Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 025 - Wilayah Perak!


__ADS_3

Wilayah Perak


Dalam catatan sejarah Alam Surga, Wilayah Perak memiliki kedudukan penting di Alam Surga. Dimana Pusat Teleportasi antar Alam berada, tempat dimana para Dewa dapat pergi ke Alam satu menuju Alam lainnya tanpa menggunakan kemampuan mereka.


Dibalik hal tersebut, terdapat Penguasa Wilayah Perak yang memiliki sifat sombong, keras kepala dan kejam. Dalam kepemimpinan orang tersebut, Wilayah Perak mengalami banyak perubahan dalam segala aspek.


Siapapun yang akan melakukan Teleportasi antar Alam akan membayar dengan biaya jarak yang akan di tuju, setelah membayar. Nama mereka akan di catat dalam sebuah buku untuk berjaga-jaga jika orang tersebut adalah penjahat.


Jarak antara dua Wilayah terbilang sangat jauh, puluhan ribu kali lebih luas dibandingkan Semesta itu sendiri. Jika dengan kecepatan para Dewa, setidaknya mereka membutuhkan waktu 10 tahun untuk sampai ke Wilayah Perak.


Sedangkan untuk perbatasan Alam Surga dan Alam luar di jaga oleh Permaisuri Phoenix dari masa lalu hingga sekarang. Perbatasan tersebut berada di Wilayah Phoenix sehingga ia dengan mudahnya keluar masuk antara Alam Surga maupun Dimensi diluar Alam Surga.


Di sisi Qin Chen, ia pergi dari tempat sebelumnya menuju Wilayah Perak dengan terbang, ia pergi tanpa meninggalkan sedikitpun jejak di Langit. Bahkan waktu tidak dapat bekerja saat Qin Chen melesat, seolah-olah keberadaan Qin Chen telah ada dimana-mana memenuhi seluruh Dimensi yang ada.


Ia bisa pergi ke segala tempat tanpa dengan sekejap mata, ini seakan-akan adalah Absolute Teleportasi, tapi kenyataannya berbeda. Ini adalah kecepatan yang melampaui kecepatan imajiner!


Setibanya Qin Chen di Wilayah Phoenix, ia melihat gedung-gedung pencakar langit begitu tinggi dan besar. Dejavu akan kehidupan di Bumi, dimana tempat teknologi seperti ini ada.


"Sungguh Dejavu yang begitu nyata!" Suara Qin Chen terbawa hembusan angin di langit, rambutnya terurai mengikuti angin berhembus, ia melihat Kota sangat sama dengan di Bumi. "Wilayah Perak ... Aku berpikir bahwa Wilayah ini adalah tempat Kota kuno berada dengan perkembangan zaman menjadi lebih maju, tapi tidak kusangka bahwa tempat ini adalah zaman modern yang begitu nyata ...


Jika Alam Surga memiliki banyak Dewa, lalu kenapa teknologi di Wilayah Perak berkembang begitu pesat? Dan kenapa teknologi seperti ini diciptakan, jika kekuatan para Dewa telah menyebar luas di Alam Surga?" Qin Chen bersuara sendiri di langit, ia melihat kebawah bahwa teknologi canggih telah memenuhi Wilayah Perak.

__ADS_1


[Perlu Tuan ketahui, tidak semua mahkluk hidup di Alam Surga adalah Kultivator Abadi. Dengan adanya seratus persen populasi manusia di Alam Surga, enam puluh persen mereka adalah manusia biasa dengan bakat rata-rata ... ]


"Kenapa jumlah manusia biasa bisa melebihi Dewa?! Ini sungguh aneh, bukankah Dewa dapat berkembang lebih cepat dibandingkan manusia pada umumnya?" Balas Qin Chen tidak percaya dengan semua yang ia lihat.


[Ini menyangkut tentang cerita Sang Phoenix Api di Alam Surga. Apa Tuan masih ingat?]


Perkataan Qin Qui membuat Qin Chen mengingat kembali cerita tentang Sang Phoenix Api di masa lampau. Ia kembali diam dengan kepala sedikit menunduk melihat kebawah. "Selama masa Sang Phoenix Api, awalnya para Dewa menyembahnya sebagai Mahkluk Mistis yang diciptakan God. Selang beberapa tahun berlalu, mereka mengganggap Sang Phoenix Api adalah musuh yang membawa kehancuran Alam Surga sehingga perang antara mereka tidak dapat dihindarkan ...


