Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 178 : Roh Artefak


__ADS_3

Di dalam ruangan begitu meriah sampai-sampai tidak ada dari mereka tidak berbicara kepada tamu-tamu lainnya.


Dari beberapa sudut, para tamu undangan merapat mengobrol satu sama lainnya. Menikmati Acara yang sudah di sediakan oleh Istana Neraka.


Secara tiba-tiba, Pintu Utama terbuka mengejutkan semu orang. Dari sisi luar pintu, sosok hitam dengan pakaian menutupi sekujur tubuhnya berjalan masuk kedalam.


Qin Chen samar-samar merasakan Aura yang dia kenal. Saat melihatnya lebih detail lagi, sekujur tubuhnya seakan di tutupi oleh kekuatan hebat, sehingga tidak ada yang dapat mengetahuinya.


"Aura yang familiar, samar-samar Aura ini membuatku merasakan seperti mengenalimya. Tapi, kenapa dia menggunakan pakaian yang menutupi sekujur tubuhnya. Tunggu, jangan-jangan orang itu lagi." Gumam Qin Chen yang sedikit terkejut, semuanya belum jelas.


"Apa kamu mengenali?" Tanya Chu Chunhua yang tidak sengaja mendengar gumaman Qin Chen.


Qin Chen sedikit meliriknya. "Ya. Mungkin aku mengenalinya, namun aku tidak dapat memastikannya dengan jelas dari sini. Auranya samar-samar, jadi belum pasti." Balas Qin Chen.


Namun secara tiba-tiba, sosok itu melesat secepat cahaya mendekati Qin Chen. Mengejutkan semua orang dengan sikapnya, sosok itu berdiri di depan Qin Chen dan perlahan berlutut di depannya dengan penuh hormat.


"Yang Mulia ... " Hanya beberapa kata mengartikan semuanya.


Saat mendengar hal tersebut, senyuman misterius terukir jelas di bibirnya. Qin Chen beranjak berdiri dari tempat duduknya, mendekati sosok tersebut dengan pandangan puas.


'Apa yang sebenarnya terjadi?' Batin Qin Chen.


Tubuhnya bergerak sendiri, seakan dirinya yang lain menggerakkan tubuhnya. Tapi yang jelas, insting Qin Chen secara tiba-tiba mengambil alih tubuhnya.


Saat yang bersamaan, Qin Chen mendapatkan pemberitahuan dari Qin Qui.


[Tuan.]


Qin Chen mengerut keningnya. 'Ada apa Qin Qui?'


[Roh Artefak meminta izin untuk kembali.]


Hanya beberapa kata yang Qin Qui katakan, Qin Chen tidak tahu apapun. Namun, dia sedikit mengerti dengan kata untuk kembali, kembali pada Qin Chen.

__ADS_1


Qin Chen langsung mengambil aktingnya. "Kerja bagus ... Kembalilah." Ungkapnya dengan menyentuh bahunya.


Sosok itu sedikit mengangguk, pakaian yang dia kenakan menghilang menjadi cahaya. Di hadapan Qin Chen, Roh Artefak melayang dengan bentuk permata.


Aura yang dia berikan begitu mengerikan menekan semua orang termasuk Keluarga Qin Chen sendiri. Di hadapan Qin Chen, permata itu melesat masuk kedalam celah Kekosongan memasuki pedang utama.


Pedang Utama Qin Chen seperti Asal Muasal yang membuat Roh tersebut kembali ketempat kelahirannya. Qin Chen yang melihat hal tersebut sedikit kecewa, namun dia kembali tersenyum senang.


'Aku kira dia adalah Roh itu ... Ternyata, dia adalah Roh Artefak ... Kenapa hanya dia saja? Kemana Roh Artefak lainnya.'


Qin Chen masih bingung, namun semuanya dilupakan nanti dia cari tahu lagi. Sekarang, Acara terus berlangsung hingga begitu lama di dalam sana.


Obrolan ringan sepanjang waktu terus berlangsung, Qin Chen sama halnya. Dia banyak berbicara di sana hingga pesta selesai dengan baik.


***


Setelah Acara selesai tanpa gangguan, karena semuanya sudah di atur oleh bawahan Qin Chen. Di Acara hanya ada Pesta, untuk hal lainnya akan dibicarakan di lain waktu setelah Acara selesai.


Setibanya di sana, ada banyak Rantai yang mengikat Pedang Utama. Mungkin karena kekuatan yang dia miliki sudah tidak dapat memumpungi Dunia.


"Qin Qui ... Keluarlah dan tolong jelaskan padaku tentang Roh Artefak sebelumnya dan kenapa hanya dia sendiri. Dimana yang lainnya?" Ucap Qin Chen.


Seuntai cahaya kecil bersinar terang, perlahan muncul wujud Qin Qui di dalamnya. Qin Chen sedikit bingung, karena Qin Qui akhir-akhir ini sangat aneh, apa lagi cara keluar dari tubuhnya terus berubah-ubah.


Setelah keluar, Qin Qui berdiri di samping Qin Chen. Dia melihat Senjata Utama Qin Chen dengan padangan sangat kagum, Qin Chen memperhatikannya.


