
Setelah satu bulan acara pertunangan Lintang dan Bagas kini Bagas dan Lintang sedang mempersiapkan acara pernikahan mereka berdua yang dia minggu lagi akan di laksanakan Bagas mau menikah dengan Lintang setelah Farel sang papa mengeluarkan ancaman ke Bagas berupa kalau Bagas tidak mau menikah dengan Lintang dalam waktu satu bulan ke depan perusahaan miliknya Bagas akan berpindah ke tangan sang papa dan Bagas akan di usir dari rumah Farel mengancam seperti itu tanpa sepengetahuan Rachel karena kalau seandainya Rachel tahu di jamin pasti dia akan membela Bagas dengan istilah lain ngga memaksa Bagas untuk menikah dengan Lintang dalam waktu dekat sebenarnya Bagas enggan menikah dengan Lintang karena Lintang terlalu patuh dengan aturan setiap Bagas meminta berhubungan intim dengan status pertunangan mereka berdua Lintang tidak mau berhubungan intim sama Bagas walaupun dirinya sudah bertunangan dengan Bagas sehingga membuat Bagas kecewa dengan Lintang saat ini Lintang dan Bagas sedang berada di sebuah butik pakaian untuk memilih pakaian pengantin yang akan mereka kenakan untuk masalah tempat pernikahan sudah di siapkan oleh kedua orang tua Lintang dan kedua orang tua Bagas mereka memesan hotel
"Sayang ini cocok ngga ?" tanya Lintang setelah dirinya berganti gaun pengantin di ruang ganti sementara Bagas yang sibuk dengan handphone miliknya menatap ke Lintang
"Cocok sayang" jawab singkat Bagas membuat Lintang mengerucutkan bibirnya ratusan juta centi ke depan pasalnya Lintang sudah bolak balik berganti gaun pengantin tiga puluh lebih dan meminta saran Bagas namun jawabannya Bagas tetap sama cocok apa Lintang harus memborong butiknya lalu memakai semua gaun pengantin pasti bakalan kecapekan
"Sayang bantu aku dong mana menurut kamu gaun yang cocok masa dari tadi bilangnya cocok terus" ucap Lintang berjalan mendekat ke Bagas sementara Bagas langsung meloncatkan handphone miliknya ke saku celananya
"Sayang menurut aku memang semua gaunnya cocok buat kamu lebih baik beli semua gaun pengantin yang ada di sini aku sanggup membeli semuanya dan uangnya aku juga ngga bakalan habis" saran Bagas membuat Lintang mencubit pinggang Bagas
"Sayang kamu modus pakai bilang semua pakaian cocok buat aku kalau beli semua gaun pengantin di sini malah bikin ribet harus memilih lagi masa semua pakaian pengantin kita berdua pakai pas acara nikahan aku tahu kalau kamu orang kaya raya dan uang kamu ngga bakalan habis lebih baik kamu bantu beri saran ke aku gaun pengantin mana yang harus di beli" jelas Lintang sambil menyandarkan kepalanya di bahu Bagas sementara Bagas dengan terpaksa membelai rambutnya Lintang karena di hadapan banyak orang
"Aku serius sayang ngga modus memang semua gaun itu cocok semua di badan kamu benar juga kata kamu kamu pilih saja sendiri soalnya aku pria ngga paham gaya gaun pengantin wanita" elak Bagas sambil memegang pinggang yang di cubit Lintang dirinya juga pura pura tersenyum sedangkan Lintang menganggukkan kepalanya sambil tersenyum masam
"Aku pilih gaun pengantin duluan tapi sayang memangnya kamu sudah memilih jas yang akan di pakai buat acara pernikahan kita berdua ?" tanya Lintang dengan mata yang memicing sementara Bagas langsung menggelengkan kepalanya mantap
__ADS_1
"Sana kamu pilih gaun duluan warna jasnya nanti aku ikut warna pakaian kamu" jelas Bagas lalu mengambil handphone yang ada di saku celananya sementara Lintang tersenyum kecut mendengar jawaban Bagas tanpa ragu Lintang langsung berjalan ke arah tempat gaun pengantin yang berserakan lebih tepatnya berjejer rapi sedangkan Bagas melanjutkan komunikasi dengan seseorang lewat chat whatsapp
Bagas
"Maaf sayang tadi ada telpon dari rekan bisnis aku" ucap Bagas lalu mengirim ke seseorang wanita yang bisa di bilang selingkuhannya sementara sang wanita yang sedang tersenyum lebar membayangkan sesuatu langsung menatap ke layar ponsel miliknya melirik ada chat whatsapp masuk membuat wanita itu membuka isi chat tersebut
