
Apa mungkin ... Ratu dan Qin Qui adalah satu orang yang sama? Disaat kemunculannya, Qin Qui tidak muncul seperti biasanya saat kedatangan musuh lain.
Qin Chen lalu mengutarakan pikirannya, kembali melihat ke arah wanita dihadapannya, lalu dia bersuara. "Lalu, apa yang akan terjadi selanjutnya?"
"Tidak banyak, aku ada sekarang karena aku bosan terkurung di Holy Ring's. Sekarang, kamu telah datang kepadaku, aku menyerahkan sisanya padamu." Balasnya dengan raut wajah bahagia tercampur sedih.
"Aku telah mengumpulkan Holy Ring's begitu banyak, hanya tinggal satu lagi bagiku untuk bisa membangkitkanmu kembali. Tidak akan lama setelah ini, aku akan mendapatkannya dan kamu dapat bertemu dengan mereka."
Wanita itu tersenyum, dia mendekati Qin Chen seraya ingin memeluknya dengan erat. Namun, mereka berada di Dimensi yang berbeda-beda, Qin Chen adalah kehidupan nyata, sedangkan dirinya hanyalah kecerdasan buatan dirinya sendiri.
"Memilihmu adalah kenangan yang paling indah dan terbaik ... " Wanita di pelukannya menangis, meksipun tidak nyata namun terasa menyakitkan.
Qin Chen membalas pelukan itu dengan hangat, dia kembali bersuara. "Jika kamu mengatakan demikian, maka aku adalah pria yang sangat bahagia dapat mempunyai wanita sepertimu. Namun, karena kesalahanku, kamu mengalami hal ini. Tapi, aku akan membangkitkanmu secepatnya, aku janji."
Dia tersenyum bahagia dengan sudut bibirnya sedikit lebar, begitu manis sampai hal fantasi imajinasi Qin Chen hancur tidak dapat menciptakan keindahan selain senyuman tulus darinya.
"Terimakasih, aku sangat bahagia ... " Wanita itu mulai menghilang menjadi serpihan cahaya putih, dia memberikan ciuman antar Dimensi yang berbeda. Tidak terasa, namun memiliki ikatan takdir tak terlupakan.
Menghilang menjadi cahaya meninggalkan Qin Chen sendirian disana, Qin Chen mencoba meraih namun hanya mendapatkan serpihan cahaya. Kenapa begitu cepat, mungkin dia memang ingin pergi seperti ini dan bertemu saat memiliki Tubuh aslinya.
"Meskipun terpisah oleh Dimensi berbeda, dia membawa kesan takdir begitu kuat hingga ikatan takdirku dengannya tidak dapat di lepaskan oleh apapun itu." Gumamnya menatap langit putih.
Setelah beberapa menit di dalam ruangan, Qin Chen melangkahkan kakinya hendak menuju tempat Holy Ring's berada. Mengambilnya, lalu keluar dari tempat ini menuju Dunia luar melanjutkan perjalanannya.
***
Setibanya di depan Holy Ring's berada, Qin Chen berada tepat di depannya. Meraih Holy Ring's menggunakan tangan kosong, Holy Ring's merespon dengan baik kedatangan Qin Chen.
Qin Chen mengambilnya dan Holy Ring's berada di tangan Qin Chen, dia berhasil mendapatkan Holy Ring's kedelapan. Tinggal Holy Ring's a kesembilan yang belum diketahui tempatnya, jika mengikuti kata hatinya mungkin akan sampai.
__ADS_1
"Holy Ring's Kedelapan telah didapatkan, satu Holy Ring's lagi. Jika aku mendapatkannya, maka mereka akan bahagia dapat bertemu dengan ibu mereka kembali."
[Setelah Qin Qui cari, Holy Ring's kesembilan hanya Tuan yang dapat mengetahuinya. Holy Ring's seperti menyatu dengan tubuh Tuan, sehingga takdir atau tidaknya bertemu dengan Holy Ring's kesembilan tergantung pada Tuan sendiri.]
"Keyakinan ya ... Qin Qui, bisakah kamu pergi menuju tempat mereka dan minta pada mereka Holy Ring's. Aku mungkin akan pergi jauh, dan tidak akan kembali lagi. Kamu tahu apa maksudku."
[Baik, Tuan.]
Qin Qui pergi dalam diri Qin Chen, sedangkan Qin Chen di sana berjalan keluar dari Megastruktur. Menelusuri lorong sebelumnya hingga dia keluar dari Megastruktur yang dibuat oleh istrinya sendiri.
