
Ruangan kembali mendapatkan suasana tegang, namun Qin Chen telah mengetahui sebelumnya. Tentang pertanyaan yang akan keluar dari Permaisurinya, ia juga akan menceritakan hal tersebut karena tidak menepati janjinya untuk datang ke Alam Surga 1 bulan lagi.
Jawaban yang diberikan Permaisuri membuat Qin Chen menghela nafas, Dewi Suci juga ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Qin Chen sebelumnya hingga dia menghilang selama lima ribu tahun lamanya.
Qin Chen menarik tangannya menyeduh sedikit jamuan di depannya. Setelah itu, ia meletakkan gelas tersebut ke atas meja dan berkata. "Apa kamu tahu bagaimana aku menjadi sekuat sekarang ini?"
Pertanyaan Qin Chen tentunya membuat banyak pertanyaan bagi Permaisuri, ia lalu menjawabnya agar Qin Chen menjelaskan apa yang sebenarnya ia lakukan sehingga sekuat sekarang. "Aku tidak tahu apa saja yang kamu lakukan, apa ini juga berhubungan dengan kamu menghilang selama ini?"
"Setelah bertemu denganmu, tidak. Tepatnya saat pertemuan pertama kita dulu, aku berusaha menjadi kuat agar bisa sampai ke Alam Surga untuk mendengar penjelasanmu kenapa meninggalkanku sebelumnya ...
Tujuanku hanya satu, yaitu menjadi kuat agar bisa sampai kesini. Jalan yang aku ambil tidaklah mudah, hari demi hari tanganku penuh akan darah, tatapan mata orang-orang kepadaku sangat berbeda, kebencian, kemarahan, kesedihan, dan ketakutan ...
Mereka menganggapku sebagai iblis berdarah dingin, membunuh tanpa memandang bulu, kecil besar, lemah maupun kuat. Semuanya aku bantai hingga tak tersisa, sampai salah satu daratan mengancamku agar tunduk padanya ...
Pandanganku dulu berbeda dengan yang sekarang, saat dataran tersebut mengancamku, aku membantai habis satu daratan hingga menyebabkan kehancuran total disana. Dulu dengan kekuatan tersebut, mereka memberikan gelar Raja Iblis Qin Chen!
Jika kamu ingin mengatakan aku mengambil jalan iblis, kamu tidak salah. Sebagian besar dalam diriku telah di penuhi kegelapan tak berujung, aku hanya fokus dalam meningkatkan kekuatan sampai aku tidak menyadari sesuatu yang seharusnya aku pelajari dari dulu ...
Lima ribu tahun yang lalu, aku secara paksa masuk ke Alam Surga hingga menyebabkan retakan antar Alam. Saat aku menginjak Alam Surga, aku menyadari bahwa ada sesuatu yang aneh, terjatuh dengan paksa terkengkang oleh sesuatu yang sulit dimengerti olehku sendiri ...
Jika itu hanya Hukum Surga, maka aku masih bisa menentang Hukum maupun hal-hal di Alam Surga. Sayangnya, itu bukanlah Hukum dari Alam Surga melainkan sesuatu yang lebih tinggi dari Alam Surga ...
Dao? Mungkin ada banyak Dao di Dunia ini, selama aku menjadi kuat, aku tidak memiliki satupun Dao dalam diriku, namun aku terbebas dari Hukum Surga karena aku dengan paksa masuk ke dalam Alam Surga ...
__ADS_1
Sesuatu yang ku katakan sebelumnya, dia memaksaku untuk menghancurkan jiwaku maupun ragaku, karena tidak memiliki cara lain, aku memutuskan untuk melakukan hibernasi atau tidur abadi selama lima ribu tahun, sambil menentang hal tersebut!
Setelah lima ribu tahun, aku bangkit dan melihat bahwa Kekacauan telah menyebar luas di seluruh Dimensi. Alam Surga mengalami banyak kemunduran di berbagai wilayah, banyak kejahatan tersebar dimana-mana. Selama lima ribu tahun, aku berhasil terbebas dari hal tersebut, dan bisa bergerak di Alam Surga tanpa mendapatkan Dao satupun."
Permaisuri sungguh-sungguh memperhatikan perkataan Qin Chen sekarang, ia sangat penasaran dengan perkembangan kekuatan Qin Chen. Meksipun tidak terlalu lama, namun perkembangan Qin Chen di luar imajinasi dirinya sendiri.
