Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 198 : Kemunculan Dewi Tertinggi


__ADS_3

Keberadaan Qin Chen mulai muncul dan keberadaan miliknya membuat seluruh alam tertekan hebat tanpa terkecuali. Bahkan ruang dan waktu yang mengikat mereka ikut tertekan oleh keberadaannya, meskipun hanya di puncak surga keberadaan Qin Chen sudah cukup untuk membuat seluruh alam tertekan.


Saat keberadaannya terungkap oleh seluruh alam, para dewa-dewa menggertak kesal penuh amarah merasakan hal tersebut. Bahwa Qin Chen telah mencapai puncak Supreme God, dimana itu akan mengundang banyak bencana dan malapetaka di seluruh alam.


Sementara di ruangan itu, Qin Chen menyentuh kepala bagian belakang mereka berdua dengan cahaya keemasan menyelimuti tangan Qin Chen dan perlahan menyelimuti mereka berdua hingga Jiwa mereka dibawa ke sebuah ruang kosong.


Didalam ruangan tersebut, mereka berdua saling memandang dengan bingung. Pertama kalinya menembus Deity membuat mereka berdua bingung harus melakukan apa disana.


Tiba-tiba suara manifestasi bayangan besar muncul dihadapan mereka, bayangan itu menyerupai Qin Chen bentuk sempurna tanpa terkecuali.


"Dia(aku) yang mengatur dunia, dia(aku) adalah pencipta, dia(aku) adalah awal dan akhir seluruh keberadaan nyata dan tidak nyata, dan dia(aku) adalah satu."


"Jiwa abadi yang hendak naik menjadi salah satu makhluk ilahi. Jawab satu pertanyaanku dengan benar, siapa dia(aku)."


Saat suara dihadapannya terdengar oleh mereka berdua mereka mendongak untuk melihat keberadaan itu begitu besar sehingga harus melihat ke langit.


Setelah itu, mereka berdua saling melihat satu sama lain dan bersamaan menjawabnya.


"Qin Chen!" Mereka berdua tanpa ragu mengatakan nama suami mereka, Qin Chen kepada sosok dihadapannya.


Saat mendengarnya, bayangan itu sedikit terkejut lalu tersenyum puas dengan jawaban yang mereka berikan.


"Jawaban yang bagus, dia(aku) adalah Qin Chen. Satu keberadaan mutlak seribu identitas, dia(aku) akan memberikan berkah bagi kalian yang hendak naik menjadi salah satu makhluk ilahi."


Saat suara itu terungkap di langit, tiba-tiba sebuah kilatan cahaya masuk kedalam pikiran mereka berdua, dan mereka tiba-tiba mendapatkan tiga kemampuan yang acak didalam pikiran mereka.


Sementara tubuh utamanya mulai bergetar hebat dan cahaya tiba-tiba menjulang tinggi menebus langit. Kekuatan mereka mulai kehilangan kendali saat perubahan besar dalam diri melonjak.


Sedangkan bayangan besar sebelumnya mulai mengangkat mereka berdua menjadi salah satu makhluk ilahi dengan kehendaknya.


Qin Chen kebingungan karena ini pertama kalinya dia membantu orang untuk menjadi salah satu makhluk ilahi. Untungnya Qin Qui memberikan arahan sehingga Qin Chen dapat melakukannya dengan baik.


Setelah itu, mereka berdua membuka matanya dan ledakan besar dalam diri mengangkat mereka ke langit, dan perlahan penampilan mereka berubah menjadi lebih cantik dibandingkan sebelumnya.


Kecantikannya dan bahkan kekuatan mereka melompat tinggi ke langit. Qin Chen terdiam melihat body yang mereka miliki benar-benar membuat Qin Chen menelan ludahnya.


Pakaian mereka berganti secara langsung karena pemberian bayangan sebelumnya kepada mereka. Itu adalah satu set pakaian ilahi untuk mereka berdua yang benar menjawab pertanyaannya.

__ADS_1


Setelah beberapa saat kemudian, mereka berdua turun kebawah dengan penampilan yang berbeda membuat anak-anaknya kebingungan akan apa yang mereka lihat sekarang.


Qin Chen tersipu lalu memalingkan wajahnya kesamping karena tidak kuat menahan pengelihatan matanya yang nakal.


"Suami, kenapa kamu memalingkan wajah? Apa kami tidak secantik dulu? Atau kamu benar-benar tidak menginginkan kami lagi." Tanya Mu Xuayin.


"Tidak-tidak itu sangat mustahil untuk tidak menginginkan kalian. Hanya saja ... Aku tidak cukup kuat untuk menahan godaan, makanya aku memalingkan wajah." Balas Qin Chen.


"Fufu~ Apa kamu menyukai penampilan seperti ini. Jika seperti itu, aku akan mengubah penampilan ini dan kembali kepenampilan ilahiku." Sahut Chu Chunhua.


"Tidak-tidak, itu akan membuatku kehilangan banyak darah. Jadi tolong untuk menahannya sekarang."


Qin Chen menghela napasnya setelah itu melihat mereka berdua yang telah menembus Deity. Qin Chen mengusap-usap kepalanya dengan lembut dan berbicara. "Baguslah, kalian berdua telah menembus Deity. Sekaligus, kalian mendapatkan berkah tiga kemampuan dari Dewa bukan?."


"Benar, meski kami agak bingung dengan sosok itu." Balas Mu Xuayin.


"Kenapa bingung? Apa sosok itu sangat tampan melebihi suamimu sampai-sampai kamu bingung ingin memilih siapa? Humph! Jadi begitu."


