Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 059 - Api Cemburu!


__ADS_3

Setelah kepergian Qin Chen dalam ruangan, mereka bergegas pergi mengejar Qin Chen sekarang ini. Sedangkan Qin Chen, ia tengah berada di hadapan pohon besar. Mungkin, itu adalah tempat terpenting di Desa Elf, sekaligus tempat dimana peninggalan Yu Feifei berada untuk memberitahukan sesuatu kepada Qin Chen.


Dari sisi belakang, pendahulu Elf berlarian mengejar Qin Chen yang mengarah ke sumber Pohon Kehidupan. Di sana adalah tempat harta Ratu mereka berada, tentunya di jaga dengan ketat.


"Ayah, kenapa kita ke sana? Apa ada sesuatu yang membuat ayah pergi kesana?" Tanya Chu Xiawei.


"Ada suara Yu Fefei tengah meminta ayah untuk datang kesana, mungkin ada sesuatu yang ingin dia sampaikan pada Ayah sebelum dia meninggalkan Alam Surga."


"Apa itu seperti batu proyeksi yang menghubungkan jiwa? Dimana untuk memberikan pesan pada orang tertentu?"


"Seperti yang Xiawei kecil katakan. Mungkin ada peninggalan Yu Feifei yang dapat memberitahukan ayah sesuatu tentang Dunia ini atau malah sebaliknya." Ujar Qin Chen.


Matanya berbinar-binar, ia lalu berbicara. "Jika begitu, Xiawei akan membantu ayah masuk kedalam Pohon didepan sana."


Xiawei kecilnya berjalan kedepan, ia membukakan jalan untuk Qin Chen. Sedangkan permaisuri melihat hal tersebut hanya tersenyum kecil, ia berjalan disamping Qin Chen dan maju.


Bang! Bang! Bang!


"Hadang!"


Xiawei kecil nya menghajar orang-orang yang menjaga pohon tersebut, pukulannya tidak membunuh mereka hanya melukai cukup parah agar tidak bergerak lagi. Anak dan ayah sama-sama pembuat masalah, dimana pun mereka berada.


Dari hadapan mereka tiga belas prajurit berlarian menghadang. Chu Xiawei melesat maju kedepan menghantam mereka semua dalam satu kali ayunan tangan.


Bang!


"Kuekkkk!"


Terhempas kebelakang menghantam dinding, Qin Chen dan lainnya masuk kedalam setelah mengalahkan penjaga di sana. Walaupun ranah mereka cukup, namun di hadapan Chu Xiawei semuanya sama saja tidak ada yang berbeda.


***


Setelah berada di dalam ruangan, Qin Chen melihat ada patung Yu Feifei tengah berdiri dan di sampingnya ada patung bocah yang tidak lain adalah Qin Chen sendiri. Melihat hal tersebut, Qin Chen sedikit mengerutkan keningnya karena kenapa tidak tubuh dewasanya saja, kenapa harus tubuh kecilnya.

__ADS_1


"Sepertinya aku mengenali bocah di samping wanita itu, itu seperti mirip seseorang." Permaisuri jelas sedang menyinggungnya di sana.


"Baik-baik, itu aku saat wujudku berubah kecil ... Jangan bahas wujudku, itu memalukan dibandingkan diputusin wanita." Balas Qin Chen.


"Wow ... Pantas saja wanita cantik itu memberikan nama bocah iblis kecil, mau dilihat dari manapun ayah memang iblis kecil."


"Urghh!"


Itu lebih menyakitkan dibandingkan ribuan pedang menghantamnya. Chu Xiawei tertawa kecil karena salah, ia membuat ayahnya seperti tidak ingin hidup lagi. Namun, Qin Chen berjalan mendekati patung tersebut dan duduk di hadapannya.


Qin Chen mengigit jarinya dan darah keluar hingga terserap ke dalam patung tersebut. Cahaya hijau muncul menerangi ruangan, Pohon kehidupan bergetar hebat menyebabkan gempa bumi di wilayah Elf.


Tiba-tiba patung bergerak mengeluarkan cahaya dari matanya, itu sangat jelas membuat semuanya ketakutan, Aura yang terpancar membuat tekanan.


Setelah cahaya itu mulai redup, mereka melihat bayangan wanita cantik berdiri di hadapan Qin Chen. Itu adalah Yu Feifei di masa depan, wajahnya semakin cantik dan cantik setiap kali bertemu.


