Suami Yang Dapat Karmanya

Suami Yang Dapat Karmanya
Mau Bicara Sama Semut Yang Merayap


__ADS_3

Setelah Cahaya mengeluarkan senyuman sangat tipis di wajahnya dirinya baru mengingat sesuatu yang membuat Cahaya melunturkan senyuman tipis di wajahnya lalu berganti menatap nyalang ke Gemilang yang ada di hadapannya



Gemilang yang melihat tatapan nyalang yang di keluarkan oleh Cahaya langsung menelan salivanya berkali kali dalam hatinya Gemilang dirinya berpikir apakah salah dirinya kenapa Cahaya menatapnya seperti itu apakah rambutnya acak acakan atau celananya sobek namun walaupun sudah di tatap berkali kali tetap saja Gemilang tidak menemukan kesalahan dirinya karena celananya juga tidak robek


"Papa kenapa belum jawab pertanyaan mama ?" tanya Cahaya sambil menatap ke arah Gemilang dengan tatapan tajam sedangkan Gemilang yang sedang sibuk melamun memikirkan kenapa Cahaya sang istri menatap dirinya dengan tatapan menusuk langsung terlonjak kaget bahkan sampai kakinya Gemilang bergeser saking kagetnya


"Mama bicara sama papa ?" tanya Gemilang menjadi seperti orang bodoh mampu membuat Cahaya melototkan kedua matanya ke arah Gemilang

__ADS_1


"Papa mama bicara sama papa masa mama bicara sama semut yang sedang merayap di dinding atau berbicara kepada kecoa yang berjalan di lantai" ketus Cahaya sambil mendelik ke arah Cahaya sedangkan Gemilang menggaruk garuk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali


"Oh mama bicara sama papa kirain mama bicara sendiri papa ngga menuduh mama bicara sama semut yang sedang merayap di dinding atau kecoa yang berjalan di lantai" jelas Gemilang kikuk sambil menggaruk garuk kepalanya seperti monyet mungkin karena Gemilang salah tingkah salah bicara kepada Cahaya sementara Cahaya menatap tajam ke arah Gemilang


"Mama ngga gila pah jadi mama ngga bicara sendiri tapi secara ngga langsung papa bertanya seperti itu kepada mama seakan menuduh mama sedang ingin berbicara kepada semut yang merayap di tembok atau kecoa yang berjalan di lantai" teriak Cahaya mengeluarkan api yang sangat membara dan kepalanya seakan mengeluarkan tanduk karena emosi dengan Gemilang Sedangkan Gemilang menelan salivanya berkali kali melihat ekspresi wajahnya Cahaya, sorot matanya Cahaya, dan gaya bicara Cahaya yang sangat ketus membuat Gemilang sangat yakin kalau Cahaya sedang marah kepada Gemilang melihat tingkah dan sikap Cahaya seperti itu membuat Gemilang merutuki kebodohannya


"Iya papa juga ngga menuduh mama gila papa cuma bertanya mah ngga ada niat menuduh mama ingin berbicara dengan semut yang sedang merayap atau kecoa yang sedang berjalan di lantai maaf mah jangan marah marah nanti cantiknya mama luntur lho" jelas Gemilang menjelaskan maksud dan tujuannya kepada Cahaya supaya Cahaya tidak salah paham kepada Gemilang sementara Cahaya yang mendengar ocehan Gemilang bukannya langsung tersadar dan meredakan emosinya malah Cahaya menambah emosi dengan kata kata yang di loncatkan oleh Gemilang sehingga kini Cahaya melototkan kedua matanya ke arah Gemilang membuat Gemilang meremas kedua tangannya sendiri dalam hatinya Gemilang apakah tadi Gemilang salah bicara sampai membuat kedua matanya Cahaya melotot ke arah Gemilang sampai kedua matanya Cahaya hampir akan jatuh


Ingin sekali rasanya Gemilang pergi menghilang dari hadapan Cahaya namun Gemilang tidak punya jurus menghilang ingin sekali Gemilang lari dari hadapan Cahaya namun Gemilang takut Cahaya akan tambah marah kepada Gemilang

__ADS_1


"Iya tadi papa cuma bertanya ke mama bukan mau menuduh mama akan bicara sama semut yang merayap dan kecoa yang berjalan di lantai mama walaupun marah tetap kelihatan cantik menurut papa kapan papa bilang mama ngga cantik ? walaupun kita berdua sudah punya anak tapi mama tetap cantik di mata papa terserah mama mau kasihan sama papa atau mau kasihan sama pohon ubi yang bakal ambruk papa kalau papa gantung diri di pohon ubi yang penting mama mau menerima papa dan menikah sama papa" jelas Gemilang dengan mimik wajah serius sedangkan Cahaya mendelik ke arah Gemilang


"Tapi mama kira papa menuduh mama mau bicara sama semut yang merayap ke dinding atau kecoa yang berjalan di lantai soalnya papa bicaranya ngga jelas kalau bicara yang jelas supaya ngga salah paham tadi papa bilang ke mama supaya mama ngga marah


nanti cantiknya mama luntur otomatis kalau cantiknya luntur jadi ngga cantik dong otomatis papa bilang mama ngga cantik kalau lagi marah dasar papa gombal dan modus pakai bilang mama cantik segala mama kasihan sama pohon ubi bukan sama papa iya walaupun mama menikah sama papa terpaksa mama bahagia menjalani rumah tangga sama papa oh iya mama ke sini mau bicara hal yang penting sama papa" celoteh Cahaya sambil menatap nyalang ke Gemilang sedangkan Gemilang menggaruk garuk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali melihat ekspresi wajah Cahaya yang tidak bersahabat


"Memangnya mama mau bicara hal penting apa ke papa ?" tanya Gemilang singkat supaya tidak menambah masalah dengan Cahaya sedangkan Cahaya tersenyum kecut mendengar omongan Gemilang


"Mama mau nanya kenapa pertanyaan mama belum di jawab sama papa ?" tanya Cahaya sambil memicingkan satu mata ke arah Gemilang sementara Gemilang membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga sungguh hatinya bingung pertanyaan dari Cahaya yang mana yang belum di jawab oleh Gemilang membuat Gemilang ketar ketir sendiri

__ADS_1


"Memangnya pertanyaan mama yang mana yang belum papa jawab ?" bukannya menjawab Gemilang malah bertanya kepada Cahaya membuat Cahaya mengepalkan kedua tangannya dengan erat dan kepalanya mengeluarkan tanduk karena amarah yang memuncak kepada Gemilang kalau Cahaya tidak takut dosa di jamin Gemilang sudah di tendang dengan kakinya Cahaya sendiri


"Papa lupa sama pertanyaan yang mama tanyakan kepada papa ?" teriak Cahaya sambil menatap nyalang ke arah Gemilang dengan cepat Gemilang menganggukkan kepalanya mantap lalu sedetik kemudian menggeleng-gelengkan kepalanya mantap setelah mendapatkan pelototan tajam dari Cahaya sungguh rasanya Gemilang ingin kabur dari situasi seperti ini namun apa daya Gemilang tidak punya sayap buat terbang dan Gemilang juga tidak punya kantong ajaib doraemon yang bisa mengeluarkan benda ajaib


__ADS_2