
Dalam ruangan, Qin Chen melihat putrinya dan menuntunnya kedepan, mereka berdua begitu santai sampai-sampai tidak ada orang yang menghalanginya.
Qin Chen menghancurkan Tahta tersebut, dan mengubahnya menjadi lebih baik dan di sukai putrinya. "Xiuying, duduklah."
"Baik, ayah."
Qin Xiuying untuk pertama kalinya menduduki Tahta Surga, dia memancarkan cahaya Ilahi menembus langit dan membentang begitu besar membetuk sebuah mahkota besar!
Alam Surga lain melihat hal tersebut, di dalam cahaya ilahi tersebut terasa Aura familiar yang mereka kenal! Itu milik Qin Xiuying!
***
Ditempat Qiu Yu Ran dan Mu Xuayin berada, mereka berdua di kejutkan dengan Aura Qin Xiuying telah mencakup luas, seakan-akan dia telah mendominasi Alam Surga di sana. Keluarga Qin Chen terdiam, bagaimana Qin Xiuying sekecil itu memiliki Aura sebesar itu!
"Apa Xiuying kecil telah menguasai Alam Surga Ketujuh? Ini begitu cepat." Ucap Dewi Suci yang terkejut.
"Apa Qin Chen bersamanya? Atau dia pergi dengan Qin Qui menyelesaikannya dengan begitu cepat."
"Mungkin saja, sudahlah ... Qin Chen maupun putra dan putrinya akan sama seperti ayahnya yang sekarang."
Mengangguk paham, mereka semuanya setuju bahwa putra maupun putri Qin Chen akan menjadi sepertinya, Monster Primordial yang melahap segalanya!
Di belahan Surga, putra dan Putri Qin Chen bertarung melawan prajurit yang begitu besar dalam kelompok. Qin Qui dari Langit melihat mereka semua berjuang. Kedelapan Surga dapat menyeimbangkan Dimensi ini dengan cara menetralkan Energi dari berbagai tempat.
Di tempat Qin Qui, dia mengamati mereka melalui layar di hadapannya. Sebagai sistem, dia memiliki wewenang penuh tentang kekuatan dalam dirinya. Sekaligus, dia adalah sosok yang masih misteri.
"Qin Chen memintaku untuk membantu mereka, namun dari seluruh kemampuan yang aku miliki. Semuanya memiliki daya hancur begitu besar, satu Skill rendah dapat menghancurkan Surga ini berkeping-keping bahkan dampak ledakan memunculkan pilar cahaya yang menghapus keberadaan di sekitarnya."
Qin Qui lalu mengambil keputusan untuk menggunakan daya tarik yang membawa musuh-musuh ke dalam Kekacauan Primordial!
Dari ujung jarinya keluar bola hitam dengan sambaran petir-petir mengelilingi bola hitam tersebut. Qin Qui lalu menyebarkan di segala tempat dimana mereka berada.
Jika terjadi sesuatu, maka bola tersebut akan melahap segalanya tanpa sedikitpun sisa disana.
Pertarungan di bawah begitu sengit bagi Qin Changyi yang masih kecil melawan orang-orang Dewasa.
"Bocah, datang ke Istana surga sendiri lalu membuat keributan, apa kau bosan hidup di Dunia ini!"
__ADS_1
"Tidak, aku sedang bermain dengan ayahku." Balasnya.
Bermain?
Mereka dibuat bingung, Qin Changyi menarik pedangnya kesamping dan perlahan bilah pedang muncul cahaya kunang-kunang seperti bintang.
"Pemecah Langit Peri!"
Mengayun!
Siluet bulan sabit muncul disertai dengan cahaya warna-warni bervariasi. Melesat menyerang mereka yang tengah berdiri di hadapannya.
Boom! Boom!
Tanpa mereka sadari, mereka terkena serangan kuat dari seorang bocah laki-laki yang usianya belum genap 10!
Mengalami luka berat, meskipun jarak kekuatan berbeda jauh, namun putra Qin Chen tidak boleh di anggap remah! Sekarang dia dapat membunuh 2 ranah di atasnya, mereka semua yang memiliki tingkat 4 kali di atasnya akan mengalami luka.
"Siap, mati kau Bocah!"
Satu pria melesat dan menyerang! Qin Changyi menahan dengan pedang pemberian ayahnya!
"Tidak akan mudah mengalahkanku!"
Mendorongnya maju kedepan, pria itu kembali terhempas kebelakang menghantam dinding bangunan!