Jelek
"Iya sayang ngga papa memangnya kamu beneran mau menikah sama Lintang ?" tanya Jelek lalu mengirimkan chat tersebut ke nomornya Bagas membuat Bagas langsung membalas chat dari Jelek
Jelek
Memang Bagas dan Jelek sudah melakukan hubungan intim semenjak tiga minggu yang lalu tanpa sepengetahuan orang lain begitu mendengar pertunangan Lintang dan Bagas membuat hatinya Jelek meradang dan banyak asap api yang keluar dari kepalanya sehingga dirinya memutuskan untuk menggoda Bagas supaya mau menjalin hubungan intim dengan dia walaupun Bagas masih bertunangan dengan Lintang tanpa membatalkan pertunangannya dengan Lintang awalnya Bagas menolak karena dirinya sangat mencintai Lintang namun Jelek sering mengompori Bagas kalau Lintang serius dan sangat mencintai Bagas pasti Lintang mau melakukan hubungan intim walaupun Bagas dan Lintang belum menikah namun kenyataannya Lintang selalu menolak di ajak hubungan intim oleh Bagas dari sebelum bertunangan dengan Bagas bahkan setelah bertunangan dengan Bagas sehingga membuat hatinya Bagas goyah apalagi Jelek sengaja sering berpakaian seksi rok di atas paha dan beberapa kancing blouse atas yang sengaja di buka membuat tubuhnya begitu menggoda di mata Bagas karena Bagas tidak pernah melihat tubuhnya Lintang yang berpakaian seperti itu karena Lintang berpenampilan tertutup walaupun dirinya tidak memakai hijab setiap hari dan setiap detik Jelek menggoda memperlihatkan betapa mulusnya tubuhnya membuat Bagas tergoda sehingga tiga minggu yang lalu Bagas dan Jelek melakukan hubungan intim permainan ranjang Jelek membuat Bagas ketagihan dan selama tiga minggu ke belakang mereka berdua sering melakukan hubungan intim
"Gue pintar juga bisa merebut Bagas yang pacaran sama Lintang ternyata kemampuan gue menggoda pria patut di acungi jempol Lintang tunggu tanggal mainnya lo bakalan menangis darah suatu saat kalau tahu gue itu sering melakukan hubungan intim sama Bagas lagian Bagas juga jadi orang bego banget ngga bisa melihat orang yang tulus seperti Lintang tapi melihatnya ke gue orang yang bermuka dua walaupun gue akui memang gue lebih cantik dan lebih sexy dari Lintang gue yakin Bagas cuma nikah status sama Lintang dan ngga akan sampai melakukan hubungan intim karena gue sudah mengancam Bagas kalau masih mau berhubungan intim sama gue Bagas ngga boleh melakukan hubungan intim sama Lintang karena gue ngga mau Lintang punya anak dari Bagas kalau Bagas ngga melakukan hubungan intim sama Lintang pasti Lintang ngga bakalan hamil anaknya Bagas dan itu memudahkan gue buat merebut Bagas dari Lintang dan memudahkan gue menguras habis hartanya Bagas ternyata gue gampang banget mencapai keinginan gue ibaratnya sambil menyelam minum air gue membuat sakit hati Lintang dan menguras semua harta Bagas" batin Jelek sambil masih sibuk tertawa di ruangan kerja miliknya namun tawanya tidak akan di dengar oleh semua orang karena Jelek meminta Bagas untuk memasangkan alat pengedap suara di ruangannya supaya saat sedang berkicau kicauannya Jelek tidak terdengar oleh orang lain
__ADS_1
Lintang memilih gaun pengantin sendiri dirinya tidak ingin mengecewakan Bagas pria yang sangat dia cintai dirinya rela berpacaran dengan Bagas selama empat tahun baru Lintang di lamar oleh Bagas dan orang tuanya Bagas mungkin kalau wanita lain bakalan meninggalkan Bagas karena kelamaan menunggu istilah gaulnya lama pacaran sampai tahunan tapi belum di lamar oleh orang tuanya pacar dan pacarnya tapi Lintang tetap bersabar menunggu Bagas dan orang tuanya Bagas melamar dirinya tapi kesabarannya membuahkan hasil yang manis karena sebulan yang lalu Bagas dan orang tuanya Bagas melamar Lintang ke orang tuanya Lintang sebenarnya Lintang juga