
Alam Violet, Wilayah Badai Petir
Di Wilayah tersebut, badai petir hanya menargetkan satu orang dimana Qin Chen saat ini adalah target yang sebenarnya. Dalam ribuan petir menyambar, Qin Chen masih dengan santainya menerima.
Sambil menerima Petir tersebut, Qin Chen melihat kanan dan kiri mencari jalan keluar dari Lapisan Pertama. Dibawah sana, Chu Chunhua tengah memperhatikan Qin Chen yang melihat kanan kiri.
Chu Chunhua lalu berbicara. "Sayang, apa kamu bisa mengarahkan beberapa petir ke arahku? Aku membutuhkan Esensi Petir tersebut untuk meningkatkan sesuatu. Karena kamu dapat menariknya, seharusnya kamu dapat melepaskan beberapa saja."
Qin Chen yang mendengarnya langsung membalasnya dengan sedikit membentak. "Apa kamu gila! Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Kamu diam disana, dan biarkan aku mengurus apa yang kamu minta!"
Chu Chunhua langsung terdiam membisu mendengar suara Qin Chen tengah memarahinya. Qin Chen bersuara dengan nada lantang dan menghempaskan seluruh petir-petir tersebut jauh ke atas langit.
Semakin tinggi dia terbang ke atas dengan cepat membawa petir-petir lainnya menyerang Qin Chen dengan ganas. Qin Chen mengerakkan tangannya Menyegel Petir.
"Segel Surga!"
Tiba-tiba, labu hijau muncul melesat di sampingnya dimana labu tersebut membuka tutupnya. Qin Chen langsung mengarahkan petir-petir tersebut masuk kedalam labu hijau.
Sembilan ratus sembilan puluh sembilan petir masuk kedalam labu hijau. Qin Chen tertawa kecil, namun ini belum seberapa karena petir paling murni belum muncul.
Qin Chen melepaskan potensi Tertinggi miliknya untuk memancing Petir Murni keluar dari sarangnya.
Seketika, setelah Qin Chen menggunakan potensi Tertingginya, gemuruh keras di langit memecahkan kekosongan, menyapu kekacauan dari bumi. Kilatan guntur-guntur berwarna emas bercampur Violet muncul di atas langit.
Chu Chunhua di bawah melihat apa yang terjadi di atas sana, di sana terlihat Guntur murni yang dia butuhkan muncul tepat setelah Qin Chen memancingnya.
Qin Chen melihat kemunculan Guntur Murni, dia langsung mengeluarkan labu emas lainnya dari sakunya. Melesat ke langit dengan kecepatan tinggi, labu emas tersebut siap digunakan.
"Segel!"
Langit-langit meledak, hembusan angin menyapu bersih keadaan di atas sana. Guntur-Guntur tertarik masuk kedalam labu emas. Dua puluh satu sambaran masuk kedalam labu emas, Qin Chen masih belum puas dengan semuanya.
Semakin menghina Guntur, semakin tinggi pula guntur-guntur yang akan di pancarkan. Di Lapisan Kedua, badai terus menerjang tubuh Qin Chen, dia menarik lebih banyak guntur-guntur untuk masuk kedalam.
Chu Chunhua khawatir dengan keadaan Qin Chen yang menarik banyak guntur, itu akan membebani tubuhnya dengan serangan kuat tersebut.
Tidak dapat membantu, jika dia bergerak sedikit saja. Sambaran Guntur Murni akan menyerangnya dengan ganas, karena dia adalah objek kedua setelah Qin Chen.
Melihat ke langit, Qin Chen tengah bersenang-senang berenang di antara guntur-guntur dengan santainya. Tubuhnya bebas beban, Guntur tidak akan melukainya.
Chu Chunhua terdiam tanpa berkata lagi melihat Qin Chen di atas sana.
'Dapat memanggil Guntur paling murni di lapisan kedua dan dapat menyegelnya di dalam labu. Sayang, kamu benar-benar orang yang sangat sulit dijelaskan. Jalan pikiranmu, kekuatan mu memang tidak bisa ku baca sedikitpun.'
