
Giant Forest
Hampir seluruh Wilayah Giant di tutupi oleh hutan, tidak hanya ada ras Giant, melainkan ada banyak ras lainya. Seperti demi human, elf dan dwarf.
Mereka bertiga hidup di tempat masing-masing, meksipun ada banyak wilayah di luar wilayah Giant. Namun buktinya, tidak ada tempat yang aman selain di Wilayah Giant, walaupun ada tempat yang aman, ras Elf tidak akan pergi.
Hutan yang Qin Chen lalui sekarang memiliki hutan yang padat dan tinggi, ini sedikit familiar dengan petualangan sebelumnya. Cukup rimbun dengan suara-suara aneh bermunculan di berbagai tempat, ini benar-benar seperti Hutan Amazon yang berbahaya!
Saat berjalan, Qin Chen terhenti setelah merasakan ada banyak bahaya tengah mengepung mereka semua. Tidak hanya Qin Chen saja yang menyadari, tapi mereka semua sama halnya.
Suasana di sekitar awalnya tampak seram sekarang berubah menjadi membunuh, dari segala sisi merasakan ada banyak tatapan membunuh mengarah pada mereka.
Qin Chen lalu berbicara, "Keluarlah, aku Qin Chen datang dengan maksud baik. Jangan membuatku mengulangi kata-kataku lagi." Ucap Qin Chen.
"Jangan bercanda! Aku dapat melihatnya, kegelapan paling mengerikan ada di dalam dirimu! Kegelapan Abadi dan kebencian begitu pekat ada di dalam dirimu, jangan bercanda atas nama kebaikan!" Balas suara yang tidak diketahui muncul dari mana, namun terdengar seperti seorang wanita.
"Jadi begitu, berarti kalian lebih dari satu, bukan?"
Melihat kanan dan kiri, Qin Chen mencari keberadaan orang yang sebelumnya membalas perkataan Qin Chen. Setelah ia mendapatkan tempat keberadaannya, Qin Chen tiba-tiba menghilang dari pandangan mereka semua.
Melakukan Teleportasi Instan ke belakang wanita Elf yang sebelumnya. Ini benar-benar mengejutkan banyak ras Elf lainnya, bagaimana bisa kecepatan itu ada di tubuh manusia.
Sontak hal tersebut membuat rombongan Elf mencoba menghentikan Qin Chen. Wanita itu dengan cepat menoleh kebelakang untuk menyerang, namun Qin Chen melumpuhkan pegerakan wanita itu dengan cepat menggunakan tangannya.
Bugh!
Wanita itu langsung tidak dapat begerak dan pingsan dalam satu gerakan. Qin Chen langsung berteleportasi kembali ke tempat awal ia berdiri sebelumnya. Saat kembali, mereka semua melihat wanita Elf disamping Qin Chen telah pingsan.
Pemandangan ini benar-benar tidak boleh di lihat putrinya, ayahnya langsung membuat pingsan seorang wanita Elf disana.
__ADS_1
"Jika kalian masih bersikap kasar, jangan salahkan aku bersikap kasar pada wanita di sampingku." Qin Chen memberikan peringatan keras kepada mereka di hadapannya.
Suara-suara langkah kaki yang melompat dari pohon satu ke pohon lainnya, dan tiba-tiba turun kebawah secara bersamaan. Mereka berjalan dari kegelapan hutan dan menunjukkan diri mereka semua di sisi cahaya.
Terlihat jelas bahwa mereka semua adalah Elf, ada beberapa pria paruh baya dengan prajurit muda dibelakang. Mereka semua memiliki kekuatan cukup hebat untuk menjadi seorang assassin. Namun, mereka kalah cepat dengan kecepatan Qin Chen.
Saat mereka semua melihat sosok wanita yang mereka kenal disana, sontak mereka semua langsung berlutut memberikan hormat. "Salam kepada Dewi Suci."
"Memberi hormat pada Dewi Suci."
Sontak semuanya menjadi bingung termasuk Permaisuri. Sedangkan Qin Chen hanya melihat sekilas. Dewi Suci tertawa kecil melihat mereka, ia kenal dengan Penguasa Elf, karena itulah kenapa dia ikut serta dalam pencarian Holy Ring's karena ia yakin dapat membantu dengan pengalamannya.
"Fufufufu ... Apa kalian semua baik-baik saja selama kalian terpisah dengan Ratu kalian?" Dewi Suci begitu lembut bertanya kepada mereka semua.
"Terimakasih banyak karena Dewi Suci mengkhawatirkan Kami, kami baik-baik saja walaupun ada beberapa masalah, namun semuanya masih bisa kami atasi." Balas pria paruh baya disana.
Qin Chen hanya berdiri tidak bergerak sama sekali, ini benar-benar aneh. Hutan yang menurutnya familiar, karena ia jelas mengenali Hutan ini. Larangan? Bukan, ini bukanlah larangan yang mereka bilang.
