
Alam Kebenaran
Qin Chen tengah terduduk di depan Mother God, melihat sekitarnya tampak kosong tidak ada apa-apa sama sekali. Hanya ada banyak bunga saja namun itu semua tidak dapat mengubah apapun.
"Hubungannya? Aku mengetahui kebenaran dibalik kematian Sang Phoniex Api, itulah hubungannya." Balas Mother God.
Qin Chen tertegun mendengarnya, pikirannya langsung banyak pertanyaan yang keluar dan ingin ditanyakan namun ditahan oleh pikiran lainnya.
"Bisa kamu jelaskan secara detail namun singkat?" Tanya Qin Chen.
"Baiklah." Ujar Mother God. "Sebelum Sang Phoniex Api Surgawi mati, kamu tahu apa yang direncakan para Dewa?" Jelas dan bertanya kepada Qin Chen.
Qin Chen menatap tajam ke arahnya, dan seketika mendapatkan satu tulisan yang berkaitan dengan keanehan sekarang. "Alam Transenden!"
"Benar, para Dewa di Alam Surga beraliansi dengan Alam Transenden untuk membunuh Sang Phoniex Api Surgawi, jika penyerangan itu hanya dilakukan oleh para Dewa di Alam Surga, Sang Phoniex Api Surgawi dapat mengalahkan mereka semua dengan cepat ...
Namun kebenarannya begitu pahit, Sang Phoniex Api Surgawi melihat sifat asli para Dewa hingga sampai Sang Phoniex Api Surgawi mundur dari Alam Surga dan menikahi seorang pria lalu memiliki seorang Putri yang sekarang menjadi Ratu Surga." Jelas Mother God.
Qin Chen termenung, meskipun pernah membaca cerita itu di dalam labirin Dewi Bulan, Qin Chen hanya melihat dalam kilas mata para Dewa bukan kebenarannya. "Lalu dimana aku dapat menemukan keberadaan Phoniex Api Surgawi?" Tanya Qin Chen, meksipun ia mengetahui bahwa Phoniex Api Surgawi telah mati.
"Sang Phoniex Api Surgawi telah lama mati, namun jika kamu ingin mencari sisa-sisa Jiwa dari Sang Phoniex Api Surgawi, kamu dapat mencarinya di tempat paling mengerikan di Alam Surga, Jurang Kematian Abadi! Tempat tersebut terletak di perbatasan antara keempat arah mata angin, pusat Alam Surga."
Tidak ada kebohongan yang keluar disini, semuanya ada kebenaran dan Qin Chen tidak melihat sedikitpun kebohongan melainkan kebenaran yang Qin Chen inginkan dia dapatkan.
"Terimakasih, ini membantuku untuk mencari kebenaran Dunia yang aneh ini." Sahut Qin Chen sambil menyeduh teh hangatnya.
"Sekarang, aku akan menceritakan kebenaran tentang Alam Surga ini, kamu pasti telah merasakan ada banyak kejanggalan yang terjadi akhir-akhir ini, bukan?"
"Benar, apa yang kamu rasakan sekarang adalah kebohongan Dunia. Ada banyak kebohongan yang belum kamu rasakan, namun untuk sekarang setidaknya kamu mengetahui beberapa kebenaran Dunia ...
Pertama, Dunia ini sebentar lagi akan menghilang dari tatanan dua belas Alam Tertinggi, kenapa? Ras Iblis datang bukan untuk invasi melainkan penghapusan keberadaan Dewa di Dunia ini, lalu digantikan oleh keturunan Dewa di Alam Transenden ...
Tidak ada yang dapat menghentikan penghapusan ini, selain kamu. Kamu memiliki ikatan takdir yang begitu kuat dengan cerita ini, apa yang aku maksud pasti kamu sudah memahami lebih dariku." Jelas Mother God kepada Qin Chen.
__ADS_1
"Ikatan Takdir? Apa ini berunjuk pada identitas asliku?!"
"Benar," Mother God melihat Qin Chen dengan tatapan mata penuh keyakinan, itu memberikan tanda lain yang tidak dapat dijelaskan menurut kata-kata. "Kamu lihat, bagaimana mungkin Alam Transenden memberikan bantuan kekuatan di atas Alam Surga begitu saja kepada Alam Neraka, jika mereka tidak mendapatkan apapun."
Qin Chen tertegun, bagaimana dia tidak menyadari akan hal ini. Alam Transenden bukanlah orang bodoh yang membantu tanpa mendapatkan keuntungan, jika kebenaran ini adalah kebenaran. Maka, Alam Surga akan lenyap dan hanya ada Alam Transenden yang menguasai Alam Surga yang telah hilang.
"Apa yang kamu katakan memang benar, kenapa aku tidak menyadarinya dari awal! Tunggu, Mother God, apa kamu tahu tentang Bumi? Bintang terbengkalai yang terletak di tepian Alam Semesta di Alam Rendah?"
"Tentu, Bumi yang kamu maksud adalah tempat kamu tinggal dulu, bukan? Jika benar, aku akan memberitahumu tentang kebenaran Dunia tersebut. Bumi yang kamu tinggalkan dulu adalah Tanah yang di Berkahi, ada banyak macam ras yang tinggal disana termasuk, Iblis ...
