Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 144 - Terungkap dan Memulai Perang!


__ADS_3

Istana Raja Asura


Di hadapannya Raja Asura, sosok itu sedang menatapnya dengan tajam tanpa sedikitpun berkedip. Kekuatan dan kekuasaan tak terbatas berada di bawah telapak tangannya, mengarungi bintang-bintang tak terhitung jumlahnya dalam sekejap mata.


Raja Asura, berlutut!


Dia memberikan hormat kepada Qin Chen dengan tubuh gemetar, napasnya semakin berat saat rasa takut mengetahui dirinya. "Ra- Raja ... Tolong maafkan atas kelancangan sifat saya sebelumnya. Saya tidak mengetahui seberapa tinggi anda sebenarnya."


Dengan suara memohon kepada Qin Chen atas pengampunan, Qin Chen tersenyum tipis membalasnya. "Itu tergantung atas jawaban yang kau berikan kepadaku, jika memuaskan diriku. Aku akan melepaskanmu hidup-hidup, namun jika tidak, maka bersiaplah beristirahat di dalam Neraka!"


Hikkkk!


"Ba-baik ... Saya akan menjawab pertanyaan anda sebelumnya." Balasnya.


Raja Asura kembali duduk, dia melihat ke arah Qin Chen dengan kepalanya mendongak sedikit ke atas.


Qin Chen melihatnya!


"Kekuatan yang anda keluarkan sebelumnya adalah kekuatan dari Penguasa Asura yang disebut sebagai Leluhur para Asura di masa lampau. Saat Langit dan Bumi diciptakan, sosok itu adalah Mahkluk Asura pertama yang diciptakan dan menjadi Legenda dan Mitos di masa kini."


Dari sedikit kata yang keluar, Qin Chen telah mendapatkan sedikit informasi. Bahwa, kekuatan ini adalah milik Leluhur Asura yang telah mati di masa sekarang. Namun penyebab kematiannya, belum Qin Chen ketahui.


Qin Chen sejenak berpikir tentang kekuatan tersebut.


'Jika dia adalah Leluhur Asura, maka kekuatan yang dia miliki begitu besar dimana Ruang dan waktu, mungkin tidak mengikatnya. Garis besarnya, dia Mahkluk Pertama, mungkin menjadi sosok Penjaga sebuah bintang ataupun sesuatu yang belum aku ketahui.'


Qin Chen kembali melihat Raja Asura, dia berbicara kembali. "Lanjutkan, jelaskan apapun yang kau ketahui tentang kekuatan ini, aku ingin mendengarkan semuanya."


"Baik ... Di masa lampau, dia merupakan Penguasa Kekuatan Tak Terbatas dalam hal apapun, semuanya dapat ia lakukan tanpa batas. Dengan Domain Fisik begitu kuat hingga sangat sulit mengimbanginya. Dia adalah sosok panutan bagi Klan Asura, hingga sekarang ini. Namun, sosoknya sekarang hanyalah Legenda dan Mitos, hanya saya yang masih mengetahuinya hingga sekarang, karena, saya adalah murid langsung dari sosok tersebut."


"Murid? Lanjutkan ... "


"Leluhur Asura memiliki Kekuasaan di Alam Tertinggi, sebelumnya, maafkan saya, saya tidak tahu kekuasaan apa itu. Namun, Leluhur Asura mengatakan, bahwa dia adalah sosok penting di Alam Tertinggi. Raja, tolong terima saya sebagai orangmu, saya berjanji akan memberikan segalanya yang saya tahu, atas nama Raja Asura Mo Xiàn Yin, saya akan menyerah hidup dan mati saya."


Saat mendengar penjelasannya dan sumpah Raja Asura, Qin Chen melepaskan rantai tersebut. Raja Asura benar-benar merasakan terbebas dari kematian, dia memberikan hormat kepada Qin Chen beberapa kali untuk menghormati dirinya sebagai Penguasa!


Jenderal dibelakang, Qin Chen melepaskan rantainya dan membiarkan dia bergerak jika telah terbangun. Di dalam Istana, Raja Asura memberikan Qin Chen sebuah Giok dengan bentuk simbol Yin dan Yang.


"Raja ... Ini adalah sebuah Giok yang saya dapatkan dari leluhur, dalam Giok tersebut, mungkin ada sesuatu yang dapat membantu Raja mencari tahu tentang kebenaran kekuatan Leluhur."


