Suami Yang Dapat Karmanya

Suami Yang Dapat Karmanya
Cangkang Telurnya Merasakan Panasnya Minyak Goreng


__ADS_3

Lintang dan Bagas masih kompak saling diam setelah beberapa puluh jam kelamaan dong pasti mereka berdua mengantuk kalau cuma diam diaman maksudnya Lintang dan Bagas saling diam setelah beberapa menit dengan posisinya Lintang yang masih sama yaitu melipat kedua tangannya di kakinya maksudnya melipat kedua tangannya di depan dadanya sementara Bagas berkali kali meneguk air ludahnya sendiri dengan keringat yang membanjiri pakaian yang di pakai bahkan Bagas juga mengeluarkan keringat yang sebiji biji jagung


"Gue koq jadi curiga kalau Bagas menyembunyikan sesuatu dari gue tapi gue harap Bagas tetap setia ke gue Bagas tidak mengkhianati gue dan Bagas tidak selingkuh di belakang gue soalnya entah kenapa perasaan gue jadi ngga enak mau gue beri daging ke perasaan gue supaya enak stok daging di kulkas gue habis belum sempat belanja bulanan di supermarket gue mau tambahkan telur ke perasaan gue supaya ada enak enaknya gitu tapi gue malas mengupas cangkang keongnya maksudnya mengupas cangkang telurnya soalnya kalau cangkangnya telur ngga di kupas kasihan cangkang telurnya merasakan panasnya minyak goreng lagian sikapnya Bagas berubah banget sama gue membuat gue curiga kalau Bagas selingkuh dari gue dan mengkhianati gue apalagi hari ini Bagas sering melamun di butik juga sudah berkali kali melamun sekarang di rumahnya aku juga melamun apalagi sikapnya Bagas sangat membuat gue semakin curiga biasanya Bagas pasti membukakan pintu mobil buat gue dan menutup pintu mobil buat gue tapi hari ini Bagas sama sekali ngga membukakan pintu mobil buat gue supaya gue bisa turun dari mobilnya Bagas" batin Lintang sambil menyandarkan punggungnya ke kursi yang ada di sebelah kemudi dengan kedua tangannya Lintang yang masih di lipat di depan dadanya


"Jangan jangan Lintang sudah curiga kalau gue selingkuh dari dia gue harus gimana supaya mengalihkan Lintang supaya tidak curiga ke gue kalau gue selingkuh dari dia apa gue harus bersikap romantis ke Lintang supaya dia ngga curiga kalau gue ngga selingkuh ternyata otaknya gue cerdas juga bisa mencari solusi untuk masalah yang sedang gue hadapi kayaknya cuma itu satu satunya cara supaya Lintang ngga curiga ke gue kalau gue selingkuh di belakang dia soalnya kalau sikapnya gue berubah ke Lintang seperti sekarang gue ngga membukakan pintu buat Lintang pasti Lintang bakalan curiga mungkin alasan Lintang curiga ke gue itu karena gue hari ini sering melamun dan gue juga ngga membukakan pintu buat Lintang pokoknya gue nanti harus membukakan pintu mobil buat Lintang supaya dia ngga curiga kalau gue selingkuh" batin Bagas sambil mengeluarkan senyuman licik di wajahnya

__ADS_1


Lintang masih sibuk melamun memikirkan tentang Bagas entah mengapa feeling atau perasaanya kepada Bagas tidak enak bukan niat menuduh atau memfitnah tapi hatinya Lintang merasa kalau Bagas mengkhianati Lintang atau selingkuh di belakang Lintang walaupun Lintang berusaha keras untuk menampik perasaan yang seperti itu ke Bagas namun otak dan pikirannya bekerja seakan bilang kalau Bagas mengkhianati dirinya atau selingkuh di belakangnya membuat Lintang menggeleng gelengkan kepalanya samar dengan sangat pelan walaupun Lintang menggelengkan kepalanya samar tetap bisa terlihat oleh ekor matanya Bagas membuat Bagas ketar ketir sendiri dirinya sudah menduga kalau Lintang sudah curiga kalau Bagas mengkhianati Lintang istilah gaulnya Bagas selingkuh dengan wanita lain


"Sayang" panggil Bagas dengan lembut namun karena Lintang sangat sibuk dan asyik melamun memikirkan Bagas membuat Lintang tidak mendengar panggilan dari Bagas sang tunangannya yang sebentar lagi akan berganti status menjadi suaminya entah suaranya Bagas yang terlalu lembut sehingga tidak di dengar oleh Lintang atau karena Lintang sangat sibuk dan asyik mengarungi samudera lamunannya setelah beberapa jam menunggu kelamaan dong maksudnya setelah beberapa menit menunggu namun Lintang tak menjawab perkataan darinya membuat Bagas yakin bahwa Lintang sedang melamun membuat Bagas memutar otaknya untuk memikirkan cara supaya Lintang cepat tersadar dari lamunannya dan Lintang tidak mencium aroma perselingkuhan dirinya dengan Jelek setelah beberapa menit berpikir kini Bagas telah menemukan ide yang sangat bisa membuat orang tersadar dari lamunannya apakah memasukkan gajah ke dalam telinga memangnya gajah muat di letakkan di dalam telinganya Lintang ? atau meletakkan sapi ke dalam telinganya Lintang ? memangnya sapi muat di telinganya Lintang


"Ada apa sayang ?" tanya Lintang tanpa menghapus senyuman lebar yang tercipta di wajah cantiknya sedangkan Bagas menggaruk kepalanya yang tidak gatal bukan karena banyak kutu buku memangnya kutu buku hinggapnya di kepala ? setahu aku yang namanya kutu buku itu orang yang hobi membaca maksudnya Bagas menggaruk kepalanya yang tidak gatal bukan karena ada kutu rambut namun karena Bagas salah tingkah bingung harus menjawab apa ke Lintang

__ADS_1


"Sayang kamu suka ngga sama jas pengantin dan gaun pengantin yang di beli buat acara pernikahan kita berdua nanti ?" tanya Bagas berpura pura bertanya tentang hal itu sementara Lintang menautkan kedua alisnya heran


"Sayang kenapa kamu baru tanya sekarang? kenapa kamu tadi ngga bertanya saat kita berdua masih di butik ? jas pengantin dan gaun pengantin sudah di beli kalau di tukar memerlukan waktu lagi memangnya kamu ngga suka dengan model jas pengantin atau gaun pengantin yang kita berdua beli tadi ? kalau kamu ngga suka lebih baik kita berdua kembalikan jas pengantin dan gaun pengantin sekarang saja supaya tidak kelamaan ? lagian menurut aku jas pengantin dan gaun pengantin yang kita berdua beli buat acara pernikahan kita berdua itu keren dan mewah aku juga suka dengan warna dan modelnya tapi kalau kamu ngga suka aku akan mengimbangi kamu yaitu mengembalikan gaun pengantin dan jas pengantin sekarang juga bisa supaya mempersingkat waktu" jelas Lintang panjang kali lebar melebihi panjangnya rel kereta api sedangkan Bagas langsung menggelengkan kepalanya dengan menarik paksa senyum di wajahnya


"Sayang aku cuma bertanya ke kamu lagian menurut aku juga jas pengantin dan gaun pengantin buat acara pernikahan kita berdua mewah dan aku suka jadi ngga usah di kembalikan ke butik" tegas Bagas sambil menatap ke arah Lintang mendengar perkataan itu membuat Lintang menambahkan porsi senyuman di wajahnya

__ADS_1


__ADS_2