Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 175 - Menuju Neraka untuk Pesta


__ADS_3

Di belakang Istana, Qin Chen tengah membantu putra dan putrinya memahami Seni Primordial miliknya. Sedangkan di sisi istrinya, mereka mengurus tugas masing-masing, Qin Chen tidak ikut campur.


Kali ini, Qin Chen membiarkan mereka bertiga mengurusnya agar lebih baik kedepannya. Qin Chen akan bantu jika masalah tersebut memang benar-benar sulit.


"Sebentar lagi, pesta di Alam Neraka akan di adakan. Apa sekalian membawa mereka kesana? Sekaligus, memberitahukan kepada penghuni Neraka bahwa Surga dan Neraka telah berdamai." Gumamnya.


Qin Chen berencana membuat peraturan mutlak dimana siapapun yang berani melanggar aturan yang dia buat. Maka mereka semua akan mati ditempat tanpa terkecuali apapun.


Dengan demikian, Surga dan Neraka akan terus berdamai sampai masa selanjutnya. Dibawah kendali Qin Chen, Hukum buatannya akan Mutlak tanpa sedikitpun perlawanan.


Dewa sepertinya memiliki ribuan bahkan tak terhitung cara untuk membuat Hukum dan Aturan mutlak di kedua Dunia tersebut.


Mu Xuayin sebagai tamu kehormatan dari Surga, dia akan datang untuk merayakan perdamaian dengan Neraka. Ini mungkin menjadi moments terbaik sepanjang sejarah di masa ini.


Qin Chen yang kembali duduk setelah beberapa jam melatih mereka, kini melakukan pembicaraan lintas spiritual dari Alam Neraka. Dia mendengar informasi dan tugas yang diberikan Qin Chen sebelumnya.


Mereka masih melaksanakannya dan akan selesai dalam beberapa jam lagi. Setelah selesai, Qin Chen dapat pergi ke Alam Neraka dengan keluarganya.


'Hanya satu tingkat lagi, setelah di Puncak Alam Surga, langsung naik dan mendapatkan 3 berkah yang pernah dikatakan oleh Xuayin sebelumnya.' Batin Qin Chen.


Qin Chen menutup matanya menunggu mereka selesai, dia tidak ada yang bisa dilakukan lagi setelah kembali ke Istana. Petualangannya telah usai, dan hanya dapat memecahkan misteri yang pernah dia temukan.


***


Setelah beberapa jam kemudian, putra dan putri duduk dan saling mengobrol di depan Qin Chen. Dimana mereka melihat ayah mereka tertidur begitu pulas tanpa ada beban sedikitpun di pundaknya.

__ADS_1


Bahkan, tubuhnya begitu rileks sampai-sampai disetuh pun tidak akan terasa oleh Qin Chen. Selama Qin Chen tidur, seluruh kelurganya juga duduk di belakang istana menikmati hari-hari Keluarga.


Tidak ada penyerangan dan juga kekacauan selama Qin Chen di Alam Surga. Selama itu juga, mereka semua melihat Qin Chen yang tertidur.


Setelah beberapa menit berlalu begitu saja, Qin Chen terbangun dari tidurnya. Matanya perlahan terbuka dan melihat sekeluarganya tengah mengobrol di depannya.


"Hoamm ... Lelahnya." Ucap Qin Chen sambil merentangkan kedua tangannya ke langit sambil kembali duduk tenang menyenderkan tubuhnya.


Ketiga istrinya tengah duduk disampingnya, putra dan putrinya di hadapannya. Lalu keluarga Qin Chen di sampingnya, mereka melihat Qin Chen.


"Ayah ... Apa Ayah sudah bangun?" Tanya Qin Xiuying kepada Qin Chen yang baru saja bangun.


Qin Chen tersenyum membalasnya. "Ya, karena semuanya sudah kesini. Malam ini kalian ikut aku ke Neraka."


Mereka terkejut mendengarnya, sontak itu seperti membawa mereka ke Kematian. Dimana Qin Chen belum selesai berbicara di sana, ini membuat mereka bertanya-tanya tentang apa yang terjadi.


"Tentunya, Mu Xuayin harus ikut tanpa terkecuali, karena dia adalah Ratu Surga. Dengan adanya dia di dalam pesta, maka semuanya tidak dapat mengatakan apapun lagi."


