Suami Yang Dapat Karmanya

Suami Yang Dapat Karmanya
Kayak Orang Tuli Dan Budeg


__ADS_3

Lintang dan Bagas kompak berjalan menuju ke parkiran dengan pikiran masing masing Lintang menerbitkan senyuman lebar di wajahnya karena sebentar lagi dirinya akan menikah dengan Bagas sang pria pujaan hatinya sekaligus pria yang sangat di cintai oleh Lintang walaupun hatinya berkecamuk merasa ada yang aneh dari sikapnya Bagas yang sering melamun namun dirinya merasa senang karena impiannya dan cita citanya menjadi istri Bagas akan terlaksana sebentar lagi sedangkan Bagas menaburkan senyuman lebar karena perselingkuhannya dengan Jelek belum terdeteksi oleh Lintang walaupun hatinya cemas dan resah karena Jelek belum membalas chat whatsapp darinya namun Bagas merasa lega karena perselingkuhannya dengan Jelek belum ada yang tahu


"Gue senang banget karena Bagas sebentar lagi akan menikah dengan gue soalnya gue sudah memimpikan bisa menikah dengan Bagas sejak dulu semenjak gue baru pacaran sama Bagas beberapa minggu ngga terasa gue sudah pacaran sama Bagas sudah lama sampai empat tahun Bagas baru melamar gue sebagai calon istrinya sekaligus calon ibu dari anak anaknya senang banget hidupnya gue" batin Lintang sambil masih tetap menggenggam tangannya Bagas menuju ke parkiran mobil


"Gue senang banget karena perselingkuhan gue sama Jelek ngga tercium oleh Lintang ternyata gue bakat banget jadi pemain drama sinetron dan pemain sinetron yang ada di tv tapi karena kesibukan gue yang jadi ceo sehingga gue ngga bisa mendaftarkan diri buat jadi pemain film dan pemain drama sinetron tapi yang gue heran kenapa Jelek belum balas chat whatsapp dari gue apa dia sibuk banget dengan pekerjaannya makanya dia ngga sempat balas chat whatsapp dari gue waktu gue tawarin buat orang lain yang mengerjakan tugasnya Jelek kenapa dia ngga mau apa dia ngga enak dan ngga mau orang lain curiga kalau Jelek di istimewakan oleh gue tapi gue senang gara gara Jelek ngga mau gue nyuruh orang buat mengerjakan tugasnya Jelek membuat orang lain ngga akan curiga bahkan semua orang ngga ada yang tahu kalau gue sama Jelek selingkuh" batin Bagas sambil tak henti hentinya mengeluarkan senyuman lebar di wajahnya


Setelah Lintang dan Bagas mengelilingi supermarket maksudnya setelah Lintang dan Bagas berkelana selama beberapa menit kini mereka berdua sudah sampai di parkiran mobil lalu Bagas dan Lintang menuju ke mobilnya Bagas mobil yang tadi membawa Bagas dan Lintang ke butik pakaian ini setelah mereka berdua menemukan mobilnya Bagas kini mereka berdua melangkah menuju mobil tersebut

__ADS_1


"Gue cemas banget sama Jelek jangan jangan Jelek kenapa napa soalnya walaupun dia sibuk pasti dia menyempatkan diri buat membalas chat whatsapp dari gue tapi kenapa hari ini Jelek belum membalas pesan chat whatsapp dari gue apa sebaiknya gue nanti ke rumahnya Jelek tapi katanya Jelek gue ngga boleh ke rumahnya alasannya Jelek takut orang tuanya Jelek paham dengan gue yang sudah bertunangan sama Lintang tapi perkataan Jelek masuk akal juga karena gue juga banyak yang tahu kalau gue tunangannya Lintang" batin Bagas sambil memikirkan apakah dirinya akan ke rumah Jelek untuk mengecek keadaan Jelek


saat sudah sampai di sebelah mobil tanpa di aba aba Bagas membuka pintu mobilnya untuk Lintang membuat Lintang menebarkan senyum lebar di wajah cantiknya tanpa basa basi Lintang langsung masuk ke dalam mobil lalu Lintang duduk manis di dalam mobilnya setelah itu Bagas menutup pintu mobilnya lalu Bagas berjalan mengitari mobilnya menuju ke kursi tempat kemudi setelah Bagas sampai di sebelah pintu kemudi kini Bagas tanpa ragu membuka pintu mobilnya setelah pintu terbuka kini Bagas tanpa ragu masuk ke dalam mobilnya setelah Bagas duduk manis di jok mobilnya kini Bagas menutup pintu mobilnya lalu Bagas mulai menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang


"Sayang kamu suka dengan model gaun yang aku pilih buat acara pernikahan kita berdua kan ?" tanya Lintang sambil menatap ke arah Bagas yang sedang fokus mengemudi menatap ke arah depan bukan ke arah bawah sementara Bagas yang sedang fokus mengemudi lebih tepatnya sedang fokus melamun hanya diam saja setelah menunggu beberapa menit menunggu namun jawaban dari Bagas tidak keluar membuat Lintang berpikir bahwa Bagas sedang melamun lalu dirinya berkata lagi


"Sayang" panggil Lintang tanpa ragu memegang pundaknya Bagas membuat Bagas yang sedang menyetir mobil miliknya lebih tepatnya Bagas yang sedang melamun langsung tersadar dari lamunannya lalu menoleh sekilas ke arah sebelahnya yaitu Lintang yang sedang menatap dirinya dengan tatapan tajamnya

__ADS_1


"Ada apa sayang ?" tanya Bagas sambil kembali fokus menatap ke arah depan dengan kedua tangannya yang masih menyetir mobil sementara Lintang mencebikkan bibirnya


"Sayang kalau lagi menyetir mobil di jalan jangan melamun" tegur Lintang sambil mendelik ke arah Bagas sedangkan Bagas mencoba terlihat biasa saja walaupun hatinya merasa sakit setelah di tuduh oleh Lintang untuk tidak melamun sebenarnya memang Bagas tadi sedang melamun memikirkan seseorang yaitu Jelek wanita yang menjadi selingkuhannya


"Sayang aku ngga melamun buktinya aku mendengar omongan kamu" elak Bagas sambil memaksakan diri untuk tersenyum sedangkan Lintang menatap nyalang ke Bagas


"Sayang tadi kamu melamun jadi ngga usah bohong kamu mendengar omongan aku karena kamu aku pegang pundaknya sebelum aku pegang pundaknya kamu itu kamu kayak orang tuli dan budeg sebenarnya kamu melamun masalah apa ?"

__ADS_1


__ADS_2