Suami Yang Dapat Karmanya

Suami Yang Dapat Karmanya
Gaun Pengantin Dan Jas Pengantin


__ADS_3

Saat Lintang dan Bagas sibuk dan asyik melamun tiba tiba pelayan butik menghampiri mereka berdua sambil membawa kartu ATM miliknya Bagas dan gaun pengantin serta jas pengantin yang di pilih oleh Lintang dan Bagas pelayan butik sengaja berjalan sambil mengetuk ngetukkan sepatu yang dia pakai karena pelayan butik ingin saat dirinya sampai di depan Lintang dan Bagas mereka berdua sudah tidak melamun lagi karena jujur pelayan butik tidak mau memanggil Lintang atau Bagas yang sedang sibuk melamun


"Gue heran sama Lintang dan Bagas sekarang melamun lagi sebenarnya mereka berdua ada masalah apa tapi yang gue dengar Lintang tetap mau menikah sama Bagas walaupun Bagas sudah selingkuh bahkan banyak netizen yang menuduh bahwa Lintang mengincar hartanya Bagas makanya walaupun Lintang sudah tahu Bagas selingkuh tetap mau menikah dengan Bagas kenapa gue jadi ribet mikirin urusan mereka berdua" batin pelayan butik sambil tetap berjalan ke arah Lintang dan Bagas


Saat pelayan butik sampai di depan Lintang dan Bagas pelayan butik menatap ke arah Lintang dan Bagas secara bergantian yang sedang melamun entah apa yang mereka pikirkan pelayan butik juga tidak tahu karena Lintang dan Bagas tidak cerita bahkan semut dan tikus yang lewat juga tidak mau berbagi cerita ke pelayan butik tentang apa yang mereka pikirkan


"Mas mba" ucap pelayan butik dengan nada sedang namun tidak membuat Lintang dan Bagas membuyarkan lamunannya karena kenyataannya Lintang dan Bagas masih asyik dengan lamunan mereka masing masing


"Mas mba" panggil pelayan butik sambil melambaikan tangannya ke depan kamera maksudnya pelayan butik melambaikan tangannya ke depan wajahnya Lintang membuat Lintang langsung terlonjak agak kaget dan mengusir semua lamunannya yang tadi sempat hinggap di kepalanya sedangkan Bagas masih tetap bertahan dengan lamunan yang menimpa dirinya


"Ada apa mba ?" tanya Lintang sambil menatap ke arah pelayan butik sambil dirinya mengeluarkan cengirannya sementara pelayan butik langsung memberikan senyum lebar di wajahnya karena tidak membutuhkan waktu lama Lintang sudah sadar dari lamunannya sedangkan Bagas jangan di tanya lagi dirinya masih memikirkan kenapa Jelek belum membalas chat whatsapp dari dirinya


"Ini mba pesanan gaun pengantin dan jas pengantin sudah saya bungkus dan ini kartu atm milik calon suaminya mba" jelas pelayan supermarket sambil menaburkan senyum ramah di wajahnya sementara Lintang tersenyum canggung sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali


"Sayang gaun pengantin dan jas pengantin sudah di bungkus dan kartu atm kamu juga sudah selesai melakukan transaksi" kata Lintang sambil menatap ke arah bungkus yang terdapat di pelayan supermarket sementara pelayan supermarket tersenyum ramah sedangkan Bagas masih belum menghentikan lamunannya setelah beberapa menit menunggu Bagas tidak menjawab perkataan darinya membuat Lintang memberanikan diri untuk menoleh ke arah Bagas membuat kedua matanya Lintang langsung terbelalak lebar dengan mulut menganga karena melihat Bagas yang sedang melamun

__ADS_1


"Sayang" panggil Lintang sambil mengusap lengan Bagas membuat Bagas yang merasakan usapan lembut di lengannya langsung menoleh ke arah sumber suara maksudnya ke arah sumber tangan yang memegang dirinya


"Ada apa sayang ?" tanya Bagas sambil tersenyum kikuk beserta tangannya Bagas menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali


