Suami Yang Dapat Karmanya

Suami Yang Dapat Karmanya
Aku Bangga Punya Anak


__ADS_3

Lintang yang masih memegang handphone di tangannya tidak menyia nyiakan kesempatan yang ada yaitu menelpon sang kekasih hati yaitu Bagas tanpa menunggu lama Lintang mencari kontak Bagas di handphone miliknya namun setelah menemukan kontak Bagas dirinya langsung meletakkan handphone miliknya ke rok yang di pakai


"Sebaiknya gue nelpon Bagas sekarang soalnya gue rindu berat sama Bagas dan gue harus datang ke perusahaan miliknya Bagas tapi gue datang ke perusahaan miliknya Bagas sebaiknya ngga beri kabar dulu supaya beri kejutan buat Bagas" gumam Lintang sambil berdiri lalu mengambil tas yang ada di meja kerjanya lalu Lintang mulai melangkahkan kakinya menuju ke pintu ruang kerja miliknya untuk menuju ke parkiran mobil bukan ke parkiran semut atau parkiran tikus


Gemilang telah sampai di sebelah kursi kebesaran miliknya tanpa di minta Gemilang langsung mendaratkan bokongnya di kursi kebesaran miliknya lalu Gemilang meletakkan tas dan laptop yang di bawa ke meja yang ada di hadapannya lalu Gemilang menyandarkan punggungnya pada kursi kebesaran miliknya setelah beberapa puluh menit menyandarkan punggungnya Gemilang beringsut untuk berdiri dengan tegak lalu mengambil berkas yang ada di meja dan membuka berkas itu dengan kedua tangannya


"Ternyata perusahaan aku makin berkembang dengan pesat dan aku yakin akan banyak keuntungan yang di dapatkan oleh perusahaan aku ternyata Lintang juga sudah bisa memajukan perusahaan walaupun Lintang baru beberapa bulan menjadi CEO di perusahaan aku bangga punya anak seperti Lintang dan Cerdas mereka berdua anak anak aku yang pintar ngga sia sia aku menanam benih di rahim istri aku sehingga menghasilkan bibit yang unggul" monolog Gemilang sambil memutar mutar berkas yang ada di meja lebih tepatnya Gemilang membolak balikkan berkas yang ada di atas meja bukan di kolong meja soalnya Gemilang bukan tikus


Setelah berjalan menyusuri ruangan yang ada di rumah tak terasa Cahaya sampai di ruang makan membuat tangan Cahaya langsung meletakan ember yang berisi air dan pel yang ada di ember ke lantai ruang makan setelah itu Cahaya mulai kegiatannya yaitu mengepel lantai di ruang makan dengan cara yaitu tangannya Cahaya mengambil pel yang ada di ember yang berisi air lalu memeras pel tersebut setelah itu Cahaya langsung mengoleskan pel tersebut ke lantai ruang makan dengan telaten sampai Cahaya bisa bercermin di lantai tersebut saking kinclongnya


"Aku harus secepatnya mengepel lantai ruang makan supaya aku bisa bersiap siap menuju ke supermarket dan aku bakalan borong semua barang barang yang aku suka suami aku ngga bakalan jatuh miskin cuma gara gara aku belanja mengeluarkan uang dengan total banyak" kata Cahaya sambil tetap melanjutkan mengepel lantai di semua isi ruang makan

__ADS_1


Farel telah sampai di depan pintu ruangan kerja miliknya lalu Farel membuka pintu ruangan kerja miliknya setelah itu Farel masuk ke ruangan kerja miliknya tak lupa menutup pintu dengan langkah sedang Farel menjalankan kakinya menuju ke kursi kebesaran miliknya yang ada di sana sambil tak melunturkan senyum lebar di wajahnya