Aura membunuh dan api cemburu mulai terasa di tubuh Qin Chen. Jelas permaisuri marah karena kemunculan Yu Feifei, ini membuat perang dingin selama ribuan tahun di tubuh Qin Chen.


Saat matanya terbuka, bersamaan dengan munculnya pendahulu dan rombongan Qin Chen di dalam ruangan. Mata bayangan tersebut terbuka dan melihat Qin Chen dihadapannya.


"Ya ini aku, bocah iblis kecil yang kamu hukum dulu. Aku masih kesal, dan ingin menghukummu, sayang sekali kau telah pergi ke Alam Tertinggi." Balas Qin Chen.


"Puhahaha ... Dasar Iblis kecil!" Datang mendekati Qin Chen, dirinya mencubit pipinya di depan istrinya.


Semakin jelas, sudah cukup sabar menahan api cemburu saat Qin Chen dekat dengan wanita sebelumnya. Sekarang, dia secara terang-terangan mendekati Qin Chen di depan matanya.


Api cemburu mulai terbakar, suasana di dalam ruangan menjadi panas, seperti Medan Neraka. Permaisuri tidak tahan lagi dengan kecemburuannya, ia berjalan dan menyentuh tangan Yu Feifei, itu mengejutkan dirinya dan orang-orang di dalam sana.


"Jangan sentuh dia." Ucap permaisuri begitu dingin menatap Yu Feifei, awalnya dia terkejut namun akhirnya dia mengerti dan tertawa melihatnya.


"Fufuahhaha ... Apa kamu cemburu?"


"Tidak!"

__ADS_1


Dengan lantang mengatakan tidak, walaupun wajahnya berkata lain. Tubuhnya menjadi gugup untuk pertama kalinya, api cemburu terus memanas dan membuatnya menjadi sekarang ini.


Ia menarik Qin Chen kedalam pelukannya, menatap Yu Feifei seperti musuh. Hal ini mengejutkan mereka, Qin Chen disana terdiam melihat dua wanita sedang perang dingin di hadapannya.


Qin Chen lalu mengusap-usap kepalanya dengan lembut dan berkata. "Apa kamu cemburu?"


"Ti- Tidak ... "


Sudah jelas dari suaranya yang gugup, Yu Feifei melihat Qin Chen dan wanita disampingnya dekat, ia langsung paham. Paham bahwa Qin Chen memiliki istri dan wanita itu adalah istrinya.


Tertawa kecil, dan berkata. "Kamu tenang saja, jika aku ingin mengambil Qin Chen, aku bisa bersaing denganmu untuk mendapatkan Qin Chen secara baik."


Seperti tantangan bagi permaisuri, ia benar-benar tidak dapat mentolerir tindakan Yu Feifei. Namun, ia berkata. "Coba saja."


Dua mata saling menatap, itu membawa guntur-guntur saling beradu sama sekali. Merebut satu pria, mereka benar-benar mengabaikan dimana tempat mereka berada sekarang.


Dewi Suci tertawa kecil bersama dengan Kaisar Naga Chen. Mereka benar-benar dihibur dengan perubahan sikap permaisuri, dan Qin Chen sungguh terkenal di kalangan wanita cantik.


Pertunjukan ini harus di abadikan, untuk pertama kalinya Permaisuri Phoniex yang dikenal dingin, kini benar-benar di buat cemburu oleh wanita dihadapannya.


Sedangkan Qin Chen, dialah satu-satunya orang yang mampu membuat hati Permaisuri Phoniex menjadi bimbang dan sikapnya terus berubah jika di dekatnya.


Chu Xiawei melihat kanan dan kiri, mereka berdua benar-benar bertarung dalam Dimensi berbeda. Tatapan mata membawa pertarungan antara menang dan kalah, bagaimana dengan ibunya? Mungkin dia akan merebut Ayah dengan kekuatannya.


Qin Chen menghela napasnya, melihat mereka berdua benar-benar membuat dirinya sedikit pusing. "Sudah-sudah ... Jika seperti ini, aku akan mencari wanita lain!"


"Diam!" Bentak mereka berdua dengan keras.


Wajah Qin Chen benar-benar terkejut, baru kali ini di bentak dua wanita sekaligus. Kerutan kening mulai terbentuk, taring iblis muncul memberikan pertanda bahwa Qin Chen sedang kesal.


Sudah terlambat, Qin Chen benar-benar sudah tidak tahan mau menghukum mereka berdua. Mengerakkan kedua tangan, Qin Chen mengunci pengelihatan mereka berdua dengan telapak tangannya!


...

__ADS_1


*See You Again :)


__ADS_2