
Lintang masih memalingkan wajahnya dari Bagas berharap supaya wajahnya tidak berubah menjadi kepiting rebus lebih baik berubah menjadi tomat rebus koq sama sama ada kata rebusnya di belakang apa Lintang ingin menjadi ayam goreng saja supaya rasanya enak dan lezat membuat banyak di cari orang
Bagas mengusap keringatnya yang dari pohon Bagas sekarang ada di dalam mobil memangnya bisa keringatnya Bagas ada di atas pohon ? intinya Bagas sedang mengelap keringatnya yang turun dari ember maksudnya turun dari keningnya Bagas
Dalam hati Bagas ketakutan kalau Lintang mengetahui perselingkuhan antara dirinya dan Jelek makanya tangannya Bagas di tepis oleh Lintang dan sekarang Lintang memalingkan wajahnya dari Bagas membuat Bagas semakin yakin bahwa dugaannya benar
__ADS_1
"Wajahnya gue sudah kembali normal atau masih seperti kepiting rebus gue takut kalau menatap wajahnya Bagas nanti di ketawain sama semut atau kecoa nanti gue di kira marah sama Bagas gara gara memalingkan wajahnya gue dari Bagas padahal gue sama sekali ngga marah sama Bagas karena gue takut wajahnya gue yang seperti kepiting rebus di lihat oleh Bagas" batin Lintang sambil menatap ke arah luar jendela dan posisinya masih memalingkan wajah dari Bagas
"Lintang kenapa memalingkan wajahnya dari gue jangan jangan Lintang sudah tahu kalau gue selingkuh dengan Jelek gimana dong supaya Lintang ngga percaya dengan omongan orang yang bilang gue selingkuh dengan Jelek gue penasaran siapa sebenarnya yang bilang kalau gue selingkuh dengan Jelek apa itu semut atau kecoa memangnya sejak kapan Lintang tahu bahasa hewan ? kayaknya Lintang tahu perselingkuhan gue bukan dari semut atau kecoa tapi sejak kapan Lintang tahu bahasa benda mati ? kenapa jadi bahas Lintang tahu perselingkuhan gue dengan Jelek dari siapa yang harus gue pikirkan sekarang supaya Lintang ngga percaya dengan omongan kalau gue selingkuh" batin Bagas sambil memutar otaknya untuk berpikir sejenak supaya Lintang tak percaya dengan omongan bahwa Bagas selingkuh dari Lintang
Setelah Bagas memutar mutar otaknya berkeliling ke taman memangnya otak punya kaki koq malah memutar mengelilingi taman ? lebih tepatnya setelah Bagas memaksa otaknya berpikir untuk membuat Lintang tidak percaya dengan tuduhan perselingkuhan antara dirinya dan Jelek kini Bagas sudah menemukan ide lalu mulai menjalankan aksinya
Lintang yang mendengar omongan Bagas langsung menoleh ke Bagas sekilas lalu memalingkan wajahnya lagi seperti semula membuat Bagas tersenyum masam melihat tingkah Lintang sebenarnya Lintang sengaja menatap Bagas sebentar supaya Bagas tidak tahu perubahan yang di aami oleh kedua pipinya Lintang sementara Bagas berpikir bahwa Lintang melakukan itu karena marah sama Bagas gara gara mengetahui perselingkuhan dirinya dengan Jelek
"Aku masih kenyang sayang" jawab Lintang sambil memalingkan wajahnya dari Bagas sedangkan Bagas mencari cara supaya Lintang tidak melamun lagi soalnya Bagas takut Lintang melamun karena mengetahui perselingkuhan dirinya dengan Jelek
__ADS_1
"Sayang bukannya tadi kamu bilang lapar masa belum makan sudah kenyang" celetuk Bagas sambil menatap punggung Lintang sementara Lintang menerbitkan senyuman lebar di wajah cantiknya namun tidak di ketahui Bagas karena posisinya Lintang yang membelakangi Bagas entah mengapa Lintang merasa bahagia karena Bagas mengingat perkataannya dirinya
