
Qin Chen kembali melanjutkan penciptaannya. Menyentuh simbol '∞' menggunakan jari telunjuknya. Seketika, satu tetes energi miliknya jatuh dan mengenai simbol tersebut, bercahaya terang menerangi sekitarnya.
Seperti embun pagi di dedaunan jatuh ke Bumi, energi tersebut mengandung penciptaan yang sudah Qin Chen siapkan sebelumnya. Lonjakan energi menyebar luas di dalam Dimensi tanpa batas.
Kecepatan penyebar luasan energi begitu instan, energi di dalamnya berputar membentuk badai angin. Dalam badai seperti angin topan mulai menciptakan materi-materi di sekitarnya untuk membentuk sebuah Tatanan Alam.
Tidak hanya ada satu badai angin, namun di sekitarnya terdapat badai angin tak terhitung jumlahnya. Mereka seperti bintang pusat di setiap Galaxy!
Qin Chen telah membagi banyak pembatasan antara kekuatan rendah hingga tinggi. Ini adalah sesuatu yang harus mereka capai jika ingin hidup Abadi di Dunia ini.
Perbedaan waktu begitu mengerikan, di dalam Dimensi yang Qin Chen ciptakan berjalan ratusan bahkan jutaan kali lebih cepat dibandingkan diluar. Bahkan dapat dikatakan, ini belum sedetik saat Qin Chen meneteskan energi miliknya.
Secara bertahap, materi-materi yang diciptakan mulai membentuk Dunia baru, sama halnya dengan bintang-bintang yang akan menjadi tempat orbit bagi Dunia di sekitarnya.
Berputar hingga rentang waktu yang tak terbanyangkan menciptakan bintang-bintang mengisi kekosongan tanpa batas.
Setelah miliaran tahun penciptaan, Dimensi tersebut terisi oleh manusia yang akan berkembang memenuhi Langit dan Bumi kedepan. Semuanya seolah-olah telah dihitung oleh Qin Chen, waktu tempat dan apa yang akan dibutuhkan.
Sangat mengerikan, pemikiran seperti ini sudah melampaui Dewa. Bahkan Dewa Tertinggi akan kesulitan untuk menciptakan sebuah Dimensi Besar di luar Ruang dan Waktu tanpa batas.
Kehidupan di Dunia mulai berjalan sering berjalannya waktu, semuanya berawal dari nol. Karena ini seperti uji coba sebelum menciptakan Dimensi lainnya.
***
Ditempat Qin Chen berada, cahaya terang yang menerangi simbol tersebut masih bercahaya. Qin Chen menurunkan tangannya, penciptaan selesai dalam Instan. Kehidupan di dalamnya telah memulai fase perkembangan dan akan berkembang.
Sesuai dengan pemikiran Qin Chen, disana mereka akan mengikuti aturan Dunia yang sudah di tetapkan oleh Qin Chen. Qin Qui melihatnya tidak percaya, bagaimana bisa seperti ini!
Qin Chen yang sekarang bukanlah Qin Chen dengan full kekuatan yang dapat melakukan segalanya. Namun sekarang, Qin Qui dikejutkan Qin Chen dengan penciptaannya! Bagaimana ini bisa terjadi, ini adalah tanda tanya.
__ADS_1
"Bagaimana, Qin Qui? Apa kamu menyukai konsep yang aku ciptakan sekarang ini?" Tanya Qin Chen.
Sontak ini membuat Qin Qui terkejut, dia dengan cepat menjawab. "Itu sangat menakjubkan, Qin Qui tidak sempat berpikir untuk menggunakan badai angin tersebut menjadi Fondasi awal penciptaan bintang dan planet di dalamnya ...
Semuanya seperti mimpi, badai angin yang berputar menciptakan materi-materi untuk menciptakan planet dan bintang, di susul dengan penciptaan pembatasan antara Dimensi rendah hingga tinggi ...
Qin Qui sangat kagum, kecepatan waktu penciptaan di dalam sangat sulit untuk di hitung. Namun di luar, hanya satu detik kurang 40 milidetik, ini pencapaian yang luar biasa, Tuan."
"Hahaha ... " Qin Chen tertawa besar mengejutkan Qin Qui, ia tertawa karena terlihat lucu dan bahagia melihat Qin Qui menjelaskannya karena menyukai metode penciptaan Qin Chen.
"Apa ada yang salah, Tuan? Apa Qin Qui melakukan hal yang salah?"
