Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 108 - Armada Manusia Megatopia!


__ADS_3

Alam Surga, Istana Phoenix


Mereka sebelumnya masih di luar untuk mengamati apa yang terjadi, namun beberapa kali melihat pertarungan besar di langit. Qin Chen bersuara dari atas mengejutkan mereka semua dibawah.


"Sayang ... Apa kamu baik-baik saja di atas sana?" Tanya Qiu Yu Ran.


Beberapa menit belum menjawabnya, ini membuat mereka khawatir. Qin Chen tiba-tiba menjawabnya kembali. "Sepertinya ... "


Mendengar hal tersebut membuat semuanya semakin khawatir 'Sepertinya' ini adalah kata-kata yang menghubungkan dua arti, baik-baik saja dan tidak baik-baik saja.


Qin Chen sepenuhnya baik-baik saja, namun dia menyesal membunuh mereka secara langsung dan menghilangkan keberadaan mereka hingga tidak menyisakan setetes darah segar untuk ia simpan.


"Apa kamu benar-benar tidak apa-apa, Qin Chen?" Tanya Mu Xuayin.


Disini, Qiu Yu Ran memanggil Qin Chen dengan sebutan 'Sayang' ini mendeskripsikan bahwa dia adalah istri sah Qin Chen secara apapun atau maupun. Sedangkan Mu Xuayin memanggil namanya karena dia belum menjadi istrinya, walaupun memiliki seorang putri yang tumbuh besar.


Qin Chen sebelumnya pernah berjanji, setelah Sekte dia berdiri, Qin Chen akan menikahi Mu Xuayin agar dia sepenuhnya milik Qin Chen tanpa satu orangpun yang boleh mendapatkannya.


"Xuayin ... "


"Ya, ada apa?" Balasnya dengan khawatir.


"Aku pernah berjanji pada diriku sendiri, saat Sekte milikku berdiri, aku Qin Chen ingin menikahimu."


Boom!


Ledakan keterkejutan di alami Alam Surga keseluruhan! Bukan hanya Mu Xuayin yang terkejut bahkan seluruh mahkluk hidup di Alam Surga menjadi tegang!


Tidak ada satupun yang bergerak dari tempat mereka berada sekarang, bukan mereka yang mengalami, namun mereka semua yang tegang sekarang.


Ditempat Mu Xuayin berada, dia hanya diam dan gugup sekaligus bingung. Qiu Yu Ran menepuk pundaknya dengan lembut, di melihat kesamping dimana Qiu Yu Ran tersenyum.


"Dia adalah suami kita sekarang, aku tidak keberatan dengan ini." Ucapnya.


Selama sebulan ini, perubahan sifat dan sikap Qiu Yu Ran begitu dratis. Ini adalah perkembangan yang Qin Chen inginkan, tidak ada permusuhan antara mereka berdua untuk memperebutkan Qin Chen.


Mu Xuayin lalu menjawab. "Hmmm ... Aku bersedia."


Suaranya terdengar jelas di gendang telinga mereka, tidak ada penolakan disana. Qin Chen tersenyum di balik Energi Kosmik miliknya, cahaya Kosmik turun dengan dua cincin sama bentuk.


Tangan Mu Xuayin tiba-tiba bergerak seperti di pegang Qin Chen, memasukkan cincin di jari manisnya membuat pengakuannya bahwa mulai sekarang dan seterusnya, Ratu Surga akan menjadi istrinya!

__ADS_1


Keluarga Qin Chen tersenyum senang dengan mereka memberikan selamat pada Mu Xuayin. Tidak lupa dengan Qiu Yu Ran, dia juga diberikan oleh Qin Chen cincin Kosmik yang sama dengan Mu Xuayin.


"Mulai sekarang, kalian istriku ... Tidak ada yang dapat menyakiti kalian selain aku, apapun yang kalian rasakan, aku akan menanggungnya." Ucap Qin Chen.


"Hmmm ... Kembalilah, kami akan menunggumu disini."


Mendengar hal tersebut, Qin Chen juga sedikit bingung. Bagaimana caranya kembali ke bawah? Tubuhnya menjadi Kosmik dan itu membuatnya harus menunggu Qin Qui menjelaskan caranya kembali.


[Tuan, Tuan tenang saja. Meksipun telah menjadi Kosmik, Tuan dapat kembali menjadi manusia biasa. Namun, kekuatan Tuan telah melipat ganda dibandingkan sebelumnya.]


"Terimakasih, aku akan dengan cepat menyelesaikan ini, dan lanjut kembali hingga ke Alam Tertinggi!"


Sebelum Qin Chen berubah kembali ke dalam wujud manusianya, dia mengibaskan tangannya menciptakan kembali dinding Dimensi yang telah hancur sebelumnya.


Jika tidak diperbaiki, maka sudah dipastikan akan menjadi bencana besar bagi Alam yang berada di dalamnya.


Menyusut!


Tubuh Qin Chen perlahan mengecil dengan mata bercahaya terang dan berubah kembali menjadi merah darah namun dengan simbol Kekacauan!


Mengambil nafasnya panjang dan membuangnya kembali, merasakan tubuhnya telah di upgrade lagi dan lagi. "Qin Qui ... "


"Apa semuanya akan baik-baik saja jika aku pergi ke Alam Tertinggi?"


[Tidak dan Ya.]


