Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 185 : Memperingati Kaisar Iblis Tertinggi


__ADS_3

Di langit, Qin Chen menampakkan dirinya yang tengah memperhatikan mereka dengan tajam. Saat keberadaannya menyebar di seluruh langit, seluruh pasukan musuh tersentak menghantam langit kosong dengan keras.


Mereka dipaksa untuk berlutut di hadapan Penguasa Sejati. Bahkan, saat keberadaannya terekspos oleh dunia itu, keluarga Qin Chen bermunculan di halaman Istana Phoenix.


"Ayah kembali ... " Suara yang begitu kecil terdengar dari bawah, Qin Changyi melambai-lambaikan tangannya menyapa Qin Chen.


Qin Chen membalasnya, lalu dia sedikit turun kebawah. Jendral maupun Utusan Kaisar Iblis Tertinggi tidak dapat melahirkan diri dari ruang yang telah di kunci oleh Qin Chen.


Seluruh ruang di sekitarnya telah di blokir oleh sesuatu kekuatan yang tidak diketahui sehingga mereka tidak akan dapat bisa meloloskan diri.


Satu tarikan napas berlalu, Qin Chen meraih kepalanya dengan bayangan besar menghantam mereka. Ledakan super di langit membajari Dunia dengan darah dan daging berceceran dimana-mana, tanpa perasaan membunuh, Qin Chen membantainya.


Mata Putri Kecil Qin Chen di tutup oleh Putrinya yang lain, pemandangan ini tidak boleh dilihat oleh anak kecil, ayahnya benar-benar membantai habis tanpa ampun di atas sana.


Saat tangannya mencengkram rahang Utusan, Qin Chen melihatnya dengan niat membunuh dan berbicara. "Apa kau melihatnya, Kaisar Iblis!"


Qin Chen melirik ke langit, di atas sana ada keberadaan Kaisar Iblis yang melihat semuanya dengan jelas. Perkataan Qin Chen membuatnya menggertakkan giginya beberapa kali dengan kesal.


"Satu tahun setelah ini, aku akan datang ketempat itu secara pribadi! Membawa Malapetaka yang kau inginkan selama ini! Kaisar Iblis!"


Rangkaian nada yang penuh kebencian dan penindasan, Qin Chen menentang secara langsung di langit tepat dimana Kaisar Iblis melihatnya.


Bersamaan dengan hal tersebut, Qin Chen menghancurkan Kepala Utusan berkeping-keping. Darah mengalir dari telapak tangannya yang berlumuran darah, bagaikan hujan di satu tempat, darah membasahi kehidupan.


Mengangkat kaki kanannya, mengayunkan seperti pedang, Jendral tewas dengan tubuh tersobek berkeping-keping. Pemandangan sadis ini hanya Qin Chen yang dapat melakukannya.


Peringatan besar bagi pasukan musuh yang masih tersisa di antara langit dan Bumi.


"Para budak Kaisar Iblis Tertinggi ... Hidup atau Mati?" Qin Chen bersuara di langit, suaranya menyebar di antara telinga mereka.


Seluruh pasukan langsung berlutut meminta pengampunan kepada Qin Chen. Namun di matanya, budak tetaplah budak tidak ada yang berubah.


Saat tangannya di kibaskan, seluruh langit di tutupi oleh pedang bayangan dimana melesat kebawah menembus jatung mereka semua hingga meledak.

__ADS_1


Srash! Srash!


Teriakkan mereka menggema di langit dipantulkan oleh gunung-gunung besar di sekitarnya.


Tidak ada suara yang tertinggal, hanya ada darah yang menjadi hujan.


Tidak ada yang berkedip, hanya ada mata penuh ketakutan.


"Satu tahun seharusnya cukup untuk meningkatkan kekuatan ke Puncak Surga lalu menembusnya." Gumam Qin Chen.


Qin Chen turun kebawah, tangannya masih berlumuran darah para budak Kaisar. Qiu Yu Ran mendekatinya dan membersihkan tangan Qin Chen yang berlumuran darah dengan kain.


"Terimakasih Istri kecil."


"Hmm."


Qin Chen melihat kearah mereka yang berdiri di depannya, Qin Chen tidak tahu mau memulainya darimana. "Aku hanya memiliki satu tahun sebelumnya menuju Alam Tertinggi. Selama satu tahun ini, aku akan meningkatkan kekuatanku mencapai Puncak Surga dan menembus menjadi Deity."


"Lakukanlah ... " Mereka tanpa membalas alasannya langsung membiarkan Qin Chen melakukan apa yang ingin dia lakukan tanpa menghalanginya.