"Tidak-tidak, aku tertawa karena kamu sangat baik memahami apa yang sedang aku buat. Qin Qui, kedepannya akan merepotkan bagi kita berdua, setelah aku mendapatkan sedikit ingatanku dan menyempurnakan kemampuan yang aku miliki, maka hal-hal yang tersembunyi akan bermunculan satu-persatu!" Balas Qin Chen.
Qin Qui mengangguk paham, dia sudah mengetahui hal ini dari dulu maupun sekarang. Qin Chen melihat Dimensi miliknya yang telah diciptakan olehnya sendiri, ini mengandung tanpa batas yang terus-menerus menumpuk di dalamnya hingga tak terbatas.
'Mungkin aku kelewatan menciptakan hal ini, namun aku menciptakan hal ini untuk sesuatu yang akan terjadi.'
Qin Qui terdiam, dalam hatinya sangat gembira bahwa Qin Chen masih menganggapnya. Ditempat Qin Chen, setelah memberikan nama tersebut, ia menghilangkan Dimensi Qin Qui ke suatu tempat yang hanya dirinyalah yang dapat menjangkaunya.
"Qin Qui, aku akan keluar dari ruang ini. Kamu dapat kembali, atau ikut denganku keluar. Semuanya adalah pilihanmu sekarang."
"Qin Qui akan tetap di dalam diri Tuan, karena disana adalah tempat yang baik dibandingkan Dunia luar."
"Baiklah."
Menghilang dari pandangan Qin Qui, Qin Chen muncul kembali ke ruangan penginapan sebelumnya. Ia muncul dengan posisi berdiri, lalu kembali duduk di atas tempat tidurnya dengan posisi bermeditasi.
'Alam Surga telah banyak berubah, mungkin ini karena ingatanku kembali sedikit. Sekaligus kemampuan milikku yang semuanya sempurna dalam hal apapun.'
__ADS_1
'Dewa Tertinggi, setelah aku keluar dari Neraka. Satu-persatu pengikutmu akan ku lenyapkan, lalu naik ke tempat kau berada dan menghabiskannya.'
Setiap katanya tidak mengandung emosi didalamnya, semuanya terdengar netral tanpa satupun kebencian diperlihatkan. Walaupun begitu, semuanya telah di dalam rencana Qin Chen saat ini.
Sebelum pertarungan dimulai, Qin Chen telah memenangkan pertarungan ini. Semuanya sudah dalam kendali, dan itu adalah kepastian Mutlak yang akan di raih oleh saat waktu nya tiba.
***
Paginya, Qin Chen terbangun dari meditasi, melihat sekitarnya tampak sama. Matanya masih tertutup, ini mungkin penampilan baru Qin Chen dengan mata tertutup.
Mengeluarkan Dimensi Chen Qui, melihat perkembangan di dalamnya juga melesat cepat dari yang Qin Chen rencanakan. Semuanya sempurna dalam hal apapun, ini pencapaian terbesar selama dirinya berada di ranah Alam Surga.
Qin Chen lalu menyimpannya kembali, pergi keluar untuk menemui Du Ling Zu. Setelah banyak pengetahuan yang masuk, Qin Chen paham dengan Alam Neraka dan isinya.
Meksipun dia tidak tahu apa yang terjadi, karena itu tidak ada di dalam Perpustakaan Kuno, ini dapat misteri yang harus di pecahkan oleh Qin Chen saat ini.
Setelah keluar, Qin Chen duduk di samping jendela menunggu Du Ling Zu. Tidak lama setelah itu, Du Ling Zu datang menghampiri dirinya.
"Tuan, apa anda sudah menunggu lama?" Tanya Du Ling Zu.
"Tidak, aku baru saja tiba. Lalu, apa yang harus dilakukan sekarang? Apa kamu masih ingin melanjutkan untuk mengambil tanaman di Alam Tersembunyi?" Qin Chen lalu bertanya tentang tujuan sebelumnya, apa Du Ling Zu tetap melanjutkannya atau tidak.
"Ya, aku tetap melanjutkan untuk pergi menuju Alam Tersembunyi. Semuanya sudah aku persiapkan semalam, hari ini adalah waktu bagi portal tersebut terbuka."
"Baiklah, mari kita menuju kesana agar tidak ketinggalan dengan orang-orang lain yang memperebutkan Harta Ilahi."
"Baik."
Mereka berdua bergegas pergi menuju tempat portal Alam Tersembunyi berada, bahan-bahan herbal milik Du Ling Zu ditinggalkan di penginapan kota. Mereka berdua pergi terbang menuju ke tempat dimana telah banyak orang-orang menunggu di sana.
__ADS_1
...
*See You Again :)