
Bagas menyantap makanan di piringnya dengan sangat lahap bahkan dirinya menambahkan nasi dan lauk pauknya setelah makanan di piringnya habis sementara Farel belum memakan makanan miliknya karena dari tadi ketar ketir dengan wajah dan tatapan Rachel sang istri sedangkan Rachel tanpa bosan memberikan tatapan tajam ke arah Farel yang duduk di sebelahnya
"Mah pah kalian berdua belum makan ? apa makanannya mau buat aku ?" tanya Bagas sambil menatap ke arah Rachel dan Farel secara bergantian sementara Rachel menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis ke arah Bagas sedangkan Farel menggelengkan kepalanya dengan mantap sambil mendelik ke Bagas
"Bagas kalau kamu masih lapar kamu boleh makan makanan miliknya mama" jawab Rachel dengan nada lembut melebihi lembutnya sutera sementara Bagas tanpa sadar tersenyum lebar mendengar jawaban Rachel sedangkan Farel ingin sekali menyumpal mulutnya Bagas dengan cabai rawit berpuluh puluh ribu kilo supaya mulutnya Bagas kepedasan
"Makasih mama memang orang yang paling baik hati" balas Bagas lalu tangannya akan mengambil piring miliknya Rachel namun tangannya Bagas langsung di tepis bukan oleh Rachel tapi oleh Farel sambil menatap tajam ke Bagas
"Bagas dari tadi kamu sudah menambahkan nasi dan lauk pauk ke piringnya kamu jadi ini makanan tetap miliknya mama kamu" tegas Farel lalu mengambil piring Rachel dan meletakkan di kursi kosong yang ada di sebelahnya
__ADS_1
"Papa apa apaan sih biarkan saja Bagas memakan makanan miliknya mama itu tandanya masakan mama enak pah makanan mama ngga usah di letakkan di kursi sebelahnya papa nanti kalau ada tikus yang lewat lalu tikusnya memakan makanan miliknya mama gimana ?" teriak Rachel sambil mengeluarkan tatapan membunuh ke arah Farel membuat Farel menggaruk garuk tengkuknya yang tidak gatal sementara Bagas ingin sekali menjambak rambutnya Rachel namun dirinya takut bukannya Rachel berhenti berteriak malah Rachel akan lebih kencang dan lebih keras lagi berteriak dan Bagas juga teringat kalau Rachel itu statusnya sebagai mamanya jadi dia ngga akan tega menjambak rambutnya Rachel
"Tuh pah dengar kata mama aku boleh memakan makanan miliknya mama memang masakan mama enak banget di rumah ini ngga ada tikus mah tapi fungsinya papa meletakkan makanan mama di sebelah kursi papa itu supaya makanan miliknya mama gampang di makan oleh papa" kata Bagas tanpa dosa sementara Farel tercengang mendengar tuduhan anaknya Farel ngga ada niat memakan makanan milik istrinya kecuali kalau istrinya yang meminta dirinya untuk memakan makanan miliknya di jamin Farel tidak bisa menolak karena supaya makanannya ngga mubazir sedangkan Rachel mendelik ke Farel
"Iya pah biarkan saja Farel memakan makanan miliknya mama lagian mama sedang ngga enak makan gara gara bahas wanita simpanan papa mama itu masakannya enak makanya waktu kamu belum lahir ke dunia papa sering ketagihan dengan masakan mama apa benar omongannya Bagas kalau papa meletakkan makanan miliknya mama di samping kursinya papa supaya papa gampang memakannya ?" teriak Rachel dengan kalap sambil menatap nyalang ke Farel sementara Farel menggeleng gelengkan kepalanya mantap sedangkan Bagas ingin sekali menyumpal mulutnya Rachel dengan cabai tapi Bagas takutnya bukannya berhenti berteriak malah Rachel semakin berteriak ingin menyumpal pakai kue nanti malah Rachel bukannya berteriak malah memakan kue
"Mama sebaiknya mama makan dari pada nanti papa malah menyalahkan aku padahal wanita itu simpanan papa walaupun aku makan banyak perut aku sanggup menampung makanan lagi jangan percaya mah walaupun mama pasang cctv di kantornya papa atau di ruangannya papa bisa saja papa selingkuh dengan wanita simpanannya di hotel janjian atau di rumah wanita itu kalau perlu mama pasang alat perekam suara atau kamera tersembunyi ke papa supaya setiap papa mengobrol sama siapapun mama bakalan dengar obrolannya aku lebih baik makan banyak dari pada punya pacar banyak soalnya aku ngga mau dapat karmanya kalau aku punya pacar banyak walaupun aku yang pertama kali bilang wanita simpanan tapi wanita simpanan itu wanita simpanan papa jadi papa yang menyebabkan mama ngga enak makan walaupun papa punya makanan sendiri siapa tahu saja itu buat nambah karena papa malas buat menambahkan nasi dan lauk pauk sendiri sehingga papa memakan makanan miliknya mama ngapain aku adu domba antara mama sama papa mending aku nyuruh orang adu jotos supaya ramai bukan cuma adu domba doang" ocehan Bagas yang banyak mengandung kompor yang membakar pikirkan Rachel dan sekarang kepalanya Rachel mengeluarkan asap yang sangat banyak tapi mendengar ide dari Bagas untuk memasang alat perekam suara atau kamera tersembunyi ke suaminya membuat Rachel tersenyum menyeringai sementara Farel menatap nyalang ke Bagas
