
Setelah Lintang mengendarai mobilnya sekarang Lintang telah sampai di rumahnya lalu Lintang langsung menginjak rem yang ada di kakinya lalu Lintang membuka sabuk pengaman yang menempel di tubuhnya setelah itu Lintang membuka pintu mobilnya setelah itu lo Lintang keluar dari mobilnya sambil membawa tas yang tadi di letakkan di samping kursi kemudi setelah itu Lintang menutup pintu mobilnya dan dirinya mulai berjalan melangkah menuju rumahnya
"Gue harus mengecek semua cincin yang gue pesan takutnya tikus atau semut bawa cincin yang gue pesan tapi memangnya tikus sama semut sanggup membawa cincin yang gue pesan ? beratnya saja lebih berat cincin yang gue pesan di banding semut dan tikus" gumam Lintang melangkah dengan cepat saat ada di depan pintu tanpa komando Lintang membuka pintu dan masuk ke dalam rumah setelah itu Lintang menutup pintu rumahnya
Cahaya sampai di depan kamarnya setelah dirinya melangkah selama beberapa menit lalu dengan cepat tangannya Cahaya langsung membuka pintu dan Cahaya masuk ke kamarnya tanpa di suruh siapapun lalu Cahaya menutup pintu kamar setelah itu Cahaya berjalan ke arah ranjangnya setelah sampai di samping ranjangnya Cahaya langsung melemparkan semua barang barang yang di beli oleh Cahaya di supermarket ke meja yang terletak di samping ranjang empuk miliknya
"Aku ngantuk banget lebih baik aku tidur dahulu soalnya semua penghuni rumah juga belum pada pulang jadi aku masih bisa istirahat kalau aku belum sempat memasak tapi mereka semua pulang ke rumah aku tinggal pesan makanan ke go food gampang banget hidupnya aku secara aku kaya raya dan kaya harta" batin Cahaya lalu dirinya membaringkan tubuhnya di ranjang empuk miliknya lalu Cahaya mulai memejamkan kedua matanya untuk memulai rencananya yaitu tidur
Rachel sampai di supermarket lalu dirinya langsung menghentikan laju mobilnya setelah itu Rachel membuka pintu mobilnya setelah mobil berhenti lalu Rachel turun dari mobil dan menutup pintu mobilnya lagi setelah Rachel mengambil tas yang ada di samping kursi kemudi setelah itu tanpa ragu Rachel berjalan masuk ke dalam supermarket
"Aku harus mempunyai rencana apa saja barang barang yang harus aku beli untuk acara pertunangan anaknya aku sama Lintang supaya aku ngga bolak balik membeli barang barang tersebut kayaknya aku juga harus beli tas soalnya kalau ke rumahnya Lintang aku mau membawa tas yang baru soalnya setiap kemanapun pasti aku bakalan bawa tas" monolog Rachel tetap melangkah menuju ke supermarket
Lintang langsung berjalan ke arah kamarnya dengan cara menaiki anak tangga bukan anak tikus satu persatu dengan telaten tak terasa Lintang telah sampai di depan pintu kamarnya lalu tangannya Lintang dengan cepat membuka pintu kamar tersebut lalu Lintang nyelonong masuk ke dalam kamarnya setelah dirinya menutup pintu tanpa terasa Lintang tersenyum lebar bukan karena melihat kamarnya tapi karena melihat betapa banyaknya perhiasan cincin yang dirinya beli pakai uangnya Bagas lalu Lintang berjalan ke arah ranjang sambil menatap satu persatu bungkus perhiasan cincin
"Kamar gue malah kayak toko perhiasan soalnya banyak banget perhiasan di kamar gue sampai puluhan juta cincin beruntung kamarnya gue itu luas banget melebihi luasnya lapangan sepak bola makanya bisa dan sanggup menampung cincin sebanyak ini Bagas cinta banget sama gue sampai dia rela mengeluarkan uang sampai triliun cuma buat belikan gue cincin doang" kata Lintang lalu mendaratkan bokongnya di ranjang empuk miliknya
