
Setelah kepergian Dewa terakhir, Qin Chen sendirian di dalam Domain miliknya, keberadaan sekitarnya penuh akan kegelapan. Sedikitpun bintang tidak ada, berdiri tanpa ada teman, Qin Chen disana kembali mengumpulkan energi yang tersebar di Domain.
Energi tersebut melimpah luas dan besar, mungkin mereka bertiga melepaskan energi mereka di dalam Domain Qin Chen agar bisa di manfaatkan olehnya untuk berhadapan dengan musuh terakhir di lingkaran.
Secara perlahan energi masuk kedalam tubuh Qin Chen melalui pori-pori kulit, dan bertahap energi Qin Chen kembali, walaupun tidak sepenuhnya namun dapat menambah sedikit energi tidaklah buruk.
Berlangsung beberapa jam di dalam Domain, Qin Chen telah menyerap habis energi yang ditinggalkan mereka bertiga. Setelah selesai, Qin Chen secara perlahan menghilangkan Domain miliknya.
Bertahap langit kembali cerah, menampilkan bintang-bintang di angkasa. Kegelapan menghilang namun muncul kegelapan lain, itu adalah Malam!
Qin Chen muncul di entah berantah. Sejenak berjalan kaki untuk melihat sekelilingnya, dan jelas bahwa Qin Chen berpindah tempat lagi ke suatu tempat yang ia tidak ketahui.
Melihat langit tampak tidak berubah, lingkaran terakhir masih mengikuti Qin Chen sampai ke sini. Hanya tersisa satu lagi setelah itu, maka semuanya akan berakhir disini.
"Dimana kita berada, Qin Qui?" Bertanya pada orang ahlinya membuat Qin Chen menjadi tenang. Pasalnya, Qin Qui adalah sistem yang dapat menganalisis apapun, meskipun ada beberapa hal yang tidak dapat ia analisis karena perbedaan kekuatan.
[Menganalisis.]
[ ... ]
[Analisis berhasil.]
[Sekarang Tuan berada di Alam Sakura, kemungkinan besar Tuan dibawa oleh Dewa sebelumnya ke Alam ini. Jika berhubungan dengan keadaan Tuan, maka seharusnya ini adalah tempat dimana Tuan bisa bertindak leluasa tanpa mengkhawatirkan orang-orang yang Tuan sayangi.]
"Jika kamu mengatakan seperti itu, berarti sudah jelas bukan? Bahwa kita berada jauh dari Alam Surga. Kesampingkan hal tersebut, ada yang lebih penting di atas sana belum kita selesaikan. Dia telah menunjukkan keramahannya menyambut tamu seperti kita." Ujar Qin Chen.
Ia melihat ke arah sumber bencana terakhir, jelas lingkaran disana bergerak setelah melihat pergerakan Qin Chen. Qin Chen tampak tenang, meskipun pikirannya telah bekerja keras mendapatkan tingkat keberhasilan menang melawannya.
Pergerakan lingkaran terakhir teras memberikan tekanan hebat, berbeda dari lingkaran lain. Lingkaran ini berputar melawan arah jarum jam dan searah jarum jam.
Seperti ada putaran lain di atas putaran lingkaran pertama. Menciptakan tornado besar menyapu Bumi, bersamaan dengan tornado, ada gelombang putaran energi begitu besar menarik segala sesuatu di Bumi!
Material Bumi terangkat naik ke atas, bebatuan, gunung, tanaman maupun partikel lain di Bumi. Seperti memanipulasi Medan Gravitasi di bumi, mengangkat mereka dan berputar mengikuti putaran lingkaran langit.
Pemandangan ini seperti akhir Dunia! Qin Chen masih berdiri di atas tanah dengan kondisi tubuh masih dalam keadaan belum baik. Meskipun energi masih bisa di akalin, namun kondisi luka-luka maupun hal lainnya belum membaik sepenuhnya.
Senjata rahasia, kemampuan tersembunyi, rencana licik dan matang. Qin Chen telah menyiapkan semuanya, ia tidak akan meninggalkan satupun rencana yang dibuatnya.
Sekalipun rencananya gagal, ia akan melanjutkan rencana lain untuk menghadapi musuh dengan gagah berani.
"Qin Qui, apa kamu tahu monster seperti apa yang akan kita hadapi nantinya?"
[Tidak terlalu jelas, Tuan. Namun kekuatan yang sulit dimengerti, dapat membawa malapetaka bagi Dunia dan tatanan sekitarnya. Semuanya di luar akal logika para Dewa, untuk lebih rincinya, Qin Qui belum mendapatkannya.]