"Sayang aku tadi memang bilang lapar tapi entah mengapa aku sekarang sudah kenyang tapi kalau kamu mau makan biar aku saja yang pesankan makanan buat kamu kalau kamu ngga mau mampir ke rumahnya aku buat makan" jelas Lintang lalu mengambil handphone yang ada di saku celananya sementara Bagas membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga maksudnya Bagas itu menyuruh Lintang makan supaya ngga sibuk dan asyik melamun kenapa malah Bagas yang di tawarin makan dan akan di pesankan makanan oleh Lintang mungkin kalau jadi semut dan kecoa pasti semut dan kecoa tidak akan menolak tawaran menggiurkan dari Lintang namun kalau untuk Bagas dirinya berniat menolak tawaran yang di keluarkan oleh Lintang soalnya Bagas punya acara yang tidak bisa di tunda dan tidak bisa di wakilkan oleh siapapun termasuk oleh gajah dan kecoa
"Sayang kalau kamu masih lapar ngga usah malu sama aku kamu makan saja masa lapar mendadak jadi kenyang padahal belum makan ngga usah aku bisa pesan makanan sendiri jadi lebih baik kamu masuk sekarang saja ke rumah buat makan atau istirahat supaya ngga kecapekan aku yakin kamu pasti kecapean gara gara tadi habis memilih gaun pengantin dan jas pengantin buat acara pernikahan kita berdua aku bukannya ngga mau mampir tapi aku sibuk karena sudah ada janji dengan rekan bisnis aku yang dari luar negeri" elak Bagas sambil tersenyum kikuk dirinya tadi memang sengaja memaksa otaknya supaya mencari alasan yang tepat supaya Lintang tidak curiga kepadanya dan Lintang tidak percaya kalau Bagas selingkuh bahkan dirinya juga mengeluarkan jurus drama yang sering dia mainkan kepada Lintang yaitu sok perhatian kepada Lintang padahal niat sebenarnya itu adalah Bagas ingin supaya Lintang secepatnya masuk ke rumah supaya Bagas bisa langsung meluncur ke rumahnya Jelek untuk meminta maaf dan berbagi keringat dengan Jelek sementara Lintang yang mendengar nada bicara Bagas yang mengarah ke perhatian yang di keluarkan Bagas tak henti hentinya mengumbar senyum lebar tanpa sepengetahuan Bagas karena posisi Lintang membelakangi Bagas
"Sayang aku ngga bakalan malu sama kamu lagian kamu sebentar lagi jadi suami aku ngapain harus malu memang kenyataannya aku sudah kenyang bisa buktinya aku tadi lapar mendadak jadi kenyang kamu mengusir aku pakai menyuruh aku masuk ke rumah ternyata aku ngga salah pilih karena kamu sangat perhatian dengan aku bikin aku semakin cinta ke kamu aku ngga kecapekan koq lagian aku memilih jas pengantin dan gaun pengantin ngga sambil berlari jadi aku ngga kecapekan kalau kamu sibuk lebih baik kamu makan dulu di rumahnya aku supaya kamu ngga kelaparan kalau misalkan kamu telat datang pasti rekan bisnis kamu memaklumi soalnya harusnya juga kamu sebentar lagi akan menikah sama aku dan pasti rekan bisnis kamu tahu kesibukan persiapan pernikahan aku sama kamu" jelas Lintang sambil menatap tajam ke arah Bagas sementara Bagas menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Sayang aku kira kamu malu kalau bilang lapar sama aku iya sebentar lagi kita berdua akan menikah walaupun kenyang tetap harus di isi supaya perutnya kamu ngga lapar aku ngga mengusir kamu aku cuma menyuruh kamu supaya masuk dan makan di rumah atau kamu istirahat rebahan di rumah soalnya aku takut kamu kecapekan iya aku paket komplit koq aku juga semakin cinta ke kamu tapi aku ngga enak kalau rekan bisnisnya aku menunggu aku kalau aku mampir ke rumahnya kamu" elak Bagas melihat ke arah Lintang yang sedang menatapnya dengan tatapan tajam membuat Bagas menggaruk tengkuknya yang tidak gatal salah tingkah
__ADS_1