"Tidak, kami melihat sosok itu menyerupaimu dan setiap katanya begitu misterius sampai-sampai kami bingung."


Qin Chen bingung, dan tiba-tiba Qin Qui keluar dari tubuhnya membuat semuanya terdiam. Meski Qin Qui adalah pelayan Qin Chen, namun dia sangatlah misterius dan jarang menunjukkan diri.


"Seperti yang Qin Qui katakan sebelumnya, tuan akan menjadi perantara kenaikan ilahi, sementara sosok yang mereka sebutkan adalah pecahan kehendak tuan yang belum sempurna."


"Meski terbilang belum sempurna karena kehendak tuan hancur dan berpencar di berbagai dimensi besar untuk mengatur dunia beserta isinya. Kehendak tersebut masihlah kekuatan besar yang tidak dapat dilampaui oleh Dewa Tertinggi."


Mereka mendengar semuanya dari Qin Qui, Qin Chen mengerutkan keningnya dengan bingung. "Ah! Sudahlah, aku tidak peduli tentang itu, selama mereka baik-baik saja itu sudah cukup. Masalah ini akan aku selesaikan sendiri kedepannya, ngomong-ngomong tentang kenaikan, apa aku dapat naik sekarang ya?"


"Apa tuan ingin naik? Qin Qui akan merekomendasikan untuk memanggil Dewi sebelumnya yang pernah menempa tubuh tuan. Karena dengannya, tuan akan mendapat berkah yang baik."


"Hohoho ... " Qin Chen tertawa sambil mengelus dagunya sendiri memikirkan wanita sebelumnya.


Mu Xuayin cemberut langsung mencubit wajahnya. "Apa wanita cantik sebelumnya? Huh! Padahal ada banyak kecantikan di istana, tapi masih saja memikirkan kecantikan di luar sana."


"Ba- Bagaimanapun aku ini laki-laki sejati, tidak mungkin tidak tergoda oleh kecantikan. Jika ada pria seperti itu, dia benar-benar pria bodoh."


"Benar-benar." Kaisar Naga Chen mengangguk memahami sifat laki-laki sejati. Bahkan Ibu Dewi ikut mencubit wajahnya karena sudah berani berpaling.

__ADS_1


"Humph! Sayang, kamu sudah berani berpaling dariku!" Tanya Ibu Dewi.


"Ti- Tidak istriku, kamu adalah satu-satunya wanita yang aku miliki. Kamu ada harta paling berharga dan berarti bagiku, bagaimana bisa aku berpaling darimu." Dengan nada gugup Kaisar Naga Chen menjawabnya.


Saat itu juga, wajah Qin Chen dipenuhi oleh tangan mereka. "Sekarang, bagaimana kamu menjawab pertanyaanku sebelumnya."


"Istri ... Itu bukanlah berpaling, melainkan takdir." Balasnya.


"Hmph! Itu sama saja, mau bagai lagi, ini akan terjadi." Mu Xuayin lalu melepaskan cubitannya dan mundur beberapa langkah kebelakang.


"Qin Qui, apa kamu bisa memangilnya? Aku akan naik sekarang, karena hari ini cukup damai sehingga bagus untuk menerobos."


"Baik Tuan."


Qin Qui menutup matanya dan membuat mereka semua kebingungan bagaimana bisa pelayan Qin Chen memanggilnya Dewi Tertinggi untuk datang ke Surga. Bahkan Kaisar Naga dan Ibu Dewi sekelas Dewa Kuno akan kesulitan untuk bertemu dengan Dewa di atas sana.


Pada saat itu, tiba-tiba ruangan di penuhi energi surga dan bumi membuat semuanya berkumpul di belakang Qin Chen. Tiba-tiba, sebuah robekan ruang muncul di hadapannya dan perlahan seorang wanita cantik keluar dengan kharisma cantiknya.


Tersapu bersih!


Qin Chen terdiam beberapa saat lalu sadar kembali melihat wanita itu kembali lagi ke tempatnya.


"Fufufu~ apa kamu ingin aku membantumu menjaga Makhluk Ilahi?" Tanyanya yang langsung ke poin pertama.


"Benar, aku sekarang hendak menerobos dan menjadi makhluk ilahi, karena kamulah yang menempa tubuhku, aku meminta bantuan darimu untuk membantuku naik menjadi makhluk ilahi." Balas Qin Chen.


"Fufufu~ Bisa saja, tapi ... Apa balasan yang aku dapatkan? Sebuah harta tidak akan membuka mataku, lalu apa yang akan kamu lakukan."


"Apapun!"


Wanita itu tersenyum lalu turun kebawah mendekati Qin Chen dan melihatnya dengan serius. "Kalau begitu, aku akan mengambil pelayanmu, apa kamu bersedia? Aku akan membantumu naik menjadi makhluk ilahi tapi sebagai gantinya, kamu memberikan aku pelayanmu." Wanita itu menunjuk ke arah Qin Qui yang hanya diam.


Mendengar hal tersebut membuat Qin Chen mengertak giginya, Qin Qui sudah seperti keluarganya. "Nona, pelayanku Qin Qui sudah seperti keluargaku sendiri. Jika kenaikanku dengan mengobarkannya, aku akan memilih tidak. Bagaimanapun, dia satu-satunya yang berada disisiku saat aku sedang membutuhkan bantuan."


Mereka mendengar apa yang baru saja Qin Chen katakan, mendengar hal tersebut membuat mereka menyadari bahwa dibalik senyuman Qin Chen kepada mereka, ada kesulitan yang tidak dapat dia atasi dan Qin Qui membantunya hingga semuanya seperti sekarang ini.


...

__ADS_1


*See You Again:)


__ADS_2