Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 028 - Kediaman Chu


__ADS_3

Meskipun Qin Chen tidak tahu apa masalahnya, ia disana melesat ikut terbang membantunya agar lolos dari kejaran mereka semua. Kilatan cahaya berwarna emas membentuk lingkaran di hadapan mereka yang sedang terbang.


Terhenti oleh Qin Chen yang menghadang, Qin Chen tidak bersuara dan lalu mengibaskan tangannya kedepan menciptakan lingkaran-lingkaran kecil berjumlah sembilan di belakangnya.


"Ada waktunya untuk bertindak, dan ada waktunya untuk berhenti." Ucap Qin Chen.


Perlahan lingkaran tersebut mengeluarkan cahaya keemasan, berputar seperti pusaran air menciptakan getaran pada setiap lingkaran. Tiba-tiba kilatan cahaya muncul dari dalam lingkaran, melesat dengan kecepatan tinggi ke arah mereka.


Itu adalah bayangan pedang!


Dari dalam lingkaran mengeluarkan banyak pedang berbeda-beda bentuk, serangan Qin Chen membuat mereka berwaspada. Mengambil gerakan pertahanan, menciptakan lingkaran besar berbentuk cangkang kura-kura di langit.


Orang-orang di kota memperhatikan pertarungan mereka, dari kejauhan keluarga besar maupun Dewa di sana melihat pertarungan di Langit Kota. Mereka sama halnya melihat beberapa orang bodoh bertarung satu sama lain.


"Pedang Naga Api!"


Dalam pertahanan, salah satu kultivator tinggi menggunakan kemampuannya, bilah pedang yang tajam perlahan di selimuti oleh Api Naga. "Nak, bersikaplah layaknya pria." Kata pria di hadapannya dengan angkuhnya.


Meksipun perkataan mereka berdua sama-sama singkat, namun memiliki banyak arti yang sulit dimengerti. Pria di sana mengayunkan pedang secara vertikal menciptakan siluet bulan sabit berwarna merah, pertahanan sebelumnya dihilangkan!


Gadis sebelumnya melihat ke arah Qin Chen sedang menahan musuhnya, sedangkan Qin Chen dari kejauhan melihat arah terbang gadis kecil sebelumnya. Ia melihat gadis tersebut telah terbang jauh dari daerah sekitarnya.


Mengayunkan ujung jarinya menciptakan siluet bulan sabit horizontal, serangan Qin Chen membelah pedang naga api milik musuh. Mata mereka terbuka lebar melihat serangan ketua berhasil di patahkan begitu mudah.


"Pertahanan Giok!"


Secara bersamaan mereka berteriak keras, menggunakan kemampuan pertahanan dari serangan Qin Chen. Namun mereka tidak menyadari dari awal, bahwa Qin Chen lebih kuat dibandingkan mereka semuanya.


Membelah pertahanan menjadi dua bagian, meluluhlantakkan langit dan menyebabkan langit cerah sangat luas. Mereka semua mati dalam pertahanan mereka sendiri, Qin Chen menyudahi bermainnya.


Ia menarik semua harta mereka, menyimpan harta rampasan ke dalam penyimpanan. Qin Chen lalu melesat pergi dari sana menuju Pusat Kota untuk mencari penginapan setelah membuat beberapa keributan di Kota.

__ADS_1


***


Setelah paginya, Qin Chen tengah duduk di lantai pertama penginapan. Tepat di samping jendela ia sedang makan, makanan penginapan cukup enak untuk dimakan oleh mereka.


Pelayan penginapan juga sangat ramah dengannya, meskipun baru saja bertemu ia sudah menunjukkan keramahannya. Dalam berbagai hal, penginapan ini sangat luar biasa.


Selang beberapa menit berlalu, Qin Chen telah selesai menyantap makanan. Ia lalu pergi keluar dari penginapan, karena hari ini ia sudah merencanakan sesuatu. Menuju portal dimana pertama kalinya wanita itu muncul ke Dunia.


Meksipun jarak antara penginapan dan tempat portal tersebut berada terbilang jauh, Qin Chen tidak keberatan untuk berjalan kaki. Melihat daerah sekitarnya tidak ada gedung pencakar langit, dan hanya bangunan kultivator kuno.


Melihat hal aneh seperti ini, Qin Chen beranggapan bahwa ada beberapa orang yang masih menyukai design bangunan kuno seperti ini, dan ada orang yang memfokuskan tentang perkembangan teknologi.


Setelah beberapa menit berlalu, Qin Chen akhirnya sampai di alun-alun kota, melihat ke langit sangat jelas bahwa terdapat 12 batu melayang dengan portal di atasnya.


Banyak kultivator hebat masuk ke dalam, dan ada juga yang keluar. Sedikit kesamping melihat ada orang yang berjaga di sekitar portal, dan lainnya melakukan tugas masing-masing.


Berdiri di alun-alun sambil memperhatikan portal, Qin Chen meminta bantuan pada Qin Qui, ia berbicara melalui pikirannya. 'Qin Qui, bisa kamu analisis tempat ini dan apa yang mereka lakukan sebelum masuk ke dalam portal."