"Sayang kamu melamun lagi ?" tanya Lintang sambil tersenyum ke arah Bagas senyuman Lintang sangat manis melebihi manisnya madu sedangkan Bagas dengan cepat menganggukkan kepalanya mantap sedetik kemudian menggeleng gelengkan kepalanya


"Sayang aku ngga melamun" elak Bagas sambil memalingkan wajah dari Lintang sementara Lintang tersenyum masam mendengar omongan Bagas


"Sayang kalau kamu ngga melamun pasti kamu bakalan ngga kaget saat aku pegang lengan kamu" tuding Lintang sambil tersenyum miring sementara Bagas menatap ke arah Lintang dengan akting berpura pura tatapan tajam


"Iya sayang buruan kamu ambil gaun pengantin dan jas pengantin serta kartu atm miliknya kamu" kata Lintang mencoba mengalihkan pembicaraan sementara Bagas menatap ke arah Lintang sekilas lalu menatap ke arah pelayan butik sambil menatap tajam membuat pelayan butik menelan air ludahnya sendiri dan merasa ketar ketir sendiri


"Oke sayang mba apa gaun pengantin dan jas pengantin untuk saya dan calon istri saya sudah di bungkus ?" kata Bagas sambil menatap ke arah penjaga butik sementara penjaga butik dengan gerakan cepat menganggukkan kepalanya mantap sedangkan Lintang tersenyum bahagia


"Sudah mas ini bungkus gaun pengantin dan jas pengantin yang tadi di pesan oleh bapak dan ini kartu atm miliknya bapak" jelas penjaga butik sambil menyodorkan bungkus yang ada di tangannya yang berisi gaun pengantin dan jas pengantin beserta kartu atm yang ada di hadapannya

__ADS_1


"Makasih mba" jawab Bagas sambil menerima bungkus yang berisi gaun pengantin dan jas pengantin miliknya beserta kartu ATM yang di sodorkan oleh penjaga butik


"Sama sama mas" sahut penjaga butik sementara Bagas dan Lintang serentak menganggukkan kepalanya mantap


Setelah gaun pengantin dan jas pengantin sudah ada di tangannya Bagas bahkan Bagas juga sudah meletakkan kartu atm ke saku celananya setelah bernapas lega sementara Lintang ngga mau bertanya banyak hal ke Bagas


"Sayang ayo pulang sekarang" ajak Bagas sambil menatap ke arah Lintang yang ada di sebelahnya sementara Lintang dengan cekatan menoleh


"Sayang aku mau di sini dulu" jawab Isni sambil menatap ke arah Lintang dengan tatapan mwnyeramkan


"Sayang ayo pulang sekarang" ajak Bagas sambil menatap Lintang setelah berkali kali mengajak dirinya karena Lintang pikir bahwa Bagas memang lelaki setia dan ngga playboy


"Ayo sayang kita berdua pulang sekarang takutnya kamu kasihan kelaparan menunggu terlalu lama antreannya apalagi kamu sibuk bekerja termasuk kamu pegang handphone juga bekerja membalas chat whatsapp dari rekan bisnisnya kamu" ocehan Lintang sambil menatap ke Bagas sedangkan Bagas tersenyum lebar karena Lintang mengira dirinya sibuk membalas chat whatsapp dengan rekan bisnisnya padahal Bagas sibuk membalas chat dari selingkuhannya yaitu Jelek


"ayo sayang" jawaban Bagas bersemangat tersenyum lebar ke arah Lintang ternyata Lintang benar benar belum tahu perselingkuhan antara Bagas dan Jelek sementara Lintang menaburkan senyuman tak kalah lebar dari Bagas

__ADS_1


"Ayo sayang" jawab Lintang bersemangat lalu dirinya menggandeng tangannya Bagas menuju ke arah parkiran mobil miliknya Bagas membuat Bagas langsung menerima genggaman tangannya Lintang lalu Lintang dan Bagas kompak menuju ke parkiran mobil miliknya Bagas dengan ekspresi yang berbeda beda namun mereka berdua sama sama tersenyum lebar


__ADS_2