Di Langit, Megastruktur masih bekerja dalam beberapa waktu saja. Qin Chen mengangkat tangannya kedepan dari telapak tangannya keluar kabut menyerupai lumpur melahap Megastruktur!
Dia menyimpannya ke Dimensi yang pernah dia buat untuk menjadi barang berharga baginya. Dengan memberikan bintang kecil menjadi sumber energi baru, Megastruktur akan bertahan lama di langit hampa.
Megastruktur terhisap dan berpindah tempat secara instan kedalam Dimensi ciptaan Qin Chen. Setelah itu, Qin Chen melihat ke atas perut Monster itu begitu besar dan gelap tanpa penerangan.
Rencana Qin Chen gagal total, dia terbang lebih tinggi ke langit. Saat berada di atas langit, Qin Chen menunjuk dengan jarinya kedepan. Berpikir sesaat mencari kemampuan peledak yang pernah ia gunakan dulu.
Qin Chen sedikit frustasi, kemampuannya terlalu banyak hingga dia lupa yang mana. "Sudahlah! Aku akan memberikan ledakan uap panas saja!"
Dari ujung jarinya, perlahan terkumpul energi yang cukup besar untuk meledakkan Monster ini. Mengalir dan membentuk embun tetesan air panas yang akan terjatuh ke Bumi!
Tes!
Berputar di langit jatuh kebawah, energi yang Qin Chen kumpulkan menjadi butiran air yang jatuh. Kini benar-benar jatuh ke lautan, Monster tersebut memiliki air yang mendominasi dibandingkan dataran tanah.
Saat hampir mendekati permukaan air, Qin Chen keluar melalui retakan Ruang. Muncul di hadapan Monster tersebut dengan senyum liciknya, tentunya membuat Monster tersebut terkejut sekaligus kesal.
Roarrr!
__ADS_1
Meraung! Monster tersebut meraung menyebabkan gelombang air di dalam perutnya mengenai energi Qin Chen dan meledak di dalamnya!
Boom!
Tanpa perhitungan lagi, hasil ledakan terbesar menghancurkan tubuh monster berkeping-keping hingga tidak berbentuk lagi. Qin Chen melihat hasil karyanya begitu mengagumkan, meskipun tidak memiliki efek ledakan seperti warna.
"Ledakan ini, aku memberikan nila 8 dari 10. Cukup bagus meskipun tanpa efek tambahan seperti warna." Ucapnya sambil menatap hasil ledakan.
Pergi dari sana menuju portal, Qin Chen berencana keluar dari Tanah Tersembunyi. Urusan Qin Chen telah usai, selanjutnya perjalanan Qin Chen penuh kata akan dimulai lagi.
Saat tiba di depan portal, Qin Chen turun dan berjalan keluar dari sana. Memasuki portal kembali, ia tersedot oleh ruang dan waktu melintasi antar Dimensi dengan sekejap mata saja.
***
Di depan portal, tepatnya di Alam Surga, pria sebelumnya tengah berdiri melihat ke arah portal. Qin Chen yang baru keluar dibuat terkejut atas kedatangannya, tidak ada tanda-tanda niat buruk sehingga Qin Chen tidak memperdulikannya.
Berjalan kedepan, beberapa langkah dari Portal. Pria tersebut bersuara. "Anak muda, kenapa kau bisa memiliki Aura Phoniex es di dalam dirimu?" Pria tersebut bertanya kepada Qin Chen.
Mendengar hal tersebut, Qin Chen sedikit melihatnya dengan tajam membalasnya. "Ini bukanlah sesuatu yang perlu diketahui oleh orang luar, aku berterimakasih atas bantuan sebelumnya. Namun berbeda jika kau menanyakan tentang diriku."
"Begitu, Ya ... " Balasnya seperti tidak puas dengan perkataan Qin Chen sebelumnya, menyadari hal tersebut membuat Qin Chen sedikit berwaspada. Pria itu lalu bersuara kembali. "Aku tidak akan berbicara banyak, jaga dia untukku dan katakan bahwa aku selalu menyayanginya lebih dari apapun itu."
Pergi setelah mengatakan hal tersebut, Qin Chen dibuat bingung oleh pria itu! Siapa dia? Kenapa datang lalu pergi seperti orang yang hidup dalam bayangan tanpa melihat cahaya matahari.
Dia? Siapa?
...
*See You Again :)
__ADS_1