
Setelah Lintang menyusuri semua perusahaan miliknya tanpa terasa Lintang sampai di parkiran dan sekarang dirinya sedang berada di sebelah pintu mobilnya tanpa di perintah Lintang langsung membuka pintu mobilnya lalu masuk ke mobilnya setelah itu tangannya Lintang langsung menutup pintu tak lupa Lintang memakai sabuk pengaman setelah terpakai di tubuh Lintang langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang
"Aku datang ke perusahaan miliknya Bagas tanpa memberi kabar dahulu soalnya aku mau bikin kejutan sama Bagas aku harap dia suka sama kejutan yang aku berikan" batin Lintang tersenyum lebar sambil menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang
Cahaya telah melangkah dengan kakinya tanpa terasa Cahaya telah sampai di kamar mandi lalu Cahaya langsung meletakkan ember yang berisi air kotor dan pel lalu menghempaskan pel ke tempat semula namun sebelumnya pel tersebut sudah di peras terlebih dahulu lalu Cahaya meloncatkan dan membuang air yang ada di ember sampai bersih tak tersisa walaupun satu tetes lalu dengan gesit Cahaya mengisi ember bekas untuk mengepel lantai dengan gayung yang berisi air selama berkali kali setelah itu Cahaya membuang air yang ada di ember untuk mengepel lantai istilah gaulnya Cahaya sedang membersihkan sisa debu yang menempel di ember tersebut supaya ember bekas mengepel lantai sudah bersih kinclong tanpa noda setelah selesai Cahaya mencuci tangan dengan menyalakan kran air setelah bersih Cahaya langsung menutup kran air dan dirinya melangkah menuju ke kamar untuk bersiap ke supermarket
"Aku mau dandan dahulu supaya wajah aku makin cantik walaupun tanpa pakai apapun wajah aku tetap cantik koq jadi bahas tanpa pakai apapun aku telanjang bulat dong intinya aku mau siap siap berangkat ke supermarket untuk mempersiapkan pertunangan anak aku dan pacarnya anak aku" batin Cahaya dengan semangat empat lima tetap melangkah ke kamarnya
Bagas sampai di depan pintu ruangan kerja miliknya lalu Bagas langsung membuka pintu ruangan kerja miliknya setelah itu Bagas nyelonong masuk ke dalam ruangan kerja miliknya setelah dirinya menutup pintu ruangan miliknya lalu Bagas berjalan ke arah tempat kursi kebesaran miliknya dengan menebarkan senyum lebar
__ADS_1
"Gue senang banget sebentar lagi gue bakalan tunangan sama Lintang wanita yang gue cintai dan gue harap setelah gue bertunangan sama Lintang membuat Lintang mau menyerahkan keperawanannya buat gue" kata Bagas dalam hati sambil tetap melajukan langkah kakinya ke kursi kebesaran miliknya
Farel sampai di kursi kebesaran miliknya tanpa di perintah Farel langsung menjatuhkan tubuhnya ke kursi kebesaran miliknya lalu Farel meletakan tas dan laptop yang ada di tangannya ke atas meja lalu dirinya menyandarkan punggungnya supaya pegal pegal di kepala maksudnya pegal pegal di punggung tidak di rasa lagi
"Lintang aku harap kamu bisa menikah dengan Bagas dalam waktu dekat pokoknya aku harus tegas sama Bagas supaya dalam waktu satu bulan ke depan Bagas dan Lintang harus resmi menjadi suami istri entah istri aku setuju atau tidak Lintang menikah dengan Bagas dalam waktu dekat tetap aku yang harus membimbing mereka berdua ke arah jalan yang benar soalnya aku kepala keluarga sehingga aku ngga mau anak aku dan istri aku dapat karmanya cuma gara gara menyakiti hatinya Lintang dan orang tuanya Lintang soalnya aku yakin pasti Lintang dan orang tua Lintang ingin Bagas menikahi Lintang dari dulu soalnya pacaran sudah sejak lama" gumam Farel sambil masih tetap menyandarkan punggungnya ke kursi kebesaran miliknya