Saat ia tengah mengamati portal dari alun-alun kota, gadis sebelumnya sedang berjalan-jalan di kota dan tidak sengaja melihat Qin Chen tengah berdiri memperhatikan portal di langit. Melihat hal tersebut membuat ia senang, karena bisa berbicara kembali sambil mengucapkan terimakasih.


Berjalan menghampiri Qin Chen, ia telah dua kali diselamatkan oleh Qin Chen, dan tentunya membuat ia berhutang kepadanya. Setelah berada di dekatnya, Qin Chen merasakan Aura yang sebelumnya ia rasakan.


Menyadari hal tersebut, Qin Chen menoleh kesamping melihat gadis sebelumnya kembali mendekatinya. Sekali lagi, ia melihat penampilan yang tidak jauh berbeda dengan dirinya.


"Apa Herbal sebelumnya telah digunakan dengan baik?" Tanya Qin Chen, ia langsung ke intinya kali ini.


"Ya, bahan sebelumnya telah digunakan oleh bisa menahan racun. Meksipun hanya sementara, namun setidaknya lebih baik dibandingkan sebelumnya." Pernyataan Qin Chen dibalas olehnya.


"Baguslah."


Gadis kecil melihatnya lebih tinggi darinya, penampilannya sangat tampan, ditambah rambut putihnya yang panjang terurai oleh hembusan angin membuat ia menjadi puncak segala kehidupan. Menggerakkan bibirnya, ia mulai berbicara kembali. "Sebelumnya aku tidak memperkenalkan diri, namaku Chu Yu. Sekali lagi, aku ingin mengatakan terimakasih karena telah membantu sebelumnya."

__ADS_1


"Ya." Ujar Qin Chen.


Qin Chen kembali melihat ke langit, ia menunggu informasi dari Qin Qui. Sambil mengamati dari kejauhan, Chu Yu penasaran kenapa Qin Chen sangat memperhatikan Portal Teleportasi antar Alam.


"Apa Tuan sedang mencari tahu tentang portal Teleportasi antar Alam?" Tanya Chu Yu, Qin Chen mendengar hal tersebut menoleh secara langsung dan berkata. "Apa kamu tahu?"


"Ya, namun beberapa informasi bersifat rahasia, karena itu kita tidak bisa berbicara di tempat umum seperti sekarang ini. Ikutlah denganku ke kediaman, aku akan menjamumu sebagai ucapan terimakasih." Sahut Chu Yu.


Qin Chen tidak keberatan, ia memintanya jalan dahulu dengan diikuti Qin Chen di sampingnya. Sepanjang perjalanan, ia melihat tatapan mata setiap orang berbeda-beda.


Kebencian, kesombongan, iri, maupun hal lainnya. Qin Chen sempat berpikir tentang Apa dan Kenapa. Apa yang terjadi sebelumnya, dan kenapa mereka memperhatikan dengan tatapan mata tidak menyukai Chu Yu.


***


Selama perjalanan, mereka berdua cukup mengobrol ringan hingga beberapa menit berlalu, Qin Chen dan Chu Yu tiba di kediaman Chu. Dari luar Qin Chen bisa merasakan bahwa ada banyak keanehan di kediaman Chu.


Keberadaan Dewa Puncak Alam Surga, dan beberapa lainnya berada di bawahnya. Keberadaan itu membuat Qin Chen menjadi penasaran dengan keluarga Chu, jika mereka sekuat ini maka tidaklah sulit bagi mereka melawan Keluarga besar lainnya.


Meksipun terdapat banyak gedung-gedung tinggi di kota, namun ada beberapa orang masih menggunakan bangunan kuno, termasuk keluarga Chu sekarang ini. Mereka tidak sepenuhnya menggunakan bangunan modern.


Terletak di perbukitan Kota, dan hanya satu-satunya bangunan yang berada di bukit. Qin Chen sebelumnya merasakan keberadaan Dewa di dalam kediaman, ia lalu bertanya kepada Chu Yu. "Chu Yu, apa di kediamanmu kedatangan tamu?"


Chu Yu sontak terkejut, karena saudara maupun saudari ibunya datang ke kediaman. Kedatangan mereka untuk melihat keadaan saudari mereka, dan saudara laki-laki membuat ramuan tingkat Surga untuk menekan racun. Namun hingga sampai sekarang mereka belum dapat menemukan racun seperti apa yang ada di tubuhnya.


Pandangan mata Qin Chen melihat Formasi mengelilingi kediaman, lebih dalam melihat isi Formasi, terlihat jelas bahwa Formasi tersebut memisahkan dua Dimensi sekaligus.


"Itu hanya paman dan bibi, mereka datang berkunjung kemarin sekaligus menginap beberapa hari kedepannya." Sahut Chu Yu membalas pertanyaan Qin Chen.


...


*See You Again :)

__ADS_1


__ADS_2