Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 201 : Pengabdian abadi


__ADS_3

Setelah beberapa waktu berlalu, seluruh putra dan putrinya telah mendapatkan cincin cahaya yang Qin Chen berikan sebelumnya. Bahkan, ia membantu mereka untuk menyempurnakan cincin tersebut meski menghabiskan waktu sedikit lebih lama.


Sekarang, didalam aula pertemuan antara keluarga, Qin Chen tengah duduk dengan tenang menutup matanya. Sementara dibawah sana, keluarga besar Qin Chen duduk mengamati Qin Chen yang tidak berbicara.


Qin Chen membuka matanya, lalu melihat ke arah mereka yang telah berkumpul. "Sekarang, aku akan mengatakan pada intinya secara langsung. Setelah dua bulan berlalu, aku akan melanjutkan menuju Alam Tertinggi dan menyelesaikan masalahku dengan Kaisar Iblis Tertinggi."


"Baik, kami mengerti keputusanmu sekarang ini, ini untuk kebaikan semua kehidupan dan keluargamu, bukan?" Chi Wuyao bersuara menyahut perkataan Qin Chen.


Ia mengangguk sekali, "Mu Xuayin, Qiu Yu Ran, kalian telah berada di Deity lapisan awal. Kalian sudah dapat memahami kekuatan hukum dan penciptaan yang lebih dibandingkan saat berada di Alam Surga."


"Untuk hal ini, aku telah memisahkan kemampuan untuk kalian berdua. Sementara untuk Chi Wuyao, Su'er. Kalian hanya perlu menunggu waktu sebelum naik menjadi Deity, untuk sekarang berfokuslah pada kesehatan dan jangan pikirkan hal lain selain kesehatan kalian."


"Sedangkan Chu Chunhua, bagaimanapun aku akan menerobos sendiri ke Alam Tertinggi. Karena hal tersebut, aku ingin kamu melindungi Alam Surga dan membantu yang lain. Aku akan kembali secepat mungkin setelah selesai, karena kalian bertiga akan membutuhkanku saat dia yang dianugerahkan lahir."


Mereka mengangguk karena tidak ada yang bisa berbicara, Chu Chunhua sedikit cemberut karena tidak dapat bersama Qin Chen di Alam Tertinggi karena Qin Chen telah memberikan tugas kepadanya.


Qin Chen lalu melirik ke arah anak-anaknya yang tengah duduk bersama disana. "Sementara untuk kalian bocah-bocah kecil ayah, jangan pikirkan hal lain selain masa depan. Apa yang ingin kalian lakukan, lakukanlah tidak ada batas untuk kalian. Namun satu hal yang perlu kalian ingat, jangan bersikap sombong karena memiliki kekuatan hebat."


"Baik ayah."


Qin Chen mengangguk sekali lagi, lalu ia menutup matanya. Mereka tidak berbicara lagi, dan mengobrol satu sama lain tidak menggangu Qin Chen yang tengah menenangkan dirinya.


***


7 hari kemudian, mereka semua berkembang cukup hebat karena energi mereka berkumpul semakin padat dan padat di dalam dantian masing-masing.


Qin Chen setiap harinya berada di bawah pohon persik surga yang berada di puncak bukit istana surga. Disana, Qin Chen melukis sebuah dunia baru dengan kehidupan di dalamnya di atas kertas dengan tinta hitamnya.


Keajaiban, ajaib, sihir, apa itu? Didalam benaknya, ia melakukan semuanya hanya atas kehendaknya untuk menciptakan kehidupan baru di atas kertas.

__ADS_1


Sepanjang hari, inilah yang Qin Chen lakukan untuk melihat siapa dirinya yang sebenarnya. Kadang-kadang, ia menyeduh secangkir anggur yang diberikan oleh istrinya.


"Qin Qui, bagaimana menurutmu tentang aku yang sekarang? Apa aku telah berubah atau tetap sama seperti dulu?"


[Hmmm ... Sangat sulit tuan, tuan sekarang sangat berbeda dengan sebelumnya. Sifat tuan lebih tenang dibandingkan sebelumnya, dan lagi tuan terlihat seperti seorang yang berpendirian dalam berpikir, dan bijak dalam memilih.]


"Jadi, apa aku sebelumnya begitu serabutan, lebih tepatnya tanpa pikir panjang langsung menyerang musuh dengan kekuatan yang aku milik?"