'Maksudmu adalah, Hutan ini ... '
[Benar Tuan, Hutan yang sama di masa lalu saat Tuan kembali ke masa lalu. Namun di waktu yang berbeda dan Dimensi yang berbeda, namun semuanya sama.]
Qin Chen sontak terkejut, ia melihat ke kana maupun ke kiri, gerakan Qin Chen mengejutkan mereka semua. Jelas, bahwa Qin Chen tampak aneh kali ini, ia berusaha mencari tempat dimana yang dapat menyakinkan dirinya. Jika ini adalah Hutan yang pernah ia datangi.
Setelah melihat hal itu, Qin Chen pergi berlari menuju barat, dimana ia merasakan dan melihat Danau. Rombongan Qin Chen melihat dirinya bertingkah aneh, kini mengejarnya takut terjadi apa-apa.
Sikap Qin Chen tiba-tiba berubah menjadi gelisah, ia mengejutkan mereka semua. Sedangkan rombongan Elf, mereka membawa wanita sebelumnya dan ikut menyusul Dewi Suci dibelakangnya.
Setelah beberapa menit berlalu, Qin Chen berhenti di samping Danau yang lebar, dimana itu sangat sama seperti dulu. Benar, walaupun sedikit berbeda karena waktu, namun itu benar-benar tidak dapat mengubah pengelihatan Qin Chen.
__ADS_1
Dewi Suci dibelakangnya telah sampai, ia langsung berbicara. "Chen'er, apa kamu baik-baik saja? Kamu seperti sedang gelisah akan sesuatu?"
"Ayah? Apa ada sesuatu yang membuat ayah gelisah?"
"Qin Chen ... "
Qin Chen mendengarnya, namun tidak menjawab pertanyaan mereka. Ia lalu mengangkat tangannya dan menutup matanya, begitu banyak pikiran yang masuk kedalamnya. Ratu? Apa yang mereka semua bicarakan adalah Yu Fefei?
"Danau ini ... Tempat ini ... Ini adalah tempat dimana wanita itu berada, Danau Lily, Hutan Sembilan Gunung ... Jadi, apa yang kalian maksud Ratu adalah Dewi Danau Yu Fefei!"
Sontak rombongan Elf dikejutkan mendengar nama tersebut. Bagaimana bisa pemuda dihadapannya mengetahui nama Ratu mereka. Mereka jelas tahu, bahwa Ratu mereka hanya dikenal beberapa orang saja.
"Bagaimana kau mengetahui nama Ratu kami! Siapa kau sebenarnya!" Ucap pria tersebut dengan penuh tatapan mata tajam. Suaranya terdengar keras karena terkejut dan bertanya.
Benar, Hutan ini memang mengerikan seperti masa lalu, karena terdapat banyak Iblis dan monster. "Apa Ratu kalian pergi ke Alam Tertinggi?" Tanya Qin Chen.
"Benar, lalu jawab pertanyaanku sebelumnya, siapa kau sebenarnya? Hanya beberapa orang yang mengenal nama Ratu kami, termasuk Dewi Suci." Balas pria tersebut dengan tegas kepada Qin Chen.
"Baguslah jika dia telah naik ke Alam Tertinggi. Dengan begitu, dia akan mendapatkan banyak murid dan bakat maupun masa depannya lebih baik dibandingkan tinggal di Alam Surga begitu lama." Ujar Qin Chen sambil melihat Danau Lily tempat pertemuan mereka.
"Chen'er, apa kamu mengenal Ratu mereka?" Tanya Dewi Suci, dia benar-benar dibuat penasaran. Bagi mana Qin Chen mengenalnya, apa ini tentang kehidupan masa lalunya? Atau hal lainnya?
"Nanti aku jelaskan, sekarang aku dalam mood tidak baik. Aku hanya ingin berjalan ketempat tujuan dan berhenti untuk beristirahat." Balas Qin Chen.
"Baiklah, Ibu Dewi tidak akan memaksamu untuk menjelaskannya. Namun ibu Dewi juga penasaran bagaimana kamu dapat mengenalinya, karena setahu Ibu Dewi, Yu Fefei tidak mengenal satupun laki-laki di dunia, dia hanya mengenal satu murid yang namanya tidak diberikan tahukan. Namun dia mengatakan nama yang ia berikan saja."
Rombongan Elf mengangguk mengatakan benar, Qin Chen hanya tersenyum dan mengatakan beberapa kata. "Me'er dan Bocah Iblis kecil. Seharusnya itulah nama yang dia berikan, bukan?"
Itulah nama yang diberikan oleh Yu Fefei di masa lalu kepada Qin Chen, Me'er dan Bocah Iblis kecil. Sontak rombongan Elf dan Dewi Suci dikejutkan dengan Qin Chen mengetahui semuanya.
__ADS_1
...
*See You Again :)