk mengecek keadaan itu pun bertanya kepada guntur "Apa yang terjadi guntur? Kenapa ilham menjadi pingsan seperti ini?" Tanya ahmad kepada guntur dengan ekspresi wajah bingung.
"Astaghfirullah!!! Apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari kendali si pengemis gila itu??? Apakah mungkin pengemis gila itu mengendalikan seseorang dikarenakan kosongnya hati dari dzikrullah?" Ucap Khairy yang menanyakan hal itu kepada guntur.
"Aku juga belum mengetahui cara menangkal agar bisa terhindar dari kendali si pengemis gila itu!!! Tapi hal yang kau sampaikan terkait kosong nya hati dari dzikrullah itu kemungkinan menjadi salah satu sebab si pengemis gila itu dapat mengendalikan pikiran seseorang, untuk itu segera saja sampaikan kepada seluruh orang yang ada di sini agar selalu menjaga dzikir di hatinya agar tidak kosong dari mengingat Allah dalam menghadapi si pengemis gila itu!!!" Ucap guntur yang mendapatkan ide untuk mencoba menangkal kendali pikiran dari si pengemis gila itu kepada ahmad dan khairy yang di saksikan oleh kyai abdullah dan kakek amin bersama mereka.
"Baiklah!!! Akan segera ku beritahukan kepada yang lainnya!!!" Ucap ahmad yang langsung bersegera berlari untuk mengingatkan kepada santri yang lain.
Sementara itu terlihat Fatir dan si pengemis gila itu nampak bertarung dengan kecepatan yang sangat dahsyat hingga pertarungan itu nampaknya sangat lah imbang.
Bahkan terlihat Fatir berusaha menyerang si pengemis gila itu dengan berbagai macam cara agar membuat si pengemis gila itu dapat di kalahkan namun ternyata kemampuan si pengemis gila itu dalam menghindari serangan demi serangan oleh Fatir itu dapat dengan mudah di hindarinya.
__ADS_1
Kecepatan Fatir pun mulai melambat di karenakan tubuhnya saat ini sudah terlalu banyak mengeluarkan kekuatan untuk menyerang si pengemis gila namun masih tidak berhasil mengenainya sekali pun.
Kemudian si pengemis gila pun berkata "APAKAH HANYA SEPERTI INI SAJA KEKUATAN MATA ELANG LEGENDARIS YANG KAU MILIKI ITU??? HAHAHA" Ucap si pengemis gila itu mengejek Fatir yang nampak kelelahan.
"SEKARANG SAATNYA AKU YANG AKAN MENYERANG MU!!!" ucap si pengemis gila itu yang kemudian mengangkat kedua tangannya ke atas dan sambil mengucapkan kata kata seperti mantra yang tidak terlalu jelas terdengar oleh Fatir.
Kemudian di atas tangan si pengemis gila itu tiba-tiba memancarkan sebuah energi cahaya yang mengelilingi pondok pesantren dan mengarah ke tubuh orang orang di tempat itu dan hal itu ternyata membuat beberapa santri santri menjadi kejang kejang di buatnya begitu juga dengan ilham dan petugas medis yang sebelumnya telah pingsan pun menjadi kejang kejang juga di buatnya.
Dan anehnya sebagian santri santri yang lain seperti khairy, ahmad dan guntur tidak merasakan hal itu.
Kemudian kyai abdullah pun berkata "Ini merupakan serangan ilmu Hitam dari seseorang yang telah bersekutu dengan iblis, serangan ini hanya dapat di tangkal dengan membuat perisai diri di hati dengan dzikrullah" Ucap kyai abdullah menyampaikan kekuatan dari si pengemis gila yang ternyata memiliki ilmu Hitam.
Mendengar hal itu guntur, ahmad dan khairy pun terkejut akan hal itu dan juga mereka berhasil menangkal serangan dari si pengemis gila itu terhadap mereka dan kepada beberapa santri yang telah mereka beritahu untuk selalu menjaga dzikrullah di hati mereka.
Dan teruntuk sebagian santri santri yang lain yang terkena dampak kejang kejang dari kekuatan si pengemis gila itu di karena kan mereka belum sempat mengingatkan mereka semuanya untuk berdzikir dan kemungkinan besar hati mereka lupa untuk mengingat Allah dan akhirnya membuat kekuatan ilmu hitam itu berhasil mengenai santri santri yang lupa menjaga dzikir di hatinya.
Melihat keadaan santri santri yang kejang kejang itu maka guntur pun bertanya kepada kyai abdullah "Apa yang harus kita lakukan kyai untuk membuat mereka semua terlepas dari kekuatan ilmu hitam si pengemis gila ini?" Tanya guntur kepada kyai abdullah dengan ekspresi wajah khawatir.
"Ruqyah!!! Insya Allah Untuk menyadarkan mereka semua dari gangguan iblis yang menyerang maka kita harus meruqyah nya dengan ayat ayat alquran agar kekuatan ilmu hitam itu dapat terlepas dari mereka semua" Ucap kyai abdullah menjelaskan kepada mereka semua.
Mendengar penjelasan dari kyai abdullah itu pun maka guntur,ahmad,khairy dan kakek amin serta beberapa santri yang tidak terkena efek dari kekuatan ilmu hitam si pengemis gila itu pun segera bergerak untuk menyadarkan santri santri yang terkena kekuatan ilmu hitam dari si pengemis gila itu dengan cara meruqyah mereka satu persatu dan di mulai dari ilham dan petugas medis terlebih dahulu yang berada di dekat mereka.
Episode 122
__ADS_1