
Paginya, Qin Chen terbangun dengan tubuh kelelahan. Energi dalam dirinya seolah-olah telah di serap habis tak tersisa oleh dua vampir kecil di sampingnya. Lengan kanan dan kiri terasa keram dan punggungnya terasa sakit saat digerakkan.
Qin Chen beranjak berdiri dari tempat tidurnya setelah menggunakan pakaian, dia pergi keluar Istana. Melihat langit dan Sekte yang ia impikan telah terbangun besar dan kokoh tanpa sedikitpun kecacatan.
Sekte Surga Abadi!
"Bukankah nama itu terdengar mendominasi dibandingkan Sekte Ular Surgawi. Surga Abadi memiliki makna sendiri, dimana Surga akan selalu Abadi dan Abadi meksipun Kekacauan melanda dan menghancurkan aturannya, Surga akan bertahan hingga tidak ada satupun yang dapat menghancurkannya!"
Selama Qin Chen adalah Ketua Sekte, maka tidak ada yang dapat menghancurkan Sekte nya maupun Alam Surga ini sendiri. Sekarang adalah waktunya mencari murid pertama untuk mengisi kekosongan Sekte baru.
Qin Chen berjalan dengan sedikit memegang punggungnya. Mau tidak mau, mungkin tahun depan, keluarga Qin Chen dapat cucu kecil yang manis lagi. Ia tidak mempermasalahkan hal ini karena itu lebih baik.
"Haa ... Cepat atau lambat, aku mungkin dapat seorang putri kecil yang manis lagi, dengan garis darah Primordial, untuk mendapatkan keturunan laki-laki akan sangat sulit."
[Seperti itulah, Tuan.]
"Sudahlah tidak masalah. Qin Qui, bagaimana kultivasiku?"
[Ranah Tuan berada di Ranah Immortal Emperor Menengah.]
"Menengah? Lompatan yang lumayan besar, ditambah kekuatan hampir dapat memukul kepala Supreme God!"
Qin Chen melompat pergi ke kota, dia menyiapkan sepanduk penerimaan murid baru untuk Sekte Surga Abadi miliknya. Duduk dibawah tenda, dan menunggu kemunculan murid pertamanya.
1 Jam berlalu, tidak ada yang datang untuk mendaftar. Qin Chen hanya duduk diam dan menyenderkan kepalanya melihat mereka tengah bekerja keras mendapatkan uang untuk hidup.
Meksipun damai, orang-orang tetaplah harus bekerja untuk makan. Dari Istana Phoenix, mereka melihat Qin Chen tengah duduk dengan menggunakan topi jerami dan pakaian miliknya sedikit kusam, dia tengah menyamar sebagai seorang kultivator muda.
Jika Qin Chen muncul dengan wujudnya langsung, mungkin tidak sampai 1 menit Sekte yang kosong akan ramai. Namun tiba-tiba dari langit berterbangan kertas-kertas yang mempromosikan Sekte Surga Abadi
Kertas tersebut muncul di puncak Istana Phoenix dimana Permaisuri berada di sana mempromosikan Sekte Surga Abadi milik Qin Chen.
"Lihat! Ratu Surga mempromosikan Sekte Surga Abadi!"
__ADS_1
"Apa! Apa Sekte Surga Abadi memiliki hubungan baik dengan Ratu Surga? Bukankah ini adalah Sekte baru dibandingkan jejeran Sekte Abadi lainnya."
"Bodoh! Apa kau tidak ingat, Ratu Surga menyewa tukang hebat untuk membangun Sekte Surga Abadi, sudah jelas bahwa Sekte Abadi memiliki hubungan baik dengan Ratu Surga.".
"Benar, cepat kita juga harus mendaftar! Jika Sekte Surga Abadi memiliki hubungan dengan Ratu Surga, bukankah Sekte ini begitu hebat dan kedepannya akan menjadi lebih baik dibandingkan Sekte Abadi lainnya."
Qin Chen mendengarnya hanya mengangguk senang, mereka benar, Sekte Surga Abadi akan menjadi Sekte terbaik dalam satu bulan ini. Lalu, dia akan ikut kompetisi pertarungan antara Sekte Abadi yang di selenggarakan tepat Pagoda Kehidupan dan Kematian berada.
Berbondong-bondong mereka semu berbaris di depan Qin Chen, Qin Chen menanyakan nama, dan tingkatan kultivasi mereka. Semuanya Qin Chen catat di kertas dan memberikan surat masuk Sekte kepada mereka.