Di masa lampau, perkembangan teknologi mahkluk asing berkembang pesat di Bumi sampai mereka dapat menjelajahi luar angkasa menggunakan teknologi yang mereka buat sendiri. Namun sekarang, perkembangan teknologi disana menurun karena suatu alasan ...
Setelah kamu pergi dari Bumi, Energi Spiritual disana menjadi melimpah dan membuat perkembangan kultivator meningkat pesat. Sekarang Bumi menjadi pusat perhatian bagi bintang-bintang di sekitarnya."
"Itu berarti, ada banyak kultivator hebat berkembang di sana?"
Mother God mengangguk beberapa kali, Qin Chen berpikir sejenak dan kembali pada kenyataannya. "Mother God, ceritakan kebenaran tentang Alam Transenden, apa mereka Iblis atau Dewa yang serakah."
"Mereka adalah Dewa yang memiliki sifat Iblis, serakah, iri hati, egois, keras kepala dan lain sebagainya." Balas Mother God dengan begitu simpel.
"Tidak, kamu adalah kebaikan."
"Apa aku kegelapan?"
"Tidak, kamu adalah cahaya."
"Apa aku akan gagal?"
"Tidak, kamu akan berhasil."
"Terakhir, apa aku Dewa!"
"Tidak, kamu adalah Pe–."
__ADS_1
Suaranya terhenti melihat kebenaran, ini adalah kebenaran yang tidak dapat diketahui oleh para Dewa dan tidak boleh diketahui oleh banyak orang di luar sana. Qin Chen menyadari hal tersebut, bagaimana kebenaran itu berjalan dan terhenti.
"Kebenaran ini tidak boleh diungkapkan ke publik, kamu ada sosok penting di cerita ini, Qin Chen. Kebenaran Dunia akan kamu ketahui seiring berjalannya waktu hingga dimana seluruhnya kembali pada titik awal, End." Jelas Mother God.
"Sepertinya memang tidak dapat mengetahui identitasku, Terimakasih karena telah menjawab banyak pertanyaan dan menceritakan kepadaku hal penting ini." Balas Qin Chen.
"Tidak apa-apa, aku senang dapat mengobrol dengan seseorang sepertimu, Qin Chen. Tidak, maksud saya adalah Dewa. Suatu kehormatan bagiku bisa mengenali sosok yang selama ini saya dambakan sebagai perwujudan kekuatan tak terbatas mutlak."
"Jangan memanggilku dengan sebutan seperti itu, itu membuatku merasa aneh. Panggil saja aku Qin Chen, itu adalah namaku sekarang ini."
"Baiklah, lalu apa yang selanjutnya kamu lakukan?"
"Ada satu hal, apa Mother God ingin mendengarkannya."
"Ya."
"Ini bukanlah kebohongan melainkan kebenaran, Mother God, ikutlah denganku kembali ke Alam Surga. Aku tidak menginginkan apapun darimu, aku hanya ingin kamu menjadi penengah di Alam Surga." Qin Chen dengan niat baik mengajaknya kembali ke Alam Surga.
Bukan untuk maksud lain, Qin Chen mengharapkan seseorang seperti Mother God menjadi penengah di Alam Surga. Dia adalah Ibu Para Dewa yang mengetahui kebenaran Dunia ini, dengan dirinya di samping Ratu Surga maupun Qin Chen, maka Dunia akan benar-benar damai.
Mother God tertegun mendengarnya, tidak ada sedikitpun kebohongan yang keluar dari mulutnya. Namun, era dirinya telah lama berakhir dan sekarang adalah era dimana generasi muda selanjutnya akan meneruskan mereka.
"Era kami telah berakhir, sekarang adalah generasi muda yang akan melanjutkan dan mencari jalan untuk perdamaian. Qin Chen, aku mengerti niat baikmu, meksipun ada banyak Dewa yang akan mengenal leluhur mereka, namun Hukum Tertinggi mengikat Jiwaku di Alam Kebenaran ini." Balas Mother God.
"Katakan padaku Iya, atau tidak. Aku membutuhkan seseorang sepertimu untuk menjadi penengah di Alam Surga. Jika sewaktu-waktu aku tidak ada, kamu dapat membantu Ratu Surga di balik bayang, dia memang sangat pintar dan kadang juga ceroboh, itu membuatku khawatir ...
Kamu mengetahui kebenaran Dunia, dengan begitu masalah Dunia dapat di atasi dengan rencana matang. Kamu ingin melihat kedamaian? Akan aku berikan kedamaian yang kamu minta, tapi berjanjilah padaku untuk menjadi penengah." Ucap Qin Chen dengan tegas dan percaya diri, kebohongan tidak terlihat sedikitpun di matanya hingga membuat Mother God tersentuh.
"Baik, aku terima permintaanmu menjadi penengah di Alam Surga, namun aku akan tinggal di dalam ruangan sendiri. Hawa keberadaanku mungkin akan berdampak besar bagi tatanan Alam, aku akan keluar jika memang keadaan mendesak."
...
*See You Again :)
__ADS_1
(Note: Disini hanya di jelaskan sedikit, karena penjelasan akan secara bertahap dijelaskan di chapter selanjutnya, dan sekali lagi author tegaskan. Jangan berpikir negatif dengan kemunculan karakter ini!)
Mother God\= Ibu Para Dewa, ini hanya gelar yang didapatkannya!