__ADS_1
Tiba-tiba lingkaran tersebut berdiri dari sebelumnya terbaring. Material sebelumnya menyatu menjadi satu menciptakan lingkaran besar seperti matahari, dari berbagai arah mata angin terdapat kilauan cahaya terang.
Dari dalam keluar banyangan menyerupai burung vermilion dengan warna ungu sekujur tubuhnya. Membawa guntur di sekitar, tatapan mata tajam, sayap menutup untuk menukik kebawah.
Secara refleks, Qin Chen mengarahkan kaki kanannya menghatam kepala vermilion! Dentuman besar membawa gemuruh langit, badai angin menerbangkan debu maupun pepohonan sekitar.
Vermilion sebelum hanya datang untuk menjadi bahan pembukaan. Terhempas jauh menghatam bumi hingga menyebabkan gunung dan danau menghilang, Qin Chen secara tidak langsung memberikan tendangan bebas menggunakan Tubuh Kaisar Dewa Naga Azure.
Langit yang mendung, kini mulai turun rintik-rintik hujan. Membasahi bumi dengan air, seperti tangisan Dewi melihat Dunia miliknya tengah mengalami kehancuran.
Qin Chen berdiri disana melihat hujan turun untuk pertama kalinya ia setelah bereinkarnasi ke dunia ini. Tubuhnya dibasahi oleh hujan, meskipun ia dapat melindungi diri dari hujan melalui kemampuannya.
"Bahkan hujan mengerti perasaanku, dia ada untuk mengantikan kesedihanku." Ucap Qin Chen ditengah hujan deras mengguyur Bumi dan seisinya.
Memandang langit, hujan turun menutupi kesedihannya. Setelah beberapa menit kemudian cahaya muncul kembali dari dalam lingkaran di langit. Keluar dari dalam lingkaran, sosok setinggi 2 meter dengan tubuh ideal pria, matanya penuh provokasi!
Tatapan tersebut membuat Qin Chen menyadari akan sesuatu, bencana terakhir di larangan Dewa Tertinggi!
[Peringatan!]
[Perwujudan dari kekuatan tak terkalahkan, Supreme God! Kaisar Iblis Tertinggi! Meskipun ini hanya kloning miliknya, kekuatan yang dimilikinya hanya beberapa tingkat dibawah Supreme God! Tepatnya, ini hanyalah sebagian kecil kekuatan Supreme God!]
Qin Chen memang menyadarinya, Aura yang terpancar keluar dalam dirinya sudah menyakinkan bahwa dia adalah kloning Supreme God!
Dihadapannya adalah larangan terakhir! Kloning Supreme God!
Pandangan mata Qin Chen tidak bergerak sedikitpun, melihat kloning Kaisar Iblis Tertinggi dengan begitu tajam. Benar saja, kloning Kaisar Iblis Tertinggi sama halnya menatap Qin Chen dengan tajam.
Dalam Dimensi yang berbeda, mereka bertarung menggunakan kekuatan jiwa mereka. Dua jiwa saling bertarung dan bertabrakan bertukar serangan. Dentuman, ledakan, maupun hal-hal lainnya terus terjadi.
Jika dimasukkan ke dalam tingkatan, Qin Chen masihlah pemula dibandingkan kloning Kaisar Iblis Tertinggi di tingkat senior. Namun dalam peningkatan, Qin Chen lebih unggul dibandingkan kloning Kaisar Iblis Tertinggi!
Pertarungan tak kasat mata telah berlangsung sangat lama, sampai akhirnya kloning Kaisar Iblis Tertinggi menyadari akan kekuatan jiwa milik Qin Chen. Kekuatan tersebut tidak terdapat pada dunia ini, melainkan dunia di luar dunia ini.
Dia tetap tenang menghadapi gempuran Qin Chen di dalam Dimensi lain, sikapnya yang sekarang menunjukkan ketenangan menghadapi semut-semut kecil. Turun kebawah secara perlahan, tubuhnya terhindar dari hujan.
Kali ini, Qin Chen telah menang satu kosong melawan kloning Kaisar Iblis Tertinggi. Tidak tahu kenapa dia menarik kembali kekuatan jiwanya, namun setelah itu dia turun mendekati Qin Chen.
Berbeda dibandingkan apa yang ia lihat dalam ingatannya, kloning sekarang ini seperti memiliki otak dan etika baik. Begitu tenang, dan turun tanpa menyentuh tanah, ia melayang di permukaan tanah setinggi lima kaki.
