
Negeri Daun
Penginapan, di dalam ruangan tempat Qin Chen berada, kini dia dibuat merinding dengan kata-kata istrinya. Qin Chen melihatnya sejenak, lalu kembali berdiri sambil mengenakan pakaian miliknya.
Istrinya yang telah menang, kini mulai berdiri dari tempat tidurnya. Pada saat itu juga, Chu Chunhua berdiri dan benar-benar begitu menggoda, tubuhnya dapat membuat Qin Chen terperosot kebawah.
Chu Chunhua mengenakan pakaian sambil berbicara kepada Qin Chen. "Jika dia lahir sebagai putri kecil, aku akan memberikan nama, Qin BaoBao. Karena dia lahir dengan bahagia."
Qin Chen terdiam saat startegi catur miliknya kalah dan segala sisi telah di sekak mat. Tidak dapat berkata-kata lagi, dia menghela napasnya dan berjalan mendekati istrinya yang telah selesai mengenakan pakaian.
"Baiklah ... Apa kamu sudah selesai? Jika sudah, kita akan pergi ke Paviliun Pelelangan." Ucap Qin Chen.
"Sudah, kita akan ke Paviliun Pelelangan hari ini dan mendapatkan semua barang mereka disana. Habiskan hingga tidak tersisa satupun yang ada." Suaranya begitu semangat untuk pergi dan begitu bahagia hari ini setelah bermalam bersama Qin Chen.
Mungkin, semalam ada hari paling bahagia baginya karena dapat menghabisi Qin Chen secara langsung. Sekaligus mengingat kenangan bersamanya.
Qin Chen spontan melihat kebahagiaan Chu Chunhua begitu berarti, dia tersenyum dan mengusap kepalanya dengan lembut. Chu Chunhua mengandeng Qin Chen dan keluar dari penginapan.
***
Paviliun Pelelangan
Setelah keluar dari penginapan, mereka berdua berjalan kaki menuju Paviliun Pelelangan dimana terletak di bagian Utara Negeri Daun. Disana adalah tempat yang tepat dibangunnya Paviliun Pelelangan.
Beberapa menit berlalu begitu saja, mereka berdua akhirnya tiba di depan Paviliun Pelelangan. Sambil berjalan sebelumnya, Chu Chunhua menyemil banyak makanan di dalam mulutnya.
Belum sampai di Paviliun Pelelangan, Qin Chen telah kehilangan 2 Juta Batu Spiritual miliknya begitu saja.
Di depan Paviliun Pelelangan, Qin Chen dan Chu Chunhua tengah berdiri melihat tulisan Paviliun Pelelangan berada di depan pintu masuk.
Sementara itu, di sekitar mereka ada banyak orang-orang berdatangan dengan sikap sombong masing-masing. Kepercayaan diri tinggi, bangga dengan bakat sendiri dan lain sebagainya.
Namun dimata Qin Chen. "Segerombolan amoba."
Di luar Paviliun Pelelangan, luas Paviliun begitu besar dari ujung hingga ke ujung. Bahkan Qin Chen dapat merasakan barang-barang di dalam Paviliun Pelelangan begitu banyak dan juga cukup tertarik.
Chu Chunhua mengandeng tangan Qin Chen kini bergerak kedepan untuk masuk kedalam Paviliun Pelelangan.
"Berhenti kalian!" Ucap Pria yang tidak dikenali oleh mereka berdua.
Suara pria tersebut sontak membuat langkah kaki Qin Chen dan Chu Chunhua terhenti. Pada saat yang bersamaan, pandangan mata semua orang tertuju ke arah sumber suara sebelumnya.
Disana, mereka semua diperlihatkan Pangeran Paviliun Core dengan slogan yang terkenal. Dia, menghentikan Qin Chen dan Chu Chunhua saat masuk kedalam.
Sekilas Qin Chen hanya melihatnya, dan membawa istrinya masuk kedalam untuk mengikuti Pelelangan bukan melihat kesombongan dan pamer Pangeran Paviliun.
Qin Chen juga mengerti kenapa Pangeran Paviliun Core menghentikan mereka, karena istri Qin Chen begitu menggoda dan sangatlah cantik dibandingkan apapun.
Ini belum seberapa jika Istri Pertama, Istri kedua berkumpul. Kecantikan mereka miliki diluar imajinasi Fantasi dan memiliki karakteristik masing-masing, walaupun lima puluh persen adalah ingin dimanja Qin Chen.
'Keparat! Beraninya dia mengabaikan aku sebagai Pangeran! Lihat saja di dalam nanti, aku akan mempermalukanmu!'
Qin Chen yang mendengar hal tersebut mengutuk balik.
'Bocah bajingan ini, aku akan membunuhnya nanti!'