"Aku bahagia banget karena sebentar lagi Lintang akan menjadi tunangan aku dan aku berharap semoga anak aku secepatnya menikahi Lintang supaya Lintang berganti status menjadi menantu aku karena menurut aku Lintang itu calon menantu idaman banyak orang" kata Farel sambil tetap menjalankan misinya yaitu melangkah ke kursi kebesaran miliknya


Rachel selesai memakan makanan yang ada di piringnya bahkan Rachel tadi menambahkan berpuluh puluh ribu porsi maksudnya berpuluh puluh ribu sendok sehingga makanan yang berada di meja makan ludes dengan selamat ke perutnya Rachel membuat Rachel mengumbar senyum lebar di wajahnya dirinya diam sebentar untuk merasakan betapa lezatnya makanan yang di santap tadi setelah itu Rachel meletakkan semua piring kotor ke dalam nampan setelah itu melemparkan semua gelas kotor ke dalam nampan tapi kalau di lempar gelas akan berantakan dan pecah maksudnya Rachel meletakkan semua gelas kotor ke nampan lalu melemparkan semua sendok ke nampan setelah itu Rachel menjunjung tinggi tidak begitu tinggi juga ngga masalah yang penting Rachel menjunjung nampan lalu Rachel melangkah menuju ke dapur untuk mencuci semua barang barang bekas maksudnya barang barang kotor yang ada di nampan


"Aku mau mencuci piring sekarang saja supaya aku setelah selesai mencuci piring aku bisa membersihkan hal hal lain termasuk membersihkan isi ATM suami aku tapi ATM suami aku ngga pernah kosong walaupun aku belanja dengan total banyak dan aku beli barang limited edition aku senang banget bisa menikah sama suami aku yang kaya raya dan kaya harta bukan kaya monyet doang" gumam Rachel sambil melangkahkan kakinya menuju ke dapur sembari membawa nampan yang berisi barang barang yang akan di cuci


"Papa gue ngapain nasehatin gue supaya cepat menikah sama Lintang ? Lintang saja ngga pernah membahas kalau dia pengen secepatnya di nikahi dan kedua orang tuanya Lintang juga ngga masalah kalau aku pacaran dulu sama Lintang tapi kenapa papa ribet banget mama gue saja setuju sama keputusan gue yaitu bertunangan dengan Lintang doang tapi belum kepikiran menuju apa papa gue sudah pengin punya cucu dari rahim istri gue terus gue harus gimana apa gue cuma bertunangan dahulu sama Lintang atau gue langsung menikahi Lintang sekalian" gumam Bagas sambil tetap mengemudikan mobil menuju ke perusahaan miliknya


Lintang yang sejak tadi berjalan tanpa terasa sampai di samping pintu masuk ruangan kerja miliknya lalu setelah itu Lintang membuka pintu membuat pintu terbuka dan Lintang langsung keluar tanpa di perintah setelah itu Lintang menutup pintu mobilnya dan mulai berjalan ke arah parkiran mobil

__ADS_1


"Gue ngga sabar menunggu pertunangan gue sama Bagas semoga saja Bagas langsung menikahi aku dalam waktu dekat soalnya gue sudah kebelet pengin menikah sama Bagas sebenarnya orang tua gue terutama papa gue juga mau meminta Bagas menikahi gue dari awal pacaran tapi gue cegah soalnya gue kasihan sama Bagas nanti kepikiran sama kata kata papa gue apalagi papa gue kalau bicara itu kalau bicara A harus A bicara B harus B ngga bisa di tawar lagi kayak di supermarket gue cinta sama Bagas makanya gue ngga mau Bagas setelah mendengar omongan papa gue bukannya melamar gue malah jaga jarak sama gue kayak lagi menyetir mobil saja" batin Lintang sambil tetap berjalan ke parkiran mobilnya


Cahaya selesai mengepel lantai ruang makan lalu Cahaya membawa ember yang berisi air yang kotor bekas makanan maksudnya bekas beberapa butir debu yang menempel di lantai dan pel lantai yang di letakkan di ember tersebut dengan langkah sangat hati hati Cahaya melangkah menuju ke kamar mandi untuk meletakkan ember dan pel lantai serta untuk membuang air bekas ngepel lantai