[Benar tuan.]


Qin Chen hanya menunjukkan senyuman kecil, ia lalu melangkah meninggalkan pohon persik membawa angin yang berhembus disampingnya menerbangkan pakaian miliknya.


Didalam ruangan, ia kembali melihat perubahan besar dalam beberapa waktu. Sementara hari di sekitarnya terus bergerak lebih cepat dibandingkan sebelumnya, di istana surga Qin Chen telah bersama dengan keluarganya.


***


3 hari sebelum keberangkatan Qin Chen ke Alam Tertinggi, ia berada di aula istana tengah duduk di tahtanya. Mu Xuayin tengah mengurus putranya, sekarang di hadapannya ada banyak para dewa berlutut tunduk padanya karena ialah sosok yang mahakuasa di surga dan bumi.


"Sekarang, apa kalian semua para dewa yang berada di surga telah menyerah? Atau masih menyerang tahta surga ini." Tanya Qin Chen yang tengah duduk di atas Tahtanya.


Aura kekuasaan, kekuatan, semuanya mendominasi di seluruh langit dan bumi memberikan penindasan bagi dia yang melawan kehendaknya.


Sembilan surga yang terpencar mulai bergabung, dan membuat sebuah dunia dengan 10 surga, Ten Ancient Heavens!


Sepuluh surga kuno yang bergabung setelah tunduk pada kekuasaan Qin Chen, mereka berlutut menghadapi Utara menghormati Qin Chen yang tengah duduk di tahta.


"Yang kuasa atas surga, kami yang bodoh ini tidak memahami diri anda. Mohon ampun pada yang mulia surga untuk menerima pengabdian abadi kami semua." Salah satu dari mereka mewakili seluruh dewa yang berada di hadapan Qin Chen.


"Apa yang kalian berikan selain pengabdian abadi pada tahta ini?"

__ADS_1


"Sebuah kehormatan bagi kami membantu membangun surga abadi tak terbatas ini. Apapun yang anda inginkan, kami semua akan mematuhinya." Jelasnya.


Qin Chen hanya tersenyum senang satu jarinya jatuh dia atas ke atas sudut tahtanya. Tiba-tiba sebuah gelombang membentang luas di langit, dan gempa bumi di sepanjang daratan.


Satu-persatu surga yang berada di luarnya menyatu dengan surga utama. Ini mengejutkan mereka semua, hanya satu hentakkan jarinya membuat kesembilan surga lain bergabung dengan surga utama.


Kekuatan absolute ini dapat mengatur segalanya dibawah matanya, seakan-akan tidak ada yang dapat membuatnya berlutut disaat kekuatannya di atas segalanya.


Setelah beberapa saat, seluruh surga bergabung dan energi surga dan bumi semakin padat di seluruh daratan dan langit. Ini dapat membantu praktis abadi untuk meningkatkan kekuatan mereka.


Sebagai masa depan surga, mereka sangat dibutuhkan di daratan ini untuk menjadi prajurit tangguh.


"Sekarang, kesepuluh surga telah bergabung menjadi satu. Tahta Utara, Surga Abadi ini akan menjadi pusat seluruh surga, siapapun yang melawan kehendakku. Ilahi langit akan membawa kehancuran untuk mereka yang melawan."


Tiba-tiba suara sambaran petir menyambar daratan beberapa kali menandakan bahwa semuanya adalah aturan yang dibuat oleh Qin Chen.


"Baik Yang Mulia Surga!"


Setelah pertemuan yang singkat dan menegangkan bagi mereka selesai, mereka dapat mengambil nafas sangat dalam dan membuang lagi.


Melihat kehadiran Qin Chen saja membuat kesadaran surgawi dan jiwa surgawi mereka hampir runtuh jika Qin Chen tidak menahannya dengan baik.


"Sangat mengerikan, siapa Yang Mulia Surga ini!"


Mereka kembali sambil memikirkan tentang siap Qin Chen sebenarnya, bagaimana dia bisa memiliki kekuatan yang mengerikan seperti sekarang ini.


Semuanya muncul didalam benaknya sampai-sampai mereka tidak dapat memikirkan hal lain selain, ia adalah makhluk yang berasal dari zaman mitos!


...

__ADS_1


*See You Again :)


__ADS_2