Rachel yang berniat akan pergi ruang makan tiba tiba Rachel berjalan ke arah kamarnya karena Rachel mendadak mengurungkan niatnya untuk menyapu ruang makan tapi berubah pikiran menjadi berdandan sebelum ke supermarket dengan senyum licik Rachel tetap melangkah menuju kamarnya
Cahaya sampai di depan kamarnya tanpa di komando Cahaya langsung membuka pintu kamarnya setelah pintu terbuka lalu Cahaya masuk ke dalam kamarnya tak lupa dirinya menutup pintu soalnya takut semut masuk ke kamarnya setelah itu Cahaya berjalan ke meja riasnya setelah sampai di samping meja riasnya Cahaya langsung mendaratkan bokongnya di kursi yang letaknya di depan meja riasnya setelah itu Cahaya mengambil bedak yang ada di atas meja setelah itu Cahaya mengoleskan bedak itu ke wajahnya Cahaya setelah beberapa puluh centi Cahaya memasukkan bedak ke wajahnya Cahaya langsung menaruh bedak itu ke atas meja setelah itu Cahaya mengambil lipstik dengan warna menyala yang terdampar di atas meja tanpa ragu Cahaya mengambil lipstik tersebut lalu mengaplikasikan ke kedua pipinya bukan kalau ke kedua pipinya di jamin Cahaya bakal menjadi badut atau ondel ondel sehingga Cahaya mengaplikasikan lipstik itu ke bibirnya setelah lipstik menempel sempurna tangannya Cahaya menghempaskan lipstik itu ke tempat semula Cahaya berdandan sambil menatap ke arah cermin yang besarnya melebihi ranjang king size setelah itu Cahaya mengambil eye shadow lalu menaburkan eye shadow ke atas kedua matanya setelah eye shadow terpakai di atas kedua matanya Cahaya langsung meletakkan eye shadow ke atas meja setelah itu Cahaya mengambil blush on dengan tangannya setelah blush on ada di tangannya Cahaya tanpa ragu dirinya langsung menorehkan ke kedua pipinya secara bergiliran setelah itu Cahaya meletakkan blush on ke tempat semula lalu Cahaya mengambil pensil alis yang ada di meja walaupun dirinya sudah menggunakan tato di alisnya namun Cahaya kadang tetap mengaplikasikan pensil alis ke kedua alisnya secara bergantian setelah itu Cahaya mengembalikan pensil alis ke mejanya lalu Cahaya menatap pantulan dirinya yang termpampang jelas di cermin yang ada di depannya tanpa sadar Cahaya menerbitkan senyuman lebar di wajah cantiknya
__ADS_1
"Aku ngga nyangka walaupun aku sudah punya dua anak dari rahim aku tapi wajah aku masih tetap cantik dan menawan makanya suami aku melarang aku bekerja soalnya suaminya aku takut bakalan banyak pria yang akan mengejar ngejar aku dan suami aku cemburu sama pria lain sudah jelas aku di hamili oleh suami aku jadi aku bakalan minta tanggung jawab sama suami aku dan aku ngga akan meninggalkan suami aku selamanya sudah ada bukti nyata aku hamil dan punya anak dua sama suami aku masih saja suami aku masih cemburu" monolog Cahaya tanpa melunturkan senyum lebar di wajahnya
Setelah Lintang mengendarai mobilnya selama beberapa puluh menit Lintang telah sampai di perusahaan milik sang kekasih yaitu perusahaan miliknya Bagas tanpa di suruh Lintang memarkirkan mobil miliknya lalu Lintang menginjak rem yang ada di kakinya setelah mobilnya berhenti tanpa aba aba Lintang membuka sabuk pengaman lalu Lintang langsung membuka pintu mobilnya setelah pintu mobil di samping kemudi terbuka Lintang langsung keluar dari mobilnya setelah itu Lintang langsung menutup pintu mobilnya setelah tas terbawa di tangannya lalu Lintang