Suami Yang Dapat Karmanya

Suami Yang Dapat Karmanya
Tidak Sempat Buat Memegang Handphone


__ADS_3

Setelah Lintang berjalan selama beberapa puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah Lintang berjalan selama beberapa puluh menit kini Lintang telah sampai di dapur membuat Lintang menerbitkan senyuman lebar di wajahnya



Lintang yang sudah ada di dapur langsung berjalan ke arah rak piring setelah sampai di rak piring tanpa ragu Lintang mengambil dua gelas secara bergantian lalu mengambil nampan satu batang dan mengambil sendok buat mengaduk aduk semen maksudnya mengaduk aduk minuman yang akan di buat oleh Lintang


"Gue senang banget Bagas mau mampir ke rumahnya gue malah gue sempat berpikir kalau Bagas jarang mampir ke rumahnya gue karena Bagas mengkhianati gue dan Bagas selingkuh dengan wanita lain tapi ternyata kecurigaan gue terlalu berlebihan buktinya Bagas mau mampir ke rumahnya gue padahal dia sudah ada janji dengan rekan bisnis dari ini dari luar negeri tapi Bagas rela membatalkan janji ketemuan dengan rekan bisnis dari luar negeri demi mampir ke rumahnya gue" batin Lintang tanpa henti hentinya mengumbar senyum lebar di wajahnya menuju ke meja dapur untuk membuat minuman


Cahaya melangkah sambil mengumbar senyum lebar menuju ke ruangan kerja suaminya yang membuat Cahaya tak mampu menyembunyikan senyuman lebar di wajahnya adalah tingkah Bagas yang sejak tadi melamun namun sedetik kemudian senyuman Cahaya memudar berganti dengan senyum masam entah apa yang ada di pikirannya Cahaya


"Aku yakin Lintang sangat mencintai Bagas dan aku harap semoga Bagas juga mencintai Lintang tapi kenapa sikapnya Bagas tadi mencurigakan banget memangnya Bagas kenapa koq aku perhatikan dari tadi melamun terus apa dia punya masalah sama Lintang ? tapi aku yakin Lintang dan Bagas ngga punya masalah apapun karena Lintang tadi saat pulang ke rumah juga raut wajahnya sangat bahagia dan kedua matanya juga sangat berbinar menandakan bahwa Lintang bahagia artinya Lintang ngga punya masalah sama Bagas lalu apa yang menyebabkan Bagas melamun dari tadi" batin Cahaya tanpa menghentikan langkah kedua kakinya dirinya berpikir apa penyebab Bagas melamun

__ADS_1


Bagas tak bosan bosannya mengeluarkan senyuman lebar di wajahnya karena semua yang terlintas di pikirannya akan hal yang buruk yaitu Cahaya mengetahui perselingkuhan dirinya dengan Jelek namun hasilnya Cahaya tidak membahas perselingkuhan Bagas bisa di pastikan kalau Cahaya belum mengetahui perselingkuhan Bagas dengan Jelek


"Gue kira tante Cahaya mau bicara dan mau ngomong hal penting karena mau bahas perselingkuhan gue sama Jelek karena tante Cahaya sudah mengetahui perselingkuhan gue sama Jelek tapi kenyataannya tante Cahaya cuma mau pamit ke ruangan kerja milik suaminya pokoknya mulai sekarang gue harus hati hati supaya perselingkuhan gue sama Jelek ngga di ketahui oleh orang termasuk oleh Lintang dan kedua orang tuanya Lintang" batin Bagas sambil menyandarkan tubuhnya ke sofa tempat dirinya duduk saat ini


Setelah Lintang berkelana menuju ke meja dapur dengan kedua tangannya sambil memegang barang barang yang tadi di ambil olehnya di rak piring setelah itu Lintang dengan sigap langsung meletakkan nampan ke atas meja lalu Lintang juga ikutan meletakkan dua gelas ke secara bergantian



"Lebih baik gue buatkan minuman sekalian buat mama gue soalnya masa cuma Bagas yang minum kalau mama gue pengin minum gimana soalnya cuaca hari ini panas banget yang penting hatinya gue ngga pernah panas karena Bagas selalu setia sama gue tapi kalau mama gue ngga mau minum minuman yang gue bikin biar nanti gue yang meminum cuaca panas gini bikin sirup segar dari pada bikin kopi atau teh panas" gumam Lintang sambil meloncatkan gula yang ada di toples ke dalam dua gelas yahh ada di hadapannya secara bergantian


Setelah Lintang memberi gula ke dua gelas yang ada di depannya kini Lintang meletakkan sendok ke tempat semula yaitu ke toples tempat gula lalu menutup toples gula rapat rapat supaya tidak ada gajah yang masuk memangnya gajah bisa masuk ke toples gula ? pokoknya intinya supaya gulanya ngga di makan oleh semut

__ADS_1



Setelah toples gula tertutup rapat kini tanpa komando Lintang langsung berjalan ke arah kulkas namun di urungkan karena sekarang tujuannya Lintang adalah rak piring entah untuk apa Lintang berjalan ke sana hanya Lintang yang tahu karena semut dan kecoa yang lewat juga tidak ada yang tahu isi hatinya Lintang


"Lebih baik gue ambil gelas satu lagi buat gue soalnya gue juga jadi pengin minum pasti rasanya segar banget cuaca panas panas gini minumnya es sirup lagian dari pada minuman panas jadi pengin cepat cepat minum sirup tapi kalau mama gue nanti ngga mau minum terus buat siapa siapa dong minuman kalau gue sudah buat minuman sendiri oh lebih baik kalau mama gue ngga mau minum es sirup segar yang gue bikin sirupnya mama gue buat gue minum lagi saja" batin Lintang menambahkan porsi senyuman lebar di wajah cantiknya sambil tetap berjalan ke arah rak piring


Bagas yang masih menyandarkan punggung di sofa langsung beringsut duduk dengan tegak berniat untuk mengambil handphone miliknya yang ada di saku celananya namun tangannya Bagas baru sampai ke kantong celananya Bagas tidak mengambil handphone miliknya yang ada di saku celananya



Sebenarnya Bagas ingin sekali mengambil handphone miliknya yang ada di saku celananya buat menghubungi nomornya Jelek atau mengirim chat whatsapp lagi ke Jelek namun keinginannya Bagas hanya mampu di telan oleh Bagas karena dirinya takut perselingkuhan Bagas dengan Jelek tercium dan di ketahui oleh orang

__ADS_1


"Sebenarnya gue mau menghubungi Jelek atau mengirim chat whatsapp ke nomornya Jelek dari sini tapi nanti kalau ketahuan oleh Lintang dan kedua orang tuanya Lintang bisa gawat lebih baik gue urungkan niatnya gue buat menelpon Jelek atau mengirim chat whatsapp ke nomornya Jelek supaya perselingkuhan gue sama Jelek ngga di ketahui oleh orang gue sebenernya penasaran apa Jelek sudah balas chat whatsapp dari gue apa belum soalnya sebelum gue pulang dari butik Jelek belum balas chat whatsapp dari gue apa Jelek sangat sibuk sehingga tidak sempat buat memegang handphone dan membalas chat whatsapp dari gue gara gara Lintang nyuruh gue mampir lebih tepatnya maksa gue mampir ke rumahnya dia jadi gue belum bisa ke rumahnya Jelek" batin Bagas sambil tersenyum masam memikirkan nasibnya yang kini terdampar di rumahnya Lintang bukan di rumahnya Jelek


__ADS_2