Selama masa perang, ras Dewa di Alam Surga mengalami kemunduran sangat signifikan. Meksipun begitu, Sang Phoenix Api berhasil dipukul mundur oleh para Dewa dari Alam Surga. Sang Phoenix Api kabur untuk bersembunyi hingga ia menikahi seorang pria yang ia sukai ...


Setelah perang usai, ras Dewa mengalami banyak penurunan. Sedangkan ras manusia berkembang begitu pesat mengalahkan para Dewa, untuk mendapatkan keturunan darah murni Dewa sangatlah sulit dibandingkan darah campuran ...


Inilah yang membuat ras Dewa di Alam Surga menurun begitu besar, sedangkan untuk ras lainnya mengalami kestabilan ras di berbagai Wilayah maupun tempat."


Mungkin tidak hanya cerita tentang Sang Phoenix Api, melainkan juga perang saudara bisa saja terjadi. Dengan begitu, ras Dewa mengalami penurunan yang signifikan sampai sekarang. Mau dilihat dari segi manapun, banyak para Dewa berambisi menguasai semuanya dibawah telapak tangannya.


Qin Chen mendongak ke atas sejajar, ia melihat luasnya Kota Perak. "Luas Wilayah Perak begitu besar, untuk mendapatkan satu informasi mungkin membutuhkan banyak waktu, meksipun ada metode pencari keberadaan dengan garis darah, namun semuanya masih tanda tanya. Apa dia memiliki seseorang di Dunia ini, atau tidak aku belum tahu itu." Ujar Qin Chen.


Dari Langit, Qin Chen secara perlahan turun kebawah dengan tenang. Ia sekarang mengenakan pakaian berwarna putih modern, ia mengikuti pakaian zaman sekarang. Saat Qin Chen turun, ia tidak terlalu mencolok, karena keberadaan dirinya telah disembunyikan!


Saat di dalam Kota Perak, Qin Chen sekali lagi Dejavu akan pengelihatannya. Secara keseluruhan, Wilayah Perak memiliki teknologi sama seperti di Bumi, ini seperti Bumi kedua selain tempat kehidupan dirinya dulu.

__ADS_1


Awalnya ia ingin langsung menghampiri Penguasa Wilayah Perak dan bertanya langsung kepadanya, namun sesaat setelah tiba disana, ia mendapatkan informasi bahwa Penguasa Wilayah Perak memiliki sifat seperti itu, ia menjadi mengurungkan niatnya untuk bertemu.


Jalan Kota Perak sangat ramai akan orang-orang bekerja, suara kendaraan maupun orang-orang mengobrol bisa Qin Chen dengarkan.


Perak, mungkin diambil dari zaman sekarang dimana semua teknologi di Wilayah Perak menggunakan perak sebagai bahan utamanya. Gedung tinggi sebagai tempat mereka bekerja, kendaraan sebagai alat transportasi selain terbang kesana kemari.


'Qin Qui, selama aku berjalan di dalam Kota, kamu carilah kemampuan yang dapat meningkatkan kekuatan Jiwa. Aku membutuhkannya untuk melatih Jiwaku agar semakin kuat.'


[Baik Tuan.]


Ia berjalan sambil membaca ingatan Permaisuri tentang Wilayah Perak. Dalam ingatan tersebut, Wilayah Perak memiliki banyak Portal Langit untuk pergi ke berbagai tempat maupun Wilayah.


Hal tersebut adalah tempat dimana dimana mereka bisa berteleportasi antar Alam, namun semuanya di jaga oleh Penguasa sehingga membutuhkan biaya untuk berpindah tempat.


***


Setelah satu atau tiga jam berjalan kaki menyusuri Kota, Qin Chen tiba di tepi Danau tanpa ada satupun orang disana. Energi Spiritual terpancar dari dalam Danau membuat tubuh Qin Chen merespon menariknya masuk ke dalam.


"Divine Soul Enhancement, kemampuan untuk meningkatkan kekuatan Jiwa tanpa batas, bisa dikatakan kekuatan Jiwa yang kumiliki bisa meningkat seiring berjalannya waktu!" Qin Chen lalu mempelajari kemampuan yang ia minta kepada Qin Qui sebelumnya.


Dalam hal ini, Qin Chen duduk dengan tenang menggunakan kemampuan All In One, ia akan mencoba menyatukan kemampuan sekarang ini dengan kemampuan yang ia pilih agar kemampuan untuk meningkatkan kekuatan Jiwa semakin kuat!

__ADS_1


...


*See You Again :)


__ADS_2