"Apa kamu menyukainya? Jika benar, ambilah." Qin Chen memberikannya kepada Qin Qui dengan nada yang serius.


"Tidak ... Kekuatan Qin Qui tidak sebanding dengan Tuan. Jika Qin Qui menyentuhnya, Akar Asal Muasal Qin Qui akan lenyap dan tidak dapat hidup kembali dalam wujud apapun di Dunia." Jelasnya.


"Begitu ... Jadi maksudmu, aku Monster Primordial yang tidak bisa hancur? Karena dapat bertahan dari kehancuran Asal Muasal di Senjata itu?" Tanya Qin Chen.


" ... Benar Tuan. Maaf tidak sopan." Balasnya.

__ADS_1


"Tidak apa-apa, sekarang bisa kamu jelaskan padaku tentang sebelumnya? Karena aku sangat penasaran."


Qin Qui sedikit menghela napasnya sebelum menjelaskannya. "Roh Artefak di Alam Neraka, semuanya telah musnah. Hanya ada beberapa Roh Artefak yang masih bertahan, karena sebelumnya ada Formasi Penyegel yang membuat mereka tidak dapat lepas."


"Singkatnya, mereka tidak dapat kembali pada tempat asal mereka. Senjata Utama ini adalah tempat asal mereka. Kenapa mereka semua ingin kembali? Jawabannya adalah, mereka telah muak dengan Mahkluk Hidup di Dunia, karena menggunakan mereka sebagai Senjata Pembunuh, pembantaian, dan lain sebagainya." Qin Qui menjelaskannya kepada Qin Chen.


Qin Chen sempat terkejut, karena Roh Artefak memiliki hal yang tidak mereka sukai. "Bukankah Roh Artefak memangโ€“ " Qin Chen terhenti, setelah menilai Roh Artefak sebelumnya. "Begitu ... Mereka memiliki kesadaran masing-masing, mereka tidak terima digunakan sebagai Senjata masal. Karena itu mereka ingin kembali, sekalipun memiliki kekuatan besar."


"Benar Tuan ... Ada banyak Immortal dan Dewa di luar sana menekan Roh Artefak untuk patuh padanya. Lalu menggunakan Senjata tersebut sebagai senjata Utama mereka."


Qin Chen memikirkan tentang Roh Artefak yang ditingkatkan ke kelas Ilahi, bukankah Senjata tersebut sangat kuat. Karena, Roh Artefak diciptakan dengan kekuatan hebat, jika ditempa lagi dan lagi, kekuatan mereka akan meningkat puluhan kali lipat dibandingkan apapun.


"Sekarang aku mengerti, terimakasih. Mulai besok akan menjadi sangat sibuk, aku perlu mengurus Alam Neraka hingga keadaan di Alam Neraka membaik. Lalu ke Alam Surga menembus Ranah Besar dan naik ke Alam Tertinggi."


Qin Qui mengangguk, dia juga sibuk mengurus Dimensi Chen Qiu yang sebelumnya di buat oleh Qin Chen sebagai Dunia baru jika Alam Tertinggi dan Alam dibawahnya hancur dalam Perang yang akan datang.


"Jika begitu, Qin Qui akan kembali ke tempat Qin Qui. Jika Tuan membutuhkan sesuatu, katakan saja pada Qin Qui. Qin Qui akan membantunya."


Setelah mengatakan hal tersebut, Qin Qui menghilang sebelum mendengar jawaban Qin Chen. Karena dia tahu, Qin Chen tidak akan menolaknya.


"Ha! Dasar ... Datang lalu pergi tanpa pamitan, benar-benar merepotkan. Sudahlah, dari Alam Rendah hingga Alam ini, aku selalu merepotkannya. Memberikan Qin Qui waktu libur sepertinya tidak buruk." Gumam Qin Chen.


Qin Chen juga pergi dari sana, kembali ke tempat dia berada. Qin Chen lalu membuka mata setelah kembali pada tubuhnya, melihat sekitarnya hanya ruang kosong tanpa ada sedikitpun benda-benda.


...


*See You Again :)


[Information: Maaf sebelumnya karena jarang update, karena memang sibuk kerja. Tapi Novel ini bakalan terus di lanjutkan sampai tamat s2 biar tidak gantung. author juga sudah ada bab simpanan kisaran 30++ bab untuk Novel ini, untuk update bakalan 1/day dulu sampai ada waktu buat push bab banyak baru di up 2/day. mohon pengertiannya ๐Ÿ™ author buat novel buat sampingan aja, karena gajinya juga tidak seberapa besar. kalau tidak naik Level paling sebulan hanya 300k, author masih bersyukur karena dapat bulanan yang bisa dipakai buat Kuota. Soal novel satunya kenapa rutin 2/day, karena bab simpanan di catatan author masih banyak, jadi bisa di up 2/day. setiap malam luangin waktu 3 jam lebih untuk buat bab novel ini walaupun tidak di up, karena masih disimpan. sedangkan buat novel sebelah juga dibuat untuk simpanan. Jadi intinya, author nyimpan bab setiap malam kisaran 1 atau 2 bab setiap Novel.]


Terimakasih banyak karena meluangkan waktunya :)


Salam hangat, dari auhtor ๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2