Duarr!
"Aku Putra Ayah Qin Chen, jangan anggap aku remeh paman! Aku bukan anak kecil."
Qin Changyi melesat menghabisi mereka semua seperti apa yang Qin Chen ajarkan dulu saat berburu Monster di Alam Roh. Dia begitu hebat, walaupun masih kecil dia tidak takut dengan darah.
Berbeda dengan Qin Xiuying, dia putri Qin Chen yang sangat manja apa lagi bersama ayahnya. Mereka berdua benar-benar mirip dengan Qin Chen dulu maupun sekarang.
Dalam sekejap mata, musuh-musuh di hadapan menghilang dan dia melihat ke langit dimana bola kecil tengah mengamatinya. Dia sadar bahwa dia tengah di awasi oleh Qin Qui.
"Apa ayah juga melihatnya?" Gumamnya.
__ADS_1
Setelah beberapa saat melihat ke arah bola hitam di langit, Qin Changyi melanjutkan pergi menuju dalam Istana. Bocah Iblis pengganti Qin Chen telah beraksi menghancurkan apapun yang berada di hadapannya.
Di tempat lainnya, mereka juga menghadapi musuh-musuh. Ada yang telah berhadapan dengan Penguasa dan dibantu oleh Qin Qui dari Langit untuk memenangkan pertarungan ini.
Sedangkan di tempat Qin Chen, dia tengah melihat putrinya duduk di Tahta. Qin Chen sedikit berimajinasi menciptakan Mahkota untuk putrinya.
Sesaat kemudian, mahkota kecil dibaluti dengan berlian muncul di tangan Qin Chen. Ini mengejutkan Qin Xiuying dan melihat mahkota itu begitu cantik.
"Ayah ... Apa mahkota cantik ini untuk Xiuying?" Tanya Qin Xiuying dengan nada yang begitu manis.
Qin Chen tertawa kecil, dan perlahan meletakkan di atas kepalanya sebagai simbol bahwa dia adalah Penguasa Alam Surga yang sekarang. "Sekarang, Xiuying kecil dan manis milik ayah akan menjadi Penguasa Alam Surga. Jadi, Xiuying kecil harus bekerja keras untuk menjadi kuat, ya."
Qin Xiuying mengangguk dengan tangan dikepal menyerupai kepala, dia melihat ayahnya dengan sungguh-sungguh bahwa dia akan menjadi kuat kedepannya.
Qin Chen tersenyum, dia lalu kembali berdiri dan melihat putra dan putrinya yang lain tengah menghadapi last bos di Istana Penguasa Alam Surga.
Sekarang masih mengambil alih kekuasaan, kedepannya Qin Chen akan menyebarkan berita tentang kematian dan pengganti Penguasa baru di Alam tersebut.
Ada 6 layar hologram di hadapannya tengah menampilkan mereka sedang berhadapan langsung melawan Penguasa Alam Surga sekaligus Tetua di sana.
Qin Chen yakin mereka akan menang, ditambah Qin Qui disamping mereka. Tidak ada yang tidak mungkin untuk menang.
'Qin Qui begitu kuat, dan aku mungkin tidak berdaya berhadapan langsung melawannya satu lawan satu. Meskipun dengan seluruh kemampuanku, aku mungkin hanya dapat bertahan 3 detik melawannya.' Pikir Qin Chen.
Dia pernah melihat kekuatan Qin Qui saat menghadapi musuh di Alam Mimpi. Tentunya itu sebelum Qin Qui di upgrade, dan sekarang telah di upgrade mendekati versi sempurna.
Dibandingkan mengkhawatirkan putra atau putri, Qin Chen lebih khawatir dengan musuh yang akan mati di tangan Qin Qui. Apa mereka akan baik-baik saja setelah kematian, atau di siksa habis-habisan di dalam Neraka!
Semuanya hanya pemikiran liar Qin Chen mengingat apa yang terjadi sebelumnya. Dia juga membantu putra atau putri dari jauh jika memang membutuhkan, jika tidak maka Qin Chen akan melihat saja.
Qin Xiuying diam dan bermain dengan boneka di tangannya, dia juga melihat Lonceng yang menjadi gelang di tangannya.
Ting!
Menggoyangkan satu kali, kekuatan Qin Xiuying bertambah kuat untuk sementara ini, Qin Chen hanya tersenyum dan membiarkan dia merasakan kekuatan hebat untuk sementara.
...
__ADS_1
*See You Again :)