
Istana Naga, Qin Chen keluar melalui portal yang terbentuk di dalam ruangan yang telah ada keluarganya. Istri dan anak-anaknya yang berkumpul disana menunggu kepulangan Qin Chen.
Saat Qin Chen muncul dari portal, mereka sampai linglung melihat perubahan Qin Chen. Rambutnya terbelah tengah dengan tanda titik di keningnya, tatapan tajam seperti naga.
Bahkan Auranya meningkat pesat hingga ke puncak Surga. Butuh beberapa waktu untuk menembus Ranah Besar, Deity!
"Sayang?" Mereka kebingungan melihat perubahan Qin Chen.
"Lama tidak bertemu? Setidaknya aku telah merindukan kalian selama 2 tahun di dalam sana. Apa kalian baik-baik saja? Atau ada masalah yang datang?"
"Tidak ... Tidak ada masalah yang datang, semuanya membaik. Surga telah kembali ke masa kejayaannya, kedamaian abadi dan kehidupan surga dan fantasi yang di impikan oleh seluruh kehidupan." Balas Mu Xuayin.
"Baguslah ... Aku telah berkembang mencari Puncak Surga. Seharusnya selama 1 tahun energi dalam diriku akan berkumpul dan padat, sehingga dapat menembus Ranah Besar Deity."
"Selamat ... Kamu telah berhasil menembus Puncak Surga." Sahut Qiu Yu Ran.
"Benar, sedikit lagi kamu akan kembali masa kejayaanmu." Chu Chunhua menyambungnya lagi.
"Meskipun begitu ... Masalah kecil harus diselesaikan, karena hal tersebut dapat memicu masalah besar, seperti para Tetua di Istana ini tidak menerima kehadiranku." Balas Qin Chen.
Kaisar Naga Chen mengangguk tentang ini, Qin Chen harus menunjukkan bahwa dia pantas menjadi Pangeran Naga di mata para Tetua dan lainnya.
"Ngomong-ngomong tentang itu semua ... Aku mendapatkan sebuah pesan dari wanita cantik, katanya dia adalah kenalanmu." Balas Mu Xuayin yang mengejutkan Qin Chen.
Wajah Qin Chen langsung berubah pucat dan keringat dingin bercucuran. Mereka telah curiga bahwa Qin Chen benar-benar playboy tingkat ekstrem, setiap alam pasti memiliki wanita lainnya.
Melihat tingkahnya membuat ketiga aura muncul, dan keberadaan mereka terasa di wilayah naga. Kaisar Naga Chen mundur bersama dengan Ibu Dewi.
Ini adalah urusan mereka semua bukan mereka sebagai orang tuanya. Qin Chen langsung berlutut melihat mereka bertiga, keringatnya dan ketampanannya jatuh.
__ADS_1
"I- Istri ... Kamu jangan salah paham, mereka hanya wanita yang aku kenal di Alam Rendah." Qin Chen mencoba mengelak, namun semua bukti telah berkumpul di tangan mereka sehingga tolakan tersebut dibantah.
"Padahal ada tiga istri cantik tapi masih saja mencapai wanita lain. Apa kamu tidak puas dengan kami? Atau kami harus mengikatmu hingga tidak dapat berbuat apapun lagi." Qiu Yu Ran menggelengkan kepalanya memarahi Qin Chen.
Sementara itu, putra dan putrinya mendengar semuanya disana. Mereka mundur kebelakang melihat ibu mereka tengah mengintrogasi ayahnya yang ketahuan selingkuh dibelakang.
"Bu- Bukan begitu ... Sebelumnya, saat aku di Dunia rendah, aku bertemu mereka dan membuat sebuah janji. Setelah itu, aku bertemu kalian sehingga ... " Qin Chen tidak dapat menjelaskannya.
"Sehingga?" Mereka bertiga bersuara.
"Sehingga apa? Sehingga kamu tidak dapat menolaknya karena mereka cantik, sexy? Atau janjimu? Hmph! Kamu benar-benar bermulut manis, pantas saja banyak wanita yang terpikat olehmu." Mu Xuayin duduk sambil menyila kakinya.
"Tidak begitu ... Hanya saja, mereka benar-benar manis sehingga sulit bagiku untuk menolaknya." Qin Chen mengaruk wajahnya dengan kesamping menghindari tatapan intens ketiga istrinya.