[Tuan adalah Inti Kekacauan ini, selama Tuan Hidup atau Mati, maka kekacauan akan terus berlanjut hingga generasi dan generasi.]


[Qin Qui menyarankan untuk berdiam diri di Alam Surga selagi meningkatkan kekuatan hingga Puncak Alam Surga. Selama itu, Tuan dapat menyelesaikan apa yang belum Tuan selesaikan di Alam Rendah.]


Qin Chen hanya diam di nasehati Qin Qui. Dia seperti ibunya saja, Qin Chen lalu turun kebawah namun tiba-tiba kapal misterius muncul di belakangnya!


[Terdeteksi benda angkasa.]


Memalingkan wajahnya melihat pesawat luar angkasa di belakangnya tengah terbang menuju tempatnya. Qin Chen mengamati apa yang mereka lakukan sekarang.


"Tuan Dewa, mohon tunggu sebentar ... "


Qin Chen mendengar apa yang mereka katakan disana, dia tidak bergerak dan maju kedepan tepat di hadapan mereka. Di dalam pesawat misterius tersebut, orang-orang disana dikejutkan dengan manusia yang dapat terbang dan seperti Dewa.


Tiba-tiba dari sisi pesawat angkasa tersebut terbuka, dan muncul Mecha yang menyamai ukuran manusia biasa. Terbang mendekati Qin Chen, mereka seperti sedang bertanya tentang tempat ini.

__ADS_1


"Tuan Dewa ... "


"Kembalilah ke dalam, Energi Mecha kalian telah mencapai batasnya." Balas Qin Chen.


Perkataan Qin Chen membuat semua orang di dalam pesawat angkasa terkejut, bagaimana dia mengetahui teknologi maju seperti Mecha di hadapannya. Namun tidak ada yang menyangkalnya, bahwa Qin Chen terbang tanpa ada bantuan alat Teknologi.


Qin Chen dibawa masuk kedalam untuk mengobrol, saat di dalam pesawat angkasa. Qin Chen disambut oleh staf yang bekerja di dalam dengan baik.


Merasakan bahwa ada puluhan ribu manusia di dalam pesawat tersebut, dan semuanya tinggal di dalam pesawat ini. Berjalan menelusuri lorong pesawat, Qin Chen tiba di tempat pertemuan.


Tidak berselang lama, ada beberapa orang masuk ke dalam ruangan tersebut. Qin Chen hanya duduk diam dan menikmati sajian makanan yang mereka siapkan.


"Apa yang ingin kalian bicarakan?" Tanya Qin Chen.


"Tuan Dewa ... Saya ingin bertanya tentang dimana ini sekarang, sepanjang pencarian kami tidak menemukan apapun. Hanya melihat anda tengah melayang di Langit." Balasnya.


"Tersesat?" Qin Chen sedikit terkejut, bagaimana mereka bisa sampai Dimensi ini.


"Sepertinya, begitu ... "


"Jelaskan padaku dari abad keberapa dan dari mana asal kalian, di Dimensi ini ada sosok Penguasa yang mungkin kalian sebut sebagai Dewa, sama sepertiku. Mereka mungkin dapat membantu kalian kembali atau mencari jalan keluar yang lebih baik dibandingkan kembali."


Pria itu tampak berusia 30 tahun ke atas, dia seperti pemimpin sekaligus ketua di dalam pesawat angkasa yang Qin Chen temui kali ini di langit. Terkejut, namun dia menjelaskan apa yang terjadi.


"Sebelum itu, saya adalah Kai Xuan, Panglima Pertama Armada Megatopia. Abad 19, Bumi dilanda sebuah Virus Mutasi yang membuat banyak kehidupan bermutasi menjadi Mutan. Demi kelangsungan hidup, kami menciptakan Teknologi yang dapat melawan Mutan dan hingga beberapa tahun kedepan Mutasi tersebut terus meningkat ...


Ras manusia melakukan penerbangan pertama mencari kehidupan di Alam Semesta, dan pesawat ini di sebut sebagai Megatopia, tepat kehidupan manusia terbesar di abad 19 ini. Saat melakukan ekspedisi menuju planet lain, pesawat Megatopia tertarik oleh Ruang dan Waktu hingga tiba disini."


"Seperti yang Tuan Dewa katakan, kami semua kemungkinan tersesat ke Dimensi lain."


Qin Chen menghela napasnya, bagaimana bisa mereka tertarik Ruang dan Waktu hingga sampai di Dimensi ini. "Jadi begitu, aku mengerti sekarang ... Lebih baik kalian membicarakan hal ini pada Penguasa Dimensi ini, namun sebelum itu. Aku akan menegaskan sesuatu. Jangan menyinggung Penguasa Dimensi ini, bukan hanya kalian yang berada di Megatopia, melainkan kehidupan di Alam Semesta kalian dapat di hancurkan."


Itu adalah kata-kata peringatan penting yang mereka dapatkan, merinding dan takut hal tersebut menghujani tubuh mereka. Menghancurkan Alam Semesta? Apa Dewa benar-benar ada!


Qin Chen hanya tertarik dengan mereka, bagaimana mereka bisa menciptakan Teknologi canggih, karena di Bumi miliknya, mereka belum sampai ke titik ini.


'Apa ini Dimensi Bumi kedua?'


...


*See You Again :)

__ADS_1


__ADS_2