Di dalam suasana yang tegang, Chu Chunhua membantu Qin Chen jika sesuatu terjadi nantinya. Disana, Sambaran terus d hisap oleh labu emas hingga sambaran terakhir meledakan segalanya.
__ADS_1
Boom!
Ledakan tersebut membuat cahaya putih terang membentang di langit hingga menyilaukan mata mereka berdua. Segala sesuatu di langit menjadi kosong, dimana hanya ada keadaan kosong tanpa material.
Qin Chen yang berada di atas langit mulai membuka matanya setelah beberapa menit berlalu. Saat melihat sekitarnya, Lapisan Kedua tidak lagi memiliki guntur-guntur yang menyerang.
Chu Chunhua juga melihatnya, tidak ada lagi Lapisan Kedua di Alam Violet. Ini seakan-akan guntur-guntur menyerah kepada Qin Chen karena tidak dapat melukainya.
Merasa malu, guntur-guntur tersebut meledak dan meninggalkan Alam Violet begitu saja tanpa berpamitan dengan Qin Chen maupun Chu Chunhua.
Qin Chen turun kebawah, dia lalu mendekati istrinya yang tengah berdiri menunggu Qin Chen. Dua labu di tangan Qin Chen bercahaya terang mengikuti ukiran.
Ia lalu memberikan keduanya pada istrinya, karena dia memintanya untuk mendapatkan guntur-guntur tersebut.
"Ini ... Ambillah semuanya, kamu memintanya, bukan?" Ucap Qin Chen sambil memberikan kedua labu tersebut.
Chu Chunhua menerimanya dengan senang, dia melihat ada banyak Guntur murni di dalam labu. Ini membuatnya dapat menyempurnakan sesuatu miliknya.
"Terimakasih, sayang. Aku sangat membutuhkan Guntur ini untuk menyempurnakan sesuatu. Dengan gerakan guntur ini, aku dapat melakukannya yang sulit dilakukan olehku dulu." Chu Chunhua membalasnya dengan tulus berterimakasih karena sudah membantunya mendapatkan Guntur murni.
"Baguslah, apa yang kamu minta akan aku penuhi, aku senang mendengarnya. Sekarang, kemana kita akan pergi? Aku telah melihat dari atas tapi tidak menemukan jalan keluarnya." Balas Qin Chen.
"Didepan, disana ada Lapisan terakhir yang harus kita lewati. Setelah melewati Lapisan Terakhir, kita akan dibawa ke tempat Monster itu berada."
Saat melihat kedepan, pembatasan antara Lapisan terlihat sebuah Medan Gravitasi bertekanan tinggi di hadapannya. Qin Chen dapat merasakan bahwa Medan Gravitasi tersebut sangatlah berat.
Bahkan, dia melihat dari luar Lapisan sudah mendapatkan perasaan aneh. Namun Qin Chen menghela napas, panjang dia telah mempelajari kekuatan Pembalik, dimana sudah di tingkat Tertinggi.
Chu Chunhua sudah mempersiapkan hal ini dari lama, dia menutupi tubuhnya dengan energi miliknya untuk menahan Medan Gravitasi di Lapisan Terakhir.
Qin Chen melihat hal tersebut langsung menarik kedalam pelukannya. Dia lalu mengendongnya seperti Tuan Putri. Ini mengejutkan Chu Chunhua.
"Tetaplah seperti ini, aku akan membawamu masuk kedalam dengan cepat tanpa menggunakan sedikitpun energi milikmu." Ucap Qin Chen.
"Baik ... "
Chu Chunhua langsung memeluknya dengan erat karena mendapatkan kesempatan. Qin Chen hanya diam dan tersenyum, dengan langkah kaki masuk kedalam Lapisan Terakhir ini.
Saat Qin Chen masuk, mereka merasakan tekanan melebihi apapun disana. Namun secara tiba-tiba, tekanan tersebut menghilang begitu saja dan bahkan Chu Chunhua tidak merasakan ada Medan Gravitasi disana.
Pada saat itu, Chu Chunhua menyadari bahwa Qin Chen telah menguasai Sihir yang dia berikan ke tingkat Tertinggi. Dimana Qin Chen membalikkan Medan Gravitasi tersebut dan membuat area itu bebas tanpa gravitasi.
