Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 030 - Menentang Hukum!


__ADS_3

Kediaman Chu


Qin Chen melihat sikapnya sama seperti dirinya yang tidak mau kalah, dalam ruangan tersebut tidak ada yang menyadari bahwa Qin Chen dengan pria tersebut memiliki kemiripan yang cukup sama.


Dari segi penampilan mereka berdua sama, dan segi ketampanan mereka berdua sama-sama tampan. Mata merah darah cerah, rambut merah seperti api. Pria tersebut benar-benar mirip dengan Qin Chen tidak jauh berbeda, perbedaannya adalah Qin Chen memiliki rambut putih.


Di dalam ruangan, Qin Chen menghilangkan api yang sebelumnya ia keluarkan untuk menunjukkan kepadanya. Api itu kemudian menghilang dari tangannya, Qin Chen lalu bertanya sekali lagi. "Apa sekarang aku boleh melihatnya lebih dekat?"


Wanita sebelumnya melihat ke arah pria disampingnya, ia menyetujui akan hal yang diminta Qin Chen. Karena Api Surga Suci telah menunjukkan kebaikan dan kesucian Qin Chen. Berbeda dengan pria disampingnya, ia melihat adiknya telah setuju namun dirinya belum.


Ia bermaksud untuk menguji Qin Chen sebelum permintaan Qin Chen dipenuhi. "Siapa namamu? Dan jawab satu pertanyaan dariku. Kenapa kau sangat antusias untuk melihat Saudari Pertama dari dekat!?" Ia memberikan pertanyaan kepada Qin Chen.


Pertanyaan pria sebelumnya sedang menguji kejujuran Qin Chen, ia tidak memiliki cara lain selain menjawabnya secara langsung disini. Berjalan satu langkah kedepan, dan berkata. "Namaku Qin Chen, dan jawaban dari pertanyaanmu ... Aku melihat ada sesuatu yang samar-samar di dalam tubuhnya, dan itu sangat familiar denganku ...


Dan wanita disampingmu, dia tahu bahwa Api Surga Suci hanya akan memilih orang dengan hati baik maupun Suci, jadi tujuanku kesini sudah jelas untuk membantunya pulih ...


Satu hal lagi, diluar kediaman ini memiliki Formasi yang memisahkan dua Dimensi, dan ruangan ini telah dipasang Formasi larangan yang cukup banyak untuk menjebak orang-orang yang berniat menyakitinya, apa aku benar?" Balas Qin Chen dengan tatapan mata serius dan tidak ragu dengan jawabannya.


Pria sebelumnya dibuat syok dengan jawaban Qin Chen, bersamaan dengan wanita sebelumnya terkejut bahwa semua Formasi telah di baca olehnya. Chu Yu tidak tahu apa-apa di dalam sana menjadi bingung dengan pembicaraan mereka.


Ia lalu mengerakkan tangannya, gerakan tersebut dibaca Qin Chen dan benar saja. Ia tengah menciptakan Formasi penyerangan untuk menyerang Qin Chen. "Formasi Langit dan Bumi, Akar Pengikat!"


Getaran di dalam ruangan terjadi, retakan di atas lantai membuat Chu Yu terkejut. Tiba-tiba muncul akar-akar dari dalam tanah, mereka bergerak ke arah Qin Chen untuk menyerang.


Di sisi lain, Qin Chen melihat serangan tersebut kini mengangkat sedikit kaki kanannya ke atas, dan berkata. "Formasi Surga dan Bumi, Pertahanan Xuanwu!"


Menghentakkan kakinya ke lantai, Qin Chen menciptakan pertahanan Xuanwu. Dibawah kakinya terlihat jelas Formasi pertahanan, lingkaran membentang luas memperlihatkan Xuanwu di dalam ruangan!

__ADS_1


Meskipun ukurannya menjadi kecil dari pada aslinya, namun pertahanannya tidak boleh di anggap remeh. Serangan sebelumnya terbentur oleh pertahanan dan lenyap menjadi kepingan cahaya!


Formasinya lenyap menjadi kepingan cahaya, mata mereka semua terbuka lebar sekali lagi. Dalam dua pertandingan, mereka berdua kalah telak melawan Qin Chen!


"Apa sudah selesai mengujinya?" Tanya Qin Chen.


Sontak membuat pria tersebut terkejut, ia telah kalah dalam pertandingan Formasi. Qin Chen lebih memahami tentang Formasi dibandingkan dirinya sekarang. Ia menerima kekalahan ini, memberikan hormat kepada Qin Chen. "Maafkan atas kelancangan saya sebelumnya, saya hanya berusaha melindungi keluarga hamba dari berbagai bahaya, mereka adalah satu-satunya keluarga saya di Dunia ini."


Mendengar jawaban dari pria tersebut, Qin Chen menerima goresan dalam hatinya. Beberapa kepingan ingatan masuk kedalam pikirannya. "Aku mengerti apa yang sedang kau alami sekarang ini."