"Aku juga akan memberikan Aturan dan Hukum baru setelah selesai pesta, ini akan membuat kedua Alam akan menjalani hubungan baik selamanya. Karena itu, aku harap kalian ikut bersamaku. Dengan adanya kalian, pesta yang aku buat dapat ramai."


Mereka setelah mendengar apa yang Qin Chen katakan mulai paham. Mereka mengangguk beberapa kali setuju, Qin Chen senang dengan hal tersebut.


"Sayang ... Kapan kamu merencanakan semua ini? Bukankah kamu baru saja kembali dari Kekacauan Besar?" Tanya Chu Chunhua yang sedikit bingung.


"Kemarin, aku telah merencanakannya. Terpenting lagi adalah, setelah pesta di Neraka. Aku akan mengadakan Pesta di Surga untuk menikahi Mu Xuayin." Ucap Qin Chen dengan nada serius kepada mereka semua.

__ADS_1


Mu Xuayin perlahan menunjukkan wajahnya yang memerah dan menundukkan kepalanya. Dia sedikit malu dengan ucapan Qin Chen yang terang-terangan di depan mereka.


Qiu Yu Ran mengangguk setuju, dan Chu Chunhua sama halnya. Mereka berdua setuju, karena Qin Chen dan Mu Xuayin belum menjalani pernikahan sah seperti mereka berdua, dan ini adalah hal yang harus di lakukan.


"Soal itu ... Kamu dan Xuayin lah yang menentukannya, kami semua setuju dengan semuanya. Karena itu, tanyakanlah pada Xuayin, apa dia setuju atau tidaknya." Ucap Ibu Dewi.


Qin Chen melihat langsung ke arah Mu Xuayin setelah mendengar ucapan Ibu Dewi. Disampingnya, dia menundukkan kepalanya karena malu, putra dan putri Qin Chen memalingkan wajahnya karena merasa malu melihat hubungan Ayah nya dan para istrinya.


Qin Xiuying di tutup matanya agar tidak tertular seperti ayahnya, Chu Xiawei memangkunya karena Xiuying adalah adik kecilnya yang paling manis.


"Xuayin ... Aku tidak ingin menarik ulur hubungan ini, ataupun menggantung perasaan. Sekarang, aku bertanya padamu dan jawab aku sejujurnya. Setelah dari Alam Neraka, apa kamu setuju untuk menikah denganku. Dengan begitu, kamu akan sah menjadi istriku. Mau itu dulu ataupun sekarang, kamu tetaplah istriku." Ucap Qin Chen.


Mu Xuayin masih berpikir, dibawah rasa malu yang berat dia bingung. Apa lagi di hadapan putrinya sendiri, dia tidak dapat mengekspresikan dirinya sekarang ini.


"Ba- baik ... Aku terima." Ucapnya sambil gugup kepada Qin Chen.


Qin Chen tersenyum senang mendengar jawaban Mu Xuayin. Dia mengusap-usap kepalanya dengan lembut sambil tertawa kecil membalasnya. "Terimakasih ... Dengan begitu, aku akan mengatur semuanya nanti. Sekarang, kalian dapat bermain di sini, tidak ada yang akan menganggu kalian selama aku di sini."


"Ya, itu yang diharapkan kita semua." Chu Chunhua dengan suara pelan membalasnya disana.


"Ya, untuk sekarang itulah yang saya dilakukan. Nanti malam, kalian dapat bersiap-siap untuk pergi, kita akan pergi bersama ke Alam Neraka."


Qin Chen dan lainnya mengobrol ringan tentang keluarga, masalah, maupun hal lainnya disana. Putra dan Putri sama halnya, mereka ikut sekaligus meminta saran kepada ayah mereka yang memiliki pengalaman yang jauh.


Saran untuk menjadi kuat dan baik, dimana mereka ingin membuat kedua orang tua mereka bangga. Ayah mereka dan Ibu mereka, ada juga yang mengobrol tentang masa lalu seperti Chu Xiawei membicarakan masa lalu tentang Alam Surga dan lainnya.

__ADS_1


...


*See You Again :)


__ADS_2