Chu Chunhua tertegun bagaimana bisa Qin Chen mempelajarinya sesingkat itu. Bahkan dia yang dikatakan jenius tak tertandingi di masa lampau membutuhkan beberapa tahun untuk menguasainya.
Sedangkan Qin Chen, dia hanya membutuhkan beberapa jam saja. Bakat seperti ini membuat Chu Chunhua tertarik ingin mengigit Qin Chen seutuhnya.
__ADS_1
Sementara itu, Wilayah dimana Qin Chen berjalan tidak ada satupun tekanan. Medan Gravitasi di balikan ke ketiadaan. Qin Chen melesat dengan cepat menembus Lapisan Ketiga untuk sampai di tempat sebenarnya.
***
Setelah melesat dengan kecepatan tinggi, Qin Chen dan istrinya tiba di Altar begitu besar dengan monumen Pilar mengelilingi Altar tersebut. Qin Chen tertegun dengan bangunan instruktur fantastis di hadapannya.
Disana, Qin Qui bersuara memberitahukan sesuatu kepada Qin Chen.
[Hewan Mistis ke enam telah muncul.]
Saat hendak berjalan, Qin Chen dihentikan oleh pemberitahuan Qin Qui. Qin Chen terdiam dan membuat Chu Chunhua menjadi bingung sekali. Dia melihat Qin Chen seperti terkejut, lalu bertanya. "Sayang, apa kamu baik-baik saja?"
"Ya, aku baik-baik saja. Hanya sedikit bingung, apa Hewan tersebut adalah Hewan Mistis?" Tanya Qin Chen.
"Mungkin saja, karena aku tidak mengetahui jelas tentang identitas miliknya."
Chu Chunhua turun kebawah dan berdiri di sampingnya. Setelah Qin Chen menyadari hal tersebut, dia kembali melihat kedepannya. Tiba-tiba, Altar tersebut bergerak dan memancarkan cahaya.
Jderr! Jderr!
Suara sambaran Guntur-Guntur mengamuk di atas langit, badai angin mulai terasa sangat hebat di bumi. Qin Chen merasakan tekanan tersendiri dalam dirinya, tiba-tiba dari langit muncul cahaya terang.
Cahaya itu menciptakan Pilar yang menjulang tinggi ke langit, Altar sebelumnya bercahaya mulai bereaksi. Dia terkagum melihat keberhasilan mereka berdua untuk masuk kedalam Wilayah nya.
Qin Chen yang dibawah sedikit mendongak ke atas, pada saat yang bersamaan Qin Chen dapat melihat wujud dari hewan Mistis tersebut dari sana.
Memiliki wujud Naga dan harimau, berwarna biru menyerupai air dan langit. Hewan tersebut turun kebawah menginjakkan kakinya di atas Altar kekuasaan.
Bang!
Suara dentuman memecahkan keheningan langit dan sekitarnya. Qin Chen memandang hewan tersebut dengan terkagum-kagum saat dia mendapatkan kekuatan hewan sekuat ini.
Saat hewan Mistis telah menginjakkan kakinya, dia melihat ke arah Qin Chen dan wanita yang di kenal di masa lalu. Dia tertawa keras mengejeknya secara terang-terangan di hadapan Qin Chen.
Chu Chunhua sedikit kesal, dia menggenggam tangannya dengan erat. Menatap ke arah hewan mistis dengan tatapan marah dan serius mengarah padanya.
Qin Chen mendengar hal tersebut mulai menatapnya dengan tajam, Qin Chen bertanya. "Apa kau Qilin? Jika benar, kembalikan senjata istriku yang kau lahap sebelumnya. Aku memberikanmu satu batang dupa untuk mengembalikannya, jika tidak, maka aku tidak akan bersikap baik lagi dengan pencuri."
"Manusia, sombong! Kau menghadapiku, Qilin! Jika kau menang, aku akan mengembalikan senjata itu. Dan jika kau kalah, kau akan Mati!"
Mereka berdua saling memberikan tatapan tajam, Qin Chen meminta Chu Chunhua untuk mundur beberapa langkah saja. Karena ini akan berakhir singkat.
...
*See You Again :)
__ADS_1