Di atas Giok, tulisan kuno terukir jelas panjang disana. Bertuliskan, Tubuh yang Qin Chen miliki adalah tubuh Raja dari segala Raja Asura di masa lampau. Memiliki kekuatan tak terbatas, dan dia tidak terikat Waktu dan Ruang, namun mati karena keinginannya sendiri.


Pada saat melihat tulisan terakhir, Qin Chen terdiam beberapa saat. Mati? Karena keinginannya sendiri? Banyak pertanyaan yang terukir di pikirannya.

__ADS_1


'Apa dia memiliki penyesalan di masanya, dan menggunakan Jalan Reinkarnasi saat itu untuk kembali ke masa lalu. Namun, dia adalah sosok kuat, kenapa harus repot-repot kembali ke masa lalu?'


Melihat keluar Istana, Kekacauan masih membentang luas di berbagai Dunia. Qin Chen menyadari sedikit tentang kematian Leluhur Asura, mungkin, dia mati karena demi kedamaian, ataupun telah mendapatkan kebenaran Dunia yang begitu pahit!


Mendapatkan informasi sepenting ini, Qin Chen menyimpannya kedalam inventori. Saat tengah terduduk di sana, Qin Chen merasakan masih ada yang kurang disana. Mencoba mencari tahu, hingga Qin Chen menemukan apa yang kurang.


"Benar ... Apa Leluhur Asura meninggalkan sesuatu atau meninggalkan benda di masa lampau? Tidak mungkin dia akan pergi sebelum meninggalkan sesuatu di Alam Asura ini." Tanya Qin Chen.


"Jawab Raja, Leluhur Asura meninggalkan sebuah Pedang Asura Legendaris di Alam ini. Namun, Senjata tersebut sekarang berada di tangan Raja Asura lainnya. Saat perang saudara, Raja Asura itu berhasil mengambil Pedang tersebut."


"Pedang? Apa begitu kuat hingga direbut seperti itu?" Tanya Qin Chen.


"Tidak hanya kuat, satu tebasan pelan Pedang dapat menghancurkan Ruang dan waktu, bahkan, Tebasan tersebut dapat melenyapkan kenyataan Dunia maupun yang tersembunyi. Hanya saja, potensi kekuatan dari pedang tersebut tidak akan dapat digunakan selama bulan pemiliknya."


"Dan jika aku menggunakan Pedang tersebut, pedang tersebut akan berada di potensi Tertingginya, bukan?" Qin Chen membalasnya sambil tersenyum puas.


Raja Asura mengangguk, di hadapannya adalah satu-satunya orang yang dapat menggunakan potensi kekuatan Tertinggi Pedang Asura Legendaris!


Dengan pedang tersebut, menguasai Dunia bukanlah perkara yang sulit. Tebas segalanya dan mereka akan kembali ke titik dimana tidak dapat dihidupkan kembali!


Senjata ini, ini seperti versi lemah senjata milik Qin Chen yang tersegel di Kekosongan! Dengan senjata ini, Qin Chen mungkin dapat bersaing melawan Dewa Tertinggi secepatnya!


Tersenyum licik terukir, Qin Chen tertarik ingin mendapatkan pedang tersebut. "Sekarang, kau ... Aku menugaskanmu untuk mengumpulkan informasi tentang Raja Asura lainnya, berikan padaku sedetail mungkin. Karena, perang akan dimulai!"


"Baik, saya akan segera memberikan laporan tersebut."


Setelah mengatakan itu, Raja Asura pergi dari sana membawa Jendral bersama dirinya. Mereka peri menuju Ruang Informasi, disana mereka akan menyusun informasi dalam bentuk kertas kepada Qin Chen.


Meskipun menjadi bawahan Qin Chen, Raja Asura sekarang tidak memiliki dendam. Karena, di hadapannya adalah ... Asura!


Keinginannya adalah tugasnya, perintahnya adalah jalanya. Raja Asura akan melakukan segala cara untuk melayani Qin Chen sebaik mungkin.


Raja Asura, dia ingin memiliki kesan baik kepada Qin Chen, dengan begitu, dia dapat melayani Qin Chen sampai titik darah penghabisan!


