Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 122 - Kepergian dan memulai perang!


__ADS_3

Kesembilan Alam Surga bersatu, Qin Chen sebagai Ayah dari Penguasa Alam Surga merasa bangga. Meskipun dia ikut terlibat dalam membantu mereka, namun Qin Chen merasa kemampuan mereka telah berkembang pesat dibandingkan sebelumnya.


Qin Chen sekarang tengah berdiri di langit menginjak Langit di kekosongan. Menatap tajam ke kebawah dimana kesembilan Surga telah di kuasai anaknya.


"Kalian semua kembali ke Istana Phoenix, ada sesuatu yang ingin ayah katakan pada kalian semua disana." Qin Chen berbicara dan membuat suaranya menyebar melalui langit-langit Surga.


Dibawah sana, mereka mendengar apa yang dikatakan oleh Ayah mereka semua. Namun, tidak ada yang tahu cara kembali ke Istana Phoenix sebelumnya.


Tiba-tiba, dihadapan mereka muncul Portal yang membawa mereka semua kembali ke Istana Phoenix di Alam Surga kekuasaan Mu Xuayin.


***


Di tempat Mu Xuayin, Qin Chen telah duduk menunggu mereka kembali, dia ingin membicarakan tentang kepergiannya kali ini akan benar-benar sangat lama, dan mungkin tidak akan kembali ke sisi mereka cukup lama.


Saat di dalam ruangan, mereka semua muncul satu-persatu dan langsung duduk di kursi masing-masing untuk mendengarkan apa yang ingin ayahnya katakan.


Setelah beberapa menit berlalu, mereka berkumpul di sana menunggu Qin Chen berbicara.


Qin Chen melihat semuanya terkumpul, dia langsung berbicara kepada mereka. "Baiklah, pertama aku ingin mengucapkan selamat pada putra dan putriku maupun cucuku karena berhasil menguasai Alam Surga sebelumnya."


Mereka mengangguk satu kali menandakan paham dan berterimakasih kepada Qin Chen saat ini. "Kedua, awalnya aku ingin menghancurkan kedelapan Alam tersebut, namun aku mendapatkan ide lain selain menghancurkannya ...


Ideku adalah membuat kalian menjadi Penguasa masing-masing Alam Surga, dengan adanya kalian disana maka Alam Surga masih dalam kedudukan 12 Alam Tertinggi sekaligus dapat menyokong energi ke Istana Phoenix."


Dengan begitu, Qin Chen telah mendapatkan tambang energi yang tidak habis-habisnya di Istana Phoenix. Bukan hanya menyokong energi tersebut dapat meningkatkan kekuatan dalam berbagai agensi.


"Ketiga, aku akan membicarakan tentang kepergianku kali ini akan benar-benar memakan waktu lama. Bahkan dapat memungkinkan aku tidak akan kembali ke rumah ini." Ucap Qin Chen.


Suara Qin Chen begitu tenang, namun sebenarnya memiliki banyak masalah yang memendam di dalam pikirannya. Keluarganya hanya dapat diam dan membiarkan istrinya yang menentukan pergi atau tidaknya.

__ADS_1


"Apa kamu benar akan pergi kali ini?" Tanya Qiu Yu Ran.


"Ya, selama aku berada di sisi kalian. Tidak hanya Dewa Tertinggi yang akan mengejarku. Dewa lain juga mengejarku karena telah banyak menyebabkan Sistem Dunia terganggu dan bahkan hancur dalam waktu singkat."


Qiu Yu Ran terdiam, dan Mu Xuayin sama halnya dengan Qiu Yu Ran saat ini. Qin Chen hanya tersenyum, dan memberikan cahaya dari ujung jarinya keluar menyebar dan masuk ke dalam diri mereka.


"Ini sebagai tanda untukku, Jika berwarna biru maka aku masih hidup, dan warna merah aku setengah hidup, dan Hitam berarti aku telah mati entah melawan dewa atau hal lainnya." Jelas Qin Chen.


Pernyataan Qin Chen kali ini membuat mereka terdiam tanpa suara, Qin Chen berdiri dan mengibaskan tangannya beberapa kali karena kelelahan menahan dirinya selama ini tanpa menggunakan kekuatan lain.


"Maaf karena tidak menjadi suami dan ayah yang baik bagi kalian. Keselamatan kalian lebih penting dibandingkan nyawa ini, Jikapun aku mati, aku masih dapat hidup kembali." Qin Chen sedikit melihat tangannya.


