
Tanah Tersembunyi
Setelah masuk dan keluar dari Portal sebelumnya, Qin Chen berada di tengah-tengah Laut yang membentang luas di sana. Sekitarnya tampak hanya terlihat laut dan laut saja, tidak ada satupun daratan selain daratan yang Qin Chen pijak sekarang.
Qin Chen tampak bingung, namun mau bagaimana lagi. Dia sekarang terjebak di sana, tidak ada jalan keluar dimana Portal sebelumnya menghilang, dan untuk kembali harus menemukan portal lainnya.
"Tanah Tersembunyi, apa juga mengarah pada daratan yang Tersembunyi di lautan ini? Atau ada dataran lain yang di tutupi oleh ilusi tingkat tinggi yang tidak dapat aku tembus melalui pengelihatan."
Kenapa semuanya harus begitu sulit! Kenapa tidak langsung ketemu dan mendapatkan hadiah di Tanah ini, bukankah ini lebih mudah dibandingkan mencari?
Qin Chen lalu berjalan menginjak air, dia maju kedepan mencari tanda-tanda keanehan. Jika ketemu, maka Qin Chen ingin mencari tahu tentang kekuatan yang dapat menyembunyikan sebuah daratan hingga Qin Chen sendiri tidak dapat melihatnya.
Tiba-tiba, saat Qin Chen sampai di tengah-tengah laut, air yang tenang berubah menjadi gila. Ombak besar dan gerangan seekor Monster laut terdengar.
Swushh!
Kilatan serangan tiba-tiba melesat di hadapan Qin Chen, untungnya dia dapat dengan cepat menghindar. Jika tidak, maka sudah dipastikan bahwa Qin Chen akan terhempas ke air dengan keras!
Perlahan permukaan Air naik membentuk sebuah bukit tinggi ke langit, dan Tiba-tiba bukit air tersebut menghilang, terlihat jelas bahwa ada Monster bertubuh besar ada di hadapannya.
Memiliki tubuh menyerupai tentakel, mata satu besar di kepala dengan mulut seperti mesin penghancur mempunyai banyak gerigi di sepanjang mulutnya.
Menarik!
Lingkaran di tengah mulai berputar dan menarik apapun ke dalam giginya, Qin Chen ikut tertarik ke sana untuk membuat pelajaran dan mencari tahu tentang Monster tersebut, mungkin dia akan mendapatkan ramuan langka.
Dinding Monster seperti daratan yang hancur, saat Qin Chen masuk kedalam dan lebih dalam. Qin Chen tiba-tiba berada di tempat begitu aneh untuk di katakan.
"Seperti Bumi kedua, namun penuh kehancuran! Tentu saja, dia melahap segalanya menjadi butiran debu. Tidak ada komentar untuk kekuatan yang dia miliki, namun dalam perutnya tercipta Dunia kecil, Tanah Tersembunyi!"
Melompat dari bangunan di dalam perut Monster, Qin Chen menuju cahaya terang di tengah perut Monster. Cahaya itu memiliki energi padat, dan seluruh aliran benang mengarah padanya.
__ADS_1
Sepanjang jalan, hanya ada kegelapan dan kehancuran di sana, tidak ada satupun tanda-tanda kehidupan. Qin Chen dapat hidup saat tertelan karena serangan Monster sebelumnya Qin Chen pantulkan ke tempat lain sehingga tidak terjadi apapun padanya.
Cling! Cling! Cling!
Dari belakang Qin Chen, bayangan menyerupai manusia terbang begitu anggun menuju pusat cahaya. Tubuhnya hanya kilauan cahaya, melintas di atas kepalanya memberikan kesan misterius.
Qin Chen terdiam, wujudnya memang menyerupai orang yang dia kenal. Mengikutinya dari belakang, wanita itu menyadari kehadiran Qin Chen dibelakangnya.
Sedikit melihat kebelakang, dia tersenyum memberikan isyarat aneh namun berarti. Tangan Qin Chen bergerak sendiri seakan-akan meraihnya untuk tidak pergi menjauh darinya.
"Hahaha ... " Tawanya begitu kecil terdengar di telinga Qin Chen, wanita itu semakin menjauh dan meninggalkan sebuah kata. "Dunia tidak akan pernah Damai sampai kamu mengenali siapa dirimu sebenarnya, Qin Chen. Waktu di Alam Surga telah usai, pergilah menurut isi hatimu dan temui aku sebagai jalan barumu ... "
Saat suara itu menyebar melalui udara dan langit, Qin Chen meraih pecahan cahaya miliknya. Dari suaranya, dan cara bicaranya, Qin Chen tahu siapa dia.
"Ratu ... Apa itu kamu?" Gumamnya.
Cahaya yang ia raih berubah menjadi sebuah gulungan, gulungan tersebut begitu mewah dengan ikatan sutra melayang beberapa meter mengikuti hembusan angin.
Membuka gulungan tersebut dan, terdapat lukisan Istana di pinggir jurang yang memiliki air terjun begitu besar dan indah disana. Qin Chen tidak tahu apa maksudnya, namun yang jelas dia mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya.