Rachel telah sampai di dalam supermarket lalu dirinya langsung bergegas menuju ke tempat pakaian yang biasa di gunakan untuk wanita setelah sampai di sana Rachel memilih pakaian tersebut setelah kedua matanya mencari pakaian yang cocok dengan tubuhnya setelah menemukan tanpa ragu Rachel mengambil pakaian itu lalu dirinya memanggil pelayan
"Ada yang bisa saya bantu bu ?" tanya pelayan supermarket ramah sementara Rachel menganggukkan kepalanya mantap
"Saya mau ambil pakaian yang ini" jawab singkat Rachel sambil menyodorkan pakaian yang ada di tangannya ke pelayan supermarket
"Baik bu apa ada lagi yang lain ?" tanya pelayan supermarket sambil menerima pakaian yang di sodorkan oleh Rachel sedangkan Rachel menggelengkan kepalanya samar
"Ngga ada mba" balas Rachel sambil tersenyum ke arah pelayan supermarket sementara pelayan supermarket manggut manggut paham
"Baik bu tunggu sebentar" jawab pelayan supermarket hanya di balas anggukkan kepala dari Rachel lalu pelayan supermarket langsung berjalan untuk membungkus pakaian yang di pesan Rachel setelah itu Rachel langsung bergegas ke tempat kemeja pria
Setelah Rachel berjalan sekitar beberapa menit Rachel sekarang sudah berada di tempat kemeja untuk pria lalu Rachel langsung membolak balikkan kemeja yang ada banyak di sana sehingga membuat Rachel memilih dua kemeja yang di pakai apakah yang satu kemeja buat kemejanya semut atau buat kemeja tikus hanya Rachel yang tahu lalu Rachel menarik dua kemeja yang ingin di beli setelah itu Rachel memanggil pelayan supermarket
"Ada yang bisa saya bantu bu ?" tanya pelayan supermarket tersenyum ramah sementara Rachel tersenyum tipis
"Tolong bungkuskan dua kemeja ini soalnya saya mau membeli" tegas Rachel lalu menyodorkan kedua kemeja di tangannya sedangkan pelayan supermarket menganggukkan kepalanya mantap
"Baik bu apa ada lagi yang mau di beli ?" tanya pelayan supermarket sambil menerima dua kemeja yang di sodorkan oleh Rachel sementara Rachel nampak berpikir sebentar lalu berkata
"Saya mau membeli jas mba" ucap Rachel menatap pelayan supermarket sedangkan pelayan supermarket mengangguk anggukkan kepala
"Tempat jas ada di sana bu" jawab pelayan supermarket sambil menunjukkan tempat berkumpulnya jas sementara Rachel manggut manggut paham
__ADS_1
"Oke saya ke sana dulu mba" sahut Rachel tanpa menunggu jawaban pelayan supermarket dirinya langsung melenggang pergi setelah itu pelayan supermarket berjalan untuk membungkus kemeja di beli Rachel
Rachel telah berkelana sehingga kini Rachel sedang berada di tempat jas lalu Rachel membolak balikkan jas yang ada di depannya dengan tangannya setelah dirinya menemukan yang cocok dan kedua matanya menemukan jas yang ingin di beli Rachel tanpa ragu mengambil kedua jas tersebut lalu saat ada pelayan supermarket yang lewat dirinya langsung memanggilnya
"Mba saya mau di bungkuskan kedua jas ini" ucap Rachel menyodorkan jas yang ada di tangannya sedangkan pelayan supermarket tersenyum ramah
"Baik bu apa ada lagi yang mau di beli ?" tanya pelayan supermarket sambil mengambil jas yang di sodorkan oleh Rachel sementara Rachel langsung menggelengkan kepalanya
"Ngga ada mba" ucap Rachel tegas membuat pelayan supermarket tersenyum tipis