Semuanya yang dibutuhkan Qin Chen akan di penuhi, tidak ada satupun informasi yang akan tertinggal. Semuanya telah di siapkan oleh Raja Asura.


***


Tahta Raja terlihat Qin Chen tengah duduk dengan pose kebanggaan dirinya. Duduk sedikit miring dengan kepala menyender di tangannya, kaki kanan di atas kaki kirinya. Matanya, melihat rendah dibawah penuh kesombongan.


Setelah 1 jam berlalu, Raja Asura dan Jendral tiba di dalam ruangan. Mereka membawakan banyak informasi tentang Raja Asura lainnya yang diinginkan oleh Qin Chen saat ini.


Memberikan kepada Qin Chen, Qin Chen membacanya dalam beberapa detik saja. Satu jam usaha mereka hanya di hargai beberapa detik oleh Qin Chen.

__ADS_1


Semuanya telah masuk kedalam ingatannya, dari Raja Asura barat, timur, dan Selatan. Semuanya ada di ingatan dirinya, dan hanya membutuhkan pasukan untuk menyerang.


Ditempat Qin Chen sekarang, disini adalah Wilayah Utara Raja Asura. Memimpin Benua terbesar setelah Benua Barat yang dipimpin oleh Raja Asura lainnya.


"Perintahkan seluruh pasukan yang ada, besok. Mereka semua harus telah siap untuk menyerang Raja Asura Barat! Posisi Raja disana lebih menguntungkan dibandingkan posisi Timur!"


"Jawab Raja, dalam hal Perang, pasukan sudah siap untuk menerima apapun perintah anda. Seluruhnya akan saya perintahkan untuk mengerahkan kemampuan mereka ke titik tertinggi. Dengan begitu, kami akan memberikan kemenangan Mutlak kepada anda."


Qin Chen tersenyum tipis, dia kembali melanjutkan perkataannya. "Bagus, katakan pada mereka semua! Perang kali ini akan mengubah Dunia! Dan hanya ada satu Penguasa di Alam Asura!"


Mata Raja Asura terbuka lebar melihat Domain Qin Chen terpancar keluar. Dia memberikan hormat kepada Qin Chen, berlutut di bawah menghadap Qin Chen. "Baik, saya akan mengerahkan kemampuan saya untuk memenuhi perintah anda."


"Sekarang, lakukan tugas kalian."


Setelah mendapatkan perintah, Raja Asura pergi membawa Jendral di belakangnya. Mereka akan menyiapkan seluruh pasukan dan bersiap menyerang besok!


Qin Chen di dalam ruangan, dia menutup matanya dan tidur. Tidak ada orang yang akan berani masuk kedalam sebelum Qin Chen memberikan mereka perintah masuk.


Menunggu hari esok, Qin Chen akan merencanakan hal lainnya. Pedang Legendaris sangat menarik Qin Chen, dan menginginkannya sebagai Pedang Utama sekarang.


Ditempat Raja Asura, dia berada di kamp pasukan istana. Memberikan perintah pada semuanya untuk berkumpul di alun-alun Istana, dengan cepat bergegas ke alun-alun untuk memenuhi perintahnya.


Saat semuanya berkumpul, Raja Asura berjalan naik ke atas panggung. Melihat mereka semua dengan tajam dan berbicara. "Perhatian semuanya, siapkan tenaga kalian untuk Perang besok pagi pukul 6 tepat. Tidak ada satupun prajurit yang tertidur, semuanya berbaris disini tanpa terkecuali!"


"Baik!"


"Bagus, sekarang, bubar dan ingat apa yang aku katakan sebelumnya! Jika tidak, kematian akan menjemput kalian semua!"


"Baik!"


"Bubar!"


Mereka langsung bergerak cepat meninggalkan tempat tersebut, Raja Asura turun dan mengambil jubahnya. Dia melihat Istana seperti kembali bercahaya, menundukkan kepalanya kebawah.


"Raja ... Apa tidak apa-apa seperti ini?"


"Aku bukanlah Raja lagi, aku hanyalah seorang Pelayan dari Raja Sejati. Sekarang, semuanya akan kembali seperti dulu lagi. Alam Asura hanya akan di pimpin oleh satu Penguasa, dan dia adalah Penguasa Sejati!"


...


*See You Again :)


All 1,5k Kata, 4 bab hari ini, besok lagi ya, cya

__ADS_1


__ADS_2