
Didalam ruangan, Qin Qui masih menyembuhkan Mu Xuayin. Sebaliknya, Qin Chen terlihat mengeluarkan darah kotor dari mulutnya yang mengalir lalu menetes di atas pakaian.
Darah kotor yang berada di tubuh Mu Xuayin langsung ditransfer ke tempat Qin Chen. Ini menggunakan metode Terlarang yang hanya dilakukan oleh keberadaan seperti Qin Qui.
Kuekkkk!
Tiba-tiba, Qin Chen memuntahkan darah hitam yang kotor keluar dari dalam mulutnya. Kotoran itu mengandung kekacauan, Qin Chen masih memberikan menggunakan kekuatan Primordial miliknya untuk mempertahankan anaknya.
Dalam ruangan, jam demi jam dilewatkan oleh mereka. Keluarga Qin Chen masih berdiri menunggu sampai semuanya membaik, tidak lama dari menunggu, Qin Chen membuka matanya.
Melihat sekitarnya telah berantakan, Qin Qui yang perlahan membentuk dirinya kembali dan menggunakan wujud Qin Qui. Dia melayang di Langit ruangan lalu turun menginjak lantai sambil melihat Qin Chen.
"Tuan, proses telah berhasil. Tubuh Surgawi Murni miliknya telah ditingkatkan ke titik ekstrem. Dengan begitu, Mu Xuayin tidak akan mengalami kesulitan di masa depan." Ucap Qin Qui.
Qin Chen berdiri saat dia mendengar penjelasan Qin Qui. Lalu melihat ke arah Mu Xuayin yang sudah mulai membaik, hanya tinggal beberapa hari saja dengan obat-obatan yang Qin Chen miliki, Mu Xuayin akan sembuh kembali.
"Baguslah ... Terimakasih Qin Qui. Kamu boleh kem—"
Saat Qin Chen ingin berbicara, kesadaran miliknya menghilang dari sana. Dia langsung terjatuh ke lantai, bukan kelelahan melainkan kesadaran Qin Chen dibawa ke suatu tempat dimana 12 Patung Hewan Mistis berada di tubuhnya.
***
Di ruang kosong, hanya ada 12 Patung Hewan Mistis tengah berjejer di hadapan Qin Chen. Dari kedua belas patung, 6 dari mereka telah Qin Chen bangkitkan dari tubuhnya.
Qin Qui sebelumnya langsung masuk kedalam tubuh Qin Chen untuk mengejarnya kedalam Ruang Mistis. Dimana ruangan tersebut tempat kedua belas Hewan Mistis berada di dalam tubuh Qin Chen.
Beberapa menit berlalu, tiba-tiba Qin Qui muncul di samping Qin Chen. Ini mengejutkan Qin Chen dimana Qin Qui dapat mengakses segala sesuatu di dalam dirinya, termasuk Ruang rahasia.
"Tuan ... " Qin Qui berbicara memanggil Qin Chen di sampingnya.
"Apa ini? Kenapa aku dibawa kesini secara tiba-tiba ... " Tanya Qin Chen kepada Qin Qui disampingnya.
"Sepertinya ... Satu atau dua dari mereka merespon kekuatan Primordial milik Tuan. Sehingga mereka menarik kesadaran Tuan untuk datang ketempat Qin Chen." Balas Qin Qui.
__ADS_1
"Jadi begitu ... " Qin Chen melihat ke arah 12 Hewan Mistis di hadapannya. Satu persatu dari mereka memisahkan diri dari hadapan Qin Chen.
Setelah beberapa saat, hanya 2 Hewan Mistis berada di hadapannya. Mereka antara lain adalah Kun Peng dan Serigala Bulan Perak. Kedua Hewan tersebut masih bertahan di sana, karena merekalah yang menarik Qin Chen.
"Apa mereka diminta untuk dibangkitkan? Apa mereka ingin bertarung denganku?" Gumamnya sambil melihat mereka berdua.
"Tuan, di masa lampau ... Hewan Mistis Kun Peng dan Serigala Bulan Perak telah tiada di masa kini. Mungkin, mereka meminta anda untuk membangkitkan mereka untuk membantu anda di Medan Perang yang akan datang." Ucap Qin Qui kepada Qin Chen.
Mendengar hal tersebut, Qin Chen sempat mengerutkan keningnya. Namun beberapa saat kemudian, Qin Chen melangkahkan kedepan dan meneteskan darah miliknya.