__ADS_1
Setelah Qin Chen dan Chu Chunhua telah menjauh dari orang bodoh sebelumnya. Pangeran itu mengertak giginya dengan kesal di kerutan keningnya. Sikap Qin Chen begitu sombong disaat dialah yang sombong bahkan Qin Chen tidak memberikan hormat.
Sementara di tempat lain, Qin Chen dan Chu Chunhua tengah dibawa oleh pelayan untuk menuju ke ruangan VVIP dimana Chu Chunhua adalah pelanggan lama dengan Token Eksklusif VVIP.
"Tuan dan Nyonya silahkan duduk di ruangan anda ... Jika ada sesuatu yang dibutuhkan, anda dapat memanggil saya kembali."
Pelayanan disana sangat baik, Qin Chen memberikan bintang lima untuk pelayanan. Sayangnya tidak ada pelayanan tambahan plus nya.
"Baiklah, terimakasih ... Kamu dapat kembali bekerja."
Pelayan tersebut mengangguk sekali lalu pergi meninggalkan ruangan.
Di dalam ruangan, Qin Chen dan Chu Chunhua berjalan mendekati sopa mewah di sana. Mereka duduk dengan sangat mendominasi di atas sana.
Kaki kanannya menumpuk pada kaki kiri, sambil menikmati secangkir minuman berkualitas terbaik di siapkan oleh Paviliun Pelelangan.
Chu Chunhua melihat ke arah Qin Chen dan berbicara kepadanya. "Sayang, apa aku boleh membeli semuanya? Aku tidak memiliki uang untuk hal ini, kamu tahu kan."
Qin Chen tersenyum sambil berkata. "Tentu, kamu dapat membeli apapun, bahkan jika kamu ingin membeli Paviliun ini, aku dapat memberikannya padamu."
Mendengar perkataan Qin Chen, mata Chu Chunhua langsung berbinar-binar seperti mendapatkan hadiah bintang. Satu hal yang Qin Chen pelajari sewaktu di Bumi.
Kata-kata sebelumnya adalah gombalan maut yang dapat membuat istrinya semakin jatuh hati. Dimana, dalam buku Qin Chen, satu kata bisa membuat dia mendapatkan seribu hadiah.
Benar saja, Chu Chunhua yang bahagia langsung memberikan ciuman manis di pipi Qin Chen sebagai ucapan terimakasih. Qin Chen langsung luluh, meleleh tidak tertahankan lagi.
Ditempat lain, orang-orang dari Paviliun atau keluarga besar mulai berdatangan dan masuk kedalam ruangan masing-masing.
Setelah semuanya berkumpul, tiba-tiba lantai di bawah, tepatnya di panggung muncul wanita muda nan cantik disana. Dia adalah Direktur Pelelangan sekaligus pemilik Paviliun Pelelangan yang hebat ini.
***
Ruangan VIP 1-9 di penuhi oleh orang-orang penting, dan dibawah dipenuhi oleh orang-orang dari kalangan biasa. Mereka semua mengikuti Pelelangan untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan.
Qin Chen dan Chu Chunhua berada di antara mereka semua, ruangan miliknya berada di tengah-tengah dimana mereka menggunakan ruangan Eksklusif VVIP.
Pelelangan, dimulai ...
"Perhatian semuanya ... Pelelangan akan segara dimulai, saya tidak akan memperkenalkan diri saya karena kalian semua telah mengenali siapa saya."
"Di Paviliun Pelelangan, kami memiliki barang-barang hebat yang dapat meningkatkan kekuatan para tuan-tuan sekalian, dan Pelelangan kali ini akan dibagi menjadi 3 Sesi, setiap sesi memiliki 3 atau lebih barang yang akan di lelang. Jadi, Pelelangan dimulai."
"Barang Pertama yang akan di lelang adalah Rune Kuno. Para petinggi Paviliun telah mengidentifikasi bahwa Rune ini memiliki kekuatan untuk menarik Energi Langit dan Bumi dalam jarak yang terbilang jauh. Berkumpul pada satu titik menjadikannya sebagai pengumpulan energi. Harga, 100 ribu Batu Spiritual dengan kelipatan 1.000"
"200 ribu."
"220 ribu."
"300 ribu."
Harga yang ditawarkan terus meninggi seiring berjalannya penawaran. Chu Chunhua melihat ke kanan dan kiri membuatnya bingung, dia mau mengeluarkan harga tinggi tapi ini bukan uangnya.
Melihat tingkahnya, Qin Chen lalu bersuara untuk menenangkan dia. "Tawar saja sesukamu, mau itu tinggi atau tidak aku akan membayarnya."
"Baiklah."
__ADS_1
"5 Juta."
Chu Chunhua mengangkat nomor di tangannya, dan menawar dengan harga begitu tinggi. Ini mengejutkan semua orang yang berada di sana, dia menaikkan harga begitu tinggi secara langsung tanpa tunda-tunda.