"Aku selesai mengepel lantai juga sebaiknya aku siap siap ke supermarket sekarang yang penting semua piring, semua sendok kotor, dan semua gelas kotor sudah aku cuci dengan bersih bahkan nampannya sekalian sehingga kalau aku baru pulang dari supermarket dan aku ingin makan makanan yang aku beli tinggal mengambil piring bersih yang sudah di cuci kalau menyapu dan mengepel lantai depan nanti saja setelah pulang dari supermarket" kata Cahaya sambil tetap melangkah menuju ke kamar mandi dengan tangan yang membawa ember yang berisi air dan pel yang di letakkan di ember


Rachel telah sampai di dapur lalu menelantarkan nampan yang ada di tangannya yang di penuhi oleh semua gelas kotor semua piring kotor dan semua sendok kotor lalu Rachel mulai menyalakan kran air untuk mengisi nampan dan sahabat sahabatnya setelah itu Rachel mengambil spons cuci piring lalu mengoleskan ke semua piring kotor secara bergantian setelah itu tangannya Rachel langsung mengoleskan ke semua gelas kotor secara bergantian setelah itu Rachel menaburkan ke semua sendok kotor satu persatu lalu Rachel mengoleskan ke nampan setelah semuanya selesai Rachel menyalakan kran air untuk membilas semua piring kotor secara bergantian setelah bersih Rachel berganti membilas semua gelas kotor satu persatu setelah di rasa bersih Rachel langsung membilas semua sendok kotor secara bergantian setelah bersih Rachel langsung membilas nampan lalu Rachel meletakkan semua gelas bersih semua piring bersih dan semua sendok bersih ke nampan yang bersih lalu Rachel melangkah membawa nampan itu ke rak piring setelah sampai tanpa ragu Rachel langsung menghempaskan semua piring satu persatu ke rak piring lalu Rachel melemparkan semua gelas satu persatu jangan melemparkan nanti gelasnya Rachel pada pecah maksudnya meletakkan semua gelas satu persatu ke rak piring setelah itu Rachel meloncatkan semua sendok secara bergantian lalu Rachel meletakkan nampan ke rak piring setelah itu Rachel bergegas menuju ke ruang makan untuk menyapu ruang makan


"Ternyata pekerjaan aku mencuci piring selesai juga sekarang aku tinggal menyapu ruang makan tapi untuk acara pertunangan anak aku sama Lintang apa perlu membeli barang yang akan di pakai ke rumah Lintang tapi sebaiknya aku ke supermarket setelah rumah beres dan bersih" kata Rachel sambil kakinya masih di tuntun ke ruang makan


Bagas telah sampai di perusahaan miliknya lalu Bagas memarkirkan mobilnya di tempat parkir bukan di atas pohon setelah itu Bagas membuka pintu mobilnya setelah mobilnya berhenti setelah itu Bagas tuurn dari mobil dan tangannya Bagas menutup pintu mobilnya lalu Bagas pergi berkelana ke arah ruang kerja miliknya dengan langkah sedang

__ADS_1


"Gue hari ini ngga ada meeting tapi Lintang pacar gue ada meeting masa gue ke perusahaan miliknya Lintang ngapain gue di sana nanti malah gue cuma di lihatin oleh semut yang berjalan di tembok dan dinding atau malah di ledek oleh burung yang terbang dengan bebas mending gue di perusahaan gue saja sebenarnya gue pengin ketemu Lintang tapi gimana lagi Lintang hari ini sibuk walaupun gue ke perusahaan miliknya Lintang juga kayaknya gue cuma duduknya di temani oleh semut dan tikus" gumam Bagas sambil menjalankan kakinya menuju ke ruangan kerja miliknya


__ADS_2