Chu Chunhua menjentikkan jarinya dan belenggu mengikat pergerakannya. Qin Chen tidak dapat di lepas dari belenggu tersebut, sehingga tidak punya pilihan lain selain menyerah sekarang.
"Setidaknya ada 6 untuk sekarang." Balas Qin Chen yang polos.
Mereka semakin kesal dan menutup mulutnya dengan lasiban hitam. Qin Chen terdiam mendengar semua keluhan mereka di hadapan anak-anaknya.
***
Setelah beberapa jam berlalu, Qin Chen dilepaskan karena telah mendapatkan hukuman batin yang menyayat hatinya berkeping-keping.
Qin Chen diam dan duduk, melihat ketiga istrinya yang akur sama-sama marah kepadanya.
"Ha! Baik-baik ... Aku salah, aku tidak akan menambah lagi. Janji." Balas Qin Chen yang meminta maaf.
"Hmph! Sekarang 6, lalu kedepannya bisa-bisa 10 lalu 20 lalu 100. Berapa banyak selir yang berada disampingmu? Nantinya!" Chu Chunhua dapat memprediksi masa depan, sehingga dia tahu takdir Qin Chen akan memiliki istri 8 diantara hanya ada 1 yang dipilih.
__ADS_1
Ini membuatnya bertanya-tanya, kenapa hanya ada 1 diantara 8 yang lainnya. Apa mungkin prediksi masa depannya terganggu mengingat Qin Chen terlepas dari Takdir dirinya sendiri sehingga dialah yang memutuskan semuanya sendiri.
"Bagaimanapun ... Identitasku belum terungkap, sehingga kemungkinan besar ada banyak sekali kejadian yang serupa. Seperti Chu Chunhua di kehidupan sebelumnya sekarang bertemu denganku dikehidupan ini, mungkin ada banyak kehidupan lainnya yang aku jalani sehingga ada banyak kemungkinan ini akan terjadi."
"Seperti Putraku, Qin Nan dari kehidupan sebelumnya. Sekarang, ibunya berada di luar Alam Tertinggi tengah terkengkang oleh rantai yang mengikatnya, aku harus menyelamatkannya sebelum 3 tahun."
"Sudahlah ... Kamu orang yang sulit di atur, lakukan apa yang kamu mau. Tapi jangan menambah istri lagi, cukup kami tidak boleh lebih lagi." Balas Qiu Yu Ran.
Qin Chen hanya mengangguk pasrah, walaupun semuanya dapat di atasi kedepannya. Selanjutnya, mereka mengobrol mengenai menembus Ranah Besar Deity.
Qin Chen juga belum bertemu dengan Dewi Bulan, sehingga pakaian miliknya masih di tempat Qin Chen. Ini membuatnya kesal, inventori miliknya hanya seperti tempat lemari bagi Dewi Bulan.
"Ngomong-ngomong tentang menembus Ranah Besar Deity. Qiu Yu Ran dan Mu Xuayin akan aku buat menembus Deity, sehingga pertahanan di Surga ada di tangan mereka."
"Sementara Chu Chunhua, ha! Jangan dikatakan lagi, di sudah kuat sejak lahir, sehingga hanya membutuhkan sedikit waktu untuk kembali ke masa jayanya."
"Tentu saja, akulah Dewi Kehidupan itu sendiri, sehingga tidak ada yang dapat menyaingi kehidupanku di Dunia ini." Balasnya dengan sombong.
Sambil mengobrol, Qin Chen memikirkan sebuah pesan yang dikatakan mereka. Berarti, Chi Wuyao sudah tiba di Kota tempat Istana Surga berada sehingga dia dapat memberikan pesan kepada Mu Xuayin.
Ini membuatnya tersenyum, karena dapat melihat iblis kecil yang menggoda itu lagi. Pikirannya semakin jahat, karena dia tertawa didalam imajinasi liarnya.
Meskipun begitu, Qin Chen bukanlah orang seperti itu, melainkan orang yang bijak dan baik hati. Kaisar Naga Chen juga memberitahukan Qin Chen bahwa pertarungan klan naga akan di adakan di Wilayah Kuno tempat perang terdahulu.
Sehingga dapat menghormati mereka yang terdahulu, disana akan menentukan keputusan terakhir siapa yang pantas menjadi Pangeran Naga dan Penguasa selanjutnya.
...
*See You Again :)
__ADS_1