"5 Juta, apa ada yang masih menaikan harganya?" Melihat sekelilingnya saling membisik satu sama lain, Direktur Pelelangan mengangkat tangannya. "Baiklah, Rune Kuno dimenangkan oleh Nyonya Cantik di sana."
"Selanjutnya, barang kedua adalah Batu Matahari dan Bulan. Kami telah memastikan bahwa ada kekuatan misterius di dalamnya, namun kami tidak memiliki pengetahuan tentang kekuatan tersebut. Mungkin, ada dari kalian yang beruntung dan dapat menggunakan kekuatan tersebut. Harga yang ditawarkan adalah 1 Juta dengan kelipatan 10 ribu."
[Tuan, ambil batu tersebut.]
Tiba-tiba, suara Qin Qui muncul di benaknya dan memintanya untuk mengambil Batu tersebut. Qin Chen yang mendengar langsung melihat ke arah sana, ada banyak orang membicarakan tentang batu tersebut.
Karena batu tersebut masih misteri dan Jika Paviliun tidak dapat mengetahuinya, siapa yang dapat mengetahuinya lagi?
"5 Juta." Ucap Qin Chen.
Direktur Pelelangan langsung menoleh ke arah Qin Chen. "Lima juta, apa ada yang masih menawarnya?"
"5,5 Juta." Ucap VIP nomor 3 di sana.
Saat Qin Chen melihat ke arah sumber suara, Qin Chen melihat orang sebelumnya menghentikan Qin Chen dan Chu Chunhua. Mengetahui niat buruknya, Qin Chen tersenyum tipis sambil menikmati secangkir minuman.
"7 Juta."
"7,2 Juta."
"10 Juta."
"13 Juta."
Penawaran terus meninggi hingga menyentuh harga 25 Juta saat Qin Chen berpatisipasi di dalam Pelelangan. Jika buka Qin Qui memintanya, Qin Chen tidak akan bersaing dan memilih untuk membiarkan Chu Chunhua membelinya.
"Pangeran ... Apa anda sangat menginginkan barang ini? Jika benar, aku akan melepasnya dan memberikannya pada anda. Tapi, berpikir untuk merebut istri orang lain itu buruk, atau kau ingin menerima konsekuensi karena merebut istri orang lain. Itu mengerikan, loh."
"Sialan! Berani-beraninya kau menunduhku ... Aku adalah orang terhormat dari kalangan bangsawan! Kau, kau hanyalah orang rendah di kalangan terendah."
"Owh? Jika aku rendah, kenapa aku duduk di atas kalian? Dan kau? Berada dibawahku! Apa jangan-jangan perkataanku sebelumnya adalah kebenaran, dari cara kau berbicara sudah terdengar begitu kesal. Ah! Begitu, aku benar dan kau menyembunyikan agar tidak memalukan nama keluarga?" Qin Chen menarik Chu Chunhua kesamping sambil memeluknya dengan mesra dihadapannya.
Kerutan kesal dan iri dapat terlihat jelas di sana. Orang-orang di dalam Pelelangan membicarakan tentang Pangeran Paviliun Core yang mencoba merebut istri orang lain, tidak tahu malu.
Qin Chen mencium pipi Chu Chunhua di hadapan orang-orang dibawah, dan setelah itu Qin Chen berbicara. "Kecil ... Lihat posisimu sekarang berada dimana? Atau kau ingin mati sekarang. Karena aku orang yang menghormati peraturan Pelelangan, aku akan memberikanmu hidup di sini, jika diluar, kau akan mati!"
Pangeran itu mengertak kesal dimana keluarganya disamping sama halnya, mereka dibuat malu oleh Qin Chen di dalam Paviliun Pelelangan.
Qin Chen masih bermain-main sambil mengancam mereka agar tidak macam-macam dengan istrinya. Karena istrinya adalah kesayangannya, siapapun yang menyentuhnya atau menggertaknya, Qin Chen bunuh!
Di pelukan Qin Chen, Chu Chunhua tertawa kecil melihat mereka semua. Karena Qin Chen adalah suaminya, dan dia ingin melihat apa yang selanjutnya Qin Chen lakukan.
Mungkin, Qin Chen akan membunuh mereka dan menyiksa mereka di dalam neraka.
Sambil memperhatikan mereka, Chu Chunhua mengelus perutnya yang terisi oleh benih Qin Chen. Sambil menunggu Putri kecilnya lahir, dengan begitu, nama Qin BaoBao akan menjadi kenyataan baginya.
Menantikan hal tersebut membuat imajinasi Chu Chunhua menjadi liar, Qin Chen mengusap kepalanya agar tidak terbawa imajinasi yang begitu liar.
...
__ADS_1
*See You Again :)