Suami Yang Dapat Karmanya

Suami Yang Dapat Karmanya
Memborong Toko Perhiasan


__ADS_3

Setelah kedua kakinya Cahaya berkelana kini Cahaya berada di tempat sepatu lalu kedua matanya langsung menoleh ke kanan, kiri, depan, belakang, atas, dan bawah tempat kakinya berkumpul lalu Cahaya tiba tiba tersenyum lebar setelah dirinya menemukan sepatu untuk dirinya, Lintang, adiknya Lintang, dan suaminya setelah itu dengan langkah cepat kedua tangannya Cahaya langsung melemparkan ke empat sepatu yang di tuju ke tas yang ada di tangannya soalnya sebelum ke tempat sepatu Cahaya mengambil tas supaya tidak kerepotan memegang ke empat sepatu yang di pilih olehnya lalu dirinya memangil pelayan supermarket membuat pelayan tersebut berjalan ke arah Cahaya


"Ada yang bisa saya bantu bu ?" tanya pelayan supermarket dengan ramah sementara Cahaya menganggukkan kepalanya mantap


"Mba tolong bungkuskan empat sepatu ini soalnya saya mau beli" jawab Cahaya menjelaskan kenapa dirinya memanggil pelayan supermarket sambil tangannya menyodorkan tas berisi empat sepatu sedangkan pelayan supermarket menganggukkan kepalanya satu kali


"Iya bu apa ada lagi ?" tanya pelayan supermarket mengeluarkan senyum ramah sambil menerima tas yang di sodorkan oleh Cahaya sementara Cahaya menggeleng gelengkan kepalanya


"Ngga ada mba" jawab singkat Cahaya sambil menatap ke arah pelayan supermarket sementara pelayan supermarket menganggukkan kepalanya dengan cepat


"Tunggu sebentar saya mau bungkuskan dahulu bu" sahut pelayan supermarket sambil tetap mengembangkan senyum ramah di wajahnya sedangkan Cahaya mengangguk sebagai jawaban lalu tanpa permisi Cahaya langsung melengos pergi ke tempat tas karena dirinya berniat untuk membeli tas memangnya acara pertunangan anaknya Cahaya pakai tas hanya Cahaya yang tahu sedangkan pelayan supermarket langsung pergi untuk membungkus ke empat sepatu yang ingin di beli Cahaya


Setelah Lintang dan Bagas berjalan selama beberapa puluh menit mereka berdua telah sampai di depan perhiasan lebih tepatnya cincin yang sangat mencolok mata saking berkilaunya perhiasan yang ada di situ membuat Lintang langsung terkesima dan bingung menentukan cincin untuk pertunangan dirinya dengan Bagas bahkan Lintang menahan air liurnya yang hampir menetes karena melihat cincin yang sangat mewah sementara Bagas menahan tawa yang akan meledak melihat tingkah Lintang sehingga dirinya hanya terkekeh kecil sedangkan pelayan toko perhiasan yang ada di hadapan mereka berdua menatap ke Lintang dan Bagas secara bergantian


"Apa ada yang bisa saya bantu mba mas ?" tanya pelayan toko perhiasan sambil menatap ke arah Bagas dan Lintang satu persatu sementara Lintang yang tadinya sibuk menatap ke arah tikus yang terbang maksudnya menatap ke arah cincin yang banyak berjejeran seakan minta di bawa pulang oleh Lintang langsung menoleh ke arah sumber suara sedana Bagas melepaskan genggaman tangannya di tangan Lintang lalu Bagas memeluk pinggang Lintang membuat Lintang kikuk


"Saya mau membeli cincin buat pertunangan saya dan pacar saya" jawab Bagas menjelaskan maksud dan tujuan dirinya dan Lintang datang ke toko perhiasan tersebut sementara kedua pipinya Lintang langsung merah merona seperti kepiting rebus yang siap di santap gara gara perkataan Bagas sedangkan pelayan toko perhiasa tersenyum lebar mendengar ocehan Bagas


"Silahkan mba dan mas pilih cincin yang sesuai dengan seleranya mba dan mas kalau mau pihak dari kita juga bisa membuatkan cincin yang bertuliskan nama" jelas pelayan toko perhiasan sementara Lintang tercengang mendengar perkataan pelayan toko perhiasan sedangkan Bagas menganggukkan kepalanya mantap


"Di sini juga bisa membuatkan cincin bertuliskan nama ?" tanya Lintang memastikan apakah dirinya tidak salah dengar sementara pelayan toko perhiasan dengan cepat menganggukkan kepalanya sedangkan Bagas menatap ke arahnya Lintang sambil tangannya betah bertengger di pinggangnya Lintang