merasakan perubahan dalam dirinya Bagas semenjak mereka berdua bertunangan yaitu Bagas tidak pernah berbuat romantis lagi ke dirinya, Bagas jarang datang ke perusahaannya Lintang, Bagas jarang ke rumahnya Lintang untuk sekedar menemui Lintang atau mengajak Lintang jalan jalan, Bagas jarang komunikasi sama Lintang entah lewat telpon, video call, chat, sms ke Lintang bahkan setiap harinya Bagas cuma chat sebanyak dua kali dan paling sedikit cuma satu kali sesibuk sibuknya orang ngga bakalan chat pacar sehari cuma dua kali tapi Lintang tidak curiga dengan sikapnya Bagas karena Lintang mengira Bagas melakukan itu semua karena Bagas sibuk bekerja jadi ceo di salah satu perusahaan dirinya tidak berpikiran bahwa Bagas selingkuh dengan wanita lain karena Lintang mempunyai watak yang sangat percaya terhadap pasangannya dan Lintang tidak pernah berpikiran buruk tentang orang sehingga Lintang mengira itu efek Bagas kecapekan karena pekerjaan
"Lebih baik gue pilih pakaian yang menurut gue cocok ngga usah bertanya ke Bagas lagi soalnya gue yakin Bagas pasti akan bilang semua pakaian ini cocok kalau gue cepat memilih pakaian pengantin membuat Bagas memilih jas yang akan di pakai juga kirain Bagas sudah memilih jas yang akan di pakai pas acara pernikahan gue sama Bagas malah Bagas belum memilih jasnya" gumam Lintang sambil mengobrak abrik semua gaun pengantin setelah menemukan gaun yang sesuai selera Lintang menuju ke Bagas yang sedang bermain dengan ponselnya
"Sayang aku sudah menemukan gaun yang cocok ini dia" ucap Lintang sambil berjalan mendekat dan membawa satu gaun di tangannya sementara Bagas yang melihat kedatangan Lintang terlonjak kaget pasalnya dia sedang berkomunikasi dengan seorang wanita lalu dengan cepat Bagas memasukkan handphone miliknya ke saku celananya
"Sayang kamu mau pilih gaun yang itu ?" tanya Bagas memastikan sementara Lintang dengan cepat menganggukkan kepalanya mantap
"Iya sayang aku mau ambil gaun yang ini ayo sekarang kita berdua ke tempat jas buat cari jas yang akan kamu pakai saat acara pernikahan kita berdua" jelas Lintang dengan kedua matanya yang berbinar sedangkan Bagas tersenyum licik
"Sayang lebih baik kamu pilihkan saja jas yang sesuai dengan warna gaun yang sama dengan kamu soalnya aku sedang sibuk membahas kerjasama dengan rekan bisnis aku" elak Bagas sambil membelai rambutnya Lintang yang sekarang duduk di sampingnya sementara Lintang membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga
"Sayang koq aku yang pilihkan jas buat kamu nanti kalau ngga sesuai dengan seleranya kamu gimana ? kamu bilang saja sama rekan bisnis kamu bahwa kamu akan memilih jas untuk acara pernikahan kamu sama aku pasti dia ngertiin kamu" saran Lintang sambil menyandarkan kepalanya di pundaknya Bagas sementara Bagas nampak sibuk mencari alasan
"Sayang apapun jas pilihan kamu aku bakalan pakai jas itu di acara pernikahan kita berdua asal warna jasnya sama dengan gaun pengantin yang kamu pakai aku ngga enak kalau bilang mau memilih jas buat acara pernikahannya aku takut di kira sombong sama dia" elak Bagas sambil memasang wajah sedih sedangkan Lintang menghela nafas kasar lalu berdiri dan berkata
__ADS_1
"Iya sayang aku pilihkan jas buat kamu dengan warna gaun yang sama dengan aku dan aku juga bakalan minta bantuan sama penjaga butik buat memilihkan jas buat kamu juga kalau ngga enak di beri ke ayam saja pasti doyan bukannya sombong tapi kamu berkata jujur sedang memilih jas buat acara pernikahan kita berdua aku ke cari jas dulu buat kamu" jelas Lintang menatap Bagas sedangkan Bagas menganggukkan kepalanya sebagai jawaban setelah melihat anggukan kepala Bagas membuat Lintang melangkah menjauh dari Bagas untuk memilih jas sementara Bagas mengeluarkan senyuman lebar sambil mengambil handphone miliknya lagi untuk bertukar chat whatsapp dengan Jelek