"Tunggu sebentar bu" jawab pelayan supermarket membuat Rachel menganggukkan kepalanya sebagai jawaban lalu tanpa di aba aba Rachel berjalan ke arah tas membuat pelayan supermarket berkelana ke ruangan untuk membungkus jas yang di pesan Rachel
Rachel berjalan ke arah tas setelah sampai di sana kedua matanya Rachel langsung menelisik ke seluruh tas yang ada di sana setelah kedua matanya Rachel menangkap tas yang di maksud Rachel langsung mengambil tas tersebut sambil tersenyum lebar setelah itu Rachel berkelana ke arah pelayan supermarket untuk membungkuskan tas yang di maksud Rachel
"Mba aku mau ambil tas ini" ucap Rachel sambil menyodorkan tas ke pelayan supermarket sementara pelayan supermarket mengangguk anggukkan kepala
"Baik bu apa ada lagi yang mau di beli ?" tanya pelayan supermarket ramah sambil menerima tas yang di sodorkan oleh Rachel sedangkan Rachel menggelengkan kepalanya dengan cepat
"Ngga ada mba" ucap Rachel singkat sementara pelayan supermarket menganggukkan kepalanya satu kali
"Baik bu saya bungkuskan tas ini dulu" jawab pelayan supermarket ramah Rachel menganggukkan kepalanya tanpa menjawab lalu Rachel berkelana ke tempat bedak soalnya dirinya ingin membeli bedak mungkin supaya pas acara lamaran anaknya Rachel dia akan memakai bedak jutaan lapis sementara itu pelayan supermarket melenggang pergi untuk membungkus tas yang di inginkan Rachel
"Mba saya mau pesan bedak merk balon" ucap Rachel menunjukkan merk bedaknya sementara pelayan supermarket menganggukkan kepalanya sambil mengambilkan bedak yang Rachel maksud
"Ini bu bedaknya" balas pelayan supermarket sambil menyodorkan bedak ke Rachel sedangkan Rachel menerima bedak yang di sodorkan oleh pelayan supermarket
"Makasih mba" ucap singkat Rachel sementara pelayan supermarket manggut manggut
"Sama sama bu" sahut pelayan supermarket tersenyum ramah sedangkan Rachel tersenyum tipis lalu dirinya melenggang pergi menuju ke tempat sepatu sementara pelayan supermarket menatap punggung Rachel sambil tersenyum lebar
Rachel sampai di tempat sepatu dirinya meletakkan bedak di meja yang terletak di situ lalu Rachel berjalan ke tempat berkumpulnya sepatu lalu Rachel menatap sepatu dengan kedua matanya lalu Rachel mengambil dua sepatu yang di inginkan apakah yang satu sepatu untuk sepatu semut atau sepatu tikus memangnya semut dan tikus pakai sepatu ? setelah itu dirinya memangil pelayan supermarket
"Mba saya mau ambil sepatu ini" ucap Rachel sambil menyodorkan sepatu ke pelayan supermarket sementara pelayan supermarket menganggukkan kepalanya mantap
"Baik bu apa ada yang mau di beli lagu ?" tanya pelayan supermarket sambil mengambil sepatu yang di sodorkan oleh Rachel sedangkan Rachel dengan cepat menggelengkan kepalanya
"Ngga ada mba tapi itu bedak saya silahkan di bawa sekalian sama sepatu" ucap Rachel menunjukkan letak bedak itu membuat pelayan supermarket mengikuti petunjuk dari Rachel
"Baik bu" balas singkat pelayan supermarket setelah itu tanpa menjawab Rachel langsung berselancar menuju ke tempat sepatu untuk dirinya membuat pelayan supermarket langsung membubarkan diri mengambil bedak yang Rachel maksud untuk di bungkus sekalian sama sepatu
__ADS_1
Rachel sampai di tempat sepatu lalu kedua matanya langsung menangkap dan menelisik semua sepatu yang ada di depannya lalu Rachel mengambil satu sepatu yang sangat di inginkan setelah mengambil sepatu tersebut Rachel berkelana ke arah pelayan supermarket
