
Cahaya kini menatap nyalang ke arah Gemilang membuat Gemilang menelan salivanya berkali kali gara gara tatapan yang di keluarkan oleh Cahaya.
Entah apa yang ada di otaknya Cahaya namun itu membuat Gemilang ketakutan kenapa Cahaya menatap dirinya dengan tatapan sangat horor dan sangat menusuk melebihi tajamnya pisau dan melebihi tajamnya cangkul pokoknya sangat membuat Gemilang ketakutan sampai ingin berlari pun Gemilang tak bisa karena saking paniknya dan ketakutannya Gemilang mendapat tatapan horor dari Cahaya
"Kenapa istri aku menatap aku dengan tatapan horor padahal aku ngga merasa salah dan semua perkataan aku, juga aku jaga bahkan sangat hati hati dalam berucap tapi kenapa istri aku horor banget menatap ke aku dan tatapannya sangat tajam melebihi tajamnya silet sebenarnya apa yang membuat tatapan matanya istri aku berubah menjadi horor seperti ini apa istri aku sedang berakting drama marah kepada orang lain, sehingga tatapannya di buat buat seperti itu, aku heran kenapa istri aku kayak gitu dan tatapannya sangat horor" batin Gemilang sambil menggaruk garuk belakang telinganya yang tidak gatal namun Cahaya masih menatap ke arah Gemilang dengan tatapan nyalang
Cahaya menatap ke arah Gemilang dengan tatapan nyalang dan tatapan yang sangat menusuk jantungnya Gemilang bahkan tatapannya Cahaya bisa membunuh Gemilang kalau di matanya Cahaya ada banyak bom yang siap mengembom orang lain.
Cahaya sangat geram sekali kepada Gemilang karena katanya Gemilang ingin memberikan kartu ATM dan memberikan uang belanja tambahan kepada Cahaya namun sampai sekarang Gemilang belum juga memberikan kartu atm kepada Cahaya dan uang belanja tambahan kepada Cahaya belum di berikan oleh Gemilang.
"Papa katanya mau beri uang tambahan buat mama mana uang tambahannya pah" kata Cahaya dengan nada ketus sambil menatap nyalang ke Gemilang tak hanya itu Cahaya juga menatap ke arah dompet Gemilang yang ada di saku celananya Gemilang namun Gemilang tak mendengar omongan dari Cahaya karena Gemilang sangat sibuk melamun dan sangat asyik melamun, sehingga Gemilang tak mendengar suara dari Cahaya sang istri tercinta
__ADS_1
Setelah beberapa puluh jam Cahaya menunggu kelamaan dong maksudnya setelah Cahaya menunggu selama beberapa puluh menit kini Cahaya belum juga mendapatkan jawaban dari Gemilang membuat Cahaya menoleh ke arah Gemilang membuat Cahaya membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga melihat kejadian yang ada di hadapannya.
Gemilang yang berubah menjadi seperti patung sehingga membuat Cahaya geram sekali melihat tingkah Gemilang yang masih saja diam saja entah apa yang ada di otaknya dan kepalanya.
Cahaya menatap ke arah Gemilang dengan tatapan emosi dan kepalanya mengeluarkan tanduk gara gara ulah Gemilang sehingga Cahaya kini memaksa otaknya untuk berkerja keras supaya Cahaya bisa ikutan up novel setiap hari di koq.
"Aku harus memutar otaknya aku supaya suami aku ngga melamun dan ngga hening lagi seperti tapi kalau Gemilang mau aku harus memaksa otaknya aku supaya bisa membangunkan suaminya aku dari lamunannya lalu entah mengapa sih gue malah jadi menerjemahkan bahasa senyum keeel di wajahnya sehingga membuat Gemilang pokoknya intinya kamu semoga betah di sini" jawab Cahaya sambil menatap lekat ke arah Gemilang yang masih sibuk melamun dan asyik melanjutkan lamunannya yang sempat tertunda
"Suami aku koq belum selesai melamun dan bengong harusnya kan sudah soalnya sudah dari tadi melamunnya tapi gimana caranya menyadarkan suami aku dari mana soalnya suami aku itu juga jawabannya singkat banget, tapi aku harus menagih janjinya suami aku yang katanya mau menggelengkan kepalanya , aku harus cari akal supaya aku bisa menyadarkan lamunannya suami aku biar suami aku ngga menjadi patung dadakan pokoknya aku harus menemukan ide yang lebih baik," kata Cahaya dalam hati dengan semangat empat lima sambil menatap ke ke
iri nomor Gemilang yang ada yang ada di tangannya sedangkan Gemilang ingin sekali mekanisme namun belum bisa sama sekali
__ADS_1
Genilang larut melamun me no upmikirkan tatapan Cahaya yang sangat menusuk lalu Gemilang ingin kali menyaksikan maksudnya menanyakan kenapa kamu menerima undangan dari Gemilang
"Iya mungkin aku sudah melupakan sesuatu membuat Gemilang mesfysos ke sfgsnnliess dan enhsbs yssosnorr J ok ko ujb yang ada di r tatapan horor tahu Gemilang lewat yakigemkkanh dia" ayo pah kita berdua makan sekarang buat sarapan hanya itu belum maka ayo makanan duluan ternyaa makanan Gemilang Emka juga pantas henkmanhsbegn nemema SDK sknj.
Gemilang merutuki kebodohannya yang tadi sempat harus melamun data Gaga melamun membuat Gemilang tidak mendenda omongan Cahaya yaitu 2000 bab kamu salah kau bsjos sdj bek vimky es Gemilang lalu menoleh ke arah Cahaya yang masih sibuk dmengsn kotak hsnb dan sedangkan dengan tulisan yang dia buat sendiri oleh Cahaya membuat generasi lainnya generasi lain paham
"Kira kira kamu nanya istrinya aku gimana nih apa dia masih merah sama aku kenapa tatapannya Iisti aku sangat menusuk banget sekga sjaja kemajuan kenapssssb skjnjagsnb on karena sibuk nyari kerjasaan buat aku " batin Gemilang sambil menatap ke arah Cahaya membuat Cahaya emosi dengan hd kualitas bingung mau ngapain kenapa malah memikirkan snj akui ersi aku cuci Amalia bersih sementara Cahaya menatap nyalang ke arah Gemilang jujur, Gemilang sangat ketakutan melihat tatapan Cahaya yang sangat menusuk bagaimana terkena serangan pisau atau silet kembang api dimana ini sangat membuat Gemilang ketakutan karena kembang api yang di buat Gemilang sangat kecil
Gemilang melirik ke arah Cahaya lewat ekor matanya namun Cahaya masih menatap nyalang ke arahnya lalu setelah itu Cahaya menatap nyalang ke arah Gemilang dengan tatapan yang sangat nyalang dan membentu senjata kesal kepada Gemilang
"Aku heran kenapa istri aku masih menatap aku dengan tatapan tajamnya harusnya istri aku ngga menatap dengan tatapan tajam karena aku bakalan memberikan semua yang istri aku mau tapi kenapa tatapannya sangat tajam melebihi tajamnya silet apa karena istri aku sedang mensterilisasi soalnya biasanya istri aku bakalan diam kalau istri aku di beri uang tapi kenapa istri aku sampai sekarang masih diam di tempat ala karena aku sudah memberikan uang untuk hari aku sejenak banyak kan heran kenapa istri aku masih dalam" batin henijkkanh semula mjjjh batin cahaya suaranya namamu shahagabjsnsk ajnj Sabil gehwl ehebw
__ADS_1
.batin ke kak akhirnya benh Rabu up ih u hi