__ADS_1


"Iya mba itu kalau pengin membeli cincin bertuliskan nama pacar atau suami" jawab pelayan toko perhiasan sementara Lintang dan Bagas kompak manggut manggut paham dengan omongan pelayan toko perhiasan


"Sayang kamu mau pilih cincin yang pakai nama atau beli yang cuma terpajang di sini ?" tanya Lintang menatap lekat ke arah Bagas sementara Bagas menggidikkan bahunya artinya semua keputusan ada di tangannya Lintang sedangkan pelayan toko perhiasan tersenyum tipis


"Sayang semua keputusan ada di kamu kalau kamu pengin kita berdua bertunangan pakai cincin yang ada nama kita berdua pesan yang pakai nama kalau kamu pengin kita berdua memakai cincin yang banyak kelap kelipnya berlian kita berdua pilih dari cincin yang terpajang" jelas Bagas panjang lebar melebihi panjangnya rel kereta api sementara Lintang memasang wajah masam bukannya memberikan saran malah Bagas menyerahkan semua keputusan ada di Lintang padahal Lintang bingung karena cincinnya semuanya keren malah ada cincin yang pakai nama kalau Lintang bertanya ke semut dan tikus ngga bakalan di jawab soalnya mereka berdua sibuk berlari atau berjalan mencari makanan kalau Lintang bertanya ke nyiur yang melambai atau rumput yang bergoyang di jamin juga ngga bakalan di jawab karena mereka berdua sibuk bergoyang atau budeg dan tuli


"Sayang tanpa kamu jelaskan aku juga sudah tahu tapi cincin di sini semuanya keren bahkan cincinnya bisa pakai nama" ketus Lintang sambil memalingkan wajahnya dengan tangan yang berusaha menepis tangannya Bagas yang menempel di pinggangnya sementara Bagas tersenyum lebar sepertinya dirinya mendapatkan ide brilian untuk menentukan cincin yang akan di pakai


"Sayang kalau kamu bingung karena cincin di sini semuanya keren dan ada cincin yang pakai nama juga lebih baik aku borong semua cincinnya kita berdua juga bikin cincin yang ada nama kita berdua bahkan aku borong sekalian sama pegawai toko perhiasan di sini supaya kamu ngga perlu repot repot memilih cincin yang mau di beli" saran Bagas sangat menyesatkan membuat Lintang mencubit lengannya Bagas karena gemas sementara pelayan toko perhiasan melongo mendengar usul Bagas


"Sayang aku serius ngga usah becanda kalau kamu beli semua cincin yang ada di sini nanti malah aku kewalahan saking banyaknya cincin yang di beli masa memakai semua cincin yang kamu beli di semua tangannya dan jarinya aku serta di tangannya dan jarinya kamu bahkan malah cincinnya juga di pasang di semua jari kakinya kita berdua apa kata orang ? kamu mau bikin perusahaan cincin ? walaupun aku ngga repot repot memilih cincin tapi aku repot repot memakai cincin dimana saja ngga bisa di bayangkan kalau kamu beli semua cincin yang ada di toko perhiasan ini pasti rambutnya aku, kedua pipinya aku, wajahnya aku pokoknya semua anggota badan aku memakai cincin" teriak Lintang sambil membayangkan apabila semua cincin yang ada di toko perhiasan ini di borong oleh Bagas sementara Bagas menggaruk garuk tengkuknya yang tidak gatal dalam hatinya sepertinya dirinya keliru memberikan saran sedangkan pelayan toko perhiasan mengulum senyum


"Sayang walaupun aku ngga repot repot memilih cincin tapi aku bakalan repot memasang cincin di seluruh tubuhnya aku memang aku tahu kalau kamu pria kaya raya dan banyak harta jadi kamu ngga bakalan bangkrut dan ngga bakalan jatuh miskin kalau kamu memborong toko perhiasan ini dan memborong semua karyawan di sini juga kalau cincinnya ngga di pakai semua terus cincinnya mau di apakan mau di berikan ke semut dan tikus yang lewat semua cincin di sini itu keren semuanya aku ngga budeg dan ngga tuli jadi aku dengar semua omongan orang terus aku harus mendengarkan omongan apa omongan semut memangnya semut bisa ngomong ? atau harus dengar omongan kutu rambut memangnya kutu rambut bisa ngomong ?" ketus Lintang sambil menaikkan suaranya sampai berjuta juta oktaf sementara Bagas mengelus pinggang Lintang namun tangannya Bagas langsung di hempaskan oleh Lintang sementara pelayan toko perhiasan ingin rasanya dia menghilang dari pertengkaran Bagas dan Lintang namun dirinya tidak sanggup karena tugasnya harus melayani Bagas dan Lintang


"Mba mas lebih baik mas sama mba berdiskusi untuk memilih cincin yang akan di beli" ucap pelayan toko perhiasan menengahi pertengkaran Lintang dan Bagas sementara Lintang dan Bagas kompak menatap ke arah pelayan toko perhiasan


