Suami Yang Dapat Karmanya

Suami Yang Dapat Karmanya
Cinta Aku Ngga Pernah Luntur


__ADS_3

Lintang menerbitkan senyuman lebar di wajahnya karena tadi mendengar bahwa Bagas akan membukakan pintu mobil untuk dirinya sementara Bagas langsung melakukan aksinya yaitu membuka pintu mobil yang ada di sebelahnya



Lintang memperhatikan gerak gerik Bagas tanpa melunturkan senyum sementara Bagas membuka pintu mobil lalu turun dari mobil dan menutup pintu mobil karena takut ada gajah yang masuk walaupun mustahil di rumahnya Lintang ada gajah



Setelah Bagas turun dari mobil kini Bagas berjalan ke arah pintu mobilnya yang ada di sebelah Lintang karena Bagas memang berniat membuka pintu mobil yang ada di sebelah Lintang


"Gue semakin cinta sama Bagas karena dia perhatian banget sama gue pakai mau bukain pintu mobil buat gue jangan jangan tadi gue cuma salah sangka dan salah paham sama Bagas maafin gue kalau gue berpikir macam macam menuduh Bagas mengkhianati gue dan selingkuh dari gue tapi kalau sikapnya Bagas masih perhatian kayak gini ke gue kayaknya dia ngga selingkuh dan ngga mengkhianati gue" batin Lintang sambil mengumbar senyum lebar di wajahnya dengan tatapan mengarah kepada Bagas


"Gue harus perhatian lagi ke Lintang supaya dia mengira kalau gue setia sama Lintang, ngga mengkhianati Lintang, dan ngga selingkuh dari Lintang soalnya gue ngga mau perselingkuhan gue sama Jelek di ketahui oleh Lintang gue jamin pasti papa gue bakalan marah sama gue apa jangan jangan Lintang sering merayu papa gue koq kelihatannya papa gue sayang banget sama Lintang padahal yang anaknya itu gue bukan dia" batin Bagas sambil tetap menjalankan kedua kakinya ke arah jendela sebelah Lintang

__ADS_1


Setelah Bagas melangkah beberapa jam kelamaan dong maksudnya setelah Bagas melangkah selama beberapa menit kini Bagas telah sampai di pintu mobil yang berada di sampingnya Lintang tanpa aba aba Bagas langsung membuka pintu mobil tersebut



Lintang yang melihat pintu mobil sudah terbuka lebar tanpa ragu Lintang keluar dari mobilnya Bagas dengan senyum yang tak henti hentinya mengembang di wajahnya yang cantik lalu Bagas berjongkok sebagai tanda hormat kepada Lintang memang Bagas sering melakukan itu kepada Lintang pokoknya Bagas memperlakukan Lintang seperti permaisuri



"Sayang kamu beneran mau mampir ke rumahnya aku kan ?" tanya Lintang yang sedang berjalan sambil menatap ke arah Bagas sementara Bagas yang sedang fokus menatap ke arah depan dengan berbagai pikirn yang berkecamuk di kepalanya langsung menoleh ke arah Lintang setelah mendengar pertanyaan Lintang


"Sayang kalau aku ngga mau mampir ke rumahnya kamu pasti saat ini aku masih ada di dalam mobil tapi kenyataannya saat ini aku sedang bergandengan tangan sama kamu menuju ke dalam rumahnya kamu" jelas Bagas sambil menarik garis senyum paksa sedangkan Lintang manggut manggut dengan mantap tanda paham entah mengapa membuat hatinya Lintang bahagia ingin sekali Lintang berjoged di atas pohon bayam memangnya pohon bayam bisa di panjat ? Lintang juga ingin memanjat ke genteng namun Lintang urungkan keinginannya karena Lintang malas harus membawa tangga buat naik ke atas genteng sehingga kini Lintang hanya mengeluarkan senyum yang sangat lebar yang dia miliki