"Terimakasih banyak karena telah berbaik hati kepada saya." Balasnya penuh hormat.


Qin Chen tersenyum, permasalahan kali ini diselesaikan dengan pihak keluarga Chu menerima kekalahan. Qin Chen kembali berjalan kedepan untuk mendekati wanita yang terbaring di atas tempat tidur.


Berdiri dihadapannya, Qin Chen tanpa suara sedikitpun melihatnya tengah terbaring lemah. Mereka bertiga kini melihat Qin Chen tengah berdiri, tidak tahu apa yang sebenarnya Qin Chen lakukan.


Sebuah pengorbanan yang melahirkan penderitaan, dan penderitaan membawa kesedihan!


Dimana satu anak kecil melihat kematian orang yang ia sayangi, pandangan matanya merasakan kesedihan mendalam dan ketakutan. Hingga saat ini, mungkin dirinya akan merasakan kesedihan tersebut.


Di samping Qin Chen mereka melihat Qin Chen diam dan bahkan tidak bergerak sedikitpun, melihat tatapan mata Qin Chen seperti kosong. Bahkan jika itu ratusan ribu pedang menancap kejantungnya tidak dapat membuatnya meneteskan air mata.


Tepat disampingnya anak yang berada di dalam ingatannya, Qin Chen sedikit menggerakkan kepalanya, melihat anak kecil itu ada di hadapannya kini telah tumbuh dewasa. Ia lalu menggerakkan bibirnya untuk bertanya. "Apa dia selalu menangis di malam hari maupun saat sedang sendiri sewaktu masih muda dulu?" Tanya Qin Chen.


"Bagaimana anda tahu." Sahut pria di sampingnya, karena hal ini hanya diketahui oleh mereka bertiga dan tidak ada satupun orang yang mengetahuinya.


"Saudari pertama selalu menangis dimalam hari, ada dimana saat itu aku melihatnya sedang menangis. Saat aku bertanya, Saudari hanya menjawab tidak apa-apa." Jelas wanita sebelumnya kepada Qin Chen.

__ADS_1


Qin Chen mendekatinya dan menyentuh wajahnya dengan lembut di hadapan mereka bertiga. "Siklus kehidupan dan kematian tidak ada yang mengetahuinya. Pengorbanan melahirkan penderitaan dan penderitaan membawa kesedihan. Itulah yang dia rasakan sekarang ini."


Mereka bertiga tidak tahu apa yang dikatakannya, namun perkataan Qin Chen memiliki arti tersendiri didalamnya. Sentuhan tangannya membuat wanita itu bergerak mengejutkan mereka semua di dalam ruangan.


"A ... " Ia bahkan kesulitan untuk mengucapkan beberapa kata saja. Kedua adiknya berada disampingnya terdiam tanpa kata-kata, ia adalah pertama kalinya bagi mereka bisa mendengar suara kakak mereka lagi.


Qin Chen lalu berkata. "Tidurlah, setelah ini ... Penderita yang telah kamu pendam akan hilang seperti mimpi." Merespon suara Qin Chen, ia kembali tertidur dengan kepalanya menyender di telapak tangannya.


"Tidak ada yang dapat menghalangiku untuk menyelamatkanmu. Sekali lagi, aku akan menyelamatkanmu dan membersihkan kesedihan ini dari dirimu." Ucap Qin Chen.


Matanya bersinar terang mendominasi Langit dan Bumi! Aura keberadaan miliknya dibuka, saat bersamaan orang-orang di Wilayah Phoenix merasakan keberadaan Qin Chen!


Aura Keberadaan Qin Chen hanya akan dibuka jika itu menyangkut keluarganya. Dalam keadaan ini, Qin Chen dalam mode serius menentang segala konsekuensi yang akan diterimanya.


[Peringatan!!!]


[Apa Tuan yakin akan menentang Hukum Sebab dan Akibat! Hukum paling mengerikan di antara Langit dan Bumi! Ini tidak hanya berdampak pada Tuan, melainkan menyinggung Supreme God lainya!]


"Tidak ada gunanya memiliki kekuatan besar, jika aku tidak berani mengambil konsekuensi ini!" Membalas perkataan Qin Qui seperti biasa, ia tidak takut akan konsekuensinya. "Perlu kamu ingat Qin Qui, hanya aku seorang Mahkluk Tertinggi di seluruh Alam!" Dengan mata penuh ambisi dan keyakinan, mata Qin Chen sekali lagi mendominasi!


Tubuh Qin Qui bergetar hebat, untuk Pertama kalinya bagi dirinya melihat tatapan mata penuh ambisi dan keyakinan terpancar dari matanya! Tersenyum puas akan perkataan Qin Chen, ia membalasnya!


[Jika itu pilihan Tuan, maka Qin Qui tidak akan menutupinya lagi!]


...


*See You Again :)

__ADS_1


__ADS_2