Semuanya terdiam dan terdiam lagi, Mu Xuayin dan Qiu Yu Ran berdiri dan berjalan mendekati Qin Chen memberikan pelukan di hadapan putra dan putrinya.


"Kamu adalah suami yang terbaik yang pernah aku temui. Tidak ada yang sebaik dirimu di Dunia ini maupun Dunia lain yang memisahkan Dunia kecil maupun besar di dalamnya."


Qin Chen mengusap kepala mereka berdua, dan berkata. "Terimakasih, aku akan kembali dalam 2 tahun atau lebih ke sini. Sekarang, kesembilan Surga telah di kuasai oleh keluarga dan dapat dimanfaatkan satu sama lain mengembangkan banyak era di Dunia ini ...


Mu Xuayin mengangguk paham dengan apa yang Qin Chen katakan. Selang beberapa menit berlalu, mereka melepaskan pelukan dari tubuh Qin Chen.


"Aku akan pergi, para Dewa terus memerintahkan banyak pasukan untuk membunuhku. Aku dapat merasakan akan kehadiran mereka dari sini, kalian hiduplah dengan baik dan jalankan tugas kalian sampai aku kembali lagi ke sini."


Putra dan putrinya menahan sedihnya, namun semua ini telah Qin Chen pikirkan baik-baik dan matang. Mereka mengiyakan kepergian Qin Chen, dan akan mengurus semuanya dengan baik disini.


"Selamat tinggal, Ayah."


"Ya, saling jaga dan bantu satu sama lainnya, ayah akan kembali secepat mungkin setelah semuanya selesai."


"Baik."

__ADS_1


Kedua istrinya hanya diam, pernikahan Qin Chen dan Mu Xuayin terundur sampai mereka benar-benar tidak memiliki gangguan sedikitpun. Qin Chen berencana membawa dirinya ke dalam Ruang Kosong dan mengudang mereka semua masuk kedalam dan mengabiskan mereka.


Qin Chen menyadari hal tersebut, dimana Mu Xuayin sedikit kecewa dan sedih karena pernikahannya gagal kali ini. Sedikit menundukkan kepalanya dan berbicara. "Kamu tetap istriku, pernikahan kita akan berlanjut sampai aku kembali. Kali ini, aku memiliki rencana untuk menghabiskan pengganggu yang berdatangan."


Mu Xuayin mengangguk paham, ia lalu memberikan ciuman perpisahan bersamaan dengan Qiu Yu Ran di sampingnya memberikan ciuman perpisahan.


Setelah beberapa menit berlalu, mereka melepasnya. "Kami akan menunggumu disini."


"Terimakasih, sampai jumpa dan bertemu kembali di tempat ini." Balas Qin Chen.


Seketika, tubuhnya hancur menjadi pecahan cahaya terang yang akan pergi menuju tempat dimana Qin Chen memancing mereka semua ke dalam ruangan tersebut.


Secara perlahan, tubuh Qin Chen menghilang dari pandangan mereka dan membaur menjadi kekosongan. Menuju tempat dimana rencana Qin Chen akan berlangsung.


Qin Chen muncul di entah berantah dimana hanya ada dia sendirian disana. Qin Chen melepaskan keberadaan dirinya untuk memancing mereka semua mendekati Qin Chen saat ini.


"Qin Qui, berapa lama mereka akan muncul ke hadapanku?"


[Jika di hitung mulai sekarang, maka mereka akan muncul dalam satu sampai dua menit lagi.]


"Apa mereka datang dengan banyak pasukan, dan apa mereka merupakan musuh yang dibicarakan oleh Yu FeiFei sebelumnya saat di dalam kediaman itu?"


[Mungkin ada sedikit sangkut pautnya dengan Dewa Tertinggi, namun secara garis murni maka musuh ini karena Tuan telah banyak menghancurkan Semesta maupun Dimensi lain, dan mengundang kemurkaan Sang Penjaga Dimensi!]


***


*See You Again :)


...~Minal aidzin wal faidzin~...

__ADS_1


(Note: Mohon maaf lahir dan banti, Selaku Author meminta maaf sebesar-besarnya jika memiliki salah kepada kalian semua🙏🙏🙏. Semoga di tahun ini, diberikan kesehatan dan rezeki yang melimpah, amin.)


Catatan kedua: Bab sebelumnya masih 5 bab yang telah di revisi di catatan author, bakalan di upload ulang jika memiliki sinyal bagus, disini sinyalnya full tapi B/s jadi gak bisa buka apa-apa, harus di tempat yang tinggi untuk dapat sinyal.


__ADS_2