"Ada yang bisa saya bantu bu ?" tanya pelayan supermarket ramah sementara Rachel mengangguk anggukkan kepala
"Ini mba tolong bungkuskan sepatu yang ingin saya beli" jawab Rachel sambil menyodorkan sepatu yang ada di tangannya sementara pelayan supermarket tersenyum lebar
"Baik bu apa ada lagi yang mau di beli ?" tanya pelayan supermarket sedangkan Rachel dengan cepat menggelengkan kepalanya
"Ngga ada mba" ucap Rachel singkat sedangkan pelayan supermarket manggut manggut paham
"Baik bu saya bungkuskan dulu" jawab pelayan supermarket tanpa menjawab Rachel langsung pergi ke kasir membuat pelayan supermarket ikut meninggalkan tempat itu untuk membungkus sepatu yang di inginkan Rachel
Rachel melangkah ke tempat kasir setelah beberapa menit melangkah tanpa terasa Rachel sampai di kasir lalu dirinya menatap kasir itu lalu berkata
"Mba apa pakaian saya sudah sampai ?" tanya Rachel membuat pelayan supermarket yang sedang sibuk menghitung uang langsung menatap Rachel dan menyimpan uangnya di laci
"Apa pakaian yang di depan ibu ini ?" tanya pelayan supermarket sambil menunjuk ke bungkus pakaian lalu Rachel mengambil bungkus pakaian tersebut dan mengeceknya
"Iya mba ini" jawab Rachel antusias membuat pelayan supermarket tersenyum lebar lalu menyodorkan beberapa bungkus lagi ke Rachel membuat Rachel mengerutkan keningnya
"Ini apa mba ?" tanya Rachel menautkan kedua alisnya sementara pelayan supermarket hampir saja meledakkan bom maksudnya meledakkan tawa
"Itu semua belanjaan ibu karena pelayan supermarketnya tidak menemukan ibu jadi mereka menitipkan ke saya kalau tidak percaya silahkan di cek terlebih dahulu" jelas pelayan supermarket membuat Rachel melongo
"Saya percaya mba tapi kenapa belanjaan saya mendadak menjadi banyak memang belanjaan bisa bengkak" gumam Rachel mengecilkan suaranya namun masih bisa di dengar oleh pelayan supermarket
"Berapa total semuanya mba ?" tanya Rachel sambil menatap ke pelayan supermarket sementara pelayan supermarket tersenyum lebar
"Sebentar bu saya hitung dahulu" jawab pelayan supermarket lalu mulai menghitung total belanjaan Rachel setelah mendapat anggukan kepala dari Rachel
"Total semuanya delapan belas juta bu" ucap pelayan supermarket setelah dirinya menghitung semua total belanjaan Rachel sementara Rachel dengan sigap mengambil dompet lalu mencari kartu ATM
"Ini mba" jawab singkat Rachel sambil menyodorkan kartu ATM ke pelayan supermarket sementara pelayan supermarket langsung menerima kartu ATM yang di sodorkan Rachel
"Sebentar bu" balas pelayan supermarket lalu menjalankan aksinya yaitu melakukan pembayaran pakai kartu ATM sementara Rachel menatap ke bungkus barang sambil tersenyum lebar
"Ini bu kartu ATM nya dan ini barang barangnya" ucap pelayan supermarket sambil menyodorkan kartu ATM ke Rachel sementara Rachel langsung mengambil kartu ATM tersebut dari tangan pelayan supermarket
"Makasih mba" jawab Rachel lalu meletakkan kartu atm ke dompet seperti semula lalu Rachel melompatkan dompet ke saku celananya sementara pelayan supermarket menganggukkan kepalanya mantap
__ADS_1
"Sama sama bu" balas pelayan supermarket hanya di jawab dengan anggukan kepala dari Rachel lalu Rachel membawa semua bungkus barang yang di beli dengan tangannya lalu dirinya melangkah menuju ke parkiran supermarket