menjalankan kakinya menuju ke ruangan Bagas semua karyawan Bagas sudah mengetahui bahwa Lintang adalah pacar dari atasan mereka semua sehingga Lintang tanpa membuat janji bisa bertemu setiap hari sama Bagas bahkan ibaratnya 24 jam nonstop tanpa henti perusahaan itu selalu terbuka lebar untuk menyambut kedatangan Lintang dalam perjalanan menuju ke ruangan Bagas banyak karyawan Bagas yang menyapa Lintang lewat senyuman ada yang lewat dengan sapaan sementara Lintang hanya membalas dengan anggukan kepala sambil mengeluarkan senyum lebar yang terpancar di wajahnya
"Aku harap Bagas ada di perusahaan dan Bagas ngga sedang ketemu client atau meeting dengan rekan bisnis soalnya aku mau bikin kejutan buat Bagas sebenarnya tadi pengin nelpon Bagas dahulu memberi kabar bahwa aku mau datang ke perusahaan miliknya Bagas tapi aku pikir pikir mau bikin kejutan buat Bagas tapi aku lihat tadi mobilnya Bagas ada di parkiran berarti Bagas pasti ada perusahaan dan ngga pergi kemana mana" batin Lintang sambil tetap menjalankan kakinya menuju ke ruangan kerja miliknya Bagas
Bagas telah sampai di samping kursi kebesaran miliknya lalu Bagas langsung mendaratkan bokongnya ke kursi kebesaran miliknya setelah itu Bagas meletakkan barang barang yang di bawa ke atas meja yaitu laptop dan tas kerjanya setelah itu Bagas mengambil beberapa berkas yang berserakan di atas meja lebih tepatnya beberapa berkas yang menempel di atas meja lalu mulai membaca salah satu berkas tersebut
"Ternyata perusahaan gue sedang berkembang pesat ngga nyangka gue tapi pertunangan gue sama Lintang yang beli cincin itu gue atau mama gue apa gue ajak Lintang buat memilih cincin yang akan di gunakan saat acara pertunangan gue sama Lintang ? gue belum memikirkan sampai ke sana masa gue nanya ke papa gue pasti bahasnya langsung menikahi Lintang sementara kalau mama gue selalu dukung semua keputusan gue lagian kenapa papa buru buru banget menyuruh gue menikah sama Lintang apa papa kebelet pengin punya cucu dari rahim istri gue" monolog Bagas sambil membolak balikkan berkas yang ada di tangannya
__ADS_1
Jelek yang habis mendapatkan kabar mendadak dari Lintang lebih tepatnya mendapatkan perintah mendadak dari Lintang langsung menjalankan perintahnya dari pada dia harus kehilangan pekerjaannya padahal gaji Jelek setiap bulan bisa di bilang paling besar di negera tersebut membuat Jelek tidak ingin di pecat dan tidak ingin pindah dari perusahaan Lintang tangannya langsung di gunakan untuk menelpon client Lintang untuk membatalkan rencana meeting dan merubah jadwal meeting Jelek bisa bernafas lega karena client Lintang ngga keberatan kalau meeting di tunda lain hari
"Gue sudah terlanjur betah kerja di sini soalnya gajinya paling gede di negara ini senang banget gue kerja di sini mending gue menuruti permintaan bos Lintang yaitu membatalkan meeting hari ini soalnya gue ngga mau di pecat walaupun gue yakin bos Lintang ngga bakalan bisa menemukan sekertaris yang lebih pintar dari gue tapi gue heran sama bos Lintang ngapain sih rela membatalkan meeting penting cuma buat ketemu sama Bagas pacarnya lagian kalau pacarnya bos Lintang serius sudah dari dulu kayaknya bos Lintang sudah di lamar dan di nikahi oleh Bagas gue yakin pasti bos Lintang sangat mencintai Bagas sehingga membuat Bagas malah mengambil kesempatan dengan cara belum melamar dan menikahi bos Lintang" batin Jelek sambil meletakkan handphone miliknya ke saku rok yang di pakai