"Semakin lama kamu mengundur waktu, semakin besar Kekacauan Abadi ini berlangsung. Di Semesta yang tak terhitung ini, ada banyak kehidupan yang membutuhkan perlindungan, dan hanya nkamu satu-satunya sosok yang dapat menghentikan Kekacauan Abadi ini." Qiu Yu Ran mencurahkan pemikirannya.


"Apa yang dikatakan Yu Ran benar, sayang. Kekacauan Abadi ini hanya kamu yang dapat menghentikannya. Mungkin ada banyak rintangan yang akan menghalangi, kami aka selalu disisimu untuk membantumu sampai semuanya selesai." Chu Chunhua langsung menyambung perkataan Qiu Yu Ran.


Qin Chen mengangguk. "Sebelum identitasku terungkap, akan ada banyak musuh kuat tersembunyi bermunculan. Aku harap hal ini tidak membayangkan kalian."


Sementara mereka berdua berbicara dengan Qin Chen, Mu Xuayin tengah berdiri di belakang sana memandangi Qin Chen dari gelapnya kehampaan bersama Mu Mei Yin disampingnya .


Qin Chen menyadari hal tersebut, dari kedua istrinya hanya satu istri yang belum menikah secara resmi, Mu Xuayin. Qin Chen mendekatinya, dan menyentuh keningnya dengan jari.


Pada saat itu, cahaya hijau cerah menyelimutinya dengan energi kehidupan, Qin Chen dapat merasakan anaknya baik-baik saja bersama ibunya.


"Baguslah ... Jangan memaksakan diri untuk bergerak, disini ada banyak keluarga yang akan membantu, Kaisar Naga Chen, Ibu Dewi, Mother God dan yang lainnya akan membantumu mengurus Surga."

__ADS_1


"Tidak! Ini tanggung jawabku sebagai Ratu Surga. Sebelum menjadi Ratu, aku bertanggung jawab atas kehidupan di Surga." Balasnya dengan menolak perkataan Qin Chen.


Qin Chen menggelengkan kepalanya. "Dasar keras kepala! Kamu baru saja sembuh, baiklah, ikut aku kedalam, ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu sekarang. Kalian ikut kedalam, ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan."


***


Sementara di aula keluarga, mereka berkumpul bersama untuk mendengarkan apa yang akan Qin Chen katakan kepada mereka. Di antara pilar-pilar besar menompang langit, Qin Chen tengah menenangkan dirinya.


"Apa yang ingin kamu katakan kepada kami?" Tanya Mu Xuayin.


Qin Chen menghela napasnya dengan lega, dia melihat keluarganya tengah berkumpul di depannya. "Pertama ... Besok aku akan menikahi Mu Xuayin, karena apa yang aku janjikan sebelum ke Neraka."


Saat suara Qin Chen tersebar, mereka semua sontak terkejut mendengarnya karena berita ini begitu mendadak dan mengejutkan bagi mereka yang hadir.


"Tunggu-tunggu ... Bukankah ini terlalu mendadak?" Chu Chunhua kebingungan dengan pernyataan Qin Chen, karena baru saja selesai bencana dan Qin Chen malah ingin menikah besoknya.


Qin Chen meliriknya dan sedikit mengedipkan matanya. Chu Chunhua langsung menyadari hal tersebut, dia menghela napasnya sambil melambaikan tangannya. "Baiklah ... Lakukan apa yang kamu mau, aku akan mengurus acaranya."


Qin Chen sedikit tersenyum, karena ini adalah permintaan terakhir Qin Chen sebelum dia benar-benar meninggalkan Alam Surga menuju Alam Tertinggi.


Walaupun masih ada banyak urusan di Alam Surga, namun itu dapat di atasi oleh mereka sehingga Qin Chen tidak akan mengurus hal ini.


Sementara untuk, Chi Wuyao mungkin Takdir tidak membiarkan mereka bertemu walaupun sudah sangat dekat untuk bertemu di Alam Surga.


'Setelah ini usai, aku hanya tinggal meningkatkan kekuatanku ke Level selanjutnya. Satu tahun, apa ini akan cukup untuk membentuk Inti Ilahi?!'


[Kenapa Tuan memikirkan hal tersebut? Inti Ilahi? Tuan telah memilikinya dan ada di penyimpanan Sistem.]


Qin Chen mengerutkan keningnya dia tidak tahu ataupun lupa tentang Inti Ilahi. Karena Inti Ilahi dibutuhkan untuk mengubah dirinya menjadi Mahkluk Ilahi, dan dengan begitu dia dapat mengkonsumsi energi lebih besar dibandingkan sekarang.


'Baiklah ... '


Semuanya telah terkumpul, tinggal menunggu waktu untuk mengubahnya menjadi Makhluk Ilahi dan terbang di langit berbintang.

__ADS_1


...


*See You Again :)


__ADS_2