Menyimpan gulungan kedalam inventor, beberapa menit berlalu setelah melihat kepergian wanita itu. Qin Chen melanjutkan perjalanan menuju pusat cahaya yang ia yakini sebagai Holy Ring's!
***
Setelah berapa menit berlalu, Qin Chen sampai di tempat tujuan. Melayang di hadapan Megastruktur, di pusat Megastruktur terdapat bintang katai putih berukuran sedang yang tengah di kelilingi Megastruktur. Energi bintang tersebut menjadi bahan energi atau tempat tenaga.
Saat melihat lebih detail, di dalam bintang tersebut terdapat Holy Ring's bercahaya terang. Qin Chen tertegun melihatnya, tidak percaya bahwa mereka menggunakan Holy Ring's Istrinya sebagai pusat Energi.
Ukuran Megastruktur menyerupai ukuran bulan, Qin Chen melesat masuk kedalam namun banyak rintangan yang ia lewati. Teknologi luar biasa menyerangnya secara gila, kilatan-kilatan cahaya melesat menembus baja, untungnya Qin Chen dapat mengatasinya.
'Bagaimana di dalam perut Monster ini terdapat proyek Megastruktur ini! Atau ada Dewa yang memiliki kecerdasan teknologi terkurung didalam perut Monster dan tidak dapat lolos darinya.'
__ADS_1
Lain sisi, sosok lain muncul memangilnya untuk mendekat. Qin Chen melihatnya, namun tidak bereaksi terhadap panggilan tersebut, menuju tempat dia dipanggil dengan berani melewati serangkaian serangan dari Megastruktur!
Menghindar hingga sampai pintu masuk Megastruktur, Qin Chen masuk kedalam dan berjalan mengikuti lorong putih polos tanpa satupun warna lain disana.
Saat tiba di ruangan luas yang dapat menampung ribuan Qin Chen, dia berhenti dan melihat seseorang tengah terduduk di Tahta!
"Siapa kamu sebenarnya? Kenapa memanggilku untuk datang ketempat ini? Apa ada sesuatu yang ingin dikatakan?" Langsung bertanya tidak peduli siapa dia sebenarnya, Qin Chen telah menemukan Holy Ring's dan tentunya di sekitarnya akan diabaikan.
"Aku? Aku hanya proyeksi bayangan yang tercipta atas kehendakku sendiri. Sama seperti sebelumnya, aku tidak memiliki waktu untuk berbicara panjang. Aku memaksa diriku sendiri untuk menciptakan teknologi tinggi yang dapat mengunggah kesadaranku menjadi proyeksi bayangan ini ...
Kenapa tidak menggunakan Jiwa ataupun Roh untuk menjadi tempat ataupun jalan bicara, Jiwaku seperti terikat sesuatu yang dapat dengan cepat menemukan lokasi keberadaanku. Kedelapan Pilar Bintang dihancurkan mengubahnya menjadi Megastruktur untuk menciptakan mesin berteknologi tinggi seperti pemikiranmu dulu."
Qin Chen terkejut lalu bersuara. "Jadi ... Kamu adalah istriku dan Chu Xiawei beserta lainnya adalah Putra dan Putri kita? Menggunakan kesadaran dirimu yang berada di Holy Ring's lalu mengubahnya menggunakan teknologi tinggi menjadi proyeksi lain tanpa melibatkan kekuatan tersebut."
Logisnya, Qin Chen paham karena dia bosan disana dan membuat sesuatu yang gila menghilangkan kebosanan. Dengan bantuan pengalaman Qin Chen, dia mencoba menciptakan Teknologi Tinggi menggunakan Pilar Bintang.
Hasilnya, Megastruktur tercipta dan dia tidak bosan lagi. Meskipun begitu, dia tidak dapat lepas dari Monster ini, sehingga dia terkurung di dalam perutnya. Kekuatan Dewi maupun Sihir Ajaib tidak dapat digunakan secara penuh saat menggunakan proyeksi bayangan.
'Jatuhnya sama seperti Qin Qui, dia memiliki tubuh asli namun telah mati, dan Jiwa nya terpencar di Holy Ring's, lalu kesadaran di Holy Ring's ini menciptakan Teknologi Tinggi untuk menghilangkan kebosanan sekaligus mengunggah kesadaran nya menjadi Proyeksi.'
'Fisik, Jiwa, Kesadaran. Semuanya sama seperti Qin Qui, apa Qin Qui adalah Dewa Terkuat dan Tidak dapat dikalahkan di masa lalu, hingga dia bosan lalu menjadi proyeksi sistem? Atau jangan-jangan dia adalah Ratu itu sendiri!'
[...]
[Jangan mengada-ada, Tuan! Hmph!]
[Qin Qui adalah Qin Qui, dia adalah dia! Qin Qui lebih kuat dibandingkan dia, Hmph!]
Satu wanita cemberut karena Qin Chen membuat teori seenak jidatnya, dan wanita lainnya masih tanda tanya bagi Qin Chen, bagaimana kesadarannya bisa menciptakan Teknologi Tinggi? Apa mungkin menggunakan Sihir Unik, atau ada seseorang yang membantunya.
...
__ADS_1
*See You Again :)
Sistem, oh Sistem, baiklah dikit :/