
Kenzi melihat ekspresi dari istrinya yang tampak gugup, "kenapa kamu gugup Sayang? katakan kepadaku?" ucap Kenzi.
"Bukan apa-apa," sahut Kayla. Ingin rasanya dia lari dari sana untuk menghindari suami gilanya itu, tapi apalah daya jika bagian bawahnya terasa ngilu akibat keganasan suaminya semalam penuh.
Setelah di periksa, suster menahan senyumnya, Kayla yang Mengertipun hanya tersenyum kaku. "Apa yang terjadi Sus? apa itu masalah besar?" tanya Jimmy yang tidak bisa melihat apapun karena ulah Kenzi.
"Ck, cepat katakan kenapa kamu hanya tersenyum saja?" desak Kenzi yang sangat tidak sabar.
"Tidak ada apapun dengan Nona Kayla, dan masalah yang menimpanya adalah hal yang biasa terjadi antara suami istri," jawab Suster yang sedikit malu.
"Apa maksudmu mengatakan itu? jelaskan dengan detail."
"Apa maksudnya Sus?" tanya Jimmy yang juga penasaran.
"Mereka sudah berhubungan suami istri dan mencetak gol, itulah penyebab timbulnya noda darah di area sensitif, Dok!" jelas sang Suster, sedangkan Kayla menahan rasa malunya dari dokter dan juga suster.
"Seseorang tolong bawa aku pergi dari sini," batin Kayla yang meringis.
Jimmy yang kesal saat mendengar penuturan dari Suster menoyor kepala pria yang ada di sampingnya, "sialan, itu hal yang lumrah terjadi setelah berhubungan intim karena selaput darahnya sobek akibat terobosanmu," ketus Jimmy yang sangat kesal, dia mengira jika ini masalah serius
"Mana aku tau, aku tidak belajar mengenai hal itu," celetuk Kenzi dengan enteng.
"Kamu membuang waktu berhargaku hanya untuk ini? dasar kambing sialan!" umpat Jimmy yang mengepit kepala Kenzi menggunakan tangannya, hingga keduanya bergulat di atas lantai. Jimmy yang tidak bisa melihat apa pun lagi ingin membuka ikatan penutup matanya, dengan cepat Kenzi mengeratkan ikatan, "jika sampai kamu membuka mata, aku akan akan membuatmu jadi monyet guling," ancam Kenzi.
Jimmy yang terpojokkan dengan cepat membalikkan keadaan, dia berada di atas Kenzi dan mengunci pergerakan pria di bawahnya. Jimmy juga bisa ilmu beladiri yang berguru dengan keluarga Wijaya, dan dia sudah biasa menghadapi Kenzi semasa kecil dulu.
"Tidak ada monyet guling, melainkan kambing guling. Sebentar lagi kamu akan aku jadikan sate," cetus Jimmy. Sedangkan sang suster dan Kayla hanya diam terpaku melihat tingkah kedua pria tampan itu, "aku tidak menyangka jika dokter Jimmy seperti itu?" batin sang suster.
__ADS_1
"Oh ya ampun....ini di luar dugaanku," batin Kayla yang telah mengenakan pakaiannya.
"Jangan banyak mengeluh atau aku akan mengirimkan ke habitat aslimu," sahut Kenzi yang berusaha melepaskan cengkraman dari Jimmy.
Kayla memanfaatkan situasi itu dengan melarikan diri dari suaminya, tapi tertahan karena tatapan Kenzi yang sangat tajam, "Jangan mencoba-coba untuk kabur dariku, Kayla Wijaya!" tegas Kenzi.
"Aku hanya ingin buang air saja," kilah Kayla.
"Tetap di situ dan jangan kemana-mana, sementara aku akan menghajar pria bulu ini," ucap Kenzi yang terpaksa di patuhi oleh Kayla.
Jimmy membuka ikatan yang menutupi matanya, tapi dengan cepat Kenzi memasangnya kembali. "Dasar ceroboh, aku belum memintamu untuk melepaskannya. Jika sekali lagi kamu melakukannya? maka aku akan menendang juniormu hingga kadaluarsa," ancam Kenzi.
"Aku tidak takut dengan ancamanmu, ancam saja orang lain karena itu tidak mempan kepadaku," balas Jimmy.