"Lalu, kenapa Kaisar tidak bisa merasakan hawa keberadaanmu?" Tiba-tiba suara pria tua yang tidak lain adalah Kaisar Naga Chen terdengar bertanya kepada Qin Chen.
Suara tersebut membuat mereka sontak menoleh ke sumber suara. Melihat bahwa Kaisar Naga Chen juga penasaran dengan Qin Chen membuat banyak pertanyaan bagi kedua Kaisar lainya.
Qin Chen awalnya bingung, karena sebelumnya ia tidak menyembunyikan hawa keberadaannya. Saat sedang berpikir, suara Qin Qui terdengar di benaknya sedang berbicara.
[Tuan, lima ribu tahun yang lalu ... Qin Qui menyembunyikan hawa keberadaan Tuan untuk menghindari musuh kuat yang akan datang, hawa keberadaan Tuan tidak akan dapat dirasakan oleh siapapun selain satu orang.]
Mendengar penjelasan Qin Qui, Qin Chen memaklumi apa yang dilakukannya, dan juga berterimakasih karena melindungi Qin Chen selama lima ribu tahun lamanya.
Mendengar kesombongan Qin Chen, salah satu Kaisar menghentakkan tangannya ke atas meja membuat semua orang melihatnya, sedangkan Qin Chen sedikit menggerakkan matanya melihat sejenak.
"Hanya di tahap Exalted Bright King! Apa kau sedang mengganggap dirimu lebih kuat dibandingkan para Dewa di Alam Surga!" Menentang perkataan Qin Chen dengan keras membuat semua orang di dalam ruangan terkejut.
Permaisuri menjadi sontak gelisah, terakhir kali mendengar seseorang mengatakan kekuatan Qin Chen di tahap Exalted Bright King dihadapannya langsung mati. Mengingat hal tersebut, Permaisuri dengan cepat menggenggam tangan kiri Qin Chen memintanya agar tidak tersinggung.
Namun hal hasil, Qin Chen tersinggung dengan perkataan Kaisar tersebut. Meksipun Dao Body menutupi kegelapan dalam dirinya, sayangnya kegelapan Qin Chen sangat abadi dan sulit di hilangkan.
__ADS_1
Kegelapan tersebut sudah menjadi satu bagian dalam hidupnya, sehingga sangat sulit untuk dihilangkan maupun dimusnahkan.
Qin Chen sedikit menggerakkan bibirnya, ia tersenyum sinis kepada Kaisar tersebut dan bersuara. "Hooo ... "
Memandang dengan wajah kesal ke arahnya, bukan karena sikap arogan maupun sombong, melainkan itu adalah penghinaan terbesar Qin Chen. Sampai sekarang, ia bahkan membutuhkan banyak usaha untuk naik beberapa tingkat.
Meksipun ia sebenarnya sudah naik ke tingkat selanjutnya, namun ia masih menggunakan tingkat sebelumnya. Senyuman Qin Chen memberikan isyarat agar tidak mati oleh Aura miliknya.
Boom!
Dentuman keras menghantam kedua Kaisar tersebut, Qin Chen mengeluarkan Aura Exalted Bright King puncak. Sudah cukup dengan Aura tersebut untuk menekan seluruh Dewa di Alam Surga. Perlahan tekanan tersebut meningkat sesuai tingkatan kekuatan yang Qin Chen berikan.
Puncak dari segala Puncak kekuatan Alam Surga!
Dengan diiringi suara Qin Chen. "Pertama, aku paling membenci orang sombong membicarakan tingkatan kekuatan, karena kalian semua sama-sama tidak berguna! Kedua, jangan membuatku mengulangi kata-kataku, atau kalian siap menerima konsekuensinya! Dan terakhir, berani menyakiti kekasihku maupun orang-orangku, coba saja!"
Seketika ruangan menjadi bergetar, Langit dan Bumi mengalami guncangan hebat, guntur-guntur bermunculan di berbagai tempat membawa awan gelap menyelimuti langit Alam Surga.
Tiba-tiba, dua sosok bayangan besar muncul dibelakangnya. Sontak semua orang terkejut dengan cepat berdiri melihat bayangan tersebut, Qin Chen tersenyum dengan taring sedikit panjang keluar dari mulutnya.
Matanya mendominasi ruangan berwarna merah darah, pandangan mereka semua gemetar melihat kedua bayangan tersebut. Meskipun masih dalam keadaan belum sempurna, namun kedua bayangan sudah mampu menekan para Dewa di Alam Surga.
"Itu ... Emperor Azure Dragon! Dan Heavenly Phoenix!"
__ADS_1
...
*See You Again :)