Setelah 6 Jam nonstop tanpa henti, Qin Chen telah mencatat 50.500 murid baru, ini pencapaian terbesar bagi Sekte Surga Abadi! Tidak ada Sekte yang pernah mendapat banyak murid dalam sekali coba!
Qin Chen kini pergi menuju Sekte Surga Abadi untuk menyiapkan tempat-tempat seperti Ruang Misi, Ruang Latihan, Perpustakaan, Arena Bela Diri dan lain sebagainya.
Sebelumnya, Qin Chen telah berbicara dengan keluarga tentang hari pernikahan mereka dilaksanakan. Semuanya telah ditentukan dan akan dilaksanakan sebentar lagi.
Setibanya di Sekte Surga Abadi, Qin Chen duduk di tempat Ketua Sekte berada seharusnya. Melihat-lihat toko sistem, ia ingin membeli banyak sekali barang kali ini dengan menghabiskan Poin Tukar miliknya.
"Ini saja yang aku beli, perpustakaan penuh buku-buku seni bela diri dengan lantai yang harus mereka lewati sesuai dengan tingkatan mereka."
Setelah mendapatkan banyak barang, Qin Chen menetapkan semuanya ketempat dan posisi mereka. Ditambah lagi dengan bayangan Qin Chen mengubah dirinya menjadi macam-macam bentuk. Semuanya ia lakukan untuk membuat dirinya menjadi Tetua dan lain sebagainya.
Selama ini, dia berpetualang sendirian. Tidak memiliki teman maupun orang yang dapat dipercaya selain keluarga. Jadi, dia hanya melakukan semua ini sendiri dan sendiri.
Setelah beberapa jam berlalu, Qin Chen telah menata semuanya. Dia pergi terbang ke Langit dan melihat dari atas sana, begitu baik dan sempurna untuk dikatakan Sekte Abadi kelas atas.
"Setelah membuat Sekte ini terkenal, aku akan mengembangkan di berbagai Alam untuk membuat Chi Wuyao mengetahui bahwa aku masih ada dan menunggunya datang ke Alam Surga."
Gadis iblis, aku akan menunggumu.
Janji harus ditepati, itu adalah moto Qin Chen kedua. Sekarang, dia melihat sekelilingnya tampak biasa-biasa saja, memikirkan sesuatu yang menarik baginya.
Menciptakan tebing yang mengelilingi Sekte, ini seperti pulau yang berada di tengah-tengah gunung mengelilinginya. Hewan Naga bermunculan dan mengklaim Wilayah masing-masing di Gunung.
__ADS_1
"Qin Qui, apa dengan semua ini sudah selesai?"
[Benar Tuan, Tuan dapat beristirahat dan biarkan bayangan Tuan menyelesaikan Sekte sekaligus ini.]
"Jika begitu, aku ingin mengunjungi satu tempat."
Qin Chen melesat dan menuju tempat dimana dia ingin kunjungi dari hari sebelumnya. Itu adalah Jurang Kematian Abadi! Tempat Jiwa Sang Phoenix Api Surgawi berada!
***
Pusat Alam Surga
Qin Chen berdiri di langit, melihat kebawah hanya ada kegelapan di dalam Jurang tersebut. Tidak memikirkan apapun, dia terjun kebawah seperti ombak yang menghapus segala rintangan yang ada.
Masuk dan menelusuri Jurang Kematian Abadi untuk menemukan sisa-sisa Jiwa Sang Phoenix Api Surgawi. Qin Chen ingin melihatnya dan bertanya tentang beberapa hal di Alam Surga langsung darinya.
Dari segala sisi hanya kegelapan, disampingnya Tanah yang mengarah kebawah, Qin Chen masuk lebih dalam dan dalam hingga tidak melihat ujung Jurang Kematian Abadi ini!
[Tuan, bahaya mendekati! Segerombolan Undead bermunculan dan menyerang anda.]
Sontak Qin Chen menatap kedepan dan ledakan-ledakan menggema di dalam Jurang, pada Undead bermunculan menyerang Qin Chen terus menerus.
"Apa mereka abadi?"
[Jurang Kematian Abadi, seharusnya mereka telah memasuki Fase Immortal Bone, dimana tulang-tulang mereka abadi. Namun kelemahannya adalah benda merah di perut mereka.]
Qin Chen melihat ke arah merah cahaya menyerupai bola kasti di tengah-tengah perut mereka semua, itu adalah sumber kekuatan mereka.
"Inti Kematian!"
...
*See You Again :)
__ADS_1
(Note: Author skip untuk Sekte, karena nanti membosankan. Untuk Poin Tukar, sebenarnya gak pakai lagi, author gunakan sekarang untuk menghitung aja biar gak pusing sama biar bisa dipahami.)