Aksi kedua pria tampan itu terhenti saat mendengar suara pintu yang di buka, dia menoleh ke asal suara begitupun dengan Jimmy yang membuka ikatan kain penutup matanya. Terlihat dengan jelas seluruh keluarga Wijaya datang untuk memastikan keadaan Kayla, mereka sangat mencemaskan kondisi Kayla saat mendengar kabar dari Jimmy. Tapi pemandangan yang mereka lihat membuat para laki-laki yang hadir merasa mual, dengan cepat El memotret Kenzi yang sedang di tindih oleh Jimmy.
"Berposelah sedikit," ucap El yang kembali memotret kedua pria itu.
"Hehe....maafkan aku yang mengabari mereka, hanya saja di saat itu aku sangat panik. Tapi kamu hanya memberikan informasi tidak lengkap," tutur Jimmy.
"Aku akan membuat perhitungan kepadamu nanti," ucap Kenzi dengan pelan.
Kayla menepuk keningnya, dia tidak menyangka jika hal sepele menjadi besar akibat suaminya yang bodoh, "masalah kecil sekarang berubah menjadi besar, apa yang harus aku katakan untuk menjelaskan sebenarnya?" gumamnya.
"Aku memberimu seorang istri yang cantik, tapi apa ini? kamu malah menyimpang dengan Jimmy?" tanya Bara yang sangat syok.
"Ya tuhan....kutukan apa yang aku terima ini, kenapa putraku yang sangat tampan itu menyimpang?" sambung Naina yang menangis.
__ADS_1
"Istrimu sedang sakit dan kamu malah menyimpang dengan monyet itu?" tutur Al yang juga penasaran dengan apa yang terjadi.
"Ini tidak seperti yang kalian kira," bela Jimmy yang tidak ingin reputasinya hancur karena Kenzi.
"Ucapan dari dokter cabul sepertimu tidak akan aku percayai," seloroh El.
"Aku akan meminta Antoni untuk menikahkan mu dengan seorang wanita agar tidak menyimpang dengan pria," sambung Nathan, sedangkan Dita membesarkan kedua matanya saat melihat situasi saat ini.
Kenzi dan Jimmy yang terpojokkan oleh keluarga Wijaya hanya memijit pelipis untuk mengurangi rasa pusing di kepalanya, Kayla awalnya panik sekarang menahan tawanya yang akan meledak, begitupun dengan sang suster.
"Aku masih normal Paman, kenapa kalian membesarkan masalah ini?" ucap Jimmy yang membela diri.
"Kalian salah paham saja, kami hanya bercanda tadi," sambung Kenzi.
"Selesai," potong El yang mengalihkan perhatian semua orang.
"Apanya yang selesai?" tanya Jimmy yang mengerutkan dahinya sembari menatap El.
"Aku baru saja menelfon paman Antoni," jawab El dengan raut wajah tanpa dosa membuat Jimmy sangat kesal karena terjebak dengan keluarga Wijaya yang menurutnya sangat aneh.
"Berani sekali kamu melakukan itu," ucap Jimmy yang meninggikan suara sembari melepaskan jas putih yang melekat di tubuhnya.
"Kerja bagus El, biarkan Antoni tau bagaimana kelakuan anaknya yang menggoda putraku," tukas Bara.
"Dengan begitu kamu akan tobat menjadi lebih lurus, Jimmy sang dokter cabul dan menyimpang mendapatkan hidayah dan insaf setelah menikah. Dan untuk Kenzi, ini sangat memalukan sekali, " tutur Al yang menggelengkan kepalanya.
"Jangan menatapku begitu, kalian hanya salah paham saja," ucap Kenzi yang mengatur emosinya agar terkendali, apalagi menghadapi keluarganya yang sangat aneh dan juga ajaib. Permasalahan yang awalnya sepele itu membuat malapetakan bagi Jimmy, karena perkataan dari keluarga Wijaya tidaklah main-main.
__ADS_1
"Hiks....karena Kenzi , Dad Antoni akan datang, aku tidak ingin menikah. Ini semua salah kambing sialan dan membuat malapetaka untuk diriku," batin Jimmy yang menjerit.
"Inilah salah satu alasanku untuk tidak ingin tinggal di sini, semua keluargaku sangat ajaib," batin Kenzi.