"Mba tapi pacar saya minta saya yang memilihkan cincin untuk pertunangan aku sama pacar saya kalau aku di suruh memilih cincin ingin rasanya membeli semua cincin yang terpajang di sini karena cincin semuanya keren" jawab Lintang dengan lembut melebihi lembutnya sutera sementara pelayan toko perhiasan tersenyum tipis sedangkan Bagas tersenyum kecut


"Silahkan mba pilih cincin yang sesuai dengan seleranya mba kalau mba suka mewah mba bisa memilih cincin yang banyak berlian terus kalau mba suka yang sederhana mba bisa memilih cincin yang elegan hanya ada sedikit berlian kalau mba pengin semua orang di dunia mengetahui kalau mba sudah punya pacar atau suami atau sebaliknya semua orang di dunia mengetahui bahwa pacar mba sudah punya pacar atau istri mba bisa beli cincin yang pakai nama" usul pelayan toko perhiasan sambil menatap ke Lintang sementara Lintang menerbitkan senyuman lebar di wajah cantiknya sedangkan Bagas tersenyum menyeringai


"Tuh sayang kamu sudah di beri saran oleh pelayan toko perhiasan bagaimana cara menentukan cincin yang akan di pilih habisnya kamu tadi ngga mau menuruti saran dari aku'' oceh Bagas sembari berakting sedih yang dramatis sementara Lintang mendelik ke Bagas sedangkan pelayan toko perhiasan terkikik geli

__ADS_1


"Sayang kalau saran dari pelayan toko perhiasan membantu aku menentukan pilihan cincin yang aku mau kalau kamu bukannya memberi saran malah memberitahu keinginan kamu yang ingin membeli toko perhiasan" ketus Lintang menatap tajam ke Bagas sementara Bagas menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal bukan karena ada kutu rambut di kepalanya Bagas namun karena salah tingkah


"Sayang buruan kamu pilih cincin sekarang supaya kita berdua bisa bebas pacaran" sahut Bagas mengalihkan topik pembicaraan membuat Lintang mencebikkan bibirnya sambil kedua matanya fokus menatap ke arah cincin yang terpatri di depannya


"Mba aku mau pesan yang ini" ucap Lintang sambil menunjukkan cincin yang dia inginkan membuat pelayan toko perhiasan mengambilkan cincin yang Lintang maksud lalu menyodorkan ke Lintang membuat Lintang tersenyum lebar lalu menerima cincin yang di sodorkan pelayan toko perhiasan


"Mba aku juga mau ambil yang ini" ucap Lintang sembari menunjuk cincin dengan berlian yang berkumpul di cincin tersebut sementara pelayan toko perhiasan langsung mengambilkan cincin yang Lintang maksud


"Yang ini mba ?" tanya pelayan toko perhiasan sambil menempelkan tangannya di cincin dengan semangat Lintang menganggukkan kepalanya mantap sedangkan Bagas menggelengkan kepalanya


"Iya mba aku ambil yang itu" jawab Lintang lalu pelayan toko perhiasan mengambilkan cincin tersebut lalu menyodorkan ke Lintang membuat Lintang tersenyum lebar dan menerima cincin yang di sodorkan oleh pelayan toko perhiasan


"Mba aku juga mau pesan cincin yang pakai nama prosesnya bisa di tunggu kan ?" tanya Lintang sambil memperhatikan cincin yang ada di tangannya sementara pelayan toko perhiasan menganggukkan kepalanya mantap


"Baik mba akan saya buatkan atas nama siapa ? prosesnya bisa di tunggu soalnya cuma membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk proses pembuatannya" jelas pelayan toko perhiasan sementara Lintang manggut manggut tak melunturkan senyum lebar sedangkan Bagas tersenyum tipis


"Atas nama Lintang dan Bagas oke saya dan pacar saya tunggu" jawab Lintang dengan semangat membuat Bagas mengumbar senyum lebar sementara pelayan toko perhiasan menganggukkan kepalanya satu kali


"Baik mba akan saya buatkan mba dan mas bisa menunggu di ruang tunggu" ucap pelayan toko perhiasan sementara Lintang dan Bagas serentak menganggukkan kepalanya mereka berdua


"Oke mba ayo sayang kita berdua tunggu di sana" tunjuk Lintang sambil menggenggam tangan Bagas membuat Bagas tertawa riang dalam hati lalu Lintang bergegas menuju ke sofa di toko perhiasan sementara Bagas juga ikut menjalankan kakinya mengikuti jejak kakinya Lintang sementara pelayan toko perhiasan tersenyum lebar karena sarannya ada gunanya lalu dirinya mulai melangkah ke mekanik pembuat cincin dengan nama

__ADS_1


__ADS_2