"Iya Bagas mama bakalan makan sini pah makanan mama soalnya mama mau makan sekarang Bagas ngga salah karena Bagas memberitahukan mama yang salah itu papa kalau sampai punya wanita simpanan mama jamin wanita simpanan itu akan mama buat hidupnya menderita dan sengsara dan papa burungnya bakalan mama potong supaya papa ngga bisa menggoyang semua wanita biarkan saja Bagas makan banyak pah mumpung dia belum menikah kalau dia sudah menikah ngga bakal makan di sini karena dia bakalan tinggal sama istrinya ide kamu keren juga Bagas ngga sia sia mama melahirkan kamu karena kamu selalu membantu mama benar kamu Bagas mama setuju lebih baik kamu makan lagi iya Bagas bukan kamu penyebab mama ngga enak makan tapi karena papa kamu iya ternyata otak kamu cerdas juga pasti makanan miliknya mama akan di makan oleh papa lebih baik mama yang memakan makanan miliknya mama dari pada papa Bagas ngga adu domba pah ngapain juga Bagas adu domba kita berdua" celoteh Rachel sambil menatap ke Farel sementara Farel langsung melemparkan piring yang berisi makanan bukan melemparkan nanti piringnya pecah kalau di lempar maksudnya meloncatkan piring makanan miliknya Rachel ke meja dan menyodorkannya ke hadapan Rachel dengan sangat cepat Rachel memegang sendok yang ada di piringnya lalu Rachel menyendokkan makanan yang ada di piringnya lalu memasukkan sendok yang berisi makanan ke dalam mulutnya sedangkan Bagas tersenyum manis melebihi manisnya madu
__ADS_1
"Ini mah makanannya makan yang banyak mah supaya kenyang tapi jangan di makan piringnya jangan dengerin omongan Bagas mah soalnya dia mengarang cerita Bagas itu bukan memberitahu ke mama tapi dia kayak mengadu domba papa dan mama papa benar benar ngga punya wanita simpanan burung miliknya papa itu cuma buat menggoyang mama doang ngga menggoyang wanita lain iya mah silahkan Bagas makan yang banyak kalau perlu piringnya ikut di makan supaya mama ngga perlu repot repot mencuci piring setelah menikah Bagas bakalan tinggal sama istrinya tapi kamu harus setia sama istri kamu Bagas dan jangan bikin sakit hati Lintang sebenarnya Bagas bukannya membantu mama tapi malah ngomporin mama menurut papa penyebab mama ngga enak makan itu Bagas bukan papa karena Bagas yang pertama kali bahas wanita simpanan papa ngga bakalan memakan makanan miliknya mama soalnya papa juga punya tanggung jawab memberikan nafkah lahir dan batin sama mama jadi papa harus memberi makan ke mama ntar kalau mama belum makan terus badannya agak kurus yang di jelekkan pasti papa di kira ngga memberi makan ke mama lebih baik papa memberikan makanan ke mama supaya badan mama montok dan papa bakalan di puji oleh banyak orang yaitu tanggung jawab ke istri" jelas Farel panjang kali lebar melebihi panjangnya rel kereta api sementara Bagas memutar bola matanya malas sedangkan Rachel yang akan menyantap makanannya lagi langsung menatap ke arah Farel dengan tatapan tajam
"Mama bakal makan banyak tapi bukan karena papa yang menyuruh tapi karena Bagas yang memberikan ide pintar ke mama mama ngga bakalan makan piring pah soalnya mama bukan kuda lumping mama pasti dengerin omongan Bagas karena mama ngga tuli dan ngga budeg Bagas ngga mungkin mengadu domba ke mama dan papa soalnya Bagas sukanya makan daging sapi bukan daging domba burungnya papa cuma buat menggoyang mama dan ngga bakalan bisa menggoyang wanita lain awas saja kalau papa punya wanita simpanan bakalan mama potong burungnya papa supaya ngga bisa di gunakan buat menggoyang wanita Bagas bukan kuda lumping pah jadi ngga usah nyuruh makan piringnya sekalian mama yakin Bagas bakalan setia sama Lintang dan ngga bakalan sakit hati sama Lintang soalnya dia itu cinta ke Lintang asal papa tahu Bagas ngga ngomporin mama karena Bagas memberikan saran terbaik supaya papa ngga bisa selingkuh dari mama Bagas itu ngga menyebabkan mama ngga enak makan tapi wanita simpanan papa yang menyebabkan mama ngga enak makan papa itu dasarnya sudah jelek jadi tanpa di jelek jelekkan mukanya papa sudah jelek mama ngga bakalan kurus pasti badannya mama tetap sexy dan montok walaupun mama belum makan sekarang oh jadi papa cuma mengharapakan pujian doang bukan perhatian ke mama" ketus Rachel sambil mendelik ke Farel sementara Farel menggelengkan kepalanya mantap sedangkan Bagas meminum minuman miliknya lalu berkata
"Pah mah aku berangkat ke kantor dulu" ucap Bagas lalu beringsut berdiri dan berjalan ke arah Rachel setelah itu Rachel menyodorkan punggung tangannya membuat Bagas mencium punggung tangan Rachel setelah itu Rachel mencium pipi Bagas membuat Farel memalingkan wajahnya
"Hati hati Bagas" jawab Rachel singkat sementara Bagas menganggukkan kepalanya samar setelah itu Bagas berjalan mendekat ke arah Farel lalu tanpa di minta Farel menyodorkan punggung tangannya ke Bagas membuat Bagas mencium punggung tangan miliknya Farel
"Iya mah aku bakalan hati hati" sahut Bagas lalu berjalan ke arah pintu depan menuju ke halaman rumahnya sementara Rachel dan Farel kompak menatap punggung Bagas yang sedang berjalan ke halaman depan rumah
__ADS_1