"Kekuatan jiwa yang kau gunakan sebelumnya terasa tidak memiliki ikatan dengan kosmos ini. Siapa kau sebenarnya? Tidak, tidak penting siapa kau sebenarnya, terlebih penting dari mana kau mendapatkan kemampuan jiwa tersebut?!"
Qin Chen mundur sedikit kebelakang untuk menjaga jarak dengannya. Pertanyaan sebelumnya membuat Qin Chen mengerutkan keningnya, ia tidak tahu asal usul kekuatan tersebut, dia hanya mengetahui garis besarnya saja. Dia akan kuat setiap detiknya!
__ADS_1
Untuk menyembunyikan hal ini, si kembali mengingat cerita fiksi yang pernah ia baca, kebanyakan orang mengatakan ada pendukung kuat di belakangnya, hal tersebut membuat Qin Chen terpikirkan satu nama yang mendominasi.
"Above All God's"
'Sangat mendominasi bukan? Jika diartikan, Diatas Segala Dewa! Bukankah hebat!' Batin Qin Chen.
Referensi dari cerita fiksi yang pernah ia baca sebelumnya, nama yang cukup mendominasi dibandingkan Supreme God! Baginya, Supreme God bukanlah apa-apa dibandingkan nama yang ia berikan sebelumnya.
Sontak dirinya terkejut, nama yang terdengar pernah ia dengar di suatu tempat. Kloning Kaisar Iblis Tertinggi melihat ke arah Qin Chen dengan tajam.
Qin Chen memang terlihat seperti dimasa lalu, kloning Kaisar Iblis Tertinggi menyadari hal tersebut. Namun, di lihat dari manapun, Qin Chen seperti orang yang berbeda dibandingkan sebelumnya, ia seperti mengarah ke arah suatu yang lain.
"Apa itu kebenaran ataupun kebohongan yang kau buat, aku sendiri yang akan mencari tahu tentang kekuatan tersebut. Dengan cara membunuhmu lalu aku dapat mencari kebenaran tentang kekuatan tersebut!" Balas Kloning Kaisar Iblis Tertinggi.
"Apa ini ancaman?"
"Tidak, ini bukanlah ancaman, melainkan kenyataan yang akan kau terima setelah ini. Seberapa besar kekuatan yang kau punya, kau tidak akan dapat melampauiku!"
Qin Chen dibuat kesal oleh kata-katanya, ia merasa bahwa kali ini Domain kesombongannya telah di curi oleh orang dihadapannya. "Aku atau kau yang kalah masih dini untuk bersikap sombong." Qin Chen membalas perkataannya yang sombong dengan kesombongan.
"Baiklah."
Kloning Kaisar Iblis Tertinggi lalu sedikit kebelakang untuk memberikan panggung Qin Chen. Qin Chen lalu melangkahkan kakinya ke depan, langkah pertama ia buat.
Satu langkah kakinya menyebabkan sesuatu yang aneh terjadi, tepat di bawah tanah dimana Inti Bumi berada kini mengalami peningkatan yang sangat besar.
Satu kemungkinan yang akan terjadi, dunia ini akan meledak atau Qin Chen merencanakan sesuatu yang tidak diketahui oleh siapapun. Entahlah itu sangat sulit untuk ditebak kedepannya.
Kloning tersebut melihat pergerakan Inti Bumi semakin meningkat, ia melihat kembali ke arah Qin Chen tengah berjalan tenang, tiba-tiba ia berhenti tepat di tengah-tengah antara mereka berdua sebelumnya.
"Nine Step of Nirvana!"
Satu kemampuan itu membuat Kloning Kaisar Iblis Tertinggi membuka matanya lebar-lebar. Ini adalah salah satu kemampuan Tertinggi, terhebat, dan terkuat yang belum pernah ada di masa lalu!
Bahkan dia sendiri tidak dapat menggunakan kemampuan tersebut, ini karena kemampuan Nine Step of Nirvana menguras banyak energi dan tentunya mengendalikan kekuatan ini sangatlah sulit.
"Bagaimana bisa! Siapa kau sebenarnya! Kau bukanlah Qin Chen di masa lalu! Ka—!" Belum sempat dia melanjutkan perkataannya, Qin Chen telah tersenyum tipis menatapnya seperti iblis!
"Langkah pertama: Pembalik!"
...
*See You Again :)
__ADS_1