Saat darah itu menetes di Patung Hewan Mistis, darah Qin Chen berputar seperti badai angin. Ribuan benang beterbangan terhembus angin kehampaan, Qin Chen langsung mundur kebelakang.
Sial ... Monster seperti apa yang aku bangkitkan!
Perlahan retakan di patung terlihat, beberapa cahaya terlepas dari pengurungan. Terpancar keluar memberikan kilauan menyilaukan mata Qin Chen.
Boom!
Tiba-tiba ledakan terjadi, kedua patung tersebut meledak dan menimbulkan gumpalan asap putih di sekitar. Darah Qin Chen menghilang seperti ditelan oleh kekosongan.
Sementara serigala bulan perak meraung tinggi ke langit memperingati Langit bahwa dia telah kembali. Kedua Hewan Mistis itu lalu kembali ke posisi mereka setelah kebangkitan mereka dari Kematian.
Qin Chen yang melihat itu terdiam beberapa saat lalu bergumam. "Tunggu, sekarang aku memiliki 6 yang sudah bangkit, ditambah 2 lagi dan Qilin belum ku bangkitkan, berarti aku memiliki 9 Darah Mistis yang sudah bangkit."
Sekarang Qin Chen memiliki 8 Darah Hewan Mistis yang telah bangkit, dan satu yang belum dia bangkitkan. Hanya tersisa 3 Hewan Mistis lagi untuk menyempurnakan kekuatan 'God'.
Mata Qin Chen sedikit bersinar senang, Qin Qui yang melihat hal tersebut menghela napasnya dan menunggu Qin Chen memberikan Perintahnya.
'Ini bagus, sebelum melawan Dewa Tertinggi. Aku telah mempunyai kekuatan 'God' dan membangkitkan Martial Soul milikku yang belum bangkit.'
Melihat ke arah Qin Qui, Qin Chen berbicara. "Qin Qui, kamu dapat kembali ... Aku akan kembali ke tubuhku lagi. Disini, kita telah selesai."
"Baik Tuan."
__ADS_1
Mereka berdua berpisah di Ruang Kosong tersebut. Lalu kedua belas Hewan Mistis berkumpul kembali di sana, mereka menunggu kebangkitan semua Hewan Mistis dan langsung memberikan kekuatan mereka sepenuhnya kepada Qin Chen.
Sekarang, mereka akan memberikan setengah kekuatan sebenarnya untuk Qin Chen. Bukan tanpa alasan, melainkan untuk memperlihatkan pada Dunia bahwa 'God' tidak dapat di singgung maupun di hina!
***
Setelah kepergian Qin Chen dari Ruang Kosong. Qin Chen terbangun dari tidurnya, dia melihat langit-langit ruangan sebelumnya dan berada di atas tempat tidurnya.
Menggerakkan tangannya dan menyentuh keningnya, disana terukir simbol lain yang tertimpa. Sontak hal tersebut membuat keluarga Qin Chen terkejut melihat Qin Chen telah sadar.
Qin Chen beranjak duduk, disampingnya ada istrinya yang masih tertidur. Melihat hal tersebut Qin Chen kembali turun dari tempat tidurnya, berjalan mendekati jendela dan melihat simbol di keningnya.
'Terjadi lagi ... '
Qiu Yu Ran mendekati Qin Chen, dia memegang tangan kanannya dengan erat. Melihat Qin Chen dan berbicara. "Sayang ... Apa kamu baik-baik saja?"
Tidak ada kata lain selain itu, Qiu Yu Ran masih ragu untuk berbicara sekarang. Setelah mengetahui kekuatan Qin Chen, dia ragu untuk bertanya kepada Qin Chen yang sekarang sulit untuk di pahami.
Qin Chen mengangguk kecil memberikan jawabannya. Dia memejamkan matanya, mencari tahu keberadaan Yin'er yang sebelumnya pergi meninggalkan ruangan.
Khawatir dengan keadaannya, karena dunia masih dalam Kekacauan besar. Qin Chen menelusuri Alam Surga melalui pengelihatannya, namun tidak dapat melihat keberadaan Yin'er.
[Peringatan!]
[Putri Tuan, Yin'er dalam bahaya!]
Pada saat itu juga, untuk pertama kalinya bagi Qin Chen merasakan khawatir berlebihan kepada Yin'er. Bagaimana bisa Yin'er tidak berada di Alam Surga, jika tidak di culik oleh Dewa dari Alam Tertinggi!
Tidak mungkin!
...
*See You Again :)
__ADS_1
Belum bisa up 2, sibuk di kenyataan 🙏