Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 202 : Alam Surga (end)


__ADS_3

Setelah semuanya selesai, ia kembali ketempat semula. Tempat dimana kesunyian absolute adalah hal yang ingin ia rasakan sebelum kepergiannya, tempat dimana seluruh keluarganya berkumpul berbicara satu sama lain layaknya seorang keluarga besar yang harmonis.


Qin Chen tengah duduk menggendong anaknya yang kecil, di pangkuannya ada Qin Changyi tengah memperhatikan adik kecilnya yang tertidur.


'Bagamanapun, besok adalah hari keberangkatan menuju Alam Tertinggi. Setelah menunggu satu tahu, aku telah menyiapkan banyak hal, seperti rencana dan kekuatan milikku.' Batin Qin Chen.


Ia lalu membuka matanya, melihat mereka mengobrol, di bawahnya ada Qin Changyi tengah duduk memeluk boneka kecilnya sambil memperhatikan Qin Zixuan di depannya tengah tertidur.


Qin Chen lalu menyentuh wajahnya membuatnya sedikit terkejut. "Apa kamu sedang melihat adik kecil?"


"Benar Ayah, adik kecil sedang tidur?" Qin Changyi membalasnya dengan lembut.


"Begitu, Changyi kecil dapat tidur di pangkuan ayah, ayah tidak akan marah. Changyi bisa beristirahat, atau Changyi ingin bermain dengan ayah?"


"Tidak, ayah tengah beristirahat, Changyi akan duduk disini menemani ayah." Balasnya.


Qin Chen tersenyum, dan Qin Qui muncul disampingnya berdiri dengan pakaian merah darah melambangkan kematian dan kemakmuran bagi kehidupan dunia bawah.


Saat kemunculannya, mereka berhenti bersuara karena Qin Qui secara tiba-tiba muncul. Ini tidak biasa, kadang Qin Chen yang memintanya untuk muncul ke dunia ini.


"Ada apa?"


"Tuan, proyek masa depan, penemuan ras mutan telah berhasil di selesaikan. Ditambah, Qin Qui memiliki berita tentang perkembangan dunia baru yang diciptakan oleh tuan sebelumnya."


"Huh? Proyek ras mutan selesai sebelum keberangkatan menuju Alam Tertinggi, ini menjadi bantuan pasukan baru. Ngomong-ngomong tentang dunia baru, apa energi disana dapat digunakan?"


"Seperti yang tuan minta, energi di dunia tersebut dapat menjadi energi tuan. Bahkan, dapat digunakan sebagai energi cadangan tambahan."


"Begitu, kesamping hal tersebut, aku ingin melihat perkembangan mutan yang kamu ciptakan."


Qin Qui mengeluarkan sebuah bola kecil di tangannya, dan tiba-tiba sebuah proyeksi di hadapan Qin Chen muncul memperlihatkan sebuah mutan dengan gen yang telah mereka kumpulkan.


Saat melihat hal tersebut, ia sedikit terkejut melihat bentuknya yang sangat mengerikan. Bahkan Qin Changyi memeluk Qin Chen karena ketakutan melihat monster di hadapannya.


"Apa ini gen yang kita kumpulkan dari berbagai dunia sebelumnya? Sepertinya, ini mengambil referensi monster naga, gurita, kuda laut, manusia, dan apa satunya?"


"Itu adalah monster purba, seekor cacing yang melahap bintang-bintang setiap detiknya." Balas Qin Qui.

__ADS_1


Saat mendengarnya, ia hanya menggelengkan kepalanya. Bagaimana tidak, monster mutan itu memiliki tubuh manusia berkaki kuda laut bersayap naga dan berkepala gurita, sementara cacing tersebut bersatu dengan tentakelnya.


"Tidak buruk, ras ini tidak dapat dikembangkan secara publik, Qin Qui coba buat satu lagi dengan gen monster purba lainnya."


"Baik tuan."


Setelah melihat hasil mutan yang mereka ciptakan, Qin Chen sangat puas dengan hasilnya karena cocok dengannya. Mendominasi langit dan bumi, bahkan dapat melahap bintang-bintang dengan mudah.


Qin Qui hanya berdiri menutup matanya, ia melakukan tugasnya dengan baik sambil melindungi Tuan-nya tengah duduk dihadapannya.


"Chen'er, kenapa kamu tidak minta Qin Qui untuk duduk bersama disini? Bagaimana bisa kamu menyuruhnya untuk berdiri disana melihat yang lain duduk."


"Tidak apa-apa, dia hanya memeriksa beberapa proyek kami berdua. Setelah itu, dia akan kembali ataupun beristirahat disini, tidak perlu dikhawatirkan."


Setelah beberapa menit berlalu, ia kembali membuka matanya. "Tuan, Dewi sebelumnya memberikan pesan bahwa dia akan menunggu tuan di istana sampai tuan menemukan istana tersebut."


"Huh? Tiba-tiba? Apa dia mengetahui aku akan pergi? Sudahlah, kesamping hal tersebut, apa kamu sudah selesai? Apa masih membutuhkan gen lain."


