
Lintang berjalan ke arah jas untuk memilihkan jas yang akan di pakai oleh Bagas dirinya melangkah sambil pikirannya melayang layang memikirkan perilaku Bagas yang akhir akhir ini banyak berubah sebenarnya Lintang agak curiga dengan sikapnya Bagas namun dirinya tidak mau berpikiran negatif tentang sang kekasih
"Gue heran sama Bagas kenapa dia menyerahkan gaun pengantin gue yang memilih bahkan jas yang di pakai dia juga gue yang memilih sebenarnya apa yang di lakukan Bagas di belakang gue dia ngga selingkuh dari gue kan ? tapi gue yakin Bagas pasti cuma kecapekan doang makanya menyerahkan semuanya ke gue" batin Lintang sambil berjalan ke arah tempat jas
Bagas langsung membuka aplikasi whatsapp untuk melihat apakah Jelek sudah membalas chat dari dia apa belum ternyata Jelek sudah membalas chat dari dia buru buru Bagas membaca isi chat dari Jelek setelah Bagas membaca isi chat dari Jelek lalu jarinya Bagas langsung mengetikkan sesuatu ke nomornya Jelek
Bagas
"Iya sayang aku bakalan menikahi Lintang tapi percaya sama aku itu semua karena papa aku yang memaksa supaya aku menikah dengan Lintang jujur aku lebih suka menikah sama kamu karena kamu bisa memuaskan aku dan tahu caranya memuaskan aku" setelah mengirimkan chat whatsapp ke nomornya Jelek Bagas langsung meletakkan handphone miliknya di atas sofa sebelah dirinya duduk
Jelek yang masih sibuk tertawa langsung menghentikan tawanya begitu ada notifikasi masuk ke handphone miliknya lalu tangannya Jelek langsung membuka aplikasi whatsapp lalu membaca isi chat dari Bagas yang membuat dirinya tersenyum lebar lalu jari lentiknya Jelek langsung mengetik sesuatu untuk di kirim ke nomornya Bagas
__ADS_1
Jelek
"Sayang tapi kamu harus ingat walaupun kamu menikah sama Lintang tapi itu hanya status di atas kertas jangan sampai kamu melakukan hubungan intim sama Lintang kenapa papa kamu setuju banget dan maksa kamu menikah sama Lintang jangan jangan Lintang cuci otaknya papa kamu tanpa sepengetahuan kamu aku juga mau menikah sama kamu iya aku akan selalu bikin kamu puas dan bikin kamu ketagihan sama goyangan aku" Jelek mengompori Bagas supaya menuduh kalau papanya itu di cuci otaknya oleh Lintang setelah Jelek mengirimkan chat whatsapp ke Bagas Jelek langsung meletakkan handphone miliknya ke meja yang ada di hadapannya
Bagas yang melihat handphone miliknya menyala langsung mengambil handphone tersebut yang tergeletak di atas sofa lalu Bagas mulai membaca chat whatsapp dari Jelek membuat Bagas tersenyum lebar lalu tanpa di komando Bagas mengetikkan sesuatu untuk di kirimkan ke nomornya Jelek
Bagas
Jelek tak henti hentinya menebarkan senyuman lebar di wajahnya tiba tiba Jelek melihat ke arah meja karena di sana Jelek melihat ada handphone miliknya yang tergeletak di atas meja lalu Jelek membaca isi chat dari Bagas lalu dirinya menambahkan porsi senyuman lebar di wajahnya lalu jari jarinya Jelek mengetikkan sesuatu
Jelek
__ADS_1
"Oke sayang aku pegang kata kata kamu kalau kamu menikah sama Lintang cuma buat status di atas kertas doang senjata kamu itu cuma buat memuaskan aku jadi kamu ngga usah gunakan senjata itu buat memuaskan Lintang alasan papa kamu karena otaknya di cuci sama Lintang aku yakin Lintang sering mencuci otaknya papa kamu dia ngga mau puasin kamu tapi dia mencuci otaknya papa kamu supaya setuju Lintang menikah sama kamu aku tunggu pengakuan kamu bahwa aku adalah pacar kamu sekaligus calon istrinya kamu aku memang selalu sengaja buat kamu ketagihan sama aku dan aku selalu berusaha memuaskan kamu supaya kamu cuma tergodanya sama aku saja dan kamu ngga tergoda sama wanita lain termasuk sama Lintang wanita sok suci" balas Jelek ke nomor whatsapp Bagas
Setelah membalas pesan chat whatsapp dari Bagas lalu Jelek langsung meletakkan handphone miliknya ke meja yang ada di hadapannya tanpa bisa membendung senyum lebar di wajahnya bahkan sekarang Jelek tertawa sangat kencang di ruangan kerja miliknya
"Haha haha Lintang pria yang lo sangat cintai sekarang sudah bertekuk lutut sama gue dan sudah tergila gila sama gue jadi tinggal menunggu Bagas mencampakkan lo" batin Jelek lalu tertawa sekencang kencangnya namun tidak di dengar oleh semut maksudnya tidak di dengar oleh banyak orang karena Bagas telah memasangkan alat pengedap suara
Bagas menatap ke semua penjuru arah takut tiba tiba Lintang ada di sebelahnya namun ternyata Lintang masih terlihat sibuk memilih jas untuk dirinya membuat Bagas berharap Lintang berlama lama di tempat jas supaya Bagas bisa bebas berkomunikasi sama Jelek wanita yang menjadi selingkuhannya tanpa sengaja Bagas menoleh ke layar handphone miliknya tanda sebuah notifikasi masuk membuat Bagas bergegas mengambil handphone miliknya lalu dirinya langsung tersenyum lebar saat tahu bahwa itu adalah notifikasi pesan chat whatsapp dari Jelek lalu Bagas membaca isi pesan chat whatsapp tersebut lalu jarinya Bagas mengetikkan sesuatu di layar ponselnya
Bagas
"Iya sayang aku yakin Lintang juga ngga bakalan pintar menggoyang ngga kayak kamu yang selalu bikin aku ketagihan sekarang saja senjata aku pengin masuk ke sarangnya iya senjata aku cuma buat kamu doang ngga bakalan masuk ke Lintang walaupun statusnya aku sama Lintang suami istri tapi ngga menjamin aku bakalan melakukan hubungan intim sama Lintang masa Lintang lakukan itu kalau dia benar benar mencuci otaknya papa aku supaya aku mau menikah sama Lintang dalam waktu dekat aku ngga bakalan maafkan Lintang bahkan aku bakalan ceraikan Lintang saat itu juga kamu tenang saja suatu saat pasti aku bakalan mengenalkan kamu ke mama aku dan papa aku sebagai pacarnya aku sekaligus calon istrinya aku walaupun aku masih menjadi suami Lintang aku berani melakukan itu semua demi kamu orang yang selalu bikin aku bahagia tapi targetnya kamu sesuai rencana karena aku cuma tergoda sama kamu dan ketagihan sama kamu aku ngga tergoda sama wanita lain termasuk Lintang aku akan menjalani pernikahan dengan Lintang karena papa aku memaksa aku menikahi Lintang" balas Bagas ke nomor whatsapp Jelek
__ADS_1
Setelah membalas pesan chat whatsapp dari Jelek dirinya langsung meletakkan handphone yang ada di tangannya ke atas meja di depannya