"Iya sayang kamu benar juga nanti kamu harus makan di rumahnya aku sekarang aku senang banget karena bisa merasakan tangannya kamu lagi setelah beberapa minggu kita berdua jarang pergi bareng bahkan hanya sekedar mengunjungi ke perusahaan satu sama lain juga ngga sempat saking sibuknya kita berdua dengan pekerjaan yang kita berdua miliki" jelas Lintang tak henti hentinya mengeluarkan senyuman lebar di wajahnya sambil kedua kakinya tetap melangkah menuju ke dalam rumahnya sementara Bagas hanya tersenyum masam mendengar ocehan Lintang

__ADS_1


Memang setelah acara pertunangan Lintang dengan Bagas membuat Bagas beda sikap ke Lintang jarang bertemu dengan alasan sibuk padahal Bagas sibuk berbagi keringat dengan Jelek


"Iya sayang aku nanti makan di rumahnya kamu koq aku juga senang banget hari ini bisa jalan bareng sama kamu setelah acara pertunangan kita berdua kita berdua memang jarang bertemu karena kesibukan masing masing tapi aku tetap cinta sama kamu dan cinta aku ngga pernah luntur buat kamu" rayu Bagas sambil mengedipkan mata ke arah Lintang membuat wajahnya Lintang bersemu merah seperti tomat rebus atau kepiting rebus sama sama enaknya


"Oke sayang semoga saja mama aku memasak makanan banyak kalau mama aku memasak makanan sedikit kamu mau kan menunggu aku membuatkan makanan buat kamu ? atau kita berdua makan bareng pesan lewat go food ? makanan go food juga enak enak kirain malah aku doang yang merasakan bahagia bisa berduaan dengan kamu iya kita berdua sama sama sibuk setelah acara pertunangan kita berdua tapi aku senang karena dapat pacar seperti kamu yang paket sempurna dan paket komplit termasuk pengertian juga dengan kesibukan aku yang jadi ceo gombal banget kamu pakai merayu kayak gitu ke aku" sahut Lintang sambil mengumbar senyum lebar dan memalingkan wajahnya supaya Bagas tidak mengetahui reaksi kedua pipinya Lintang mendengar gombalan dan rayuan mautnya Bagas kepada Lintang


"Sayang kalau mama kamu ngga memasak banyak hari ini kamu ngga perlu repot repot memasak karena kita berdua bisa pergi ke restoran buat memakan makanan yang ada di restoran tanpa kamu memasak boleh terserah kamu aku ngikut saja kamu mau makan pesan go food atau makan di restoran menurut aku lebih enak makanan masakan aku bukan cuma kamu doang aku juga bahagia bisa berduaan sama kamu kayak gini iya soalnya kita berdua setelah acara pertunangan kita berdua banyak pekejaan yang menumpuk aku juga senang dan bangga punya pacar seperti kamu paket komplit karena cantik dan pintar aku jadi ceo juga di salah satu perusahaan sehingga aku tahu kalau pekerjaan CEO sangat sibuk aku ngga gombal aku serius ke kamu" jelas Bagas sambil mengumbar senyum paksa di wajahnya sementara Lintang hanya menganggukkan kepalanya mantap sebagai jawaban


Lintang dan Bagas masih berjalan ke arah dalam rumahnya Lintang dengan tangan yang bergandengan tangan namun dengan pemikiran masing masing Lintang yang di selimuti dengan perasaan bangga karena Bagas berbuat romantis lagi kepada Lintang sehingga membuat Lintang menepis semua pikiran buruk yang pernah menimpa kepalanya



Bagas dengan pemikiran yang kalang kabut karena dirinya tidak ingin mampir ke rumahnya Lintang namun karena ancaman Lintang membuat dirinya mampir ke rumahnya Lintang walaupun hatinya masih memikirkan kabarnya Jelek yang belum balas chat darinya

__ADS_1


__ADS_2