"Sedikit lagi tuan, untuk sekarang Qin Qui akan kembali ke tempat Qin Qui. Jika ada sesuatu yang dibutuhkan katakan saja tuan, Qin Qui akan membantu dan memberitahu tuan jika memiliki informasi lain."


"Baiklah, kembalilah."


***


Setelah mengobrol panjang dengan mereka semua sampai-sampai menghabiskan waktu cukup lama hingga lupa hari telah malam membuat mereka semua harus kembali beristirahat.


Sebelum itu, ia menyiapkan banyak hal untuk istana surga seperti kloning dirinya untuk menekan mereka semua para dewa yang hendak memberontak sewaktu Qin Chen tidak ada di istana.


Menyiapkan hadiah untuk putra dan putrinya dimasa depan sewaktu mereka membutuhkan sesuatu yang tidak ada di Surga maupun dunia lainnya.


Semuanya dipersiapkan oleh Qin Chen selama beberapa hari ini dan menggunakan kekuatan untuk membaca masa depan, ia dapat dengan mudah menyiapkan segalanya.


Meminta bantuan Qin Qui untuk menyiapkan barang-barang yang ia minta meski ia sendiri dapat menciptakan benda melalui ingatannya sendiri.


Malam itu, ia melakukan semuanya sampai waktu menunjukkan waktu tengah malam dimana Qin Chen kembali ke ruangan untuk beristirahat sambil melihat kelima istrinya tidur dalam satu tempat yang sama dengan pulas tanpa gangguan.


Setelah paginya, mereka semua berkumpul di aula pertemuan yang dimana keluarga besar Qin Chen berkumpul bersama beberapa dewa yang mengikuti Mu Xuayin di masa lalu begitu setia.

__ADS_1


Didalam aula tersebut, Qin Chen dengan wujudnya berdiri di hadapan mereka semua yang telah memberikan hadiah terakhir yaitu sebuah ciuman pertama dan terakhir kalinya untuk Qin Chen.


Qin Chen juga telah memberikan apa yang ia siapkan selama ini kepada putra dan putrinya masing-masing. Sekarang, ia hendak naik ke Alam Tertinggi meninggalkan mereka semua di Surga.


"Pada akhirnya, aku sendiri memberikan perpisahan ini untuk menyelesaikan masalah dengan Kaisar Iblis Tertinggi. Ayah, ibu, tolong jaga mereka semua untukku." Ucap Qin Chen.


"Chen'er, ibu akan menjaga mereka seperti menjaga anak ibu sendiri. Kamu tidak perlu khawatir, kamu harus fokus pada tujuanmu sehingga tidak meninggalkan penyesalan duniawi."


"Terimakasih, untuk kalian ingat apa yang aku katakan sebelumnya."


"Baik ayah."


"Bagus, lalu untuk istriku, jaga bocah-bocah itu. Tentu, jaga kesehatan kalian sampai aku kembali entah kapan itu. Namun, aku akan kembali cepat sebelum kelahiran mereka."


"Baik, hati-hati."


Qin Chen mengangguk, lalu mengeluarkan aura miliknya memenuhi seluruh surga dan menyegel surga di bawah kelopak matanya. Auranya ia tinggalkan untuk memberikan penekanan bagi mereka yang hendak memberontak.


Mereka dapat merasakan kekuatan tersebut sangat besar sehingga tidak perlu mengkhawatirkan apapun lagi selain kesehatan mereka sendiri.


Qin Chen telah menghabiskan satu tahun bersama keluarganya, itu sudah cukup menghilangkan penyesalannya yang selama ini terpendam. Ditambah, tidak ada lagi penyesalan duniawi dihatinya.


Selama itu pula, ia melakukan segalanya untuk menyempurnakan kekuatan dalam dirinya meski ada beberapa hewan mistis yang belum dilengkapi olehnya. Namun itu bukanlah masalah, karena fondasi sebenarnya adalah dirinya sendiri.


Qin Chen tersenyum bahagia untuk pertama kalinya dan terakhir kalinya setelah sekian lamanya.


"Selamat tinggal, kalian semua."


Qin Chen perlahan melayang di langit-langit ruangan dengan wujudnya, suaranya terdengar lembut dan halus seolah-olah nada surga tidak dapat menyainginya. Bahkan, suara tersebut akan tersimpan pada ingatan mereka hingga masa depan.


Pada saat itu juga, ia menghilang dari dunia dengan senyuman bahagia melihat mereka semua dibawah sana. Sama halnya dengan mereka, mereka tersenyum melepaskan kepergian Qin Chen untuk menyelesaikan masalah eksternal yang telah lama mengakar di dunia.


Qin Chen, Raja Surga yang di memberikan berkah dunia telah memutuskan untuk naik ke Alam Tertinggi meninggalkan surga dibawah naungannya. Kekuatannya akan terus menggema hingga masa dunia berputar tak terhitung batasnya.


Pada akhirnya, ia menghilang dari dunia.


...

__ADS_1


*Thanks For All


S2 : (End)


__ADS_2